Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Kelahiran Pancasila Sebagai Falsafah Negara, Dalam Membentuk Kepribadian Bangsa dan Rakyat Indonesia* 

Kelahiran Pancasila Sebagai Falsafah Negara, Dalam Membentuk Kepribadian Bangsa dan Rakyat Indonesia* 

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
  • visibility 2.205
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatu

*Salam Sejahtera Untuk Kita Semua, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan*

HARI ini, Rabu 1 juni 2022, segenap bangsa di republik ini, kembali memperingati Hari Lahir Pancasila, falsafah negara, yang seyogianya menjadi pedoman hidup dan kehidupan berbangsa-bernegara, di tanah air Indonesia tercinta.

 

Sebagai falsafah negara di republik ini, Pancasila adalah garda terdepan sekaligus benteng nan kokoh yang terbukti senantiasa menyelamatkan negeri ini dari ragam permasalahan bangsa sejak zaman dulu, sekarang hingga masa yang akan datang.

 

Dengan kata lain, rakyat Indonesia sejatinya tidak dapat dipisahkan dari Pancasila, mengingat Pancasila sebagai falsafah hidup, merupakan pondasi utama yang membentuk kepribadian bangsa, sekaligus pedoman untuk mewujudkan tujuan kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagaimana termaktub dalam mukadimah Undang-Undang Dasar 1945.

 

Berakar dari nilai-nilai agama, ketuhanan, kemanusiaan dan kentalnya budaya tanah air, Pancasila terlahir sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, dimana _ruh_ Pancasila seyogianya telah menjadi jiwa yang membentuk kepribadian setiap anak bangsa di negeri ini.

 

Sebagai kepribadian bangsa, Pancasila sejatinya cermin jati diri bangsa Indonesia, sehingga siapapun yang terlahir dan menghirup udara di republik ini, wajib menjaga, melestarikan serta menjunjung tinggi Pancasila, khususnya nilai-nilai dari setiap butir sila, didalamnya.

 

Dalam konteks pemberantasan korupsi, jelas korupsi sebagai kejahatan kemanusiaan, sangat bertentangan dengan setiap butir sila Pancasila, sehingga banyak yang mengatakan para koruptor tidak pancasilais, karena telah mengkhianati seluruh nilai-nilai dalam dasar negara kita.

 

Bahkan, tidak sedikit yang menyangsikan sisi religi dan kemanusiaan para koruptor, mengingat nilai-nilai ketuhanan seperti tersurat dalam butir pertama Pancasila, berani di ingkari, apalagi sisi kemanusiaan yang adil dan beradab, seperti bunyi sila kedua Pancasila.

 

Apabila dibiarkan berlarut, dampak destruktif kejahatan korupsi, salah satunya dapat merusak nilai-nilai persatuan dalam sila ke-3, mengingat para koruptor lazimnya mementingkan diri dan kelompoknya sendiri, ketimbang kepentingan nasional bangsa dan negara.

 

Nada sumbang kejahatan korupsi, tentunya dapat mengganggu teduhnya harmoni _symphony_ orchestra_ kehidupan berbangsa-bernegara yang dipimpin dengan khidmat dan penuh kebijaksanaan di bumi pertiwi, sebagaimana tertera pada butir ke-4 sila Pancasila.

 

Dan yang pasti, korupsi telah mengamputasi keadilan dan rasa adil bagi rakyat, sehingga kejahatan kemanusiaan yang telah berurat akar di republik ini, harus segera ditangani dengan tepat, cepat, cermat, terukur, efisien dan melibatkan seluruh eksponen-elemen bangsa, agar keadilan sosial benar-benar tercipta serta dirasakan bagi seluruh rakyat Indonesia, seperti termaktub dalam sila ke-5 Pancasila.

 

Dalam setiap kesempatan, saya tak henti-hentinya mengajak kepada kita semua untuk tidak menjadikan Pancasila sekedar hafalan wajib, apalagi hanya diperingati sebagai rutinitas ceremony tahunan belaka.

 

Kelahiran Pancasila sepatutnya kita maknai keutamaan dan nilai-nilai tauladan yang terkandung di dalamnya, agar terbebas dari rongrongan individu maupun golongan diantaranya koruptor, yang anti atau mengkhianati prinsip-prinsip falsafah Pancasila.

 

Penting bagi kita untuk senantiasa menjiwai Pancasila agar dapat jernih melihat ragam permasalahan bangsa seperti persoalan penanganan korupsi, yang jangan hanya disorot dari kacamata pribadi, melainkan pandangan luas sebagai bagian dari elemen bangsa dan negara.

