Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » “Buruh Bukan Sekadar Tenaga, Tapi Juga Suara, Jangan Cuma Jadi Obat Nyamuk di Sudut Pabrik!”

“Buruh Bukan Sekadar Tenaga, Tapi Juga Suara, Jangan Cuma Jadi Obat Nyamuk di Sudut Pabrik!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
  • visibility 738
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Musyawarah Daerah V Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (SP.KEP.SPSI) Sumatera Selatan baru saja digelar di Hotel Swarna Dwipa, dan alhamdulillah bukan di lapangan futsal atau pinggir jalan yang penuh debu. Dibuka langsung oleh Sekda Sumsel, H. Edward Candra, acara ini sebenarnya bukan sekadar ajang temu kangen sambil nyeruput kopi dan lempar pantun, tapi juga titik balik penting dalam menata ulang relasi antara pekerja dan pengusaha dua entitas yang, kalau akur, bisa bikin pabrik jalan terus tapi kalau bertengkar, bisa-bisa mesin mogok dan meja rapat kebanyakan nada tinggi.

Pak Sekda sendiri sudah buka dengan ucapan penuh harapan. Katanya, hubungan harmonis itu penting. Ya iyalah, kayak rumah tangga, kalau suami-istri nggak harmonis, berujung piring beterbangan. Sama juga, kalau buruh dan pengusaha nggak sejalan, ya produktivitas bisa jeblok, demo jadi kegiatan mingguan, dan ujung-ujungnya semua rugi.

Tapi ada satu pernyataan Pak Sekda yang bikin kening ikut berkerut dari sekitar 7.692 perusahaan di Sumsel, baru ada 1.508 Serikat Pekerja yang tercatat. Waduh, ini ibarat punya 7.692 nasi bungkus tapi cuma 1.508 sendok sisanya makan pakai tangan, atau malah cuma jadi penonton. Serikat pekerja ini bukan aksesoris pabrik yang cuma dipajang di mading dekat toilet, tapi garda depan yang memperjuangkan hak sambil jaga hubungan baik dengan atasan. Kalau serikat nggak terbentuk, ya buruh ibarat ayam tanpa kandang ngais-ngais sendiri, rawan diterkam aturan sepihak.

Coba kita tengok pepatah lama “Di mana ada gula, di situ semut berkumpul”. Tapi kalau gulanya disimpan di laci terkunci dan semutnya cuma bisa ngintip, ya bubar jalan. Sama halnya dengan kebijakan perburuhan yang katanya demokratis dan terbuka, tapi akses buruh buat membentuk serikat masih kayak mimpi naik kereta gantung di Musi ada bayangannya, tapi nggak kesampaian.

Ketua Umum SP.KEP.SPSI, R. Abdullah, juga sudah mengingatkan bahwa Musda ini bukan sekadar gelar acara dan bagi nasi kotak. Ini saatnya mengevaluasi kinerja, mencari jejak, dan menentukan pemimpin yang bukan cuma jago pidato, tapi paham bagaimana memutar nasib buruh dari sekadar tenaga kerja jadi mitra strategis. Jangan sampai organisasi buruh cuma rame pas Musda, tapi sepi pas dibutuhkan.

Nah, ini kita sindir halus ya, buat para pengusaha yang masih alergi sama kata serikat buruh itu bukan musuh bebuyutan, mereka bukan gerombolan demo yang doyan teriak doang. Mereka itu seperti rem dalam mobil. Kalau tak ada rem, mobil memang bisa melaju kencang, tapi sekali nabrak, habis semua. Serikat buruh itu justru rem sekaligus GPS yang bisa bantu perusahaan tetap di jalur aman dan seimbang.

Dan buat para buruh sendiri, jangan juga serikatnya cuma aktif buat urusan sumbangan hajatan atau arisan. Serikat buruh itu tempat belajar, berdialog, bahkan berdiplomasi. Jangan cuma jadi anggota pas mau dapet kaos gratis atau ngincar konsumsi saat rapat. Jadilah buruh yang tak hanya bisa mengaduk semen atau menyalakan mesin, tapi juga mengaduk strategi dan menyalakan semangat perubahan.

Kalau pengusaha dan buruh akur, itu bukan mustahil. Asal keduanya sadar kita ini bukan lawan, tapi pasangan duet dalam orkestra ekonomi. Serikat buruh bukan stiker tempel, tapi kompas moral dan struktural agar semua bisa jalan beriringan. Pemerintah? Harus jadi konduktor yang jeli. Jangan malah ikut main suling di balik layar buat nutup-nutupin nada sumbang.

