Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » TUA..[Tua & Tawa yang Tak Pernah Tua]

TUA..[Tua & Tawa yang Tak Pernah Tua]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
  • visibility 1.127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Tua itu bukan cuma urusan uban dan sendi ngilu,tapi tua itu juga soal berapa banyak stok tawa yang kita simpen di gudang hati. Dan tawa, sodara-sodara, adalah satu-satunya benda yang nggak kenal kedaluwarsa. Kalau tawa bisa ditimbang kiloan, mungkin sekarang saya udah bisa ekspor ke negara tetangga. Kadang, tawa itu lebih mujarab dari balsem dan lebih langgeng dari hubungan yang diawali “sayang” dan diakhiri “blokir”.

Coba inget deh, pernah nggak lo ketawa sampai keluar air mata gegara keinget kejadian konyol pas masih muda? Kayak waktu lo ngapel, tapi malah salah masuk rumah tetangga sebelah. Itu tuh, yang bikin kita sadar hidup ini bukan cuma soal pencapaian, tapi juga soal ketawa di sela-sela kerepotan.

Sekarang, meskipun lutut udah mulai ngasih kode SOS pas naik tangga, atau punggung bunyi kretek kayak kerupuk digigit, tawa tetep nongol kayak nyamuk pas kita mau tidur. Tawa itu kayak colokan listrik cadangan bikin nyala semangat meskipun batere hidup udah mulai kedip-kedip.

Lucunya lagi, makin tua kita, makin gampang ketawa. Liat cucu nginjek ember? Ketawa. Denger anak muda ngomongin “healing ke pantai biar dapet vibe”, kita cuma nyengir sambil mikir “Healing-mu itu masih kalah sama emak-emak yang ke pasar dan pulangnya bawa diskonan.”

Dan bagian terbaiknya? Tawa orang tua itu bebas sensor. Udah nggak ada lagi takut dibilang garing atau ngebosenin. Kita malah sering ngakak sendiri pas lagi duduk di teras, keinget waktu belanja ke pasar niatnya beli cabe, pulang-pulang malah bawa tahu bulat tiga kantong. Kalau itu bukan seni hidup, saya nggak tahu lagi apaan.

Jadi, selama kita masih bisa ketawa meski napas harus diatur kayak mau nyanyi dangdut di atas panggung pensiunan berarti kita belum benar-benar tua. Karena muda itu bukan cuma otot yang lentur, tapi hati yang masih bisa dibikin geli.

Usia Tambah, Humor Tetap Stabil

Umur boleh nambah, dompet boleh makin sering lupa ditaruh di mana, tapi humor? Masih segar kayak sayur di kulkas baru. Bahkan kadang, makin tua, makin ngocol! Kita nggak perlu lawakan stand-up buat ngakak cukup berdiri dari kursi dan denger bunyi “krak” dari lutut, itu aja udah kayak opening acara komedi.

Contoh nyata, aku pernah mau berdiri elegan dari kursi, yang terjadi malah kayak robot kehabisan pelumas. Pas ngaca, he cuma bisa bilang, “Lah, ini kayak adegan Iron Man versi hemat anggaran.” Tapi ya sudahlah, kita ngakak, bukan nyalahin lutut. Itu namanya penerimaan batin tingkat dewa.

Dulu kita suka ketawa lihat orang kepleset. Sekarang? Kita sendiri yang kepleset, lalu pura-pura stretching biar nggak malu. Atau pas  keluar rumah malah nyelonong masuk ke teras tetangga. Disambut senyum tipis, “Pak, rumah Bapak di sebelah sana, loh.” Saya jawab dengan senyum mengalir, “Iya, saya lagi survei lokasi buat pensiun.”

Teknologi juga jadi panggung dagelan baru. Anak muda sibuk bikin konten aesthetic, kita? Bikin video pakai kamera depan, hasilnya 80% jidat, 20% bingung. Tapi ya itu dia, tawa paling tulus datang dari usaha kita nyambung ke zaman, walaupun sinyalnya lemah kayak WiFi di rumah dinas.

Makin tua, kita juga makin “cuek bebek”. Ada temen ngirimin meme absurd, kita bales pakai stiker stupa Borobudur joget. Nggak mikir panjang. Yang penting ngakak, dan ngakaknya itu kayak refleksi batin “Wah,  masih waras nih.?”

Tua & Gaya Rambut Zaman Sekolah

Dulu, rambut itu kebanggaan. Kalau belum punya gaya rambut ala meteor J-Rock, belum sah jadi cowok keren. inget, dulu gaya rambut spiky itu harga mati. Pomade dipakai tebal-tebal sampe rambut keras kayak aspal baru ngering.

Tapi sekarang? Kalau rambut keras, itu pertanda  salah pake krim anti nyamuk. Dan rambut? Udah nggak bisa berdiri lagi. Mau dibentuk kayak apa juga, hasilnya cuma “tata letak alami” alias rambut pasrah mengikuti arah angin.

Yang paling lucu? Liat foto zaman SMA. Ada yang pake gaya mullet, depan rapi, belakang gondrong kayak kaset pita kusut, ada juga gaya rambut lupus. Dulu kita pikir itu keren banget. Sekarang kita liatnya kayak habis kabur dari audisi boyband gagal.

Dan jangan lupakan pompadour, alias gaya rambut miring ke atas kayak ada badai kecil. Dulu, kita bangga. Sekarang, kalo liat pompadour, yang kepikiran malah parabola rusak.  Ngaca, dan rambut gue sekarang lebih mirip… hmm, kucing tidur di atas helm.