 

Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila, dengan menjiwai Pancasila dan menggelorakan selalu semangat ANTIKORUPSI, mari bersama kita wujudkan cita-cita didirikannya republik ini, yang tak lain untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah Indonesia, mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan berbangsa yang cerdas serta memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial dari Sabang sampai Merauke, mulai dari Miangas hingga Pulau Rote, yang hanya dapat kita gapai apabila NKRI bersih dari kejahatan korupsi. Mari berkarya untuk rakyat bangsa dan negara, mengabdi untuk ibu pertiwi membersihkan dan Membebaskan dari Praktik praktik korupsi dengan budaya dan peradaban antikorupsi.[***]

 

 

*Terimakasih* 

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia* 

*H. Firli Bahuri* 

*Salam Budaya Antikorupsi*

*Salam FBI, Firli Bahuri untuk Indonesia* 

*Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatu.*

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terpilih Secara Aklamasi, Juni Alpan Suri Jabat Ketua Umum KONI OKI

    Terpilih Secara Aklamasi, Juni Alpan Suri Jabat Ketua Umum KONI OKI

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.081
    • 0Komentar

    KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musrokab) dengan agenda pemilihan ketua umum masa bakti 2021-2025 di Gedung Olahraga (GOR) Biduk Kajang, Senin (12/4/2021). Musorkab KONI Kabupaten OKI dihadiri Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hendri Zainuddin yang diwakili Wakil Ketua Umum I, Ahmad Yani bersama […]

  • Cegah COVID-19, Masyarakat Diminta Disiplin Jalani Anjuran Pemerintah

    Cegah COVID-19, Masyarakat Diminta Disiplin Jalani Anjuran Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 960
    • 0Komentar

    HIMBAUAN terkait pencegahan meluasnya penyebaran Covid-19 terus digaungkan oleh Gugus Tugas Covid-19 Sumsel. Sebab, protokol kesehatan seperti tetap di rumah, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan massa dan lainnya masih dinilai efektif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumsel. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri meminta, agar masyarakat terus berupaya menumbuhkan kesadaran diri […]

  • Peremajaan Lahan Sawit Muba Jadi Role Model di Indonesia

    Peremajaan Lahan Sawit Muba Jadi Role Model di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.213
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Alex Noerdin, menerima Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Direktorat Jendral Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI, Dono Boestami beserta rombongan di Ruang Rapat Griya Agung. Dalam kesempatan ini terungkap Provinsi Sumsel melalui Musi Banyuasin menjadi percontohan peremajaan lahan sawit di Indonesia. Rabu (09/08)

  • 60 Hari Penentu Nyawa, 5 Langkah Hadapi Kanker Payudara

    60 Hari Penentu Nyawa, 5 Langkah Hadapi Kanker Payudara

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    ANGKA sering terasa dingin. Tapi dalam isu kanker payudara, angka bisa berarti peluang hidup. Saat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meluncurkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara 2025–2034, pemerintah memasang target jelas menurunkan angka kematian 2,5 persen setiap tahun, mengikuti standar World Health Organization (WHO). Target itu bukan sekadar ambisi birokrasi. Data yang dipaparkan Kemenkes menunjukkan […]

  • Siapkan 12 Venue, Kabupaten Mimika Siap Jadi Tuan Rumah PON XX Papua

    Siapkan 12 Venue, Kabupaten Mimika Siap Jadi Tuan Rumah PON XX Papua

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 738
    • 0Komentar

    PERSIAPAN 12 venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Kabupaten Mimika, Papua sudah mencapai 90 persen. Diprediksi, seluruh venue olahraga tersebut, pada akhir Agustus 2021 akan selesai dibangun oleh pemerintah daerah terkait. “Akhir bulan ini sudah selesai untuk mencapai 100 persen,” ujar Sekretaris Daaerah (Sekda) Kabupaten Mimika Michael Rooney Gommar dalam Diskusi Media Forum Merdeka […]

  • “Dari Mushaf ke Metaverse [Ketika Qur’an Tak Lagi Hanya Bersandar di Rak, Tapi Juga Nongkrong di Browser]”

    “Dari Mushaf ke Metaverse [Ketika Qur’an Tak Lagi Hanya Bersandar di Rak, Tapi Juga Nongkrong di Browser]”

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.161
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dulu, orang kalau mau ngaji Qur’an harus buka lemari dulu, cari mushaf yang biasanya sudah disampul plastik bening atau kain batik hadiah tahlilan. Sekarang? cukup klik, geser, atau sentuh layar, zaman memang sudah seperti kentang goreng di microwave cepat, praktis, tapi tetap renyah iman kalau dinikmati dengan khusyuk. Luar biasa dan keren, Lajnah […]

expand_less
WordPress Archive SEO Friendly Images Pro for WordPress SEO Lounge – Digital Marketing Theme Seocify – SEO And Digital Marketing Agency WordPress Theme SEOCrawler – SEO & Marketing Agency WordPress Seoes – Marketing Agency WordPress Theme Seofy – SEO & Digital Marketing Agency WordPress Theme Seolla - SEO & Digital Marketing Agency Template Kit Seomun | Digital Marketing Agency WordPress Theme SEOPress Pro Seosight – Digital Marketing Agency WordPress Theme