Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jasa & Niaga » Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berwisata di Korea Selatan

Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berwisata di Korea Selatan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 13 Des 2021
  • visibility 2.351
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEBELUM Teman Traveler pergi liburan di Negeri Ginseng perlu diperhatikan beberapa kebiasaan yang perlu dihindari. Berikut 5 hal jangan dilakukan saat berwisata di Korea Selatan, untuk menghormati dan menghargai adat istiadat yang berbeda dengan kita. Yuk simak daftar di bawah ini.

1. Jangan Bicara Informal Dengan Orang Baru Dikenal

Dikutip dari Kompas.com, Teman Traveler jangan berbicara informal dengan orang yang baru saja ditemui. Ada baiknya berbicara menggunakan bahasa formal atau honorifik, sebab di Korsel ada tiga tingkatan utama dalam kesopanan berbahasa Korea.

Tingkatan pertama yaitu menunjukkan rasa hormat yang paling formal, kedua rasa sopan sedikit formal, dan ketiga percakapan santai atau informal. Nah, hindari tingkatan ketiga kecuali untuk teman sebaya.

2. Jangan Makan Terlebih Dahulu

Saat makan bersama dalam satu meja jangan makan terlebih dahulu, tunggu orang yang lebih tua duduk dahulu. Setelahnya Teman Traveler boleh menikmati makan.

3. Jangan Tinggalkan Sisa Makanan

Selain itu Teman Traveler jangan sampai meninggalkan sisa makanan di meja restoran, harus membereskan meja sendiri setelah selesai makan. Banyak restoran di Korea Selatan yang sudah menerapkan hal tersebut, terutama restoran fast food. Pisahkan juga sampah bekas makan sesuai jenisnya pada tempat sampah yang telah disediakan.

4. Jangan Buang Sampah Sembarangan

Berikutnya yang tidak boleh dilakukan adalah jangan buang sampah sembarangan. Seharusnya mau di mana pun lebih baik memang jangan melakukan hal ini. Di Korsel ada banyak CCTV jika nekat membuang sampah sembarangan, bisa saja Teman Traveler kena denda atau apapun itu.

Selain itu, sampah di sini harus dipisah menurut jenisnya yaitu sampah tidak dapat didaur ulang dan sampah makanan.

5. Jangan Bersila di Kursi
P
Selanjutnya Teman Traveler harus menghindari duduk bersila di kursi, atau mengangkat kaki ke atas. Etika di sini harus duduk dengan tegak dengan kedua kaki masih menapak di lantai.

Demikian daftar 5 hal jangan dilakukan saat berwisata di Korea Selatan, coba perhatikan dan diingat-ingat ya, Teman Traveler!
Traveling (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Subsden 3 KBR Polda Sumsel Semprot Disinfektan di 6 Lokasi

    Subsden 3 KBR Polda Sumsel Semprot Disinfektan di 6 Lokasi

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 786
    • 0Komentar

    POLDA Sumsel melalui Subden 3 Kimia Biologi Radioaktif (KBR) Detasemen Gegana Satbrimob yang tergabung dalam Operasi Kontijensi Aman Nusa II, melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah area publik yang berada di Kota Palembang, kemarin. Penyemprotan ini guna memutus mata rantai Corona Virus Disease-19 (Covid-19). Ada enam lokasi dilakukan penyemprotan disinfektan, diantaranya Kantor Penerbit Erlangga Jl. Demang […]

  • “Tupai & Burung Hantu Bikin Lampu Padam, Cerita Lucu Wak Bek & Mang Zenal”

    “Tupai & Burung Hantu Bikin Lampu Padam, Cerita Lucu Wak Bek & Mang Zenal”

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 981
    • 0Komentar

    SABTU sore selepas asar, matahari sudah mulai condong ke barat, angin dari sawah berhembus adem, Dua sejoli sahabat karib kampung sebelah, Wak Bek dan Mang Zenal, lagi-lagi nongkrong. Bukan di pos ronda, bukan di warung kopi, tapi kali ini mereka duduk di atas cabang pohon besar di pinggir kebon, sambil selonjoran. Katanya sih biar lebih […]

  • Tingkatkan Daya Saing Lada Melalui Aplikasi SpiceUp

    Tingkatkan Daya Saing Lada Melalui Aplikasi SpiceUp

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.327
    • 0Komentar

    TERCATAT  sebagai negara eksportir lada terbesar kedua di dunia, Indonesia patut berbangga dengan pencapaian suplai hingga 78.000 ton per tahun untuk pasar domestik dan global. Seiring naiknya permintaan pasar terhadap biji lada, diprediksi komoditas ini akan terus menjadi salah satu sektor perekonomian dengan volume ekspor yang signifikan. Namun, peluang emas ini bukan tanpa tantangan tersendiri. […]

  • Jangan Lupakan Jasa Transmigrasi, Kontribusi Mereka Besar Dalam Membangun Negeri

    Jangan Lupakan Jasa Transmigrasi, Kontribusi Mereka Besar Dalam Membangun Negeri

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar membeberkan kontribusi transmigrasi selama ini dalam membangun negeri. Menurut Menteri, transmigrasi telah memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan negeri sejak pertama kali dilakukan proses pemindahan penduduk, tepatnya pada 12 Desember 1950 di era pemerintahan presiden Soekarno. “Transmigrasi pertama memberangkatkan 25 KK dengan total […]

  • Potret Pendidikan di Ketinggian 1.000 Mdpl

    Potret Pendidikan di Ketinggian 1.000 Mdpl

    • calendar_month Minggu, 24 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.417
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Lahat – Berdirinya sebuah Sekolah PAUD di Dusun Selpa Desa Tunggul Buta, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat dengan ketinggian 1.000 Mdpl  yang baru berumur kurang lebih 8 tahun  adalah sebuah awal harapan yang besar bagi 45 Kepala Keluarga untuk generasi muda,  yang nantinya akan menjadikan dusun mereka sebuah desa yang berkembang. Walaupun di balik bukit dan harus […]

  • Istana Dorong Pembenahan Sistem Anti Suap Sektor Swasta

    Istana Dorong Pembenahan Sistem Anti Suap Sektor Swasta

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.159
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,OSAKA – Presiden menginstruksikan adanya suatu mekanisme bagi pelaku usaha untuk mengadopsi sistem anti suap yang berstandar internasional. “Sesuai Inpres 10 Tahun 2016,  pencegahan suap harus muncul dari kedua belah sektor. Sektor publik maupun sektor swasta,” kata Yanuar Nugroho di Osaka, Jepang, Minggu (28/10/2018). Yanuar Nugroho, Deputi II, Kantor Staf Presiden menegaskan pentingnya pembenahan sistem […]

expand_less
WordPress Archive Leverage – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Levita – Photography WordPress Theme Levre — Beauty Cosmetics Shop WordPress Lexal – Personal / Portfolio / Resume WordPress Theme Lezar Beauty Salon & Spa Elementor Template Kit Liberty – A Clean Personal WordPress Blog Theme Licenses Manager for WooCommerce Life Coach – Public Speaker Personal Page WordPress theme Life Coach WordPress Theme LifeCoach | Mentor & Trainer Template Kit