Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » BNPB Minta 30 Daerah Tingkat Provinsi Tingkatkan Kewaspadaan Terkait Potensi Bibit Siklon Tropis 94 W

BNPB Minta 30 Daerah Tingkat Provinsi Tingkatkan Kewaspadaan Terkait Potensi Bibit Siklon Tropis 94 W

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
  • visibility 824
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BNPB meminta kepada daerah 30 di tingkat provinsi untuk mewaspadai potensi bibit siklon tropis 94W. Kewaspadaan tersebut disampaikan melalui surat tertanggal hari ini kepada para gubernur. Kewaspadaan menekankan pada peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyikapi informasi yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait siklon tropis 94W. BNPB merekomendasikan beberapa langkah kesiapsiagaan terhadap peringatan dini ini dari BMKG. Selanjutnya, BNPB berharap pemerintah provinsi untuk menginstruksikan beberapa upaya, pertama, meningkatkan koordinasi dengan BMKG di wilayah terkait dengan perkembangan potensi bibit siklon tropis.

Deputi Bidang Pencegahan Lilik Kurniawan mengatakan, informasi peringatan dini BMKG dapat digunakan untuk mempercepat penyebarluasan informasi peringatan dini bencana.

“Serta Menyusun rencana tindak lanjut dan pengambilan keputusan,” ujar Lilik melalui surat tertulis ke 30 pemerintah daerah provinsi, Selasa (13/4/2021).

Kedua, pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, dan hujan es dan dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang maupun jalan licin.

Terakhir, Lilik meminta koordinasi antar dinas terkait dan aparatur untuk kesiapsiagaan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta kewenangan masing-masng. Upaya ini bertujuan untuk mencegah dampak yang mungkin timbul.

Koordinasi menyasar pada komunikasi risiko yang ditujukan kepada masyarakat mengenai potensi bahaya untuk menjauh dari lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon tumbang atau tepi pantai, khususnya warga yang bermukim di wilayah risiko tinggi.

Di samping itu, koordinasi bertujuan untuk menyiapkan dan mengelola seluruh sumber daya manusia, logistic, peralatan, penyiapan sarana dan prasarana untuk penanganan keadaan darurat serta penyiapan fasilitas layanan Kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Lilik juga meminta pemerintah daerah untuk selalu siap siaga untuk mengevakuasi warga masyarakat yang tinggal di daerah risiko bencana tinggi, seperti lembah sungai, barah lereng rawan maupun tepi pantai.

“Mengaktifkan tim siaga bencana untuk memantau lingkungan sekitar akan gejala awal terjadinya banjir bandang, longsor, angin kencang atau pun gelombang tinggi,” tambah Lilik melansir lamam resmi bnpb, Rabu [14/4/2021].

Lilik meminta adanya pemantauan ruang udara dan kondisi bandar udara secara terus menerus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan Airnav untuk menerbitkan informasi peringatan, berupa Sigmet dan Aerodrome Warning.

Masih terkait kesiapsiagaan, Lilik mengatakan untuk mengaktifkan pusat pengendalian operasi (pusdalops) daerah yang terkoneksi dengan pusat-pusat data, informasi dan komunikasi kelembagaan terkait di pusat dan provinsi, kabupaten dan kota. Selanjutnya, Lilik mengingatkan, apabila diperlukan, pemerintah daerah dapat menetapkan status darurat bencna untuk pembentukan pos komando serta aktivasi rencana kontinjensi menjadi rencana operasi.

BNPB menyampaikan pesan peringatan dini dan kesiapsiagaan ke-30 wilayah administrasi setingkat provinsi, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

BMKG dalam rilisnya menyebutkan bahwa pihaknya mendeteksi adanya Potensi Bibit Siklon Tropis 94W di Samudera Pasifik dari Timur Laut Papua yang berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam seminggu ke depan.

