Kamis, 3 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Kalau Hutan Rusak, Dendanya Bukan Receh

Kalau Hutan Rusak, Dendanya Bukan Receh

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 1.419
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menebang Pohon di Sumsel Bukan Lagi Urusan Parang, Salah Kaprah, Rekening Ikut Tumbang

PERNAH “dak ngeraso,” dulu menebang pohon itu kayak urusan dapur belakang asal kuat parang, urusan selesai, sekarang? salah kaprah sedikit, yang tumbang bukan cuma pohon, tapi rekening ikut tumbang.

Di Sumatera Selatan hari ini, urusan hutan tak lagi bisa dipandang santai. Negara sudah menarik garis tebal, merusak lingkungan bukan cuma soal etika, tapi urusan hukum dan uang dalam jumlah besar.

Hal ini mengemuka dalam diskusi peduli lingkungan yang digelar Ditintelkam Polda Sumsel. Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan dan Pemeliharaan Lingkungan dan Pertanahan DLHP Sumsel, Benni Yusnandarsyah, mengingatkan masih ada aktivitas usaha yang bandel terhadap aturan.

“Masih terdapat aktivitas usaha yang tidak patuh terhadap izin lingkungan dan AMDAL, berpotensi memicu banjir dan tanah longsor,” ujarnya.

Bahasanya singkat, tapi artinya jelas. Kalau hutan dirusak, air kehilangan penahan yang kebanjiran bukan cuma pelaku, tapi warga yang tak pernah ikut-ikutan.

Benni menegaskan, sanksi bagi perusakan hutan bukan ancaman kosong. “Merusak hutan bisa dikenakan sanksi pidana dan denda hingga Rp10 miliar,” tegasnya.

Angka itu bukan main, cukup untuk bikin siapa pun berhenti sok kebal hukum. Dulu mungkin hutan dianggap gratisan, sekarang salah urus sedikit, biayanya bisa bikin usaha megap-megap.

Padahal, Sumatera Selatan masih punya modal alam yang lumayan. Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi SDA Ekosistem Dinas Kehutanan Sumsel, Syafrul Yunardi, menyebutkan kondisi kawasan hutan Sumsel relatif aman.

“Secara persentase, kawasan hutan Sumsel sudah melampaui standar nasional minimal 30 persen,” katanya.

Namun aman bukan berarti kebal, hutan itu bukan saldo abadi, kalau ditarik terus tanpa dijaga, gundul juga ujungnya.

Pasang alarm

Syafrul menambahkan, pengawasan kawasan hutan dilakukan secara rutin melalui patroli, sosialisasi, serta monitoring aktivitas perusahaan pemegang izin, khususnya yang berkaitan dengan AMDAL.

Wilayah Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Banyuasin menjadi fokus pengawasan karena memiliki kawasan hutan yang cukup luas.

Artinya jelas, di daerah-daerah ini, negara tak lagi sekadar pasang papan larangan. Mata aparat ada, aturan hidup, dan pelanggaran tinggal menunggu waktu untuk dicatat lengkap dengan hitungan dendanya.

Di sisi lain, BMKG Sumsel pun sudah pasang alarm, lantaran puncak musim hujan diperkirakan berlangsung hingga awal 2026.
Wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus antara lain Muara Enim, Lahat, OKU, OKU Timur, PALI, dan Prabumulih, terutama kawasan perbukitan dan bantaran sungai.

Di daerah-daerah itu, hutan bukan sekadar latar hijau buat difoto. Ia penahan air terakhir, sekali rusak, air tak lagi bertanya izin langsung turun, nyapu apa saja yang di bawah.

Jadi hari ini, negara sudah siaga, aturan sudah jelas, aparat mengawasi. Tinggal manusianya mau belajar, atau tetap nekat sambil senyum-senyum.

Sebelum nekat menebang pohon, ingat satu hal hutan memang diam, tapi dendanya cerewet, alam tak pernah kirim invoice lebih dulu, tapi langsung auto-debet lewat banjir dan longsor.

Biasanya, lewat musibah itu, manusia baru sadar pentingnya pohon setelah rumah kebanjiran.

