Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » “Dekarbonisasi Bukan Dekarbonat, Kala Industri Diajak Diet Emisi ala Kemenperin”

“Dekarbonisasi Bukan Dekarbonat, Kala Industri Diajak Diet Emisi ala Kemenperin”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
  • visibility 550
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDUSTRI kini sedang diseret ikut tren baru, bukan fashion, bukan skincare, tapi diet emisi. Bukan pula diet karbo ala artis Korea, tapi diet gas rumah kaca semacam laku prihatin demi langit yang tak lagi sesenggukan dan kutub yang nggak makin tirus kayak pipi habis di-contour.

Dunia lagi ngajak pabrik-pabrik dan mesin-mesin gede buat puasa asap, supaya bumi nggak makin panas kayak mantan yang lihat kita bahagia.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin), tampaknya sadar betul kalau Indonesia ini butuh udara segar, bukan sekadar segar janji politik. Oleh sebab itu perlu dicanangkanlah langkah dekarbonisasi,

Kata yang kalau dibaca sepintas mirip “dekorasi”, tapi yang ini bukan menghias pelaminan, melainkan menghias masa depan industri supaya nggak ngebul seenaknya.

Andi Rizaldi dari BSKJI bilang ada sembilan sektor industri yang akan disulap jadi lebih langsing emisi. Semen, pupuk, logam, tekstil, otomotif, makanan, dan teman-temannya bakal ikut program “Turunkan Emisi, Naikkan Prestasi”. Mirip-mirip kayak kelas yoga khusus buat pabrik.

“Kalau selama ini industri kita itu kayak bapak-bapak ngopi sambil ngerokok di teras nyantai tapi ngebul sekarang kita ajak mereka masuk gym. Nggak bisa lagi santai-santai, harus keringetan nurunin karbon”

Jangan salah, targetnya bukan main-main net zero emission pada 2050!. Itu artinya, industri harus belajar jalan di atas treadmil kebijakan selama 25 tahun ke depan tanpa jatuh, treadmill-nya kadang miring, kadang berputar, kadang mesinnya mati pas listrik naik tegangan.

Di acara AIGIS Goes to Campus di Binus, semangat itu disulut pakai korek inovasi. Mahasiswa diajak jadi Green Avengers bukan cuma nyelamatin bumi dari Thanos, tapi dari panas global, polusi, dan plastik yang numpuk kayak utang negara.

Andi bilang, kampus itu inkubator inovasi, betul juga, karena di sanalah tempat paling banyak muncul ide, dari bikin robot pemisah sampah, sampai es krim vegan rasa rendang. Mahasiswa itu memang makhluk unik, bisa tidur dua jam tapi bisa mikir solusi dunia.

“Kalau orang tua mikir investasi buat pensiun, anak muda mikir investasi buat bumi. Ya, walau kadang masih ngandelin WiFi kampus buat download game.”

Yang paling ciamik GISCO, singkatan dari Green Industry Service Company, meski kedengerannya kayak nama boyband Korea gagal debut, tapi fungsinya top! GISCO ini semacam mak comblang yang menjodohkan pabrik-pabrik penghasil polusi dengan teknologi bersih dan pendanaan hijau.

Kalau biasanya industri kesulitan cari modal buat beli alat canggih pengurang emisi, GISCO bakal bantuin. Jadi pabrik nggak perlu lagi galau kayak ABG ditolak KPR, karena ada ‘teman’ yang bantuin cari cara biar tetap bisa usaha tanpa bikin bumi masuk UGD.

Perumpamaannya industri tanpa dekarbonisasi itu kayak panci gosong dipakai terus, tapi makin hari makin hitam dan cepat rusak. Dekarbonisasi itu semacam skincare buat bumi, butuh waktu, konsistensi, dan tentu saja budget.

Kalau kata pepatah, “sedia roadmap sebelum disemprot negara lain”, karena sekarang industri yang ngebul sembarangan bisa disemprot bukan cuma sama warga, tapi juga sama Uni Eropa.

Indonesia tak bisa lagi hanya jadi penonton parade industri dunia yang makin hijau, kalau negara lain udah naik sepeda listrik, masa kita masih naik becak pakai solar subsidi?

Kemenperin lewat AIGIS sudah bikin langkah awal. Tapi ini bukan marathon yang bisa diselesaikan sendirian. Butuh pabrik yang mau berubah, mahasiswa yang mau riset, dan pemerintah yang nggak cuma bisa bilang “sudah dirapatkan”.

