Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » “Kalau Algoritma Bisa Hijrah, Masa Kita Nggak?”[Gen-Z Cari Jalan Pulang]

“Kalau Algoritma Bisa Hijrah, Masa Kita Nggak?”[Gen-Z Cari Jalan Pulang]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
  • visibility 1.097
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MASA lalu, Masjid Istiqlal itu kayak terminal pensiun penuh wajah-wajah sepuh yang sudah khatam semua jenis doa, dari doa masuk WC sampai doa naik haji. Yang muda? Entah di mana, mungkin sedang bertapa di kafe kopi sambil meratapi follower yang stagnan.

Tapi suasana itu berubah drastis saat “Peaceful Muharam” digelar. Edisi tahun ini, masjid terbesar di Asia Tenggara itu bukan cuma penuh, tapi full of vibes. Gen-Z menyerbu Istiqlal bukan buat konten TikTok semata, tapi beneran hadir ikut bersalawat, ikut tabarruk, dan plot twist serta ikut mikirin masa depan bangsa.

Menteri Agama, Prof. Nasaruddin Umar, pun tak bisa menyembunyikan senyum syahdunya. “Beberapa waktu lalu, Istiqlal hanya dipenuhi pensiunan menanti kematian. Namun kini, diisi oleh calon-calon penghuni surga lebih awal (pemuda),” ujar beliau, yang kalau ngomong bisa bikin kita merasa berdosa sekaligus bangga dalam waktu bersamaan.

Gen-Z ini memang unik, di satu sisi bisa hapal lirik lagu Korea sampai 3 bait, tapi di sisi lain juga mulai rajin baca tafsir Al-Quran via tablet.

Dalam tausiyahnya, Menag mengingatkan syarat utama menjadi pemimpin bukan soal pinter kayak Einstein, tapi harus kuat (al-qawwiyu) dan terpercaya (al-amin).

“Orang yang amanah itu pasti aman, karena mereka adalah orang yang beriman,” jelasnya, jadi bukan cuma punya IQ tinggi, tapi juga hati yang nggak gampang tergoda endorse bodong.

Menariknya, dalam sesi tanya jawab, ada siswa dari MAN 19 Jakarta Selatan, Surya Airlangga, yang bertanya, “Pak, gimana cara menjaga keseimbangan antara intelektual dan spiritual Gen-Z?”

Menag langsung mengeluarkan jurus pamungkas “Innaa ‘amalun binniyyah”, kalau mau hidup terang benderang, ciptakan algoritma hidup dan sosial media yang juga terang. Kalau terbiasa gelap, ya algoritmanya ikut gelap”.

Nah loh. Ini bukan cuma tausiyah, ini life coaching.

Analoginya begini, kalau tiap malam yang kita klik cuma konten prank settingan atau gosip seleb yang lebih banyak drama daripada sinetron kolosal, jangan salahkan algoritma kalau hidup ikut-ikutan drama. Tapi kalau feed kita dipenuhi ceramah, ilmu, dan kebaikan, lama-lama hati kita juga auto berfilter toxic ditolak, positif diserap.

Acara Peaceful Muharam ini juga makin meriah dengan kehadiran para tokoh nyentrik tapi adem Gus Romzy yang khas dengan logika jenakanya, Koh Dennis Lim yang jernih dan menyejukkan, serta Mbak Angelina Sondakh yang kisah hijrahnya bisa jadi sinetron 700 episode tapi tetap inspiratif.

Para Gen-Z ini bukan sekadar datang buat selfie, mereka belajar, mendengar, dan yang lebih penting mereka tersentuh. Ada yang diam-diam nangis pas dengar kisah hijrah, ada yang langsung download aplikasi Al-Qur’an digital setelah acara, bahkan ada yang pulang-pulang langsung hapus akun toxic dan ganti nama IG jadi @calon_pemimpin_surga.

Inilah masa depan yang kita harapkan, generasi yang nggak cuma paham algoritma, tapi juga ngerti arah kiblat. Yang followers-nya banyak, tapi tetap nurut sama imam salat. Yang bisa ngetik cepat 10 jari, tapi tak lupa berdoa dengan dua tangan.

Hidup itu ibarat naik motor malam hari. Lampunya boleh terang, tapi kalau nggak tahu arah, ya muter-muter doang sampai pagi. Oleh karena itu, pencerahan seperti Peaceful Muharam bukan sekadar acara seremonial, tapi semacam GPS spiritual buat anak muda kita.

