Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Perlu Dukungan Semua Pihak, Upaya Wujudkan Industri Mandiri Hingga Berkeadilan Inklusif

Perlu Dukungan Semua Pihak, Upaya Wujudkan Industri Mandiri Hingga Berkeadilan Inklusif

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
  • visibility 2.279
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Perindustrian bertekad untuk terus membangun sektor industri di tanah air yang mandiri, berdaulat, maju, berkeadilan dan inklusif. Upaya besar ini perlu mendapat dukungan dari semua pihak, dengan juga ditopang berbagai kebijakan yang strategis sehingga sasaran terwujud.

“Kami optimistis, industri manufaktur Indonesia akan semakin dibanggakan di dalam negeri serta dihormati dan disegani di kancah persaingan global,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kemaren.

Menperin menjelaskan, konteks mandiri dalam pembangunan sektor industri manufaktur, yakni keberlangsungan industri manufaktur dalam negeri tidak boleh tergantung pada sumber daya luar negeri. Kemudian, konsep berdaulat dapat dimaknai bahwa produk-produk industri manufaktur dalam negeri mesti menjadi ‘tuan’ di negeri sendiri serta dipakai oleh anak bangsa dan menjadi kebanggaan.

“Sementara itu, konteks maju, artinya industri manufaktur dalam negeri memiliki daya saing global dan menguasai pasar internasional. Sedangkan, untuk berkeadilan dan inklusif, memiliki makna bahwa pembangunan industri manufaktur harus merata di seluruh wilayah atau daerah dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat hingga lapisan terbawah,” paparnya.

Agus mengemukakan, ada tiga kebijakan utama yang perlu dijalankan dalam mewujudkan industri yang mandiri dan berdaulat, yakni program substitusi impor, Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), dan hilirisasi sumber daya alam.

Upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus mendorong penguatan struktur industri manufaktur, Kemenperin telah mengeluarkan kebijakan substitusi impor 35% pada tahun 2022. “Strategi ini ditempuh guna merangsang pertumbuhan industri substitusi impor di dalam negeri, peningkatan utilitas industri domestik, dan peningkatan investasi untuk produksi barang-barang substitusi impor,” tuturnya.

Langkah tersebut akan didukung dengan optimalisasi program P3DN. Salah satu kebijakannya adalah penetapan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) minimal 40 persen. Penetapan TKDN dimaksudkan untuk mendorong agar semua produk yang dihasilkan industri dalam negeri dapat diserap dalam proyek pengadaan barang/jasa di dalam negeri, baik melalui APBN maupun anggaran BUMN/ BUMD.

“Tahun ini, pemerintah memfasilitasi pemberian sertifikat TKDN secara gratis untuk 9.000 produk. Ini diharapkan bisa dimanfaatkan optimal oleh para industri dalam negeri,” ujarnya.Kemenpren (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danramil Turun Langsung, Monyet Liar Serang Warga

    Danramil Turun Langsung, Monyet Liar Serang Warga

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.332
    • 0Komentar

    DANRAMIL 1016-01 Pahandut Mayor Inf Rudiyanto turun tangan melakukan rescue dalam penanganan serangan monyet liar yang mengigit 7 orang anak di kawasan Gang Tirta Flamboyan Bawah, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya. Didampingi anggota Babinsa, Bhabinkamtibmas, Damkar, Kasikesos langkai dan sejumlah warga Flamboyan Bawah berupaya melakukan pemasangan jerat untuk menjebak monyet liar tersebut. Sejumlah warga […]

  • Sumsel Daerah Penghasil Migas, UU HKPD Akan Ciptakan Keadilan Lebih Bagi Sumsel

    Sumsel Daerah Penghasil Migas, UU HKPD Akan Ciptakan Keadilan Lebih Bagi Sumsel

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 756
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru mengaku sangat optimistis keberadaan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD) yang baru diterbitkan pemerintah  akan menciptakan keadilan yang lebih baik bagi daerah penghasil termasuk Sumsel. Optimisme itu diungkapkannya usai membuka kegiatan sosialisasi UU HKPD di Griya Agung, Kamis (17/3). “Ini adalah […]

  • Eksekutif dan Legislatif Muba Sepakati Penetapan Renja DPRD dan Pembentukan Perda Tahun 2022

    Eksekutif dan Legislatif Muba Sepakati Penetapan Renja DPRD dan Pembentukan Perda Tahun 2022

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 812
    • 0Komentar

    DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Penetapan Rencana Kerja (Renja) DPRD dan penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Muba Tahun 2022, Senin (31/1/2022) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin.   Penetapan Renja ditandai dengan Penandatanganan Surat Keputusan oleh Ketua DPRD Muba Sugondo, disaksikan Plt Bupati […]

  • Muba Bagikan 1 Motor Tiap Desa Yang Rawan Karhutlabun

    Muba Bagikan 1 Motor Tiap Desa Yang Rawan Karhutlabun

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    SUMRINGAH tampak dari raut wajah warga dan perangkat desa di Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Pasalnya, Bupati Muba Dodi Reza Senin (9/12/2019) secara resmi merealisasikan program pembagian kendaraan roda dua yakni satu motor satu desa dengan spesifikasi 150 cc yang resmi dimulai di Kecamatan Tungkal Jaya pada kesempatan Kunjungan Kerja Bupati Musi Banyuasin ke […]

  • Selamatkan Aset Daerah, Gubernur Gandeng KPK

    Selamatkan Aset Daerah, Gubernur Gandeng KPK

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 715
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sumsel bersama Direktorat Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah Wilayah II KPK RI melakukan Monitoring Centre for Prevention (MCP) 2021 di Griya Agung Palembang, Senin (29/3). Selain silahturahmi dan berdiskusi, MCP tersebut dilakukan untuk memantau penerapan berbagai program seperti program generik yang di dalamnya mengatur mulai dari soal perencanaan anggaran […]

  • Bupati : Modernisasi Pertanian Dongkrak Produksi Padi di OKI

    Bupati : Modernisasi Pertanian Dongkrak Produksi Padi di OKI

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    MODERNISASI pertanian melalui penggunaan alat mesin pertanian selama empat tahun terkahir sukses mendongkrak produktivitas lahan pertanian di Kabupaten OKI hingga 834 ribu ton. “Sangat signifikan dari 536 ribu pada 2013 menjadi 834 ribu ton (GKG) pada 2018” Ungkap Bupati OKI, H. Iskandar, SE pada acara peresmian Ware House UPJA Widhatama di Desa Lubuk Seberuk Kecamatan Lempuing […]

expand_less
WordPress Archive JetEngine - Adding & Editing Dynamic Content with Elementor JetMenu For Elementor JetPopup For Elementor JetProductGallery For Elementor Jetrans – Logistics & Transportation Elementor Template Kit JetReviews For Elementor JetSearch Gravity Forms Bulk Actions Pro Gravity Forms Bulk Add Fields Jetsloth – Gravity Forms Collapsible Sections