Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Dua Wilayah Ini Ditetapkan Jadi Kawasan Konservasi

Dua Wilayah Ini Ditetapkan Jadi Kawasan Konservasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
  • visibility 2.386
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM rangka akselerasi pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akhirnya  menetapkan dua kawasan konservasi di awal tahun 2022 dengan total luasan mencapai 44.932,29 hektare. Kedua kawasan konservasi yang ditetapkan yakni kawasan konservasi di perairan wilayah Pangandaran Provinsi Jawa Barat melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 1 Tahun 2022, dan kawasan konservasi di perairan wilayah Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat melalui Kepmen KP Nomor 2 Tahun 2022.

Penetapan kawasan konservasi tersebut menurut Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Pamuji Lestari menjadi instrumen penting dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan karena dapat melindungi habitat, menjaga keanekaragaman spesies dan memberikan manfaat bagi ekosistem serta kehidupan masyarakat pesisir.

“Salah satu instrumen pengelolaan yang dirancang langsung pada pengendalian sumber daya alam oleh KKP adalah berupa penetapan suatu kawasan sebagai kawasan konservasi laut,” ujar Tari.

Tari juga menjelaskan, hingga tahun 2021, KKP telah menetapkan 81 kawasan konservasi, dengan total luasan mencapai 13,93 juta hektare. Selanjutnya pada tahun 2022, KKP menargetkan penetapan kawasan konservasi seluas 2 juta hektare.  Lokasi kawasan yang akan ditetapkan berada di 19 Provinsi, yakni Jawa Barat, Sumatera Barat, Maluku, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Papua Barat.

“Penetapan kawasan konservasi juga sejalan dengan komitmen global di the Convention on Biological Diversity (Aichi Target 11) dan Sustainable Development Goal 14,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, Andi Rusandi menerangkan penetapan kawasan konservasi Pangandaran seluas 38.810,15 hektare bertujuan untuk melindungi habitat penyu dan habitat lobster. Menurut Andi, berdasarkan hasil kajian, dari 6 jenis penyu di Indonesia terdapat 4 jenis penyu yang mendarat di Pangandaran, yakni penyu hijau, penyu lekang, penyu tempayan dan penyu pipih.

“Penetapan kawasan konservasi di wilayah Pangandaran dengan kategori taman berfungsi untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas keanekaragaman hayati di wilayah tersebut, khususnya penyu yang termasuk biota dilindungi,” ujar Andi.

Serupa dengan kawasan konservasi Pangandaran, Andi menjelaskan kawasan konservasi di wilayah Pasaman Barat dengan luasan 6.122,14 hektare juga ditetapkan dengan kategori taman. Target konservasi di kawasan konservasi Pasaman Barat adalah melindungi terumbu karang dan habitat penyu.“Luas ekosistem terumbu karang di kawasan konservasi daerah Pasaman mencapai 79,74 hektare sehingga perlu dijaga keberlanjutannya agar dapat memberi manfaat bagi kegiatan perikanan dan pariwisata,” tandasnya.

Sebelumnya, Provinsi Jawa Barat telah mempunyai 2 kawasan konservasi yang telah ditetapkan yakni kawasan konservasi Pantai Penyu Pangumbahan Kabupaten Sukabumi dan kawasan konservasi  Pulau Biawak Kabupaten Indramayu. Sedangkan Provinsi Sumatera Barat telah memiliki 5 kawasan konservasi yang telah ditetapkan, yakni kawasan konservasi Selat Bunga Laut Kabupaten Kepulauan Mentawai, kawasan konservasi Kabupaten Pesisir Selatan, kawasan konservasi Kota Padang, kawasan konservasi Kota Pariaman dan kawasan konservasi Batang Gasan Kabupaten Padang Pariaman.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono telah meyampaikan komitmennya untuk memprioritaskan keberlanjutan ekologi laut seiring dengan pemanfaatan laut secara optimal baik dari aspek ekonomi maupun sosial budaya.[***]

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dihadapan Mahasiswa UBL , Gub. Sumsel Sebut 3 Kata Ini Untuk Meraih Sukses