Pepatah bilang, “Kalau sudah tahu jalan berlubang, jangan tetap digeber.”
Merusak hutan itu ngebut ke arah masalah, apalagi dendanya bukan receh, dan penyesalan biasanya datang ketika rekening sudah duluan tumbang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seluruh Instansi Harus Inisiatif, Jangan Tunggu Instruksi Dulu Baru Bergerak

    Seluruh Instansi Harus Inisiatif, Jangan Tunggu Instruksi Dulu Baru Bergerak

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 967
    • 0Komentar

    BENCANA banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Lahat, mendapat perhatian khusus dari Gubernur Sumsel, Herman Deru. Hal tersebut tampak dari kesigapannya memerintahkan instansinya untuk mengirimkan bantuan yang dibutuhkan para korban bencana. Kendati demikian, Herman Deru meminta kepada instansinya supaya tidak harus mendapatkan instruksi terlebih dahulu darinya untuk memberikan bantuan kepada korban bencana. Dengan kata […]

  • Curhat Warga Dampak Banjir kepada Pemkab. PALI

    Curhat Warga Dampak Banjir kepada Pemkab. PALI

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.333
    • 0Komentar

    HUJAN turun dengan intensitas tinggi kemarin membuat rumah tempat tinggal warga Rejosari RT/RW 28/06 Kelurahan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sum-Sel terendam banjir, kemarin. Musibah tersebut diakui Yeni, seorang warga setempat, bahwa banjir  mengatakan, ada sekitar 10 rumah yang terendam banjir,  daerah tempat tinggalnya  merupakan langganan banjir tahunan. “Kalau musim hujan pasti […]

  • Juli,Rencanakan Sekolah Tatap Muka Bakal Dibuka Lagi, Kementerian Ini Luncurkan Paduan Terkait Pembelajaran Tatap Muka, Jubir Ingatkan Siap Mengerem Jika Ditemukan Kasus Baru

    Juli,Rencanakan Sekolah Tatap Muka Bakal Dibuka Lagi, Kementerian Ini Luncurkan Paduan Terkait Pembelajaran Tatap Muka, Jubir Ingatkan Siap Mengerem Jika Ditemukan Kasus Baru

    • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.352
    • 0Komentar

    DIRENCANAKAN pada Juli 2021, kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru  secara tatap muka di sekolah akan dibuka.  Bahkan pemerintah juga melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta Kementerian Agama telah meluncurkan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka di masa pandemi COVID-19. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, panduan ini diperuntukkan bagi Pendidikan […]

  • Laporan Kewarganegaraan Dunia Baru 2023 Menunjukkan HNWI & Orang Kaya Mencari Kebebasan

    Laporan Kewarganegaraan Dunia Baru 2023 Menunjukkan HNWI & Orang Kaya Mencari Kebebasan

    • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, London, GLOBE NEWSWIRE – Edisi kedua dari Laporan Kewarganegaraan Dunia tahunan, mengungkapkan bagaimana individu berpenghasilan tinggi (HNWI) dan orang kaya mencari kebebasan yang lebih besar – apakah itu berarti mampu untuk menikmati keselamatan dan keamanan sosial yang lebih baik untuk diri sendiri dan keluarga, peningkatan akses ke prospek pekerjaan dan peluang bisnis yang lebih […]

  • “Operasi Karung Beras, Negara Gendong Emak-Emak Lewat Tanggal Tua”

    “Operasi Karung Beras, Negara Gendong Emak-Emak Lewat Tanggal Tua”

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 621
    • 0Komentar

    LANGIT Sekayu belum sempat cemberut, matahari pun baru buka satu mata ketika Fitri Yanti, emak-emak pejuang dapur dari Kelurahan Soak Baru, sudah berdandan rapi seperti mau kondangan, namun  bukan kondangan yang dituju melainkan halaman Kantor Bupati Muba, tempat launching penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) alias beras bantuan dari negara. “Mak, serius ini kita dikasih dua […]

  • Rapat Kepastian Payung Hukum Pengaktifan P3N, Muba Komit dengan Pelayanan Masyarakat

    Rapat Kepastian Payung Hukum Pengaktifan P3N, Muba Komit dengan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 887
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Pengaktifan Pegawai Pembantu Pencatat Nikah (P3N) Di Desa Dalam Kabupaten Muba, di Ruang Rapat Randik Pemkab Muba, Kamis (22/11/2018). Rapat dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Muba H Rusli SP MM, Mewakili Bupati Musi Banyuasin H.Dodi Reza Alex Noerdin Rapat dimaksud oleh […]

expand_less
WordPress Archive Riffel – A Bold & Rich Portfolio WordPress Theme Rigel – Multi-Purpose Business Portfolio Theme Rigel – Ultimate Agency & Portfolio Theme Right Candidate – Election Campaign and Political WordPress Theme Right Flooring – Tiling Services WordPress Theme Riliant – Corporate Business Agency WordPress Theme Riode - Multi-Purpose WooCommerce Theme Riorelax – Luxury Hotel WordPress Theme Ripara – Auto Repair & Car WooCommerce WordPress Theme Rira Video – Elementor Video Playlist Widget