Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » JEDA » Apa Arti Muka Tebal? Bukan Kulit Wajah Berlapis, Tapi Sikap yang Kebal Malu

Apa Arti Muka Tebal? Bukan Kulit Wajah Berlapis, Tapi Sikap yang Kebal Malu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pernah ada yang berkata, “Wah, muka kamu tebal ya.” Jangan buru-buru lari ke cermin lalu mencari pelembap wajah. Tenang, ini bukan berarti kulit wajahmu setebal tembok atau butuh eksfoliasi ekstra.

Kalau benar begitu, mungkin dokter kulit akan kebingungan.

“Dok, wajah saya dibilang muka tebal.”

“Baik, kita ukur dulu ketebalan pipinya pakai penggaris.”

Untungnya, bahasa Indonesia tidak seharfiah itu.

Saya Bukan Soal Ketebalan Kulit

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), muka tebal adalah ungkapan yang berarti tidak tahu malu, tidak mudah merasa sungkan, atau tetap percaya diri meski sudah dipermalukan.

Jadi, ketika seseorang berkata, “Dia memang muka tebal,” yang dimaksud bukan wajahnya lebih tebal daripada helm proyek. Maksudnya adalah orang tersebut tetap santai meskipun seharusnya merasa malu.

Mengapa Harus “Muka Tebal”?

Pertanyaannya menarik, kenapa bukan hidung tebal, kening tebal, atau telinga tebal?

Indonesai memiliki budaya yang berlimpah, maka beraneka ragam pula istilah diungkapkan, seperti wajah atau muka sering dianggap sebagai simbol harga diri, kehormatan, dan rasa malu. Kita mengenal istilah menjaga muka, kehilangan muka, hingga muka masam, oleh karena itu, ketika seseorang disebut muka tebal, maknanya adalah rasa malunya seolah-olah tidak bisa lagi menembus “permukaan” wajahnya.

Bukan karena kulitnya kuat, melainkan karena rasa malunya sedang cuti.

Kadang Negatif, Kadang Malah Dibutuhkan

Menariknya, muka tebal hampir selalu bernada negatif, misalnya, seseorang terus meminjam uang tetapi belum pernah mengembalikan, lalu datang lagi dengan senyum lebar.

Orang-orang biasanya berbisik, “Hebat juga, muka tebal sekali.”

Namun, kalau dipikir-pikir, ada situasi ketika sedikit “muka tebal” justru berguna. Misalnya saat melamar pekerjaan, berbicara di depan umum, menawarkan produk, atau berani meminta maaf setelah melakukan kesalahan. Tentu bukan berarti kehilangan rasa malu, melainkan berani menghadapi penolakan tanpa langsung menyerah. Jadi, yang dibutuhkan bukan muka tebal, melainkan mental yang kuat.

Jangan Sampai Salah Paham

Oleh sebab itu, karena berupa idiom, muka tebal tidak boleh dimaknai secara harfiah. Sama seperti kepala dingin bukan berarti suhu kepala lebih rendah, atau ringan tangan bukan berarti berat tangan berkurang beberapa kilogram.

Keindahan bahasa Indonesia memang ada di situ. Satu ungkapan bisa memiliki makna yang jauh berbeda dari arti kata-kata penyusunnya, lain kali kalau ada teman berkata, “Kamu ini muka tebal banget,” jangan langsung mencari krim wajah di toko kosmetik.

Coba dulu renungkan, apakah yang dimaksud wajahmu yang tebal, atau justru rasa malumu yang sedang libur, sebab  dalam bahasa Indonesia, muka tebal bukan urusan ketebalan kulit, melainkan tentang sikap. Dan semoga, kita cukup memiliki mental yang kuat, tanpa harus terkenal sebagai orang yang muka tebal. (***)

Catatan Redaksi: Artikel ini merupakan rubrik edukasi bahasa yang membahas makna ungkapan atau idiom dalam bahasa Indonesia berdasarkan rujukan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Contoh yang digunakan bersifat ilustratif dan bertujuan memudahkan pemahaman pembaca, bukan ditujukan kepada individu atau pihak tertentu.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tifa, Nada Ritmik Refleksi Indahnya Papua

