Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Waisak Tak Lagi Sekadar Hening [Lukisan Sunyi dari Oliver]

Waisak Tak Lagi Sekadar Hening [Lukisan Sunyi dari Oliver]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
  • visibility 1.424
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Borobudur sebentar lagi tidak cuma jadi rumahnya lilin dan doa, tapi juga tempat di mana ide-ide kreatif mekar seperti bunga teratai. Hari Waisak Nasional 2569 BE tahun ini tampaknya akan lebih semarak, bukan hanya oleh suara gong dan mantra, tapi juga oleh suara ‘cha-ching!’ dari dompet UMKM yang mulai sumringah.

Di Museum Nasional Jakarta, suasana seperti warung kopi yang mendadak jadi ruang rapat. Di sana, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, hadir dengan semangat seperti penjual keripik pedas yang lagi viral.

Ia bilang, “Perayaan Waisak ini jangan cuma jadi acara hening-hening sedap, tapi juga momen untuk mengangkat ekonomi kreatif dan promosi budaya kita ke mata dunia.” katanya, minggu [4 /4 /2025].

Kalimatnya panjang seperti kereta api malam, tapi intinya jelas Waisak harus jadi lebih dari sekadar upacara. Harus ada gerakan ekonomi yang nyata. Harus ada aktivitas budaya yang membuncah. Dan kalau bisa, ada juga transaksi digital yang bunyinya lebih nyaring dari lonceng vihara.

Bayangkan Borobudur sebagai panggung besar. Di satu sisi, ada Bhikkhu yang melangkah pelan membawa mangkuk sedekah. Di sisi lain, ada pelaku UMKM yang membawa hasil kerajinan tangan, dari tas ecoprint sampai gelang dari biji kopi. Semuanya berpadu seperti sayur lodeh yang isinya campur-campur tapi tetap sedap disantap.

Wamenekraf Irene juga menggarisbawahi bahwa momen Waisak ini bisa menyatukan dua hal yang dulu sering dianggap bertolak belakang spiritualitas dan ekonomi. Tapi hei, siapa bilang berdoa dan berdagang tak bisa sejalan? Toh pepatah Jawa bilang, “Urip iku kudu eling lan waspada, tapi nek ono rezeki, yo disambut!”

Salah satu momen yang paling mengharukan dari rencana ini adalah kontribusi dari seorang seniman muda bernama Oliver Wihardja. Usianya baru 23 tahun dan ia adalah penyandang autisme. Tapi siapa sangka, kuas di tangannya bisa menari lebih luwes dari penari gambyong.

Oliver bisa bicara

Lukisan-lukisan Oliver akan dipamerkan di sekitar Borobudur. Ia tidak banyak bicara, tapi setiap goresan catnya, seperti punya bahasa sendiri menceritakan tentang kedamaian, semesta, dan kerinduan akan dunia yang ramah.

Kalau lukisan Oliver bisa bicara, mungkin mereka akan bilang, “Lihat aku, peluk aku, dan beli juga kalau bisa.” Karena ekonomi kreatif juga butuh pembeli, bukan hanya pengagum.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga angkat bicara. Ia bilang pemerintah siap mendukung perayaan Waisak sebagai peristiwa budaya yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia ingin ada kolaborasi antar kementerian dan stakeholder. Istilahnya, jangan cuma saling tunjuk, tapi saling dukung. Jangan kayak acara kerja bak.ti, yang ramai waktu selfie, tapi hilang waktu nyapu.

Sikap terbuka pada masukan dari pemuka agama Buddha juga jadi poin penting. Karena dalam dunia pembangunan kebudayaan, yang ngatur panggung jangan cuma pejabat. Biarkan juga tokoh agama, budayawan, dan rakyat biasa punya suara. Ibarat masak nasi liwet, kalau yang ngeracik cuma satu orang, takutnya kebanyakan santan, kurang garam.

Perayaan Waisak 2025 ini menjanjikan lebih dari sekadar prosesi sakral. Ini adalah panggung akbar untuk ekonomi kreatif dan budaya lokal. Sebuah sinergi antara hening dan ramai, antara meditasi dan transaksi, antara kuas seniman dan kantong belanja wisatawan.

Pepatah bilang, “Rejeki tidak datang dari langit, tapi dari kreativitas dan kolaborasi yang kuat,” .Oleh sebab itu, kalau Borobudur bisa menjadi tempat umat bertemu damai, kenapa tidak sekaligus menjadi tempat UMKM bertemu pembeli?

