Industri Kreatif & UKM

UMKM Rajutan Di Palembang Masih Langka

Foto : Istimewa

KEPALA Dinas Koperasi dan UMKM kota Palembang, Dr Ir Hj Anaheryana MT menilai masih minim ditemukan UMKM Kota Palembang yang bergerak dibisnis rajutan menyusul kurangnya tenaga pengajar dibidang tersebut.

Oleh sebab itu melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Rajutan yang berlangsung di Kantor Camat Sematang Borang,dapat menjadi modal UMKM untuk meningkatkan kualitas produknya.

“Untuk rajutan ini masih sangat minim. Maka tidak banyak ditemukan UMKM Rajutan di kota kita. Kita berharap Bimtek ini dapat meningkatkan kualitas produk yang dia hasilkan sehingga dapat bersaing dipasaran,” jelasnya kemarin.

Ana  mengatakan, kerajinan rajutan ini memiliki prospek yang cerah. Apalagi dipadu dengan budaya Palembang. Sehingga ketika adanyapameran tingkat Nasional bisa dilibatkan para pelaku UMKM ini.

“Kedepan Pemkot Palembang akan lebih memperhatikan kualitas SDM rajutan. Sehingga kedepan kerajinan ini dapat bernilai tinggi dan dapat bersaing di pasaran,” tuturnya.

Saat ini, di Kota Palembang ada 37 ribu UMKM namun yang saat ini mendapat pembinaan hanya lebih kurang 4000 UMKM. ada 50 peserta Bimtek.

“Kita berharap dari kegiatan yang diadakan di dua kecamatan kota Palembang yakni Sematang Borang dan Plaju ini, dapat menghasilkan pengrajin rajutan yang mampu menghasilkan produk-produk yang bermutu,” tandasnya.

Sementara itu, Rosadelima pemilik El rajutan Rosa yang menjadi pelatih pada kegiatan tersebut menuturkan, untuk tahap awal dia akan melatih dasar- dasar rajutan kepada peserta.

“Namun, jika da peserta yang sudah mengerti dasar merajut. Maka akan dilakukan tahap berikutnya seperti merajut souvenir,” jelasnya.

Kedepan pihaknya berharap pemerintah Palembang semakin perduli dengan UMKM rajutan sehingga dapat membantu perekonomian masyakarat khusunya ibu rumah tangga. “Kita berharap sering diadakan kegiatan-kegiatan seperti ini kedepan,” tandasnya.[**]

Comments

Terpopuler

To Top