Karena, seperti kata pepatah dari kampus kehidupan “Bumi ini warisan anak cucu, bukan tempat buang emisi sambil nunggu pensiun”

Akhir kata, mari kita dukung pabrik-pabrik kita bukan cuma dengan pembelian produk, tapi juga dengan dorongan inovasi. Agar kelak, kalau cucu kita nanya, “Kakek dulu ngapain pas bumi makin panas?” kita bisa jawab dengan bangga, “Kakek ikut bantu dekarbonisasi, bukan nambah polusi”.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Palembang Kecam Aksi Penembakan di Selandia Baru

    Wali Kota Palembang Kecam Aksi Penembakan di Selandia Baru

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Walikota Palembang, Harnojoyo mengecam keras aksi penembakan yang terjadi di Masjid Al Noor dan Lindwood di Christchurch, Selandia Baru, yang menyebabkan puluhan Muslim meninggal dunia. “Aksi penembakan itu, tindakan yang sangat disesalkan, kami tentu atas nama pribadi dan masyarakat Palembang berharap kejadian ini tidak terulang lagi, ” tegas Harnojoyo, di BKB Palembang,kemarin. Lanjut […]

  • 7 Bulan DPO, Door.. Hadiahnya Timah Panas di Kaki Gumanti, Kasus Apa ?

    7 Bulan DPO, Door.. Hadiahnya Timah Panas di Kaki Gumanti, Kasus Apa ?

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Empat Lawang – Gumanti (33) Warga Desa Lingge Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Merasa nyaman dan aman selama 7 bulan di tempat persembunyianya. Berstatuskan Buron Polisi, tersangkanya  Akhirnya di Door kakinya oleh petugas kepolisian Mapolres Empat Lawang. Senin (25/3/2019). Dari tangan tersangka di dapati barang bukti 1 unit motor merk Honda Revo, 1 helai baju […]

  • Dinilai Ganggu Lalin, Truk Tanki Bakal Ditertibkan, IPC Berencana Bangun Ruang Tunggu Kendaraan

    Dinilai Ganggu Lalin, Truk Tanki Bakal Ditertibkan, IPC Berencana Bangun Ruang Tunggu Kendaraan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.437
    • 0Komentar

    IPC Palembang melakukan pembahasan  rencana penerapan ruang tunggu kendaraan bersama dengan pelanggan dari IPC Palembang yang memiliki lokasi kantor di sekitar Pelabuhan Boom Baru yaitu PT Indokarya Internusa, PT Patisindo Sawit, PT Smart Tbk, PT Asphalt Bangun Sarana dan PT Rabana Aspalindo. Adapun pembahasan ini dilakukan dalam rangka penertiban truk tangki yang parkir di sepanjang […]

  • Dandim 0402/ OKI-OI Izin Pamit, Yang Baru Ajak Masyarakat Bersama-sama Jaga Keamanan

    Dandim 0402/ OKI-OI Izin Pamit, Yang Baru Ajak Masyarakat Bersama-sama Jaga Keamanan

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.077
    • 0Komentar

    BERTEMPAT di aula makodim 0402/OKI-OI di gelar pisah sambut dari Komandan Kodim(Dandim) Lama Letkol CZi Zamroni SSos kepada Dandim baru Letkol INF Hendra Saputra  SSos,MM,MI Pol jum’at(17/12/2021). Dandim 0402/OKI-OI yang baru Letkol INF Hendra Saputra  SSos,MM,MI Pol dalam kata sambutannya mengatakan ucapan terimakasih atas kehadiran para tamu undangan dalam acara pisah sambut. “Untuk menjalankan tugas […]

  • Danrem Ikuti Upacara Pemakaman Almarhum Mertua Gubernur Sumsel

    Danrem Ikuti Upacara Pemakaman Almarhum Mertua Gubernur Sumsel

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 829
    • 0Komentar

    KOMANDAN Korem 044/Gapo Brigjen TNI M. Naudi Nurdika S.I.P M.Si M.Tr (Han), mengikuti upacara pemakaman H. Husni bin Zainal (mertua dari Gubernur Sumsel ) H. Herman Deru, di Taman Pemakaman Keluarga (TPK) Gandus Jalan Sungai Lacak Gandus Palembang, Selasa (11/1/2022). Turut hadir pada kegiatan tersebut, Gubernur Sumsel H Herman Deru, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus.Suhardi, […]

  • 46,6 Ton Beras Dibagikan, Gubernur Terus Gulirkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Pandemi

    46,6 Ton Beras Dibagikan, Gubernur Terus Gulirkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Pandemi

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 640
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H Herman Deru  terus  menggulirkan bantuan berupa beras kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 di Sumsel. Seperti pada Selasa (21/9) petang, Gubernur Herman Deru kembali menyerahkan bantuan beras sebanyak 46,6 ton beras untuk masyarakat di tiga kecamatan di kawasan Seberang Ulu Palembang. Penyaluran bantuan beras untuk masyarakat di tiga kecamatan seperti Kecamatan […]

expand_less
WordPress Archive Portaby - Freelancer Personal Portfolio Elementor Template Kit Portada – Elegant Blog Blogging WordPress Theme Portfo – Creative Portfolio Elementor Template Kit Portfolio and Gallery Grid Layout with Carousel for WordPress Portfolio Builder – Elementor Portfolio Addon Portfolio Gallery – WordPress Portfolio Portfolio Manager Pro – WordPress Responsive Portfolio & Gallery Portfolio Minimal for Visual Composer Portfolio Module for CMS pro Portfolio Theme