CKG Tak Cuma Cari TB, Hipertensi dan Diabetes Ikut Terjaring
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 10 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : kemkes.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Banten tak hanya digunakan untuk menemukan kasus Tuberkulosis (TB). Pemeriksaan yang sama juga menjaring warga dengan risiko hipertensi dan diabetes untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benny mengatakan penggunaan X-ray portabel dalam CKG membantu mempercepat pemeriksaan kelainan paru, termasuk TB. Pada saat yang sama, pemeriksaan kesehatan dapat menemukan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.
Hal itu disampaikan Benny saat meninjau pelaksanaan Desa Siaga TB dan CKG di Desa Sukaharja dan Gedung Serba Guna Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (20/8).
Data Kementerian Kesehatan per 19 Agustus mencatat cakupan CKG di Banten telah mencapai 5.934.010 jiwa atau 100,60 persen dari target. Penemuan kasus TB di Banten pada tahun sebelumnya juga mencapai 112 persen dari estimasi beban kasus, dengan keberhasilan pengobatan 91 persen.
Menurut Benny, warga yang ditemukan memiliki hipertensi atau diabetes dapat langsung mendapat penanganan dan melanjutkan pengobatan di puskesmas. Jika membutuhkan layanan lebih lanjut, pasien akan dirujuk ke rumah sakit.
Capaian tersebut membuat Kemenkes menjadikan Banten sebagai salah satu model percontohan nasional. Kemenkes juga menyiapkan 16 unit X-ray melalui APBN 2026 untuk delapan kabupaten/kota di Banten.
Di Kabupaten Tangerang, cakupan CKG telah mencapai sekitar 1,52 juta dari sasaran 1,6 juta jiwa. Pemerintah daerah menargetkan sisa sekitar 100 ribu warga terlayani pada September melalui pendekatan jemput bola di posyandu desa. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
