Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » JEDA » Apa Arti Banting Tulang? Kisah Lucu Menjelaskan Makna Ungkapan Populer

Apa Arti Banting Tulang? Kisah Lucu Menjelaskan Makna Ungkapan Populer

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Banyak orang sering mendengar ungkapan “banting tulang”, tetapi tidak semua mengetahui arti sebenarnya. Apa arti banting tulang? Mengapa ungkapan ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bekerja keras? Simak penjelasan lengkap mengenai makna ungkapan tersebut, asal-usulnya, serta kisah lucu yang membuat istilah ini kembali ramai diperbincangkan.

Ucapan ini  terlontar secara spontan dari mulut seorang pelanggan di warung Bu Mini. Sebenarnya kalau disadari, tak ada yang merasa kalimat itu aneh. Semua mengangguk sambil menikmati kopi dan gorengan.

Semua, kecuali pemuda bernama Duduk.

Pemuda yang baru datang membeli gula itu justru berdiri mematung. Wajahnya berubah serius seolah baru saja mendengar kabar penting.

“Banting tulang?” batinnya.

Sepanjang perjalanan pulang, pikirannya dipenuhi pertanyaan yang sama.

“Memangnya kalau ingin sukses harus membanting tulang? Tulang yang mana dulu? Tangan? Kaki? Apa semuanya?”

Semakin dipikirkan, semakin membuatnya bingung.

Sore harinya, Duduk melihat Pak Sol tengah  memperbaiki kandang ayam di belakang rumahnya.

Ia pun menghampiri.

“Pak, boleh saya tanya?”

Pak Sol meletakkan palunya.

“Tentu. Ada apa?”

Duduk menggaruk-garuk  kepala.

“Tadi saya dengar orang bilang Bapak termasuk orang yang banting tulang sejak muda.”

Pak Sol tersenyum.

“Ya… begitulah.”

Duduk langsung menatap kedua tangan Pak Sol.

“Lalu… tulangnya sekarang sudah sembuh semua?”

Pak Sol mengernyit.

“Sembuh dari apa?”

“Ya… habis dibanting.”

Beberapa warga yang sedang lewat spontan berhenti. Mereka saling berpandangan, lalu menahan tawa.

Sol melanjutkan dengan wajah yang benar-benar serius.

“Saya penasaran, Pak. Kalau tulang dibanting terus, bukannya malah patah? Kok Bapak masih kuat kerja?”

Kini Pak Sol paham letak salah pahamnya.

Ia tertawa pelan sebelum mengajak Duduk utnuk duduk di bangku bambu depan rumah.

“Duduk, pernah dengar istilah bahasa kiasan?”

Duduk menggeleng.

“Bahasa kiasan itu kalimat yang maknanya tidak sama dengan arti kata per katanya.”

Duduk masih terlihat bingung.

“Jadi… banting tulang bukan membanting tulang?”

“Bukan.”

“Lalu maksudnya?”

“Itu ungkapan untuk orang yang bekerja sangat keras. Bangun pagi, pulang petang, tidak mudah menyerah, dan terus berusaha demi keluarganya.”

Duduk mengangguk pelan.

“Oooh… jadi yang dibanting itu sebenarnya rasa malas?”

Pak Sol tertawa lepas.

“Kalau itu boleh juga.”

Warga yang sejak tadi mendengarkan ikut tertawa.

Duduk pun tersenyum malu.

“Untung saya belum sempat mencoba.”

“Mencoba apa?”

“Tadi saya sempat berpikir mau latihan di rumah. Saya kira ada teknik khusus supaya cepat sukses.”

Pak Sol menggeleng sambil menepuk bahu Duduk.

“Kalau sukses semudah membanting tulang, semua orang pasti sudah kaya.”

Ucapan itu kembali mengundang tawa.

Duduk akhirnya mengerti tidak semua kalimat harus dimaknai secara harfiah. Ada ungkapan yang sengaja digunakan untuk membuat bahasa menjadi lebih hidup.

Dalam perjalanan pulang, ia justru tertawa sendiri mengingat betapa seriusnya ia mencari tahu tulang mana yang harus dibanting.

Sejak hari itu, setiap kali mendengar ungkapan yang terdengar aneh, Duduk memilih bertanya lebih dulu daripada langsung mengambil kesimpulan. (***)

 

Arti ungkapan

“Banting tulang” merupakan ungkapan dalam bahasa Indonesia yang berarti bekerja sangat keras dengan penuh semangat dan ketekunan demi memenuhi kebutuhan hidup atau meraih cita-cita.

Ungkapan ini termasuk bahasa kiasan, sehingga tidak dimaknai sebagai tindakan membanting tulang secara harfiah.

Contoh penggunaannya, “Ayah banting tulang” setiap hari agar anak-anaknya bisa bersekolah, begitu contoh lainnya Mereka “banting tulang” selama bertahun-tahun hingga usahanya berkembang.

