Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » JEDA » Apa Arti Banting Tulang? Kisah Lucu Menjelaskan Makna Ungkapan Populer

Apa Arti Banting Tulang? Kisah Lucu Menjelaskan Makna Ungkapan Populer

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Banyak orang sering mendengar ungkapan “banting tulang”, tetapi tidak semua mengetahui arti sebenarnya. Apa arti banting tulang? Mengapa ungkapan ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bekerja keras? Simak penjelasan lengkap mengenai makna ungkapan tersebut, asal-usulnya, serta kisah lucu yang membuat istilah ini kembali ramai diperbincangkan.

Ucapan ini  terlontar secara spontan dari mulut seorang pelanggan di warung Bu Mini. Sebenarnya kalau disadari, tak ada yang merasa kalimat itu aneh. Semua mengangguk sambil menikmati kopi dan gorengan.

Semua, kecuali pemuda bernama Duduk.

Pemuda yang baru datang membeli gula itu justru berdiri mematung. Wajahnya berubah serius seolah baru saja mendengar kabar penting.

“Banting tulang?” batinnya.

Sepanjang perjalanan pulang, pikirannya dipenuhi pertanyaan yang sama.

“Memangnya kalau ingin sukses harus membanting tulang? Tulang yang mana dulu? Tangan? Kaki? Apa semuanya?”

Semakin dipikirkan, semakin membuatnya bingung.

Sore harinya, Duduk melihat Pak Sol tengah  memperbaiki kandang ayam di belakang rumahnya.

Ia pun menghampiri.

“Pak, boleh saya tanya?”

Pak Sol meletakkan palunya.

“Tentu. Ada apa?”

Duduk menggaruk-garuk  kepala.

“Tadi saya dengar orang bilang Bapak termasuk orang yang banting tulang sejak muda.”

Pak Sol tersenyum.

“Ya… begitulah.”

Duduk langsung menatap kedua tangan Pak Sol.

“Lalu… tulangnya sekarang sudah sembuh semua?”

Pak Sol mengernyit.

“Sembuh dari apa?”

“Ya… habis dibanting.”

Beberapa warga yang sedang lewat spontan berhenti. Mereka saling berpandangan, lalu menahan tawa.

Sol melanjutkan dengan wajah yang benar-benar serius.

“Saya penasaran, Pak. Kalau tulang dibanting terus, bukannya malah patah? Kok Bapak masih kuat kerja?”

Kini Pak Sol paham letak salah pahamnya.

Ia tertawa pelan sebelum mengajak Duduk utnuk duduk di bangku bambu depan rumah.

“Duduk, pernah dengar istilah bahasa kiasan?”

Duduk menggeleng.

“Bahasa kiasan itu kalimat yang maknanya tidak sama dengan arti kata per katanya.”

Duduk masih terlihat bingung.

“Jadi… banting tulang bukan membanting tulang?”

“Bukan.”

“Lalu maksudnya?”

“Itu ungkapan untuk orang yang bekerja sangat keras. Bangun pagi, pulang petang, tidak mudah menyerah, dan terus berusaha demi keluarganya.”

Duduk mengangguk pelan.

“Oooh… jadi yang dibanting itu sebenarnya rasa malas?”

Pak Sol tertawa lepas.

“Kalau itu boleh juga.”

Warga yang sejak tadi mendengarkan ikut tertawa.

Duduk pun tersenyum malu.

“Untung saya belum sempat mencoba.”

“Mencoba apa?”

“Tadi saya sempat berpikir mau latihan di rumah. Saya kira ada teknik khusus supaya cepat sukses.”

Pak Sol menggeleng sambil menepuk bahu Duduk.

“Kalau sukses semudah membanting tulang, semua orang pasti sudah kaya.”

Ucapan itu kembali mengundang tawa.

Duduk akhirnya mengerti tidak semua kalimat harus dimaknai secara harfiah. Ada ungkapan yang sengaja digunakan untuk membuat bahasa menjadi lebih hidup.

Dalam perjalanan pulang, ia justru tertawa sendiri mengingat betapa seriusnya ia mencari tahu tulang mana yang harus dibanting.

Sejak hari itu, setiap kali mendengar ungkapan yang terdengar aneh, Duduk memilih bertanya lebih dulu daripada langsung mengambil kesimpulan. (***)

 

Arti ungkapan

“Banting tulang” merupakan ungkapan dalam bahasa Indonesia yang berarti bekerja sangat keras dengan penuh semangat dan ketekunan demi memenuhi kebutuhan hidup atau meraih cita-cita.

Ungkapan ini termasuk bahasa kiasan, sehingga tidak dimaknai sebagai tindakan membanting tulang secara harfiah.

Contoh penggunaannya, “Ayah banting tulang” setiap hari agar anak-anaknya bisa bersekolah, begitu contoh lainnya Mereka “banting tulang” selama bertahun-tahun hingga usahanya berkembang.