    Dihadapan Mahasiswa UBL , Gub. Sumsel Sebut 3 Kata Ini Untuk Meraih Sukses

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    “Era Industri 4.0 harus diikuti agar tidak digilas zaman,jangan teknologi memperbudak manusia, tetapi manusia lah yang harus mengembalikan peran teknologi pada tempatnya secara bijak,”

  • Lagi, Kebakaran Rumah Terjadi di Muara Enim

    Lagi, Kebakaran Rumah Terjadi di Muara Enim

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 916
    • 0Komentar

    WARGA Kabupaten Muara Enim dihebohkan peristiwa kebakaran rumah, kemarin [26/6/2019] kebakaran rumah terjadi di Desa Penanggiran, Kecamatan Magang, yang menghanguskan satu rumah warga, dan kini, pada hari Kamis [27/6/2019] kebakaran serupa terjadi kembali yang menimpa rumah warga Kecamatan Gunung Megang. Peristiwa itu terjadi tepatnya di Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, sekitar pukul […]

  • TAWA TAPI TAHU : “Rak Sandal Mungil, Kecil-Kecil Bau Sendal, Banyak Makna di Teras Rumah”

    TAWA TAPI TAHU : “Rak Sandal Mungil, Kecil-Kecil Bau Sendal, Banyak Makna di Teras Rumah”

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.092
    • 0Komentar

    Di DINDING kiri teras rumahku yang tidak seberapa luas, berdiri satu benda mungil yang jadi saksi bisu segala lalu lalang kehidupan rak sandal dua tingkat, panjangnya cuma 70 cm. Sekilas tampak biasa, kadang malah dikira bangku kucing ngaso atau alas galon bocor. Tapi jangan salah, di situlah letak kekuatan dan kebijaksanaan hidup sehari-hari sering bersembunyi. Ibarat […]

  • Gubernur Optimistis  Pembinaan Efektif Tingkatkan Skill dan Integritas Penyidik PNS di Sumsel 

    Gubernur Optimistis  Pembinaan Efektif Tingkatkan Skill dan Integritas Penyidik PNS di Sumsel 

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 773
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru terus mendorong pembinaan peningkatan kemampuan (Binkatpuan) bagi penyidik Polri pengembangan fungsi Korwas dan PPNS Dinas/Instansi/Balai tingkat Provinsi serta Kasat Pol PP Provinsi/Kab/Kota. Melalui Binkatpuan yang digelar Biro Korwas Bareskrim Polri ini Gubernur Sumsel H. Herman Deru berharap dapat semakin mengembangkan kemampuan dan skill sumber daya PPNS di seluruh daerah di […]

  • Hakim PN Sungai Liat Hukum 3 Tahun Penambang Ilegal

    Hakim PN Sungai Liat Hukum 3 Tahun Penambang Ilegal

    • calendar_month Kamis, 3 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.214
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sungailiat – Majelis hakim Pengadilan Negeri Sungailiat menghukum 3 tahun Heris Sunandar Bin Hapip (alm) pelaku penambang ilegal di Desa Cit Riau Silip, Kabupaten Bangka Provinsi Kep. Bangka Belitung. Pelaku juga didenda Rp1,5 miliar lebih dengan subsidair 6  bulan kurungan, serta menyatakan barang bukti berupa 2  unit alat berat excavator dengan merk HITACHI ZX […]

  • Kemenperin Genjot Hilirisasi Ikan di Kawasan Transmigrasi

    Kemenperin Genjot Hilirisasi Ikan di Kawasan Transmigrasi

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggenjot hilirisasi komoditas perikanan di kawasan transmigrasi guna meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Upaya ini dijalankan melalui pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) berbasis potensi lokal, salah satunya di Kawasan Transmigrasi Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Program itu diwujudkan melalui Bimbingan Teknis Wirausaha […]

expand_less
WordPress Archive ProUI – Responsive Bootstrap Admin Template ProVision Image Editor for WordPress / WooCommerce with Folders File Manager Psych – Mental Health Counselor Elementor Template Kit Psychare – WordPress Theme for Psychologists & Life Coaches PsycheKit – Psychologist & Hypnotherapy Elementor Template Kit Psycholox : Psychology & Counseling WordPress Theme ptcLAB – Pay Per Click Platform Publibox – Blog & Magazine Elementor Template Kit Publisher – Newspaper Magazine AMP Pubzinne – Sports Bar WordPress Theme