 

Disclaimer : Cerita ini merupakan karya fiksi yang dibuat semata-mata untuk tujuan hiburan dan edukasi. Seluruh tokoh, nama, tempat, peristiwa, serta dialog merupakan hasil imajinasi penulis. Apabila terdapat kemiripan dengan nama, tokoh, tempat, atau kejadian nyata, hal tersebut terjadi secara tidak sengaja dan bukan merupakan unsur kesengajaan.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ponorogo Berguru dengan Palembang, Tentang Apa ?

    Ponorogo Berguru dengan Palembang, Tentang Apa ?

    • calendar_month Jumat, 16 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 896
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,PALEMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengunjungi Pemerintah Kota Palembang guna mempelajari peningkatan serapan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Palembang. Mereka disambut Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Harobin Mastofa di  Balai Kota, Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang, Harrey Hadi, Kepala BPKAD Kota PAlembang, M Hoyin Rizmu dan OPD terkait lainnya, Jumat (16/11/2018). Pada kunjungannya kali […]

  • Untuk Validasi Lanjut, Pemkab Muba Ikuti Penilaian Interview Evaluasi SPBE tahun 2021

    Untuk Validasi Lanjut, Pemkab Muba Ikuti Penilaian Interview Evaluasi SPBE tahun 2021

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

      TINGKATKAN tata kelola pemerintahan, Pemkab Musi Banyuasin mengikuti pelaksanaan penilaian interview virtual evaluasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang dilaksanakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB), Selasa (07/09/2021) di Ruang Rapat Serasan Sekate, Muba. Kegiatan interview dilakukan untuk klarifikasi dan validasi lanjut oleh asesor eksternal interview evaluasi SPBE tahun […]

  • Era Reformasi, Kemerdekaan Pers Makin Kuat, Tidak Ada lagi Bredel

    Era Reformasi, Kemerdekaan Pers Makin Kuat, Tidak Ada lagi Bredel

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

      MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan kemerdekaan pers di era pascareformasi memiliki landasan yang semakin kuat karena adanya pengurangan peran dan kekuasaan pemerintah sebagai bentuk penerapan hak asasi dan demokrasi. Bahkan menurutnya tidak ada lagi pengekangan terhadap pers. “Hak asasi diberikan semua, lalu pemerintah diberi sisanya, sedikit, untuk mengatur. Nah […]

  • Dukung Kawasan Penyangga Borobudur, Begini yang Dilakukan Kemenparekraf Sandiaga Uno

    Dukung Kawasan Penyangga Borobudur, Begini yang Dilakukan Kemenparekraf Sandiaga Uno

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.615
    • 0Komentar

    PELAKU pariwisata dan ekonomi kreatif di Desa Wisata Dieng Kulon, Banjarnegara, Jawa Tengah, berharap kawasan Dieng dapat menjadi bagian dari destinasi uji coba penerapan protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk tempat wisata. Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat melakukan visitasi ke Desa Wisata Dieng […]

  • 261 KPM Desa Muara Batun Terima Bantuan BLT DD Tahap III

    261 KPM Desa Muara Batun Terima Bantuan BLT DD Tahap III

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.816
    • 0Komentar

    PEMBAGIAN Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Juni tahun anggaran 2020 kepada Warga Desa Muara Batun Kecamatan Jijawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berlangsung dibalai Desa Muara Batun. Terlihat Kepala Desa Muara Batun secara simbolis Menyerahkan Bantuan Langsung Tunai tahap III  sebesar Rp 600.000 Kepada KPM, yang di dampingi oleh Camat jijawi Aparatur Desa, […]

  • Kabar Greenpeace Indonesia : Lagi-Lagi Batu Bara

    Kabar Greenpeace Indonesia : Lagi-Lagi Batu Bara

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.292
    • 0Komentar

      BARU dua minggu tahun 2022 berjalan, sektor energi Indonesia sudah gonjang-ganjing. Pemerintah memutuskan menutup lalu membuka kembali keran ekspor batu bara hanya dalam hitungan hari. Sebelumnya PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyebut kekurangan pasokan batu bara untuk bahan baku listrik dalam negeri yang bisa menyebabkan pemadaman yang luas di Indonesia. Momen ini seharusnya menjadi […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Autoship Payflow Payments WooCommerce Availability Scheduler WooCommerce Aweber Newsletter Subscription WooCommerce B2B WooCommerce Backorder Manager Pro WooCommerce Bambora (Beanstream) WooCommerce Banner Images – Add Banners to Products, Categories & Posts WooCommerce Best Price Guarantee – Price Match & Lowest Price Plugin WooCommerce Binary Multi Level Marketing [MLM] WooCommerce Biometric Login | Fingerprint | Web Authentication (WebAuthn)