Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » JEDA » “Lapang Dada”: Belajar Menerima Tanpa Harus Memperlebar Dada

“Lapang Dada”: Belajar Menerima Tanpa Harus Memperlebar Dada

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kalau ada ungkapan dalam bahasa Indonesia yang bisa membuat orang membayangkan hal yang aneh, mungkin saya salah satunya. Nama saya “lapang dada.” Jangan buru-buru mengambil meteran untuk mengukur ukuran dada. Saya tidak membuat dada seseorang bertambah lebar seperti binaragawan. Saya juga bukan hasil latihan push-up selama berbulan-bulan.

Saya hanyalah sebuah ungkapan, saya sering muncul ketika seseorang berkata, “Cobalah lapang dada menerima kritik.” Kalau dipikir-pikir lucu juga. Kalau benar-benar harus memiliki dada yang lapang, mungkin tukang jahit akan kebingungan.

“Pak, ukuran bajunya berapa?”

“Dada saya sekarang sedang lapang, jadi dilebihkan saja sepuluh sentimeter.”

Untungnya, bahasa Indonesia tidak bekerja seperti itu.

Saya Bukan Soal Ukuran Dada

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), lapang dada berarti sabar, ikhlas, dan mau menerima sesuatu dengan tenang, meskipun hal itu tidak sesuai dengan harapan. Jadi, ketika guru berkata,”Belajarlah menerima kekalahan dengan lapang dada.” Yang dimaksud tentu bukan memperbesar ukuran dada, yang dimaksud adalah memperbesar hati.

Mengapa Harus “Lapang”?

Pertanyaannya menarik, kenapa bukan “dada panjang”, “dada tinggi”, atau “dada luas”?

Dalam bahasa Indonesia, kata lapang sering menggambarkan sesuatu yang tidak sempit, jalan yang lapang membuat perjalanan lebih nyaman. Halaman yang lapang membuat anak-anak bebas bermain. Begitu juga hati dan pikiran, saat seseorang memiliki “dada yang lapang”, ia tidak mudah sesak oleh rasa marah, kecewa, atau dendam. Masalah memang datang. Namun, ia tidak membiarkan masalah itu memenuhi seluruh ruang dalam dirinya.

Saya Sering Datang Saat Keadaan Tidak Menyenangkan

Anehnya, saya hampir tidak pernah dipanggil ketika semuanya berjalan mulus, saya justru sering muncul saat nilai ulangan kurang bagus. Saat tim kesayangan kalah, saat pendapat kita tidak diterima, dan saat teman mengkritik, bahkan saat rencana yang sudah disusun rapi tiba-tiba berubah.

Di saat-saat seperti itulah orang berkata, “Sudahlah, terimalah dengan lapang dada, memang tidak mudah, namun, justru di situlah saya belajar menjadi berarti.

Saya Bukan Berarti Pasrah

Banyak orang mengira lapang dada sama dengan menyerah. Padahal kami berbeda, lapang dada bukan berarti berhenti berusaha dan lapang dada berarti mampu menerima kenyataan terlebih dahulu, lalu memikirkan langkah berikutnya dengan kepala dingin.

Misalnya seorang pemain sepak bola yang gagal mencetak gol, kalau ia marah-marah sepanjang pertandingan, peluang berikutnya bisa ikut hilang. Namun, kalau ia menerima kegagalannya dengan lapang dada, ia masih punya kesempatan mencetak gol berikutnya.

Saya Sering Disalahartikan

Ada juga yang menganggap saya berarti tidak boleh sedih. Padahal, sedih itu manusiawi, dan kecewa juga wajar. Yang penting, jangan tinggal terlalu lama di sana, lapang dada bukan berarti tidak punya perasaan. Lapang dada justru menunjukkan seseorang cukup kuat untuk mengelola perasaannya.

Bukan Tentang Menang atau Kalah

Dalam kehidupan, tidak semua keinginan akan menjadi kenyataan. Ada perlombaan yang dimenangkan, ada juga yang harus diterima kekalahannya, ada cita-cita yang tercapai, ada pula yang harus diperjuangkan lebih lama. Di situlah saya hadir, bukan untuk menghapus rasa kecewa, melainkan untuk mengingatkan bahwa hidup tetap berjalan.

Lapang Dada dan Pelajaran Bahasa Indonesia

Saya hanyalah dua kata sederhana, namun, dibalik nama saya tersimpan pelajaran bahasa Indonesia tidak selalu dimaknai secara harfiah, seperti buah hati, buah pikiran, besar kepala, atau cuci tangan, saya juga merupakan ungkapan yang memiliki makna khusus.

Bahasa menjadi indah karena tidak semua kata harus dimengerti apa adanya, kadang, dua kata sederhana mampu menyimpan pelajaran hidup yang panjang. Saya bukan dada yang lebih lebar, saya bukan ukuran baju, saya adalah lapang dada sebuah pengingat menerima kenyataan dengan sabar bukan tanda kelemahan, melainkan tanda kedewasaan.

Oleh karena itu pada akhirnya, orang yang paling kuat bukan selalu yang paling keras suaranya, melainkan yang tetap mampu tersenyum, belajar, dan melangkah maju meski keadaan tidak selalu berpihak kepadanya. (***)

 

Catatan Redaksi: Artikel ini merupakan tulisan edukatif mengenai makna ungkapan dalam bahasa Indonesia. Penjelasan disusun berdasarkan penggunaan umum dalam bahasa Indonesia dan merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dengan penyajian bergaya naratif agar mudah dipahami pembaca.