    Tifa, Nada Ritmik Refleksi Indahnya Papua

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 3.191
    • 0Komentar

    Indonesia terdiri dari berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke.Setiap daerah memiliki kesenian khas, seperti alat musik tifa dari Indonesia timur Masyarakat Papua adalah masyarakat yang ekspresif. Mereka mengekspresikan jiwa keseniannya dalam bentuk alat musik tradisional, ukiran-ukiran, dan tarian. Setiap momen penting dirayakan dan diiringi dengan musik tradisional. Suara tak bernada itu nyaring terdengar di telinga, […]

  • UNESCO Pilih Sumsel karena Pengalamannya

    UNESCO Pilih Sumsel karena Pengalamannya

    • calendar_month Kamis, 7 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang -Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menerima Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam rangka dukungan sebagai Tuan Rumah 30th Session of Internasional of Coordinating Council (ICC) of the Man and Biosphere Program (MAB) di Griya Agung, kemarin. Ketua Komite Nasional MAB UNESCO Indonesia yang juga Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI Enny Sudarmonowati […]

  • Wapres : Insan Humas Perlu Tingkatkan Kemampuan Respon

    Wapres : Insan Humas Perlu Tingkatkan Kemampuan Respon

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.474
    • 0Komentar

    WAKIL Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengingatkan kemampuan Respon di Saat Pandemi insan hubungan masyarakat (humas), sebagai ujung tombak informasi baik badan publik maupun swasta, hendaknya dapat lebih tanggap dan tangkas dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin dinamis. Langkah itu sebagai upaya merespon krisis akibat dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pemerintah dan masyarakat dituntut untuk […]

  • Muba Komit Cegah Konflik Manusia dan Satwa Liar

    Muba Komit Cegah Konflik Manusia dan Satwa Liar

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex melalui Wakil Bupati mendatangani komitmen bersama untuk menanggulangi konflik antara manusia dan satwa liar, pada acara Lokakarya Penanganan Konflik antara Manusia dan Satwa Liar di Provinsi Sumatera Selatan, Senin (10/02/2020) bertempat di Hotel The Alts Palembang. Dikatakan Beni, bahwa dirinya bersama Bupati Muba ikut berkomitmen dalam […]

  • 60 Ribu Paket Sembako Disalurkan Pemkab OKI untuk Warga Terdampak Covid-19

    60 Ribu Paket Sembako Disalurkan Pemkab OKI untuk Warga Terdampak Covid-19

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.311
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] membagikan sebanyak 60 ribu paket sembako untuk warga terdampak COVID-19. Menurut Bupati OKI,  H. Iskandar, SE  paket sembako  tersebut disalurkan terutama untuk  Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS). Paket sembako yang dibagikan ini berasal dari Pemerintah Kabupaten OKI, sebagai langkah konkrit membantu masyarakat terdampak di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial […]

  • Perangi DBD, Pusri Asapin 15.450 Rumah 
    CSR

    Perangi DBD, Pusri Asapin 15.450 Rumah 

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.852
    • 0Komentar

      Sumseterkini.co.id, Palembang –  Sebanyak 15.450 rumah di delapan Kelurahan di Kota Palembang mendapat bantuan  fogging [pengasapan] gratis dari  PT Pusri Palembang, guna menanggulangi penyakit Demam Berdarah Dengue [DBD]. Fogging ini merupakan bentuk kepedulian Pusri terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.  15.450 rumah di 8 Kelurahan itu, diantaranya Kelurahan I Ilir, 2 Ilir, 3 Ilir, Sungai Buah, Kalidoni, Sungai Selayur, Sungai […]

expand_less
WordPress Archive Induzy – Factory & Industrial WordPress Theme Inestit – Private Investigator WordPress Theme Inexus Broadband & Internet Service Provider Elementor Template Kit Inez – Clean Portfolio & Agency WordPressTheme Infetech – IT Services WordPress Theme Infine – Life Coach and Business Coach WordPress Theme Infinite – Blog & Magazine Script Infinite – Corporate Business WordPress Infinite Grid Pro WordPress & WooCommerce Plugin Infinite – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme