Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Harus Selalu Waspada, Ini Cara Cegah Hepatitis Akut

Harus Selalu Waspada, Ini Cara Cegah Hepatitis Akut

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
  • visibility 642
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PENYAKIT hepatitis akut yang sedang melanda dunia diduga telah masuk ke Indonesia setelah tiga anak dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit misterius ini sehingga semua harus selalu waspada. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan pencegahan, salah satunya dengan menjaga kebersihan diri.

“Virus ini menularnya lewat asupan makanan yang lewat mulut, jadi kalau bisa rajin cuci tangan saja supaya kita pastikan yang masuk ke anak-anak kita, kan ini menyerang banyak di bawah 16 tahun lebih banyak lagi di bawah 5 tahun, itu bersih,” ujar Menkes dalam keterangan pers usai mengikuti rapat yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (09/05/2022)

Secara umum gejala awal penyakit hepatitis akut adalah mual, muntah, sakit perut, diare, kadang disertai demam ringan. Selanjutnya, gejala akan semakin berat seperti air kencing berwarna pekat seperti teh dan buang air besar berwarna putih pucat. Menkes meminta agar para orang tua untuk segera memeriksakan anak dengan gejala tersebut ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis awal.

“Kalau dia buang air besar dan kemudian mulai ada demam nah itu dicek SGPT- SGOT-nya. Kalau sudah di atas 100, lebih baik di-refer ke fasilitas kesehatan terdekat. SGPT-SGOT normalnya di level 30-an, kalau sudah naik agak tinggi sebaiknya di-refer ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Menkes mengungkapkan, saat ini tercatat 15 kasus dugaan atau suspek hepatitis akut. Tiga kasus pertama di Indonesia dilaporkan pada tanggal 27 April, beberapa hari setelah Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyampaikan adanya kejadian luar biasa atau outbreak di Eropa penyakit ini di Eropa.

Menkes mengungkapkan, pihaknya menindaklanjuti kejadian ini dengan membuat Surat Edaran (SE) tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology)

“Tanggal 27 April itu kita sudah langsung mengeluarkan surat edaran agar semua rumah sakit dan dinas kesehatan melakukan surveillance monitoring terhadap kasus ini,” ungkapnya.

Budi menambahkan, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat dan Pemerintah Inggris untuk memperoleh informasi mengenai penyakit ini.

“Memang kesimpulannya belum bisa dipastikan virus apa yang seratus persen menyebabkan adanya penyakit hepatitis akut ini. Sekarang penelitian sedang dilakukan bersama-sama oleh Indonesia, bekerja sama dengan WHO dan juga kita bekerja sama dengan Amerika (Serikat) dan Inggris, untuk bisa mendeteksi secara cepat penyebab penyakit ini. Kemungkinan besar adalah adenovirus strain 41, tapi ada juga banyak kasus
yang tidak ada adenovirus strain 41 ini,” ujarnya.Setkab (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Detail Terkecil di Layar Terbesar: Bagaimana Samsung Neo QLED 8K Menghadirkan Visual Menakjubkan

    Detail Terkecil di Layar Terbesar: Bagaimana Samsung Neo QLED 8K Menghadirkan Visual Menakjubkan

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Layar TV yang lebih besar umumnya merupakan hal yang baik. Seiring waktu, TV yang lebih besar tidak hanya menjadi lebih mudah diakses tetapi juga semakin populer di kalangan konsumen. Mereka memungkinkan pemirsa untuk sepenuhnya membenamkan diri dalam konten yang mereka tonton, karena kemajuan teknologi film sekarang memungkinkan cerita favorit kita muncul di layar dengan cara […]

  • Bayi Meninggal Usai Imunisasi, Hasil Investigasi Ungkap Penyebab Sebenarnya

    Bayi Meninggal Usai Imunisasi, Hasil Investigasi Ungkap Penyebab Sebenarnya

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KASUS bayi meninggal setelah mendapatkan imunisasi di Kabupaten Kampar, Riau, sempat menimbulkan pertanyaan mengenai kemungkinan hubungan antara vaksinasi dan kondisi kesehatan yang dialami. Bayi perempuan berusia tiga bulan itu sebelumnya mendapatkan imunisasi di Posyandu Melati, Bangkinang Kota, pada 20 Agustus 2026. Jenis imunisasi yang diberikan cukup lengkap, yakni DPT-Hb-Hib dosis kedua, PCV dosis pertama, OPV […]

  • BMKG Gelar Sekolah Lapang Gempabumi di Lebak

    BMKG Gelar Sekolah Lapang Gempabumi di Lebak

    • calendar_month Rabu, 26 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

    Di tengah pandemi Covid-19, dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapang Gempabumi di Kabupaten Lebak, Banten, dengan tema “Membangun Masyarakat Lebak Tanggap Gempabumi dan Tangguh Tsunami”. Kabupaten Lebak menjadi salah satu fokus karena memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap gempabumi dan tsunami. Sebagai gambaran, gempabumi di wilayah […]

  • 3 Poin Penting dalam Pencegahan Korupsi di Sumsel

    3 Poin Penting dalam Pencegahan Korupsi di Sumsel

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.012
    • 0Komentar

    APIP sangat penting dan harus dijadikan yang terdepan.

  • Cegah Ujaran Kebencian, Itu Bisa Jadi Pintu Masuk Terorisme

    Cegah Ujaran Kebencian, Itu Bisa Jadi Pintu Masuk Terorisme

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 487
    • 0Komentar

    KEMAJUAN teknologi selain memiliki berbagai dampak positif, juga memiliki dampak meningkatnya perilaku ujaran kebencian di media sosial (medsos) dan itu harus dicegah. Kepala Badan Nasional Pemberantasan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar, menegaskan ujaran kebencian menjadi pintu masuk perilaku radikal dan terorisme, yang bisa merusak dan menghancurkan kehidupan dan peradaban manusia, sehingga harus dihindari masyarakat Indonesia. […]

  • Mudahkan Akses Bagi Pencari Keadilan, Gubernur Fasilitasi Pembangunan PTTUN Palembang

    Mudahkan Akses Bagi Pencari Keadilan, Gubernur Fasilitasi Pembangunan PTTUN Palembang

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 714
    • 0Komentar

    GUNA memudahkan akses bagi pencari keadilan, Gubernur Sumsel H. Herman Deru berkomitmen mendukung penuh dan siap memfasilitasi rencana pembangunan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Palembang. Pernyataan itu diungkapkan Herman Deru saat menerima audiensi Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan, Dr Aripin Marpaung SH. M.Hum dan rombongan, di ruang tamunya, Kamis (20/1) pagi. […]

expand_less
WordPress Archive HaveHeart – Fundraising and Charity WordPress Theme Hayden – Kids Store & Baby Shop Hayka – Hiking & Camping Elementor Template Kit Hayley – Personal CV/Resume WordPress Theme Hazel – Multi-Concept Creative WordPress Theme HBook – Hotel booking system – WordPress Plugin Header Blocks for Elementor – WordPress Plugin Headline News – Clean and Modern Magazine Theme Healingy – Therapy & Counseling Psychologist WordPress Theme Healsoul – Medical Care, Home Healthcare Service WP Theme