Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » “Dekarbonisasi Bukan Dekarbonat, Kala Industri Diajak Diet Emisi ala Kemenperin”

“Dekarbonisasi Bukan Dekarbonat, Kala Industri Diajak Diet Emisi ala Kemenperin”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
  • visibility 568
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDUSTRI kini sedang diseret ikut tren baru, bukan fashion, bukan skincare, tapi diet emisi. Bukan pula diet karbo ala artis Korea, tapi diet gas rumah kaca semacam laku prihatin demi langit yang tak lagi sesenggukan dan kutub yang nggak makin tirus kayak pipi habis di-contour.

Dunia lagi ngajak pabrik-pabrik dan mesin-mesin gede buat puasa asap, supaya bumi nggak makin panas kayak mantan yang lihat kita bahagia.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin), tampaknya sadar betul kalau Indonesia ini butuh udara segar, bukan sekadar segar janji politik. Oleh sebab itu perlu dicanangkanlah langkah dekarbonisasi,

Kata yang kalau dibaca sepintas mirip “dekorasi”, tapi yang ini bukan menghias pelaminan, melainkan menghias masa depan industri supaya nggak ngebul seenaknya.

Andi Rizaldi dari BSKJI bilang ada sembilan sektor industri yang akan disulap jadi lebih langsing emisi. Semen, pupuk, logam, tekstil, otomotif, makanan, dan teman-temannya bakal ikut program “Turunkan Emisi, Naikkan Prestasi”. Mirip-mirip kayak kelas yoga khusus buat pabrik.

“Kalau selama ini industri kita itu kayak bapak-bapak ngopi sambil ngerokok di teras nyantai tapi ngebul sekarang kita ajak mereka masuk gym. Nggak bisa lagi santai-santai, harus keringetan nurunin karbon”

Jangan salah, targetnya bukan main-main net zero emission pada 2050!. Itu artinya, industri harus belajar jalan di atas treadmil kebijakan selama 25 tahun ke depan tanpa jatuh, treadmill-nya kadang miring, kadang berputar, kadang mesinnya mati pas listrik naik tegangan.

Di acara AIGIS Goes to Campus di Binus, semangat itu disulut pakai korek inovasi. Mahasiswa diajak jadi Green Avengers bukan cuma nyelamatin bumi dari Thanos, tapi dari panas global, polusi, dan plastik yang numpuk kayak utang negara.

Andi bilang, kampus itu inkubator inovasi, betul juga, karena di sanalah tempat paling banyak muncul ide, dari bikin robot pemisah sampah, sampai es krim vegan rasa rendang. Mahasiswa itu memang makhluk unik, bisa tidur dua jam tapi bisa mikir solusi dunia.

“Kalau orang tua mikir investasi buat pensiun, anak muda mikir investasi buat bumi. Ya, walau kadang masih ngandelin WiFi kampus buat download game.”

Yang paling ciamik GISCO, singkatan dari Green Industry Service Company, meski kedengerannya kayak nama boyband Korea gagal debut, tapi fungsinya top! GISCO ini semacam mak comblang yang menjodohkan pabrik-pabrik penghasil polusi dengan teknologi bersih dan pendanaan hijau.

Kalau biasanya industri kesulitan cari modal buat beli alat canggih pengurang emisi, GISCO bakal bantuin. Jadi pabrik nggak perlu lagi galau kayak ABG ditolak KPR, karena ada ‘teman’ yang bantuin cari cara biar tetap bisa usaha tanpa bikin bumi masuk UGD.

Perumpamaannya industri tanpa dekarbonisasi itu kayak panci gosong dipakai terus, tapi makin hari makin hitam dan cepat rusak. Dekarbonisasi itu semacam skincare buat bumi, butuh waktu, konsistensi, dan tentu saja budget.

Kalau kata pepatah, “sedia roadmap sebelum disemprot negara lain”, karena sekarang industri yang ngebul sembarangan bisa disemprot bukan cuma sama warga, tapi juga sama Uni Eropa.

Indonesia tak bisa lagi hanya jadi penonton parade industri dunia yang makin hijau, kalau negara lain udah naik sepeda listrik, masa kita masih naik becak pakai solar subsidi?

Kemenperin lewat AIGIS sudah bikin langkah awal. Tapi ini bukan marathon yang bisa diselesaikan sendirian. Butuh pabrik yang mau berubah, mahasiswa yang mau riset, dan pemerintah yang nggak cuma bisa bilang “sudah dirapatkan”.

