Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlemen » Bakal Seru, Berebut Jadi Orang Nomor 1 di Desa

Bakal Seru, Berebut Jadi Orang Nomor 1 di Desa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
  • visibility 1.499
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN Ogan Komering Ilir [OKI] tak lama lagi akan mengadakan pemilihan calon kepala desa [cakades]. Ada 340 desa yang tersebar di 18 kecamatan, dari sebaran desa itu, ada 120 cakades akan memperebutkan orang nomor satu di desan melalui pesta demokrasi serentak.

Nah, pemilihannya bakal seru, pemilihan serentak itu pada 19 November 2019 mendatang itu karena dipilih langsung oleh rakyatnya. Setiap Cakades memiliki massa, tak jauh kalah dengan pemilihan anggota legistatif, bupati, walikota, bupati bahkan presiden. Namun semuanya itu harus dituntut tetap jujur dan adil dengan asas terbuka, inilah era demokrasi.

Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (I-PSM) OKI, Welly Tegalega mengatakan, pesta demokrasi pilkades serentak merupakan sebuah sarana demokrasi tingkat desa untuk memilih calon pemimpin desa yang harus memiliki wawasan luas, berintegritas serta bebas Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN).

“Bertekad memajukan desa serta mewujudkan  kesejahteraan warga, merupakan syarat yang harus dipenuhi bagi seorang cakades,” terangnya saat ditemui di Kayuagung, Selasa (10/9/2019)

Idealnya, selain memiliki jaringan kuat, seorang kades hendaknya memiliki visi dan misi dalam menjawab beberapa isu ditengah masyarakat, mulai dari persoalan kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga pengelolaan Bumdes.

“Terpenuhi proyeksi tersebut, tujuan mewujudkan desa maju dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, bukan hanya sekedar asal bicara,” tegasnya.

Welly mengemukakan, tanpa arah kejelasan dalam mewujudkan visi-misi membangun desa, sementara itu, memperoleh kucuran dana melimpah, mendorong kades terjerumus dalam pusaran perilaku koruptif.

“Kucuran dana melimpah seharusnya untuk membangun desa, ternyata tidak berjalan baik lantaran keterbatasan kecakapan kades untuk memimpin desa itu sendiri. Bisa jadi kadesnya kebingungan sendiri, kan ?” terangnya.

Dirinya membeberkan, beberapa modus yang dilakukan oknum kades dalam menggerogoti kas desa berlangsung sistematis. Ia menyebutkan, selain korupsi sendiri, penyalahgunaan wewenang pun kerap dilakoni oknum tersebut,

“Bahkan sejak beberapa tahun lalu, ada oknum kades dengan sengaja mengabaikan perintah instansi pengawas atas hasil temuan korupsi yang dilakukannya,” contohnya.

Welly tak menampik, ada beberapa kepala desa terlibat korupsi dana desa untuk kepentingan pribadi dalam rangka mengembalikan modal dalam pertarungan pilkades.

Ia berpendapat, persaingan politik uang diantara cakades tidak bisa dihindarkan. Salah satu cara pragmatis memperoleh dukungan suara calon dengan iming-iming sejumlah uang,

Dilanjutkannya, modal yang dikeluarkan untuk memenangi pertarungan pilkades terkadang tidak rasional dan tidak sebanding dengan penghasilan yang diterima kepala desa saat menjabat,

“Oleh karena itu, dalam setiap kesempatan, kepala desa memainkan anggaran dana desa menjadi salah satu cara untuk mengembalikan modal besar yang dibelanjakan saat pilkades,” bebernya.

Dituturkan dia, sebagai pemilik hak suara sah, dipastikan bebas intimidasi. Ia mengemukakan sejumlah solusi agar terhindar dari kekeliruan memilih cakades. Menurutnya, cakades harus mapan secara ekonomi, lalu jangan memilih calon kades bermasalah,

“Cakades petahana dapat dilihat dari hasil pembangunan selama ia menjabat, apakah pelayanan dan pembangunan desa sudah terpenuhi. Yang terpenting, tinggalkan cakades bermasalah, apalagi terindikasi terlibat korupsi,” jelasnya

Salah satu cakades Pelimbangan, Subhan Ismail mengaku mengikuti tes tanpa beban. Bukan lantaran ia menyepelekan hal tersebut, namun lantaran sejumlah pengalamannya telah ia ikuti.

“Materi hampir serupa dengan tes caleg DPRD saat pilkada lalu. Soal yang diberikan juga relatif bisa dijawab. Kami terus akan mengikuti rangkaian tahapan selanjutnya hingga keluar hasilnya nanti,” terangnya.

