Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Pak Jokowi, kata YLBHI Bagi-bagi Sertifikat Tak Selesaikan Kasus Sengketa Lahan

Pak Jokowi, kata YLBHI Bagi-bagi Sertifikat Tak Selesaikan Kasus Sengketa Lahan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 9 Jan 2019
  • visibility 901
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Jakarta – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyoroti program reforma agraria yang diunggulkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak menyelesaikan persoalan sengketa lahan, melainkan hanya sertifikasi tanah milik warga sendiri.

“Tidak ada penyelesaian konflik agraria secara menyeluruh. Kalau kita bicara reforma agraria seharusnya itu mengacu pada TAP MPR Nomor 9 Tahun 2001 tentang pembaharuan agraria dan sumber daya alam,” ujar Ketua Bidang Manajemen Pengetahuan YLBHI Siti Rakhma Mary Herwati dalam Catatan Hukum dan HAM 2018 di Kantor YLBHI, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Menurut dia, reforma agraria setelah 1998 justru banyak mengkriminalkan masyarakat dan konflik tidak terselesaikan karena pemerintah tidak mau memberikan lahan yang masih dalam konflik kepada masyarakat.

Selain itu, untuk konflik perusahaan dan masyarakat, perusahaan tidak ada yang rela memberikan lahannya kepada masyarakat sehingga diambillah solusi kemitraan atau plasma yang ditolak oleh masyarakat.

Masyarakat menolak karena yang diminta adalah hak atas tanah, bukan kemitraan sehingga persoalan-persoalan konflik perusahaan dan masyarakat tidak terselesaikan.

Reforma agraria yang terjadi sekarang, disebutnya hanya sertifikasi yang diberikan kepada tanah milik warga sendiri dan tidak menjawab persoalan sengketa tanah.

Siti Rakhma Mary mencontohkan untuk pihak yang secara sejarah tanahnya diambil oleh Perhutani ditawarkan solusi perhutanan sosial yang tidak bisa menyelesaikan masalah.

Siti Rakhma Mary mengatakan yang dinamakan reforma agraria adalah perubahan struktur ketimpangan penguasaan lahan yang juga harus didasarkan pada pendataan lahan secara menyeluruh.

Reforma agraria, kata dia, seharusnya dimulai dari penyelesaian konflik dengan berdasarkan hak-hak masyarakat, kemudian ketika tanah telah diperjuangkan menjadi tanah negara bebas, selanjutnya didistribusikan kembali ke masyarakat yang dulu kehilangan tanahnya.

Sementara itu, dari data-data kasus Yayasan LBH Indonesia, kasus agraria meningkat dari tahun 2017 ke 2018. Pada 2018, YLBHI menangani 300 kasus konflik agraria di 16 provinsi dengan luas lahan konflik mencapai 488.404 hektare.[**]

Penulis : Antara

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Nemangkawi Buru Pelaku Pembantaian 2 Pegawai PT Indopapua

    Satgas Nemangkawi Buru Pelaku Pembantaian 2 Pegawai PT Indopapua

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 872
    • 0Komentar

     KELOMPOK Kriminal Bersenjata kembali membantai dua warga sipil Papua yang bekerja membangun jembatan di Sungai Brazza, Kampung Kribun, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua. Kasatgas Humas Nemangkawi, KBP Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangannya menyatakan,   “Benar bahwa telah terjadi pembantaian dua orang sipil pekerja PT Indopapua di jembatan Kali Brasa. Dari keterangan olah TKP, diduga pelaku pembantain tersebut […]

  • Komit turunkan stunting, OKI minta TPK beri edukasi catin & pasangan baru menikah

    Komit turunkan stunting, OKI minta TPK beri edukasi catin & pasangan baru menikah

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pj. Bupati OKI melalui asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Antonius Leonardo menyampaikan komitmen Pemkab OKI untuk mengatasi stunting yang merupakan masalah serius dengan dampak jangka panjang bagi anak-anak, oleh sebab itu Tim Pendamping Keluarga (TPK) diminta untuk mengedukasi calon pengantin dan pasangan baru menikah. Harapan itu disampaikannya pada kegiatan orientasi pendampingan Tim Pendamping Keluarga […]

  • Calon Caddy Malaysia, Gadis Muba Siap Panen Ringgit!

    Calon Caddy Malaysia, Gadis Muba Siap Panen Ringgit!

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.027
    • 0Komentar

    Kesempatan kerja glamor dari Disnakertrans Muba bersama PT Jafa Indo Corpora KABAR baik biasanya datang pelan, mirip angin sore yang cuma lewat sebentar. Namun yang satu ini beda, begitu diumumkan lowongan jadi Caddy Golf Internasional di Malaysia, Di Kabupaten Muba langsung heboh sekampung, bahkan dari abangnya tukang ojek sampai emak-emak penjual ikan asin, semuanya ikut […]

  • Siswa PPLP-D di Muba Dapat Uang Saku Hingga Pembinaan Gratis

    Siswa PPLP-D di Muba Dapat Uang Saku Hingga Pembinaan Gratis

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    PERHATIAN Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terhadap pengembangan prestasi serta pembinaan di bidang olahraga tak perlu diragukan lagi. Wajar saja, Bupati yang juga mendapat gelar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik di Indonesia ini terus dibidik pelaku olahraga di level nasional maupun internasional untuk terus […]

  • Antisipasi Bencana Alam, Gubernur Siagakan Personil dan Peralatan

    Antisipasi Bencana Alam, Gubernur Siagakan Personil dan Peralatan

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 782
    • 0Komentar

    GUNA mengantisipasi terjadinya bencana alam dimusim penghujan dibutuhkan kesiapan yang matang. Karena itu Pemerintah Provinsi Sumsel bersama 17 Kabupaten/kota melakukan apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi yang dipusatkan di Pelataran Venue Shooting Range Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Selasa (16/11). Dalam apel tersebut bertindak sebagai pimpinan apel, Gubernur H Herman Deru berkesempatan memeriksa pasukan satgas bencana Kabupaten/kota […]

  • Lombok Terbang Tinggi, Paralayang Bukan Main, Dari Gunung ke Global, Wisata Olahraga Kita Makin Cekatan!

    Lombok Terbang Tinggi, Paralayang Bukan Main, Dari Gunung ke Global, Wisata Olahraga Kita Makin Cekatan!

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di langit Lombok Tengah, bukan hanya burung yang bisa terbang bebas. Tapi juga harapan, promosi budaya, dan strategi pariwisata Indonesia yang sedang gaspol pakai parasut. Jangan salah, ini bukan sinetron FTV berjudul “Terjun Cinta di Bukit Rinjani”, melainkan Paragliding Accuracy World Cup 2025, sebuah perhelatan kelas dunia yang bikin angin pun tersipu malu. […]

expand_less
WordPress Archive Easy Digital Downloads Manual Purchases Easy Digital Downloads MaxMind Fraud Prevention Addon Easy Digital Downloads Message Easy Digital Downloads PayPal Adaptive Payments Easy Digital Downloads PayPal Payments Advanced Easy Digital Downloads PayPal Pro and PayPal Express Easy Digital Downloads PDF Invoices Easy Digital Downloads – PDF Vouchers Easy Digital Downloads – Points and Rewards Easy Digital Downloads Pricing Tables