Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Pak Jokowi, kata YLBHI Bagi-bagi Sertifikat Tak Selesaikan Kasus Sengketa Lahan

Pak Jokowi, kata YLBHI Bagi-bagi Sertifikat Tak Selesaikan Kasus Sengketa Lahan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 9 Jan 2019
  • visibility 907
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Jakarta – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyoroti program reforma agraria yang diunggulkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak menyelesaikan persoalan sengketa lahan, melainkan hanya sertifikasi tanah milik warga sendiri.

“Tidak ada penyelesaian konflik agraria secara menyeluruh. Kalau kita bicara reforma agraria seharusnya itu mengacu pada TAP MPR Nomor 9 Tahun 2001 tentang pembaharuan agraria dan sumber daya alam,” ujar Ketua Bidang Manajemen Pengetahuan YLBHI Siti Rakhma Mary Herwati dalam Catatan Hukum dan HAM 2018 di Kantor YLBHI, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Menurut dia, reforma agraria setelah 1998 justru banyak mengkriminalkan masyarakat dan konflik tidak terselesaikan karena pemerintah tidak mau memberikan lahan yang masih dalam konflik kepada masyarakat.

Selain itu, untuk konflik perusahaan dan masyarakat, perusahaan tidak ada yang rela memberikan lahannya kepada masyarakat sehingga diambillah solusi kemitraan atau plasma yang ditolak oleh masyarakat.

Masyarakat menolak karena yang diminta adalah hak atas tanah, bukan kemitraan sehingga persoalan-persoalan konflik perusahaan dan masyarakat tidak terselesaikan.

Reforma agraria yang terjadi sekarang, disebutnya hanya sertifikasi yang diberikan kepada tanah milik warga sendiri dan tidak menjawab persoalan sengketa tanah.

Siti Rakhma Mary mencontohkan untuk pihak yang secara sejarah tanahnya diambil oleh Perhutani ditawarkan solusi perhutanan sosial yang tidak bisa menyelesaikan masalah.

Siti Rakhma Mary mengatakan yang dinamakan reforma agraria adalah perubahan struktur ketimpangan penguasaan lahan yang juga harus didasarkan pada pendataan lahan secara menyeluruh.

Reforma agraria, kata dia, seharusnya dimulai dari penyelesaian konflik dengan berdasarkan hak-hak masyarakat, kemudian ketika tanah telah diperjuangkan menjadi tanah negara bebas, selanjutnya didistribusikan kembali ke masyarakat yang dulu kehilangan tanahnya.

Sementara itu, dari data-data kasus Yayasan LBH Indonesia, kasus agraria meningkat dari tahun 2017 ke 2018. Pada 2018, YLBHI menangani 300 kasus konflik agraria di 16 provinsi dengan luas lahan konflik mencapai 488.404 hektare.[**]

Penulis : Antara

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jepretan Cinta di Negeri Tercinta, Saat Fotografi Jadi Obat Galau Bangsa

    Jepretan Cinta di Negeri Tercinta, Saat Fotografi Jadi Obat Galau Bangsa

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 651
    • 0Komentar

    APA jadinya kalau menteri, musisi, dan tukang foto senior berkumpul dalam satu ruangan? Bukan konser, bukan rapat kabinet, tapi sebuah pameran foto yang bisa bikin kita mikir ulang soal arti gambar dan jiwa. Oleh sebab itu di tengah semarak pameran ‘The Colors of Art’, terselip pertanyaan besar kenapa karya fotografer lokal masih sering dipajang, tapi […]

  • MaivenPoint Umumkan Tim Kepemimpinan untuk Dorong Pertumbuhan Bisnis &Luncurkan Sistem Manajemen Pelatihan Baru untuk Pasar Singapura

    MaivenPoint Umumkan Tim Kepemimpinan untuk Dorong Pertumbuhan Bisnis &Luncurkan Sistem Manajemen Pelatihan Baru untuk Pasar Singapura

    • calendar_month Kamis, 20 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.676
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,- SINGAPURA – Media OutReach – 20 April 2023 – MaivenPoint, penyedia solusi pembelajaran Perangkat Lunak sebagai Layanan (SaaS) untuk pengalaman belajar yang holistik, kolaboratif, dan menginspirasi hari ini mengumumkan penunjukan eksekutif untuk tim kepemimpinannya, serta peluncuran global Vitae, sebuah sistem manajemen pelatihan baru. Setelah menghabiskan 17 tahun di berbagai peran kepemimpinan di AvePoint, […]

  • Dampak Pandemi Covid-19, Pemkot Palembang Revisi Target PAD

    Dampak Pandemi Covid-19, Pemkot Palembang Revisi Target PAD

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 860
    • 0Komentar

    DAMPAK pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Palembang harus melakukan penyesuaian anggaran, termasuk merevisi target pendapatan asli daerah atau PAD. Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, target pendapatan dari 11 pajak daerah yang dikelola BPPD masih stagnan sejak beberapa bulan lalu. Ini karena kondisi pandemi Covid-19 dan diberlakukannya sejumlah pembatasan atau PPKM. “Karena kondisi saat ini, […]

  • Roadshow ke Tiga Desa, Camat Muara Beliti Serahkan SK BPD

    Roadshow ke Tiga Desa, Camat Muara Beliti Serahkan SK BPD

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 775
    • 0Komentar

    KOMITMEN Pemerintah Kecamatan Muara Beliti dalam mewujudkan Branding Muara Beliti Bersahaja terus digalakan. Senin (13/01/2020) Camat Muara Beliti, Badarudin didampingi Kasi Pemerintahan, Arief Candra melakukan Roadshow ke 3 Desa dalam rabgka Distribusi Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) di Kecamatan Muara Beliti. Tiga desa yang dikunjungi dan sekalius melakukan pembinaan kepada Perangkat Desa […]

  • Gara-gara Sering Gak Hadir Dipelantikan Kades, Bupati OKI Kena Sorot SPM, Ini Kritik-nya ?

    Gara-gara Sering Gak Hadir Dipelantikan Kades, Bupati OKI Kena Sorot SPM, Ini Kritik-nya ?

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.135
    • 0Komentar

    SERIKAT Pemuda Dan Masyarakat (SPM) Sumsel menyoroti kinerja Bupati Kab. Ogan Komering Ilir [OKI],Iskandar, SE terkait tak hadirnya dalam pelantikan Kades terpilih 2020-2026. Koordinator Aksi, Yovi Meitaha, Ketidakhadiran seorang Bupati ini menjadi catatan tersendiri. “Bagaimana pun Kepala Desa ini adalah salah satu perwakilan dalam menjalankan roda pemerintahan di Desa,” kata Yovi beberapa waktu lalu. Apalagi […]

  • Pulihkan Ekonomi Nasional, Pemerintah Kucurkan Dana Rp95,13 Triliun

    Pulihkan Ekonomi Nasional, Pemerintah Kucurkan Dana Rp95,13 Triliun

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 517
    • 0Komentar

    REALISASI anggaran penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional melalui program PEN hingga 3 Juni 2022 mencapai Rp95,13 triliun dan ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/06/2022), usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan […]

expand_less
WordPress Archive Easy Digital Downloads Manual Purchases Easy Digital Downloads MaxMind Fraud Prevention Addon Easy Digital Downloads Message Easy Digital Downloads PayPal Adaptive Payments Easy Digital Downloads PayPal Payments Advanced Easy Digital Downloads PayPal Pro and PayPal Express Easy Digital Downloads PDF Invoices Easy Digital Downloads – PDF Vouchers Easy Digital Downloads – Points and Rewards Easy Digital Downloads Pricing Tables