Kendati saat ini masih tercatat sebagai anggota DPRD OKI, ia mengaku mengikuti pilkades sebagai pengabdian dirinya selanjutnya di desa Pelimbangan, Cengal, “Terlebih lagi, jika dikelola dengan baik, potensi desa yang ada dapat membawa kemajuan pada masyarakat setempat,” tandasnya.[**]

 

Penulis : indra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ganti Rugi Menghidupkan Kembali Gerakan Fashion Berkelanjutan Global Untuk Mempercepat Perubahan Menuju Industri Fashion Beredar

    Ganti Rugi Menghidupkan Kembali Gerakan Fashion Berkelanjutan Global Untuk Mempercepat Perubahan Menuju Industri Fashion Beredar

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.654
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR – LSM Lingkungan Redress membuka Redress Design Award 2023, siklus ke-13 dari kompetisi desain mode berkelanjutan terbesar di dunia pada pertemuan industri terkemuka di Hong Kong pada 11 Januari, di mana para pemimpin industri mode dengan global pengaruh berkumpul, hanya beberapa hari setelah dimulainya kembali perjalanan normal antara Hong Kong dan […]

  • Sudah Menetap di Australia, 80 WNI Tinggalkan Bali Menuju Australia

    Sudah Menetap di Australia, 80 WNI Tinggalkan Bali Menuju Australia

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 610
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Bali menyatakan pada saat pemulangan sejumlah warga Australia kembali ke negaranya, ada 80 warga negara Indonesia (WNI) yang juga ikut meninggalkan Indonesia menuju Australia. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Bali, Jamaruli Manihuruk melalui keterangan tertulis, Kemaren. “Ini pemulangan biasa, enggak semuanya difasilitasi Pemerintah Australia. […]

  • Yang Perlu Anda Pahami Tentang Kesetaraan Gender

    Yang Perlu Anda Pahami Tentang Kesetaraan Gender

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.646
    • 0Komentar

    DHARMA Wanita (DW) Persatuan Pemprov. Sumsel mengelar Seminar Kesetaraan Gender dengan menghadirkan  narasumber Dew Consultant Jakarta, DR Sarfilianty Anggiani SE, MM, MBA bertempat di  Graha Binapraja Provinsi Sumsel, Rabu (24/7/2019). Seminar kesetaraan gender kali ini dibuka langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Pemprov. Sumsel  Ny Hj. Renny Devi Nasrun yang dalam sambutannya menegaskan kesetaraan gender merupakan […]

  • Resmikan Dua Gedung MUI dan PCNU di Muba

    Resmikan Dua Gedung MUI dan PCNU di Muba

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Diketahui dari 17 Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Selatan (Sumsel), Kabupaten Muba merupakan Kabupaten pertama dan bakal menjadi pelopor karena sudah membangunkan sebuah kantor resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan juga gedung untuk Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Muba. Peresmian dua gedung mewah ini sangat di apresiasi oleh Ketua MUI Sumsel dan […]

  • “Sampah Bukan Kutukan, Tapi Tambang”

    “Sampah Bukan Kutukan, Tapi Tambang”

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 791
    • 0Komentar

    PERNAH nggak, ngerasa jalanan kota kita tuh kayak lemari dapur nenek dari luar rapi, tapi dalamnya penuh plastik kresek bekas belanja?. Nah, begitulah nasib tata kelola sampah di kota besar kelihatan kinclong di Instagram, tapi di gang sebelah udah mulai aroma-aroma perjuangan. Di sinilah Palembang mencoba beda langkah, bukan cuma sapu dan truk, tapi kini […]

  • SIARAN PERS KELOMPOK SOLIDARITAS ADVOKAT (KORSA) UNTUK MUNARMAN:  PENANGKAPAN MUNARMAN MELANGGAR HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

    SIARAN PERS KELOMPOK SOLIDARITAS ADVOKAT (KORSA) UNTUK MUNARMAN: PENANGKAPAN MUNARMAN MELANGGAR HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 2.748
    • 0Komentar

    PENEGAKAN hukum tindak pidana terorisme dan penangkapan terhadap Munarman terlalu prematur, dan terkesan sangat dipaksakan; bahwa benar tindak pidana terorisme sebagai extra ordinary crime, akan tetapi upaya tersebut wajib tetap menghormati hukum dan menjunjung tinggi harkat martabat sebagai manusia. Demikian disampaikan Kelompok Solidaritas Advokat (Korsa) untuk Munarman, dalam rilis pers, sehubungan dengan tindakan Densus 88 […]

expand_less
WordPress Archive AhaShop – Clothing & Fashion WordPress Theme AHENCY – Creative Digital Agency Elementor Template Kit AI Bundle: WordPress AI Writer, Chatbot, Image Generator, Text-to-Speech, OpenAI, Stable Diffusion AI Chat GPT OpenAI – AIgency – SAAS and HTML 5 version AI ChatBot for Automated Live Chat Support AI Mentor | AI Image Generator WordPress Theme Ai Zenius – AI Writer & Copywriting WordPress Theme AidUs – Fundraising & Charity WordPress Theme Aikeedo AI – SAAS / OpenAI – AI Chat, Content, Image, Voice, Code Ailsa – Personal Blog WordPress Theme