 

Disclaimer : Cerita ini merupakan karya fiksi yang dibuat semata-mata untuk tujuan hiburan dan edukasi. Seluruh tokoh, nama, tempat, peristiwa, serta dialog merupakan hasil imajinasi penulis. Apabila terdapat kemiripan dengan nama, tokoh, tempat, atau kejadian nyata, hal tersebut terjadi secara tidak sengaja dan bukan merupakan unsur kesengajaan.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amukan Di Jago Merah Hanguskan Depot Kayu di Kalidoni, 2 Orang Luka

    Amukan Di Jago Merah Hanguskan Depot Kayu di Kalidoni, 2 Orang Luka

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.324
    • 0Komentar

    SI Jago merah kembali menganguskan bangunan di Kota Palembang saat musim kemarau tahun ini, kali ini api melalap Depot Kayu di Jalan Robert Wolter Monginsidi, RT 09/, Kelurahan Kalidoni, Palembang, minggu [6/10/2019]. Dalam kebakaran tersebut membuat 2 orang mengalami luka ringan. Kapolsek Kalidoni AKP Irene mengatakan sumber api diduga berasal ledakan tabung gas di depot. […]

  • Konsisten Terapkan Pengelolaan Keuangan yang Baik, Pemprov Sumsel Raih WTP  Delapan  Kali  Berturut-turut

    Konsisten Terapkan Pengelolaan Keuangan yang Baik, Pemprov Sumsel Raih WTP  Delapan  Kali  Berturut-turut

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 716
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan tahun anggaran 2021. Opini WTP kepada Pemprov Sumsel tersebut diberikan dalam rapat paripurna istimewa DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas laporan keuangan Pemprov Sumsel Tahun Anggaran  2021, Senin (25/4). […]

  • Gubernur Inginkann LRT Dipercantik Sambut U -20

    Gubernur Inginkann LRT Dipercantik Sambut U -20

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru menginginkan agar LRT Dipercantik guna menghadapi Palembang sebagai tuan rumah piala dunia sepakbola U -20 pada tahun 2023. Terkait dengan permasalahan yang dihadapi mengenai tanggung jawab perawatan fasilitas LRT yang telah dibahas dirapat sebelumnya. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar mengadakan rapat lanjutan guna menyelesaikan permasalahan tersebut […]

  • Pandemi Covid Pengaruhi Pemotongan Hewan, Namun Ketersediaan Hewan Kurban Tetap Terpenuhi

    Pandemi Covid Pengaruhi Pemotongan Hewan, Namun Ketersediaan Hewan Kurban Tetap Terpenuhi

    • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 768
    • 0Komentar

    PANDEMI COVID-19 berpengaruh terhadap kegiatan pemotongan hewan kurban. Berdasar data Kementerian Pertanian, pemotongan hewan kurban di Indonesia pada 2020 menurun sebanyak 10 persen. Jumlah ternak kurban 2020 dipotong secara nasional berjumlah 1.683.354 ekor, terdiri dari domba 313.453 ekor, kambing 813.228 ekor, kerbau 14.773 ekor, sapi 314.274 ekor. Hampir semua hewan yang disembelih untuk kurban berasal […]

  • Walikota Melayat Ke Rumah Keluarga Personil DKPBK Yang Tewas Saat Bertugas

    Walikota Melayat Ke Rumah Keluarga Personil DKPBK Yang Tewas Saat Bertugas

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 938
    • 0Komentar

    SUASANA haru dan sedih, Minggu (14/6) pagi masih menyelimuti keluarga Agus Setiawan (26) yang gugur saat memadamkan kebakaran, Sabtu (13/6) malam di Jalan Syahkirti  Kelurahan Karany Jaya Kecamatan Gandus Palembang. Agus Setiawan warga Jalan Kadir TKR Lorong Jerista Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang ini,  meregang nyawa setelah menginjak aliran listrik yang masih menyala dilokasi […]

  • Sumsel Siaga Asap, Kepala Diminta Pantau Titik Api  

    Sumsel Siaga Asap, Kepala Diminta Pantau Titik Api  

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    SEBAGAI bentuk tanggungjawabnya sebagai kepala daerah, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru  rela membatalkan agenda  kunjungan kerjanya  keluar negeri yakni  Korea Selatan (Korsel). Mengingat saat ini Sumsel masih dalam status siaga darurat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepastian batalnya kunjungan kerja gubernur ke Korea Selatan dalam rangka menghadiri, undangan duta besar Korsel yang meminta  Gubernur H.Herman Deru memberikan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Autoship Payflow Payments WooCommerce Availability Scheduler WooCommerce Aweber Newsletter Subscription WooCommerce B2B WooCommerce Backorder Manager Pro WooCommerce Bambora (Beanstream) WooCommerce Banner Images – Add Banners to Products, Categories & Posts WooCommerce Best Price Guarantee – Price Match & Lowest Price Plugin WooCommerce Binary Multi Level Marketing [MLM] WooCommerce Biometric Login | Fingerprint | Web Authentication (WebAuthn)