Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Kalau Hutan Rusak, Dendanya Bukan Receh

Kalau Hutan Rusak, Dendanya Bukan Receh

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 1.424
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menebang Pohon di Sumsel Bukan Lagi Urusan Parang, Salah Kaprah, Rekening Ikut Tumbang

PERNAH “dak ngeraso,” dulu menebang pohon itu kayak urusan dapur belakang asal kuat parang, urusan selesai, sekarang? salah kaprah sedikit, yang tumbang bukan cuma pohon, tapi rekening ikut tumbang.

Di Sumatera Selatan hari ini, urusan hutan tak lagi bisa dipandang santai. Negara sudah menarik garis tebal, merusak lingkungan bukan cuma soal etika, tapi urusan hukum dan uang dalam jumlah besar.

Hal ini mengemuka dalam diskusi peduli lingkungan yang digelar Ditintelkam Polda Sumsel. Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan dan Pemeliharaan Lingkungan dan Pertanahan DLHP Sumsel, Benni Yusnandarsyah, mengingatkan masih ada aktivitas usaha yang bandel terhadap aturan.

“Masih terdapat aktivitas usaha yang tidak patuh terhadap izin lingkungan dan AMDAL, berpotensi memicu banjir dan tanah longsor,” ujarnya.

Bahasanya singkat, tapi artinya jelas. Kalau hutan dirusak, air kehilangan penahan yang kebanjiran bukan cuma pelaku, tapi warga yang tak pernah ikut-ikutan.

Benni menegaskan, sanksi bagi perusakan hutan bukan ancaman kosong. “Merusak hutan bisa dikenakan sanksi pidana dan denda hingga Rp10 miliar,” tegasnya.

Angka itu bukan main, cukup untuk bikin siapa pun berhenti sok kebal hukum. Dulu mungkin hutan dianggap gratisan, sekarang salah urus sedikit, biayanya bisa bikin usaha megap-megap.

Padahal, Sumatera Selatan masih punya modal alam yang lumayan. Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi SDA Ekosistem Dinas Kehutanan Sumsel, Syafrul Yunardi, menyebutkan kondisi kawasan hutan Sumsel relatif aman.

“Secara persentase, kawasan hutan Sumsel sudah melampaui standar nasional minimal 30 persen,” katanya.

Namun aman bukan berarti kebal, hutan itu bukan saldo abadi, kalau ditarik terus tanpa dijaga, gundul juga ujungnya.

Pasang alarm

Syafrul menambahkan, pengawasan kawasan hutan dilakukan secara rutin melalui patroli, sosialisasi, serta monitoring aktivitas perusahaan pemegang izin, khususnya yang berkaitan dengan AMDAL.

Wilayah Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Banyuasin menjadi fokus pengawasan karena memiliki kawasan hutan yang cukup luas.

Artinya jelas, di daerah-daerah ini, negara tak lagi sekadar pasang papan larangan. Mata aparat ada, aturan hidup, dan pelanggaran tinggal menunggu waktu untuk dicatat lengkap dengan hitungan dendanya.

Di sisi lain, BMKG Sumsel pun sudah pasang alarm, lantaran puncak musim hujan diperkirakan berlangsung hingga awal 2026.
Wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus antara lain Muara Enim, Lahat, OKU, OKU Timur, PALI, dan Prabumulih, terutama kawasan perbukitan dan bantaran sungai.

Di daerah-daerah itu, hutan bukan sekadar latar hijau buat difoto. Ia penahan air terakhir, sekali rusak, air tak lagi bertanya izin langsung turun, nyapu apa saja yang di bawah.

Jadi hari ini, negara sudah siaga, aturan sudah jelas, aparat mengawasi. Tinggal manusianya mau belajar, atau tetap nekat sambil senyum-senyum.

Sebelum nekat menebang pohon, ingat satu hal hutan memang diam, tapi dendanya cerewet, alam tak pernah kirim invoice lebih dulu, tapi langsung auto-debet lewat banjir dan longsor.

Biasanya, lewat musibah itu, manusia baru sadar pentingnya pohon setelah rumah kebanjiran.

Pepatah bilang, “Kalau sudah tahu jalan berlubang, jangan tetap digeber.”
Merusak hutan itu ngebut ke arah masalah, apalagi dendanya bukan receh, dan penyesalan biasanya datang ketika rekening sudah duluan tumbang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batas Desa Banyak Bermasalah, Kemendagri Minta Tim Percepat Penetapan Batas Desa

    Batas Desa Banyak Bermasalah, Kemendagri Minta Tim Percepat Penetapan Batas Desa

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 677
    • 0Komentar

    KEMENTERIA Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Tim Penetapan dan Penegasan Batas Desa (PPBDes) provinsi maupun kabupaten/kota mempercepat tugasnya dalam menetapkan dan menegaskan batas desa karena baru dua persen yang sudah ditetapkan dari jumlah desa yang ada. Hal ini karena hingga 2021 dari 74.962 desa yang ada hanya dua persen yang sudah ditetapkan batas desa dalam Peraturan […]

  • Intip Apple MixC Shenzhen di Cina, Apa Saja Daya Tariknya ?

    Intip Apple MixC Shenzhen di Cina, Apa Saja Daya Tariknya ?

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 739
    • 0Komentar

      SHENZHEN, CHINA Apple mempratinjau Apple MixC Shenzhen, toko kedua di kota yang semarak ini. Toko baru akan berfungsi sebagai ruang yang dapat diakses dan inklusif bagi anggota tim Apple untuk menyatukan yang terbaik dari Apple untuk komunitas lokal.   “Kami sangat bersemangat untuk membuka Apple Store baru yang cantik di Shenzhen dan memperdalam hubungan […]

  • Dalam Kondisi Prima, MU Siap Berlaga

    Dalam Kondisi Prima, MU Siap Berlaga

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.155
    • 0Komentar

    SETELAH melalui perjuangan berat di penyisihan di Kota Medan beberapa waktu lalu, tim futsal putri Muara Enim United yang menjadi wakil dai pulau Sunatera saat ini sudah kembali dalam kondisi prima. Mereka siap bertanding pada laga Futsal Nusantara tingkat Nasional. Dikatakan Aris Pratama selaku pelatih Tim, saat ini tim asuhanya sudah dalam kondisi prima. Setelah […]

  • Ajak Jurnalis Kembangkan Good News

    Ajak Jurnalis Kembangkan Good News

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 769
    • 0Komentar

    PERKEMBANGAN teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah mengubah lanskap ruang publik di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Setiap orang tidak lagi menjadi audiens yang pasif. Dengan akses yang luas tanpa batas ke dunia maya, pengguna juga bisa menjadi produsen informasi. Menanggapi hal tersebut Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru menghimbau sebagai insan […]

  • Wawako Palembang Santuni Warga Korban Banjir

    Wawako Palembang Santuni Warga Korban Banjir

    • calendar_month Senin, 27 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 772
    • 0Komentar

    BANJIR yang terjadi dalam kurun waktu satu bulan ini menjadi sebuah pekerjaan rumah yang besar bagi pemerintah Palembang, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menjadi saksi langsung para korban yang terkena dampak terparah. Pada kunjungannya ke rumah korban banjir Sulasih, seorang driver ojek online yang meninggal diduga akibat tengelam banjir pada hari Sabtu (25/12/21), Fitrianti mengucapkan […]

  • Dodi Reza Alex Minta HIPMI Getol Bina UMKM Berkualitas Ekspor

    Dodi Reza Alex Minta HIPMI Getol Bina UMKM Berkualitas Ekspor

    • calendar_month Kamis, 29 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG- Kontribusi dan peran serta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan perekonomian tidak bisa dipandang sebelah mata, hal ini diungkapkan Bupati Muba yang juga Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) Sumsel H Dodi Reza Alex Noerdin dalam kesempatan menghadiri kegiatan HIPMI Expo di atrium Palembang Indah Mall (PIM), Kamis (29/11/2018). “UMKM sebetulnya […]

expand_less
WordPress Archive Riffel – A Bold & Rich Portfolio WordPress Theme Rigel – Multi-Purpose Business Portfolio Theme Rigel – Ultimate Agency & Portfolio Theme Right Candidate – Election Campaign and Political WordPress Theme Right Flooring – Tiling Services WordPress Theme Riliant – Corporate Business Agency WordPress Theme Riode - Multi-Purpose WooCommerce Theme Riorelax – Luxury Hotel WordPress Theme Ripara – Auto Repair & Car WooCommerce WordPress Theme Rira Video – Elementor Video Playlist Widget