Tapi yang paling menghibur, gaya rambut zaman muda itu sekarang jadi bahan ketawa. Foto jadul yang dulu disimpen buat kenangan manis. Tapi ya, itulah hidup. Rambut boleh kabur, tapi kenangan tetap nempel.

Tua Makin Cinta Keluarga

Tua itu artinya waktu ngumpul makin banyak. Tapi jangan salah, ngumpul keluarga itu nggak kalah seru dari stand-up comedy. Isinya debat siapa yang terakhir matiin lampu kamar mandi semalam, atau siapa yang lupa naro remote TV di kulkas.

Dulu kita ngumpul buat nongkrong, sekarang ngumpul buat nanyain kenapa AC bunyinya aneh. Dulu DJ keluarga, sekarang? Jadi penyanyi latar buat suara kipas angin.

Anak-anak juga makin canggih. Tiap kali  ditanya cara download aplikasi, mereka jawab kayak customer service level dewa “bapak pencet yang ini, terus tahan, terus jangan dilepas, terus biarin kami yang ngerjain.” pusing akhir disuruh aja selesaikan sama anak.  Tapi aku cuma bisa nyengir sambil mikir, “Bener juga, ya. Gue kayak tamu di rumah sendiri.”

Dan ya ampun, soal makanan. Dulu sarapan cukup kopi. Sekarang? Anak nanya sama ibu setelah bangun pagi, “sarapan apa? cari sendiri kata si ibu..

Tapi ya begitulah. Makin tua, makin ngerti kalau keluarga itu pusat tawa paling sakral. Setiap acara makan bareng jadi bahan skripsi banyolan. Setiap reuni jadi festival ketawa. Dan setiap cerita lama yang diulang-ulang… tetap lucu, meski ending-nya udah hafal.

Kalau rambut bisa kabur, otot bisa ngambek, mata bisa kabur pandangan… maka biarlah satu yang tetap setia tawa kita. Karena selama bisa ketawa, berarti kita masih hidup dengan gaya.[**]/bersambung ke dagelan berikutnya…

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKB Terus Berulah di Papua, Polri Maksimalkan Pengamanan, PON Juga Harus Sukses

    KKB Terus Berulah di Papua, Polri Maksimalkan Pengamanan, PON Juga Harus Sukses

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 588
    • 0Komentar

    MABES Polri menyatakan akan memberikan perhatian lebih terhadap pengamanan di wilayah Papua pascapenyerangan dan pembunuhan tenaga kesehatan (nakes) oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). “Tentunya kan itu sudah menjadi hal yang diperhatikan Mabes Polri, bagaimana peningkatan dari eskalasi aktivitas dari KKB,” ujar Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si seperti dilansir Tribratanews, Kemaren. Ia […]

  • Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional, OJK Ajak Muba Optimalkan Sinergi Kebijakan

    Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional, OJK Ajak Muba Optimalkan Sinergi Kebijakan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 948
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima audiensi Otoritas Jasa Keuangan Kantor regional 7 Sumatera Bagian Selatan (OJK KR 7 Sumbagsel) di Ruang Audiensi Bupati Muba, Selasa (8/9/2020). Kepala OJK KR 7 Sumbagsel Untung Nugroho mengungkapkan, audiensi ini dalam rangka silaturahmi, memperkenalkan diri sebagai Kepala OJK Sumbagsel yang baru sekaligus membahas […]

  • Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian

    Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.495
    • 0Komentar

    GUBERNUR Riau (Gubri) Syamsuar menghadiri gebyar makan durian Bantan di Desa Berancah, bertempat di lapangan bola volly Minggu (26/6/2022). Gebyar makan durian tersebut salah satu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Kedatangan Gubri Syamsuar bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Riau Misnarni, Anggota DPRD Provinsi Riau Misliadi, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) […]

  • Anggota keluarga kerajaan UEA menghadiri Pertandingan Sepak Bola Pemuda Tiongkok-UEA selama COP28

    Anggota keluarga kerajaan UEA menghadiri Pertandingan Sepak Bola Pemuda Tiongkok-UEA selama COP28

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.781
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, DUBAI, UNI EMIRAT ARAB – Media OutReach Newswire – 12 Desember 2023 – Baru-baru ini, 198 Pihak berkumpul di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), untuk menghadiri pertemuan ke-28 Konferensi Para Pihak Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (COP28). Tujuan mereka adalah untuk menemukan solusi bagi umat manusia yang berpacu dengan waktu untuk memerangi […]

  • Palembang Punya Mesin Pembuat Aspal

    Palembang Punya Mesin Pembuat Aspal

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustustinda melakukan kunjungan ke Workshop PU PR Kota Palembang yang terletak di Jalan Rama Raya Kecamatan Alang-alang Lebar Kota Palembang, Kamis (13/6/2019). Dalam kunjungannya ini, Fitri mengecek beberapa alat yang tersedia di lokasi tersebut, diantaranya mesin pembuat aspal. “Kita sudah memiliki mesin pembuat aspal ini, yang produksinya bisa mencapai 500 ton dalam […]

  • Warga Plaju Doakan Sarimuda Jadi Walikota Palembang

    Sarimuda – Rozak Optimistis Gerindra Bakal Bergabung

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.231
    • 0Komentar

    “Untuk aman setidaknya lebih dari 10 kursi.“

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop WP Real Estate Pro MyThemeShop WP Review Pro MyThemeShop WP Shortcode Pro MyThemeShop WP Subscribe Pro MyThemeShop WP Tab Widget Pro MyThemeShop WP Time To Read Myway – Onepage Bootstrap Parallax Retina Template Nù – Creative Portfolio WordPress Theme Nada – Guitar Lessons & Courses Elementor Template Kit NadTek – IT Solutions & Technology WordPress Theme