Karena di zaman sekarang, membangun spiritualitas tanpa membangun ekonomi itu seperti minum kopi tanpa gula  tetap bisa, tapi kurang greget. Jadi mari rayakan Waisak 2025 dengan hikmat, semangat, dan dompet yang ikut semarak.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mawardi Yahya Buka Perkemahan Gema Muhammadiyah

    Mawardi Yahya Buka Perkemahan Gema Muhammadiyah

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.287
    • 0Komentar

    SALAM Pramuka….!, demikian salam lantang yang diucapkan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel Ir. H Mawardi Yahya di hadapan ratusan peserta  Perkemahan Gema Muhammadiyah (PGM) ke -15  Tahun 2019 Se- Sumatera di bumi perkemahan Cadika, Rabu (11/9/2019). Sebagai pembina upacara pada pembukaan PGM Mawardi Yahya yang juga Wakil Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Daerah Sumsel mengucapkan selamat datang […]

  • Pj Bupati Apriyadi Boyong 10 Ton Sembako untuk Pasar Murah di Plakat Tinggi

    Pj Bupati Apriyadi Boyong 10 Ton Sembako untuk Pasar Murah di Plakat Tinggi

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Sebanyak 10 ton sembako yakni diantaranya beras, gula pasir dan minyak goreng atau 1.500 paket digelontorkan Pj Bupati Apriyadi Mahmud untuk program pasar murah di Desa Warga Mulya Kecamatan Plakat Tinggi, Senin (4/9/2023). Pantauan di lokasi tampak ribuan warga Plakat Tinggi mengantre menggunakan kupon yang telah dibagikan untuk menebus sembako murah yang telah disiapkan […]

  • BPKH Miliki Kewenangan Kelola Dana Haji

    BPKH Miliki Kewenangan Kelola Dana Haji

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.084
    • 0Komentar

    SEBAGAI lembaga yang melakukan pengelolaan keuangan haji, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memiliki fungsi layaknya manajer investasi atas dana haji yang dititipkan untuk dikelola agar bermanfaat dan berkembang. Oleh karena itu, untuk menjalankan fungsi tersebut dengan baik, BPKH perlu menyusun strategi pengelolaan yang tepat agar dana yang dititipkan dapat memberikan kemaslahatan yang berkelanjutan. “BPKH harus […]

  • HMI MPO Palembang Berbagi 1.000 Takjil dan Gelar Pasar Gratis

    HMI MPO Palembang Berbagi 1.000 Takjil dan Gelar Pasar Gratis

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 867
    • 0Komentar

      Bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan. Tidak heran pada bulan ini (ramadhan) banyak umat  yang berlomba-lomba dalam kebaikan salah satunya bersedekah. Berdasarkan hadits Nabi yang diriwayatkan Baihaqi “Sebaik-baiknya sedekah yaitu sedekah di bulan ramadhan”.   Keluarga besar HMI MPO Palembang Darussalam melakukan kegiatan kolaborasi antar komisariat dalam membagikan 1.000 Takjil dan Pasar Gratis […]

  • Kapolda Kepri Kunjungi Zona Merah Covid, Ingin Pastikan  Posko PPKM Penuhi Syarat

    Kapolda Kepri Kunjungi Zona Merah Covid, Ingin Pastikan Posko PPKM Penuhi Syarat

    • calendar_month Jumat, 28 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 768
    • 0Komentar

    KAPOLDA Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman didampingi pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Dandim 0316 dan Wakil Walikota Batam meninjau Posko PPKM dan wilayah Zona Merah di Kota Batam, Rabu (26/5/2021). Kegiatan dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan memantau langsung sasaran 3T yaitu Testing (pemeriksaan) Tracing (pelacakan) dan Treatment (pengobatan) dari tim Satgas Covid-19, […]

  • Wirausaha Muda Indonesia Tumbuh dari Sekolah, Ide Kreatif Pelajar Dikembangkan Jadi Bisnis Nyata

    Wirausaha Muda Indonesia Tumbuh dari Sekolah, Ide Kreatif Pelajar Dikembangkan Jadi Bisnis Nyata

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID -Wirausaha Muda Indonesia mulai tumbuh dari sekolah melalui ide kreatif yang dikembangkan menjadi bisnis. Program kewirausahaan bagi pelajar mendorong generasi muda belajar menciptakan produk, memahami pasar, dan mengasah kemampuan bisnis sejak dini. Kreativitas pelajar kini mulai diarahkan tidak hanya sebagai karya, tetapi juga sebagai peluang usaha yang memiliki nilai ekonomi. Melalui pembelajaran berbasis pengalaman, […]

expand_less
WordPress Archive Fat Questionnaire – WordPress plugin solution for survey or quiz FAVAS – WooCommerce Elementor Template Kit FBar – Responsive WordPress Demo Switch Bar Plugin FC United | Football, Soccer & Sports WordPress Theme Fdoctor | Health & Medical WordPress Theme Feanty – Beauty Clinic Elementor Template Kit FeastCo – Restaurant and Events WordPress Theme Feedblitz Addon for UserPro Felix – Spa Elementor Template Kit Felix Travel – mobile React Native travel app template