Karena, seperti kata pepatah dari kampus kehidupan “Bumi ini warisan anak cucu, bukan tempat buang emisi sambil nunggu pensiun”

Akhir kata, mari kita dukung pabrik-pabrik kita bukan cuma dengan pembelian produk, tapi juga dengan dorongan inovasi. Agar kelak, kalau cucu kita nanya, “Kakek dulu ngapain pas bumi makin panas?” kita bisa jawab dengan bangga, “Kakek ikut bantu dekarbonisasi, bukan nambah polusi”.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Muba Bergantung di Dua Sektor Ini, Plt Bupati Muba : Harus Berfikir Realistis

    Ekonomi Muba Bergantung di Dua Sektor Ini, Plt Bupati Muba : Harus Berfikir Realistis

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 737
    • 0Komentar

    PEREKONOMIAN di Kabupaten Muba selama 20 tahun terakhir bergantung pada sektor pertambanga dan energi menyusul kontribusi dua sektor ini mencapai 53 % berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Muba. “Artinya tanpa Dana Bagi Hasil APBD Kabupaten Muba bisa rendah,”ungkap Beni Hernedi saat membuka secara resmi kegiatan Forum Ferangkat Daerah, dalam rangka penyempurnaan rancangan […]

  • Hemat 60%, Untung Rp6 Juta, Bisnis Apa Itu ?

    Hemat 60%, Untung Rp6 Juta, Bisnis Apa Itu ?

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    SULITNYA mendapat pupuk bersubsidi karena keterbatasan kuota dan mahalnya harga pakan ternak membuat warga Muba putar otak untuk menciptakan inovasi teknologi pengolahan pupuk dan pakan ternak yang dinamai Teknologi Mososa. Teknologi Mososa yang sudah diterapkan sejak lama di Bumi Serasan Sekate tersebut memberikan dampak yang positif bagi petani dan peternak di Muba. Tak tanggung-tanggung bahkan berkat […]

  • Korban Musibah Kebakaran di Asrama TNI AD Sekojo Dikunjungi Walikota

    Korban Musibah Kebakaran di Asrama TNI AD Sekojo Dikunjungi Walikota

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    TERKAIT musibah kebakaran yang terjadi di asrama TNI AD blok PP Sekojo Kamis (15/7/2021) kemarin, Walikota Palembang H. Harnojoyo langsung sigap mengunjungi lokasi guna meninjau langsung kondisi warganya yang mengalami musibah. Selain mengunjungi langsung lokasi, Walikota Palembang, juga nampak memberikan bantuan sembako kepada para korban musibah kebakaran, yakni bapak Mayor Inf (Purn) Yusni A, bapak […]

  • “Kuasai Mesinmu Sendiri”

    “Kuasai Mesinmu Sendiri”

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 673
    • 0Komentar

    KECERDASAN buatan (AI) itu ibarat pesta pernikahan digital, maka selama ini Indonesia lebih sering jadi tamu undangan yang cuma dapat sisiran kue, bukan jadi empunya hajatan, duduk manis di pojokan, ikut tepuk tangan, tapi nggak punya suara soal musik apa yang diputar. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, akhirnya nyenggol kita semua untuk sadar […]

  • Tsunami Selat Sunda, BNPB : Masyarakat Dihimbau Tidak Melakukan Aktivitas di Sekitar Pantai  

    Tsunami Selat Sunda, BNPB : Masyarakat Dihimbau Tidak Melakukan Aktivitas di Sekitar Pantai  

    • calendar_month Minggu, 23 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Banten – Dampak tsunami yang menerjang wilayah pantai di Selat Sunda, terutama di daerah Pandeglang, Lampung Selatan dan Serang terus bertambah. Hingga pukul 07.00 WIB, Minggu (23/12/2018), jumlah korban meninggal mencapai 43 orang, 584 orang luka-luka, dan 2 orang hilang. Sementara, kerugian fisik terdiri atas 430 unit rumah rusak berat, 9 hotel rusak berat, dan […]

  • Gubernur minta Masyarakat Bergotong Royong Bangun Sumsel Saat Covid Sekarang Ini

    Gubernur minta Masyarakat Bergotong Royong Bangun Sumsel Saat Covid Sekarang Ini

    • calendar_month Senin, 18 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 854
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru minta pada masyarakat untuk membantu dan bergotong royong dalam membangun daerah terutama masa Pandemi Covid -19. Di tengah keterbatasan dana akibat pandemi covid-19 saat ini, semua pihak harus bergotong royong dalam membangun Sumsel, pinta gubernur saat menghadiri peringatan HUT ke -17 OKU Timur  di OKU Timur, Senin. “Hampir sebagian […]

expand_less
WordPress Archive Portaby - Freelancer Personal Portfolio Elementor Template Kit Portada – Elegant Blog Blogging WordPress Theme Portfo – Creative Portfolio Elementor Template Kit Portfolio and Gallery Grid Layout with Carousel for WordPress Portfolio Builder – Elementor Portfolio Addon Portfolio Gallery – WordPress Portfolio Portfolio Manager Pro – WordPress Responsive Portfolio & Gallery Portfolio Minimal for Visual Composer Portfolio Module for CMS pro Portfolio Theme