Biar generasi ini bukan cuma jadi content creator, tapi juga character builder, karena di dunia ini banyak orang pintar, tapi belum tentu kuat dan amanah. Dan seperti kata pepatah kocak ala masjid, “Lebih baik followers dikit tapi jujur, daripada viral tapi bikin malu ibu guru”.

Selamat tahun baru Islam. Mari hijrah, bukan cuma gaya, tapi juga makna.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertambah 3 Kasus Sembuh, 5 Positif di Muba

    Bertambah 3 Kasus Sembuh, 5 Positif di Muba

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.137
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Rabu (13/1/2021) mengkonfirmasi penambahan 3 kasus sembuh dan 5 terkonfirmasi positif COVID-19.  “Ada penambahan 3 kasus sembuh dan 5 positif per 13 Januari 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes.  Sefti merinci, adapun penambahan 5 kasus positif yakni diantaranya kasus 803 laki-laki usia 25 tahun […]

  • Polres & Dandim Siap Amankan Nataru di Muba

    Polres & Dandim Siap Amankan Nataru di Muba

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 819
    • 0Komentar

    MENJELANG natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, Polres Musi Banyuasin menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin musi 2019 di lapangan Polres Muba, Kamis(19/12/2019). Apel ini dipimpin langsung Kapolres Muba AKBP. Yudhi Surya Markus Pinem,Sik dan Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos., dan diikuti oleh anggota Polres Muba, anggota kodim 0401 muba, Satpol PP, […]

  • Idul Adha 1440 H, Muba Salurkan Daging Kurban ke Masjid dan Ponpes

    Idul Adha 1440 H, Muba Salurkan Daging Kurban ke Masjid dan Ponpes

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.735
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] menyalurkan daging kurban ke masjid-masjid dan Pondok Pesantren secara merata, Pemkab sendiri dalam meyarakan Idul Adha 1440 H melaksanakan kurban dengan 40 ekor sapi. “Ya, jadi kurban di lingkungan Pemkab Muba sebagian hewan kurban disalurkan pak Bupati Dodi Reza untuk masjid dan Ponpes yang ada di Muba,” ungkap Kabag Kesra […]

  • Wow Keren, Game On: Main Game Makin Seru dengan Samsung Monitor, Berikut 2 Hal Ini Kelebihannya

    Wow Keren, Game On: Main Game Makin Seru dengan Samsung Monitor, Berikut 2 Hal Ini Kelebihannya

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 983
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Samsung, Dalam hal hobi, tidak ada yang menandingi bagaimana esports tidak hanya merevolusi dunia game kompetitif, tetapi juga merebut hati dan pikiran jutaan orang di seluruh dunia. Dengan teknologi dan inovasi mutakhir, Samsung bertujuan untuk meningkatkan pengalaman setiap gamer, dan juga bangga menjadi mitra premium dari Olympics Esports Week perdana, yang mengumpulkan para gamer papan […]

  • Gerakan Nasional Gotong Royong, Demokrat Sebut Harnojoyo Jadi Dutanya, Hebat..!

    Gerakan Nasional Gotong Royong, Demokrat Sebut Harnojoyo Jadi Dutanya, Hebat..!

    • calendar_month Minggu, 12 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.269
    • 0Komentar

    Setelah hari ini, Demokrat ingin galakkan gerakan gotong-royong tersebut di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia

  • triawan-munaf-bekraf

    Bekraf Beri Peluang Pelaku Ekonomi Kreatif Melalui Satu Pintu

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.298
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) memberi peluang kepada pelaku ekonomi kreatif untuk mengajukan proposal bantuan untuk Periode 2018 melalui website satu pintu.

expand_less
WordPress Archive WooFunnels Aero Checkout for WooCommerce WooFunnels Order Bumps Codesigner pro (formerly woolementor pro) WooLentor Pro – WooCommerce Page Builder Elementor Addon WooMail – WooCommerce Email Customizer WooPack for Beaver Builder WooPagination – WordPress / WooCommerce Plugin Woopin – codemypain | CodeCanyon Wooprofil: Woocommerce Products Search and Filter WordPress Plugin WooQuote – WooCommerce Product Enquiry & Request A Quote Plugin