Mari kita bangun dunia kerja yang bukan cuma sibuk mengejar target produksi, tapi juga menjunjung nilai kemanusiaan. Karena seperti kata pepatah kocak dari kakek saya, “Kalau kerja keras saja cukup bikin orang sukses, kuli panggul sudah jadi konglomerat sejak zaman batu”. Jadi, mari kerja keras, kerja cerdas, dan jangan lupa berserikatlah sebelum kalian terserikat oleh sistem.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Karhutla, Polda Sumsel Ingatkan Masyarakat Tidak Membakar Lahan

    Cegah Karhutla, Polda Sumsel Ingatkan Masyarakat Tidak Membakar Lahan

    • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 757
    • 0Komentar

    UNTUK mencegah Karhutla, Polda Sumsel menurunkan ratusan personel Brimob di sejumlah kabupaten rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Personel Brimob tersebut membantu pencegahan dan penanganan kebakaran di Ogan Ilir, OKI, Banyuasin, dan Musi Banyuasin. Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri S mengatakan, pada setiap musim kemarau, berdasarkan pengalaman dalam penanganan karhutla beberapa tahun terakhir, […]

  • Lensia ikut senam, Pj. Ketua TP PKK Muba : tetap sehat di usia senja

    Lensia ikut senam, Pj. Ketua TP PKK Muba : tetap sehat di usia senja

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Berusia lanjut tidak menjadikan halangan bagi para lansia untuk tetap menjaga kesehatannya. Seperti yang dilakukan di Taman Pertanian Terpadu Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jumat (8/3/2024) pagi, puluhan lansia nampak begitu semangat mengikuti senam sehat. Senam kesehatan lanjut usia yang mengambil tema ‘Tetap Sehat Bugar Diusia Senja’ ini, diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Korps Pegawai […]

  • Aksi 2 Putri Gubernur Sumsel Ini Patut Dicontoh, Apa Itu !

    Aksi 2 Putri Gubernur Sumsel Ini Patut Dicontoh, Apa Itu !

    • calendar_month Selasa, 9 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.939
    • 0Komentar

    Oleh : Faldy Lonardo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG-  Inisatif dua putri Gubernur Sumsel Herman Deru, Leony Marezza Putri dan Ratu Tenny Leriva menyerahkan hewan langka jenis Kukang ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), patut dicontoh. Aksi ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lainnya yang masih menyimpan hewan langka secara pribadi. “Waktu itu kami ke Pasar Burung rencananya […]

  • INCAR Permudah Kinerja POLRI

    INCAR Permudah Kinerja POLRI

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, terus melakukan pengembangan inovasi terhadap mobil canggihnya yang di beri nama INCAR (Integrated Node Capture Attitude Record). Inovasi ini terus dikembangkan guna membatu kinerja petugas kepolisian dalam menertibkan pelanggar lalu lintas di jalan. INCAR merupakan peralatan khusus yang dibuat untuk membantu tugas anggota Ditlantas Polda Jatim, yang digunakan untuk […]

  • Covid-19 & Defisit Malu Bangsa

    Covid-19 & Defisit Malu Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.212
    • 0Komentar

    SAMPAI tulisan ini dituangkan, sudah 2,3 juta jiwa penduduk Indonesia terpapar Covid-19. 1,9 juta dinyatakan sembuh dan 62 ribu diklaim meninggal. Kurang dari 1% dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 271 juta jiwa. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pun ikut terdampak. Defisit tak mampu dielakkan. Sri Mulyani pada 5 Juli 2021 lalu mengaku, defisit […]

  • 2 Orang Utusan Muba Dikukuhkan Sebagai Pengurus Persada ID

    2 Orang Utusan Muba Dikukuhkan Sebagai Pengurus Persada ID

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    Tugas utama persada.id kedepan adalah segera melakukan  revitalisasi terhadap keberadaan radio- radio publik lokal milik pemerintah daerah yang disesuaikan dengan era kekinian.

expand_less
WordPress Archive Kidzie – Baby & Kids E-Commerce Elementor Template Kit Kidzieo – Kindergarten School WordPress Theme Kidzonia – Kindergarten & Child Care Elementor Template Kit Kidzy Elementary School Elementor Template Kit Kilio – Sport Shop WooCommerce WordPress Theme Kimberly – WordPress Blog & Shop Theme Kimchi – Asian Restaurant & Cafe Elementor Template Kit Kimono – Photography Portfolio WordPress Theme Kinco – Day Care & Kindergarten Elementor Template Kit Kindedo – Kindergarten & School WordPress Theme + RTL