Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Pak Jokowi, kata YLBHI Bagi-bagi Sertifikat Tak Selesaikan Kasus Sengketa Lahan

Pak Jokowi, kata YLBHI Bagi-bagi Sertifikat Tak Selesaikan Kasus Sengketa Lahan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 9 Jan 2019
  • visibility 921
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Jakarta – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyoroti program reforma agraria yang diunggulkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak menyelesaikan persoalan sengketa lahan, melainkan hanya sertifikasi tanah milik warga sendiri.

“Tidak ada penyelesaian konflik agraria secara menyeluruh. Kalau kita bicara reforma agraria seharusnya itu mengacu pada TAP MPR Nomor 9 Tahun 2001 tentang pembaharuan agraria dan sumber daya alam,” ujar Ketua Bidang Manajemen Pengetahuan YLBHI Siti Rakhma Mary Herwati dalam Catatan Hukum dan HAM 2018 di Kantor YLBHI, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Menurut dia, reforma agraria setelah 1998 justru banyak mengkriminalkan masyarakat dan konflik tidak terselesaikan karena pemerintah tidak mau memberikan lahan yang masih dalam konflik kepada masyarakat.

Selain itu, untuk konflik perusahaan dan masyarakat, perusahaan tidak ada yang rela memberikan lahannya kepada masyarakat sehingga diambillah solusi kemitraan atau plasma yang ditolak oleh masyarakat.

Masyarakat menolak karena yang diminta adalah hak atas tanah, bukan kemitraan sehingga persoalan-persoalan konflik perusahaan dan masyarakat tidak terselesaikan.

Reforma agraria yang terjadi sekarang, disebutnya hanya sertifikasi yang diberikan kepada tanah milik warga sendiri dan tidak menjawab persoalan sengketa tanah.

Siti Rakhma Mary mencontohkan untuk pihak yang secara sejarah tanahnya diambil oleh Perhutani ditawarkan solusi perhutanan sosial yang tidak bisa menyelesaikan masalah.

Siti Rakhma Mary mengatakan yang dinamakan reforma agraria adalah perubahan struktur ketimpangan penguasaan lahan yang juga harus didasarkan pada pendataan lahan secara menyeluruh.

Reforma agraria, kata dia, seharusnya dimulai dari penyelesaian konflik dengan berdasarkan hak-hak masyarakat, kemudian ketika tanah telah diperjuangkan menjadi tanah negara bebas, selanjutnya didistribusikan kembali ke masyarakat yang dulu kehilangan tanahnya.

Sementara itu, dari data-data kasus Yayasan LBH Indonesia, kasus agraria meningkat dari tahun 2017 ke 2018. Pada 2018, YLBHI menangani 300 kasus konflik agraria di 16 provinsi dengan luas lahan konflik mencapai 488.404 hektare.[**]

Penulis : Antara

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alhamdulillah, Mulai Ada Titik Terang, Mudah-mudah Air Bersih Bisa Mengalir, Intake PDAM Bakal Dibangun di Kawasan Pelindo Sungai Lais, Pemkot Palembang Lakukan Ini

    Alhamdulillah, Mulai Ada Titik Terang, Mudah-mudah Air Bersih Bisa Mengalir, Intake PDAM Bakal Dibangun di Kawasan Pelindo Sungai Lais, Pemkot Palembang Lakukan Ini

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.643
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Palembang- Pemerintah Kota Palembang membuat kesepakatan bersama dengan PT Pelindo Pembangunan Intake PDAM Tirta Musi di lahan milik BUMN pelabuhan itu, guna memenuhi kebutuhan air bersih untuk Kawasan Timur Palembang.   Penandatanganan Nota Kesepahaman bersama PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2  dilakukan Walikota Palembang Harnojoyo bersama Guna Mulyana  Regional Head 2 PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional […]

  • Stock  Sumsel Berlimpah, Gubernur Kirim 85 ton Oksigen ke Jabar

    Stock  Sumsel Berlimpah, Gubernur Kirim 85 ton Oksigen ke Jabar

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 666
    • 0Komentar

    MESKI dalam kondisi pandemi. Namun tak menyurutkan langkah Gubernur Sumsel H. Herman Deru untuk membantu provinsi lainnya  yang membutuhkan bantuan. Seperti Sabtu (24/7) malam misalnya, Herman Deru turun  melepas secara langsung keberangkatan pengiriman bantuan oksigen sebanyak 85 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jawa Barat. Gubernur Herman Deru mengatakan, pengiriman oksigen tersebut seyogyanya dilakukan pada Minggu […]

  • Rembuk Madya KTNA Provinsi Sumsel, Ini Harapannya

    Rembuk Madya KTNA Provinsi Sumsel, Ini Harapannya

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.730
    • 0Komentar

    “Kekuatan negara ini adalah ketahanan pangan, negara akan rapuh jika ketahanan pangan rapuh. Sebab itu, kita harus komitmen untuk terus memajukan pertanian di Sumsel ini,” kata Gubernur Sumsel  Herman Der saat Silahturahmi dan Rembuk Madya Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sumsel Tahun 2020 di Sekretariat KTNA , Kamis (29/10). Menurutnya Sumsel  saat ini menduduki […]

  • Susah Payah SFC Amankan Poin Penuh Di Laga Perdana

    Susah Payah SFC Amankan Poin Penuh Di Laga Perdana

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.125
    • 0Komentar

    Laga perdana kompetisi Liga 2 berjalan mukus bagi Sriwijaya FC. Klub berjuluk Laskar Wong Kito itu sukses mengamankan tiga poin  pada laga perdana Grup Barat Liga 2 2020. Klub berjuluk Laskar Wong Kito menang tipis dengan skor 2-1 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Minggu (15/3/2020) sore. Sriwijaya FC sempat kesulitan pada […]

  • Ada Lomba B2SA, Apa Itu ?

    Ada Lomba B2SA, Apa Itu ?

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 953
    • 0Komentar

    Palembang – Sosialisasi Lomba Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) resmi dibuka di Hall A Griya Agung, Kamis (2/4/2019). Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj. Febrita Lustia Deru berbagai penelitian menunjukkan bahwa kualitas Sumber daya manusia (SDM) ditentukan sebagian besar aspek lingkungan, termasuk salah satunya pengaruh konsumsi pangan sebesar 70 %, dan 30 % faktor genetik. […]

  • sertifikasi-lahan-rakyat

    Hore…7 Juta Lahan Rakyat Indonesia Bakal di Sertifikasi

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.102
    • 0Komentar

    Luar biasa pada 2018 rencananya pemerintah bakal memfasilitasi 7 juta lahan rakyat untuk disertifikasi sehingga diharapkan masyarakat memiliki legal dokumen terhadap lahannya.

expand_less
WordPress Archive Easy Digital Downloads Manual Purchases Easy Digital Downloads MaxMind Fraud Prevention Addon Easy Digital Downloads Message Easy Digital Downloads PayPal Adaptive Payments Easy Digital Downloads PayPal Payments Advanced Easy Digital Downloads PayPal Pro and PayPal Express Easy Digital Downloads PDF Invoices Easy Digital Downloads – PDF Vouchers Easy Digital Downloads – Points and Rewards Easy Digital Downloads Pricing Tables