Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Cek Keberadaan Warga Binaan, Lapas di Sekayu Gunakan Gelang Elektrik RFID

Cek Keberadaan Warga Binaan, Lapas di Sekayu Gunakan Gelang Elektrik RFID

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
  • visibility 1.452
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEMBERIKAN pembinaan kepada warga binaan sudah menjadi kewajiban yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), mulai dari menghidupkan kreativitas warga binaan dalam hal usaha mikro, kecil dan menengah, hingga inovasi lain yang bermanfaat bagi warga binaan itu sendiri.

Di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, ada inovasi juga yang diciptakan. Inovasi tersebut berupa gelang tag radio frequency identification (RFID), yang digagas Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Sekayu, Pudjiono Gunawan.

Gelang tag RFID ini menjadi salah satu terobosan terbarunya guna meminimalisir adanya perpindahan  atau penempatan kamar yang tidak sesuai dengan database yang dimiliki.

“Gelang elektronik ini sebenarnya digunakan untuk melakukan penghitungan jumlah penghuni dengan berbasiskan teknologi. Inovasi ini diterapkan dalam rangka menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),” ujar Pudji.

Dikatakan, pihaknya mencoba melakukan terobosan melalui inovasi berupa membuat aplikasi dengan penggunaan gelang elektronik. “Ini baru pertama kali di Indonesia, karena di lapas atau rutan manapun belum ada yang menerapkan dengan sistem seperti ini. Mudah–mudahan dengan adanya inovasi, Lapas IIB Sekayu yang merupakan pilot project, bisa diterapkan di seluruh lapas ataupun rutan di Indonesia,” kata dia.

Idenya mengagas gelang ini muncul karena dirinya melihat kondisi di lapangan yang pada umumnya melakukan absen ataupun perhitungan jumlah penghuni menggunakan cara-cara yang masih konvensional. Yakni melalui perhitungan menggunakan buku catatan. Untuk itu dirinya mencoba melakukan terobosan untuk perhitungan berbasiskan teknologi agar semua perhitungan jumlah warga binaan bisa lebih terkendali.

“Gelang elektrik ini berikan masing-masing penghuni, yang dijadikan sebagai alat sensor untuk memverifikasi warga binaan apakah sudah benar di kamarnya dan apakah nanti jumlah keseluruhannya itu sudah lengkap sebanyak isi hari itu,” jelasnya.

Kedepan, Pudji menuturkan, pihaknya akan membuat gelang kaki elektrik yang terbuat dari besi untuk warga binaan yang bekerja di luar. Hal ini guna mengantisipasi warga binaan yang kabur akan dengan sangat mudah dilacak.

Terkait dengan adanya pandemi virus korona baru (Covid-19) ini, warga binaan saat ini tidak diperkenankan untuk menerima kunjungan. Pihaknya memberikan solusi berupa kunjungan online agar mereka masih tetap bisa melakukan komunikasi dengan keluarganya melalui video call, termasuk juga disidang online.

“Nantinya, pandemi Covid-19 ini sudah berakhir kita sudah menyiapkan sarana–sarana berupa kunjungan dengan berbasis IT, mulai dari nomor antrian. Kita sudah siapkan mesin antrian yang langsung dapat memverifikasi wajah pengantri sehingga menghindari adanya percaloan untuk mengambil nomor antrian tersebut dan diruang kunjungan itu juga kita siapkan layar monitor dimana layar monitor itu berisikan informasi–informasi tentang tata cara cuti bersyarat, cuti menjelang bebas, pembebasan bersyarat ,tata cara kunjungan dan hak-hak lainnya ataupun layanan-layanan lainnya yang kita berikan di Lapas kelas IIB Sekayu ini,” kata dia.

Programmer Gelang Elektrik, Nur Widi mengatakan, pengembangan sisi teknologi untuk penghitungan warga binaan karena pada implementasinya di lapangan banyak terjadi warga binaan sering keluar kamar sehingga membuat data antara sistem database pemasyarakatan dengan yang nyata fisik nya itu berbeda. “Gelang ini dibuat dengan aplikasi mandiri, RFID rider yang kebetulan digunakan bentuk gelang karet. Ini disematkan kepada semua warga binaan dan kita tidak perlu khawatir karena kenapa ketika tertukar pun pada saat mereka di tag mereka akan ketahuan bahwa mereka itu bukan pemilik gelang yang sah,” ungkapnya.

Selain itu, kelebihan gelang ini adalah karena gelang tersebut tidak mudah rusak. Artinya tidak masalah jika dibawa mandi, mencuci, atau terbantuk sekalipun. Hal itu lantaran gelang ini berbasis radio frequency identification.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin mengapresiasi terobosan pihak Lapas Klas II B Sekayu yang sangat menjaga keberadaan warga binaan di Lapas. “Ini terobosan yang sangat baik, terlebih ini pertama kali diterapkan di Indonesia,” tuturnya.

