Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Ini Manfaat & Keuntungan Jika Karbon Biru di Indonesia Dikelola Serius

Ini Manfaat & Keuntungan Jika Karbon Biru di Indonesia Dikelola Serius

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
  • visibility 2.020
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Sumselterkini.co.id, Jakarta  – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan komitmen dan keseriusan dalam pengelolaan karbon biru di Indonesia melalui penurunan emisi, peningkatan ekonomi dan pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia tahun 2030.  Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Victor Gustaaf Manoppo dalam workshop Strategi Blue Carbon Indonesia untuk Pencapaian Target Nationally Determined Contribution (NDC) dan Implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa, (24/1/2022).

 

“KKP memegang dua mandat penting dalam pengendalian perubahan iklim yakni sebagai penanggung jawab isu laut dan iklim (ocean and climate) di Indonesia untuk konvensi perubahan iklim, serta pelaksana mitigasi dan adaptasi perubahan iklim sektor kelautan,” ungkap Victor saat membuka workshop.

 

Tahun lalu, KKP memperkirakan total potensi penyerapan karbon di ekosistem pesisir Indonesia mencapai 3,4 GT (gigaton). Jumlah yang sangat besar ini kira-kira sebesar 17 persen dari total karbon biru dunia.

 

Lebih lanjut Victor juga menjelaskan, KKP berupaya memasukkan sektor karbon biru (kelautan) dalam dokumen NDC ke-2 pada tahun 2025 dan implementasi NEK untuk karbon biru, khususnya lamun. Tak hanya itu, melalui kerja sama dengan UNDP Indonesia, KKP juga telah merancang aksi mitigasi perubahan iklim sektor kelautan untuk mendukung pencapaian target NDC Indonesia, salah satunya adalah ekosistem karbon biru.

 

“Indonesia punya 3,36 juta hektare mangrove. Hasil hitungan awal, ekosistem mangrove dapat menyerap 11 miliar ton karbon dengan perkiraan nilai moneter USD66 miliar. Lamun saat ini belum terlalu diperhatikan. Kalau melihat luas yang mencapai 1,8 juta hektare, lamun punya kemampuan menyerap 790 juta ton karbon dengan nilai moneter mencapai USD35 miliar,” terangnya.

 

Strategi dan aksi yang diimplementasikan KKP dalam pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil meliputi penguatan regulasi perlindungan kawasan cadangan karbon biru, pengalokasian ruang untuk mempertahankan atau meningkatkan cadangan karbon biru, peningkatan kualitas kawasan cadangan karbon biru serta penguatan sinergi pengelolaan karbon biru di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

 

Sejumlah tantangan untuk meningkatkan kontribusi karbon biru menurut Victor juga dihadapi, diantaranya ketersediaan data yang valid, metodologi yang diakui serta perlunya dukungan berbagai pihak dalam penyusunan kerangka ekonomi, pembiayaan dan tata kelola karbon biru.

 

Sejalan dengan itu, di kesempatan yang sama Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Laksmi Dewanthi menerangkan bahwa sektor kelautan dalam perubahan iklim global berperan penting dan masuk menjadi salah satu keputusan dalam COP27 : Sharm El Sheik Implementation Plan yakni mendorong para pihak untuk mempertimbangkan tindakan berbasis laut dalam pencapaian tujuan iklim nasional serta memutuskan melanjutkan dialog laut dan iklim (ocean and climate change dialogue) di tahun 2023.

 

Tindakan berbasis laut melalui optimalisasi karbon biru dari ekosistem mangrove, lamun dan rawa payau untuk pengendalian perubahan iklim menurutnya penting untuk dilakukan mengingat keberadaaanya yang tak hanya berperan dalam peningkatan ketahanan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, namun ekosistem ini juga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca 4-5 kali lebih besar dibanding ekosistem darat.

 

Sementara itu, United Nations Development Programme (UNDP) Resident Representative, Norimasa Shimomura mengapresiasi keseriusan KKP dalam penyiapan karbon biru.

 

“Indonesia adalah salah satu dari sedikit negara yang berkomitmen untuk menyiapkan karbon biru dalam NDC dan menggunakan penetapan harga karbon sebagai instrumen keuangan. UNDP merasa terhormat menjadi bagian dari perjalanan penting ini,” pungkasnya.