Bibit siklon tropis ini mempengaruhi wilayah bagian utara Indonesia, khususnya daerah Timur seperti Sulawesi, Kepulauan Maluku, Papua Barat, Papua serta beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang dan tinggi gelombang yang akan terjadi pada tanggal 13-19 April 2021. [***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Deklarasikan Kesiapan Menuju Kota Layak Anak

    Sumsel Deklarasikan Kesiapan Menuju Kota Layak Anak

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    Dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional sekaligus menyongsong Asian Games 2018. Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melangsungkan Deklarasi menuju Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Pelataran Benteng Kuto Besak.

  • BI Diminta Kerja ” Keroyokan”,Pertumbuhan Ekonomi Harus Selaras Dengan Kesejahteraan Masyarakat

    BI Diminta Kerja ” Keroyokan”,Pertumbuhan Ekonomi Harus Selaras Dengan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 684
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru meminta Bank Indonesia Perwakilan Sumsel tetap bekerja secara keroyokan dengan berbagai pihak agar pertumbuhan ekonomi di di provinsai ini terus mengalami peningkatan. Hal itu disampaikannya pada pertemuan Tahunan Bank Indonesia Nasional dan Bank Indonesia Perwakilan Sumsel di Ballroom Hotel Arista Palembang, Rabu (24/11). Menurut Herman Deru, positifnya pertumbuhan ekonomi di […]

  • Siapkan Lahan 30 Hektare, Ponpes Gontor Buka Cabang di Muba

    Siapkan Lahan 30 Hektare, Ponpes Gontor Buka Cabang di Muba

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 985
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin berinisiatif mendirikan cabang salah satu pondok pesantren terbaik di Indonesia, yakni Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG). Rencana terungkap dalam Rapat Persiapan Pendirian Cabang Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kabupaten Musi Banyuasin yang dipimpin Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H […]

  • OKI Dorong Tertib Administrasi Urai Masalah Agraria

    OKI Dorong Tertib Administrasi Urai Masalah Agraria

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    FORUM komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) OKI memediasi pertemuan antara warga desa Sukamuti Kecamatan Mesuji dengan PT. Treekreasi Marga Mulya (PT. TMM). Mediasi ini terkait klaim dan pendudukan lahan oleh warga pada lahan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. Mediasi yang digelar di Kantor Bupati OKI ini dipimpin langsung oleh Bupati OKI, H. Iskandar, SE didampingi Kapolres […]

  • Palembang Makin Tua & Kado Ulang Tahun Rp50 M

    Palembang Makin Tua & Kado Ulang Tahun Rp50 M

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Tepuk tangan dulu, kawan-kawan sekota dan seperjuangan!. Kota Palembang, Ibukotanya Provinsi Sumatera Selatan [Sumsel] berulang tahun tanpa terasa sudah yang ke-1.342. Usia sangat udzur, diibaratkan manusia, udah lewat masa pensiun, naik haji tujuh kali, dan ngaji juz ‘amma sambil goyang ampar-ampar pisang. Kota tertua di Indonesia ini memang makin tua, tapi katanya juga […]

  • Wabup Muba : PMI Wajib Dibantu & Dianggarkan Dalam APBD

    Wabup Muba : PMI Wajib Dibantu & Dianggarkan Dalam APBD

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 780
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi menghadiri pembukaan orientasi dan sosialisasi Undang-Undang No.1 Tahun 2018 dan Peraturan Pemerintah No.7 Tahun 2019 tentang Kepalangmerahan, di Hotel Harper Palembang, Senin (9/12/2019). Sosialisasi juga dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya selaku Dewan Pelindung PMI Sumsel, dan Ketua PMI Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru. Di sela acara tersebut […]

expand_less
WordPress Archive Gravity Perks Preview Submission Plugin Gravity Perks Read Only Plugin Gravity Perks Terms of Service Plugin Gravity Perks WordPress Plugin Gravity View WordPress Plugin GravityView – A-Z Filters Extension GravityView – Advanced Filter Extension GravityView – DataTables Extension GravityView – DIY Layout GravityView – Entry Revisions