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Santri Sangat Besar, Santri Harus Teladani Perjuangan Rasulullah

    Peran Santri Sangat Besar, Santri Harus Teladani Perjuangan Rasulullah

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 833
    • 0Komentar

    TAK bisa dipungkiri bahwa peran para ulama dan santri sangat besar dalam mewujudkan bangsa dan negara Indonesia. Ulama, santri dan tokoh-tokoh Islam rela mengorbankan harta, tenaga dan nyawanya demi berjuang dan mempertahankan kemerdekaan. Oleh sebab itu, peringatan Hari Santri Nasional dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus menjadi pedoman bagi kita dalam kehidupan sehari-hari, baik […]

  • Kisi-kisi Evolusi Fitur AI, Akan Hadir di Device Galaxy Flagship Terbaru!

    Kisi-kisi Evolusi Fitur AI, Akan Hadir di Device Galaxy Flagship Terbaru!

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.581
    • 0Komentar

    Kisi-kisi Evolusi Fitur AI, Akan Hadir di Device Galaxy Flagship Terbaru! Pengembangan Galaxy AI yang meningkatkan pengalaman personalisasi pengguna akan segera diumumkan Samsung dalam Galaxy Unpacked 2025 mendatang. Samsung Electronics akan segera mengumumkan lompatan terbaru dari pengembangan fitur Galaxy AI yang ada pada perangkat mobile sehingga memberikan pengalaman paling imersif bagi pengguna. Seiring dengan peluncuran Galaxy seri […]

  • 7 Penyebab Kerentanan Suatu Populasi Terpapar COVID-19

    7 Penyebab Kerentanan Suatu Populasi Terpapar COVID-19

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 842
    • 0Komentar

    PENANGANAN pandemi COVID-19 memerlukan kolaborasi gotong royong dari semua pihak, utamanya di situasi-situasi seperti perbedaan kerentanan populasi yang terpapar COVID-19. Berbagai macam dukungan dapat kita ulurkan untuk sama-sama mencegah dan menangani COVID-19, termasuk melalui partisipasi di posko penanganan tingkat Desa/Kelurahan. Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id.[***] #KPCPEN #SayangiIndonesia […]

  • Berdasarkan Laporan Masih Sering Terjadi, Aparat Diminta Tindak Tegas Pelaku Pungli BST

    Berdasarkan Laporan Masih Sering Terjadi, Aparat Diminta Tindak Tegas Pelaku Pungli BST

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    PEMERINTAH akan menindak tegas oknum tidak bertanggung jawab yang melakukan pungutan liar Bantuan Sosial Tunai (BST). Hal ini menyusul ditemukannya laporan terkait pemotongan BST di sejumlah daerah. “Segera laporkan ke pihak berwajib jika penerima BST dimintakan imbalan atau dipungut biaya agar dapat menerima BST tersebut,” tegas Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, Senin (9/8/2021). […]

  • Aplikasi Ramah Untuk Keluarga, Platform Youtube Kids Diresmikan

    Aplikasi Ramah Untuk Keluarga, Platform Youtube Kids Diresmikan

    • calendar_month Rabu, 28 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Platform Youtube Kids diresmikan di Indonesia kemarin, Selasa (27/11/2018). Platform tersebut dibuat sebagai wadah eksplorasi rasa ingin tahu dan berimajinasi bagi anak berusia 2-10 tahun, sekaligus menjadi aplikasi yang ramah untuk keluarga. Pada kesempatan yang sama, pihak Youtube mengatakan, konten hiburan keluarga dan edukasi merupakan kategori konten yang berkembang cepat di platform mereka. […]

  • “Wak Bek, Mang Zenal & Exit Tol: Dari Gedung Rejo ke Pulau Jawa, Cerita Desa yang Bikin Ngakak tapi Bikin Mikir!”

    “Wak Bek, Mang Zenal & Exit Tol: Dari Gedung Rejo ke Pulau Jawa, Cerita Desa yang Bikin Ngakak tapi Bikin Mikir!”

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 506
    • 0Komentar

    DESA Gedung Rejo di Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tengah merayakan ulang tahunnya yang ke-40 dengan suasana yang penuh semangat dan kekompakan. Tapi, jangan bayangkan pesta desa ini seperti hajatan biasa. Ada Wak Bek dan Mang Zenal, dua jagoan kampung yang selalu punya sudut pandang nyeleneh soal setiap peristiwa, ikut nimbrung dalam […]

expand_less
WordPress Archive TraveX – Travel & Tour Agency Elementor Template Kit Travic – Tour & Travels Agency WordPress Theme Travil – Travel & Tour Booking WordPress Theme Travila – Modern Travel & Tour Booking WordPress Theme Travis | Photography WordPress Theme Travisa – Immigration & Visa Consulting Elementor Template Kit Travivu – Travel & Tour Booking WordPress Theme TRAVOL — Travel Agency Elementor WordPress Theme Travon - Hotel, Flights and Tour Meta Search Affiliate Theme Travosca – Travel Elementor Template Kit