Dodi menambahkan, Pemkab Muba akan selalu mensupport upaya program positif yang dilaksanakan pihak Lapas Klas II B Sekayu utamanya dalam pembinaan warga binaan. “Semoga terobosan ini nantinya dapat menginspirasi Lapas-Lapas lainnya di Indonesia yang tentunya memberikan kontribusi positif,” dan memudahkan dalam pengawasan pungkasnya.[***]

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bikin Seminar Revolusi Islam, UIN Raden Fatah Gandeng Konsuler Kebudayaan Iran

    Bikin Seminar Revolusi Islam, UIN Raden Fatah Gandeng Konsuler Kebudayaan Iran

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 813
    • 0Komentar

    PROGRAM Studi Politik Islam (Prodi Polis) – Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Raden Fatah (FAHUM UIN Rafah) Palembang menggandeng dengan Konsuler Kebudayaan Iran di Jakarta menyelenggarakan Seminar Nasional dengan Tema “Ukhuwah Islamiyah dan Pembentukan Sistem Republik Islam Iran. Hadir dalam seminar tersebut ibu Dr. Endang Rochmiatun, M.Hum selaku wakil dekan 1 bapak Dolla […]

  • Agar Produktif dan Tepat Sasaran, Dirut BankSumsel Babel Terjun Langsung  Salurkan KUR

    Agar Produktif dan Tepat Sasaran, Dirut BankSumsel Babel Terjun Langsung  Salurkan KUR

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.648
    • 0Komentar

    Oleh : One SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Direktur Utama Bank Sumsel Babel Muhammad Adil turun langsung untuk memastikan kredit bersubsidi [Kredit Usaha Rakyat/KUR] benar-benar produktif dan tepat sasaran menyusul baru pertama kali bank plat merah itu menyalurkan KUR. “Kami tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, untuk membantu para debitur terutama para petani tambak ikan,”jelasnya, Rabu (26/9/2018). M Adil […]

  • Disaksikan Binsar, PKS Pengolahan Sampah Jadi Energi di Palembang Akhirnya Diteken, Begini Paparan Walikota

    Disaksikan Binsar, PKS Pengolahan Sampah Jadi Energi di Palembang Akhirnya Diteken, Begini Paparan Walikota

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 857
    • 0Komentar

    SETELAH melalui proses yang cukup panjang, Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Palembang bersama pihak ketiga akhirnya resmi dilakukan dengan disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Selain Kota Palembang, penandatanganan PKS PSEL yang dilakukan langsung di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jalan […]

  • Cegah Faham Radikaisme dan Anti Pancasila, Polres Muba Gelar Forum Diskusi

    Cegah Faham Radikaisme dan Anti Pancasila, Polres Muba Gelar Forum Diskusi

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Polres Musi Banyuasin (Muba) bekerja sama dengan Kesbangpol kabupaten Muba menggelar Forum Diskusi  Guna Menangkal dan Mencegah Paham Radikalisme dan Anti Pancasila, dengan mengundang Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Toko Adat dan Toko Pendidikan. Bertempat di Aula Hotel Ranggonang Sekayu, Rabu (20/2/2019). Mewakili Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra […]

  • Otoritas Pasar Modal: Kerajaan telah capai peringkat terdepan dalam indikator yang terkait dengan pasar keuangan

    Otoritas Pasar Modal: Kerajaan telah capai peringkat terdepan dalam indikator yang terkait dengan pasar keuangan

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.633
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, RIYADH, Arab Saudi,(GLOBE NEWSWIRE) – Kerajaan Arab Saudi telah membuat kemajuan luar biasa dalam peringkat Buku Tahunan Daya Saing Dunia IMD 2023. Dari tahun 2022 hingga 2023, Kerajaan naik dari peringkat 24 ke peringkat 17, menandai lompatan luar biasa dalam kedudukan globalnya. Menurut buku tahunan, enam dari dua belas indeks pasar modal menunjukkan langkah […]

  • Palembang gelar pasar murah di seluruh kecamatan

    Palembang gelar pasar murah di seluruh kecamatan

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 979
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kota Palembang melakukan menggelar Pasar Murah diseluruh Kecamatan di Palembang  guna menekan laju inflasi Kota Palembang. Pj Walikota  Palembang Ratu Dewa menyempatkan diri meninjau pasar murah dan mengecek langsung harga Sembako di Pasar Yada, Kecamatan Kalidoni, Senin (19/2/2024) pagi. Pj Walikota Palembang memulai kunjungannya dengan berkeliling mengecek harga kebutuhan pokok. Ia memeriksa […]

expand_less
WordPress Archive Timelentor – Timeline Layouts for Elementor Timeline and History Slider – Vertical and Horizontal Responsive Timeline Plugin Timeline Plus – Reponsive Timeline WordPress Theme Timeliner – Timeline for Elementor TimeNews – Publisher, Magazine, Newspaper Theme Timetable Booking Schedule for WordPress Timetable Responsive Schedule For WordPress Timex – Creative Template For Coming Soon Page Tinja – Gaming & eSports Elementor WordPress Theme Tipsy – Liquor Store & Wine Shop WordPress Theme