 

KKP dan UNDP saat ini fokus untuk membangun kerja sama untuk pengelolaan karbon biru yang meliputi penyusunan profil emisi karbon biru, penyusunan sistem pengukuran, pelaporan dan verifikasi (MRV) untuk kegiatan reduksi emisi dan serapan karbon serta penyusunan strategi implementasi NEK untuk karbon biru. Aksi tersebut juga didukung dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sektor kelautan dan perikanan serta penyiapan dashboard karbon biru yang akan terkoneksi dengan Sistem Registri Nasional – Pengendalian Perubahan Iklim.

 

Selain dengan UNDP dan KLHK, kegiatan ini juga menggandeng  berbagai instansi terkait di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Institut Pertanian Bogor, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) serta Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan.

 

Sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, pengelolaan karbon biru dalam konteks perubahan iklim merupakan bagian penting dari kebijakan ekonomi biru khususnya pada perlindungan dan pelestarian ekosistem karbon biru yang juga dapat memberikan manfaat ekonomi melalui pemanfaatan berkelanjutan kepada masyarakat nelayan dan pesisir.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alex Noerdin : Kami Manusia Kuat, Berdarah-darah Sukseskan Asian Games

    Alex Noerdin : Kami Manusia Kuat, Berdarah-darah Sukseskan Asian Games

    • calendar_month Sabtu, 24 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    “APBD yang kecil mampu menjadi tuan rumah perhelatan olahraga bangsa-bangsa dari 45 negara Asia,”

  • Fasilitas PON Papua Sudah Siap, Mari Dukung Agar Pelaksanaannya Sukses

    Fasilitas PON Papua Sudah Siap, Mari Dukung Agar Pelaksanaannya Sukses

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    MENTERI Pemuda dan Olagraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, memastikan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua 2021 sudah siap dilaksanakan. Seluruh masyarakat di Tanah Air, khususnya di Papua diharap dapat membangkitkan rasa optmisme meski perhelatan pesta olahraga nasional ini berlangsung ditengah pandemi COVID-19. “Seluruh masyarakat Indonesia, sebentar lagi kita akan menyaksikan Pekan Olahraga Nasional […]

  • Turun dari Pesawat, Alex Langsung Temui Ribuan Mahasiswa, Ada Apa ?

    Turun dari Pesawat, Alex Langsung Temui Ribuan Mahasiswa, Ada Apa ?

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 953
    • 0Komentar

    “Tapi saya sempat nonton videonya dari Jakarta, yang hadir sangat luar biasa,”

  • Tahun 2018, Sumsel Berhasil Tekan Kasus Karhutla Menjadi Zero Asap

    Tahun 2018, Sumsel Berhasil Tekan Kasus Karhutla Menjadi Zero Asap

    • calendar_month Rabu, 23 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 887
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ir Mawardi Yahya menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi dan Kewaspadaan  Dini Terhadap Potensi dan Dampak Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2019. Bertempat di ruang rapat Nakula, Gd. A Lt. VI Kemenko Polhukam Jl. Medan Merdeka Barat No. 15 Jakarta, Rabu (23/1/2019). Rakor tersebut  dipimpin Menko Polhukam […]

  • Lion Air JT-610 Dikomandoi Capt. Bhavye Suneja  dan Co pilot Harvino

    Lion Air JT-610 Dikomandoi Capt. Bhavye Suneja  dan Co pilot Harvino

    • calendar_month Senin, 29 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 956
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, BANTEN – Penerbangan Lion Air  nomor penenerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628”  (sekitar Kerawang). Pesawat mengangakut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak […]

  • Jasa Usaha Pariwisata Boleh Dibuka, Tapi…

    Jasa Usaha Pariwisata Boleh Dibuka, Tapi…

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

    BABAT Supat, setelah lebih kurang ditutup selama 4 bulan pasca pandemi, Rabu, 19/08/2020 Plt. Kadispopar Muba didampingi Kabid Pariwisata dan Kabid Olahraga Dispopar serta Camat Kecamatan Babat Supat, Rio Aditya SSTP, MSi mengunjungi destinasi wisata Embung Senja di Kecamatan Babat Supat. Plt. Kadispopar Muba, M. Fariz, SSTP, MM dalam kunjungannya mengatakan bahwa sekarang jasa usaha […]

expand_less
WordPress Archive MediaCenter – Electronics Store WooCommerce Theme MediaDesk – Magazine WordPress Theme MediaFoundry – Creative Production Studio Theme Median – Digital Marketing Agency Elementor Template Kit Mediax – Health & Medical WordPress Theme Medibuds – Medical Marijuana Dispensary WordPress Theme Medical & Dentist | Medical WordPress MedicaLife – Health Care & Medical Elementor Template Kit Medicalkit – Health & Clinical Care Elementor Template Kit MediCare – Hospital & Health Service Elementor Template Kit