Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Menengok Langsung Produksi Kain Songket Warna Alam

Menengok Langsung Produksi Kain Songket Warna Alam

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2020
  • visibility 1.953
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAIN adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang masih lestari sampai saat ini. Masing-masing provinsi di Indonesia memiliki kain khas yang menggambarkan budaya lokal setempat, tidak terkecuali Provinsi Sumatera Selatan. Bukan hanya kain Songket, namun  masih ada beberapa jenis kain yang tak kalah indah dengan si kain berbenang emas tersebut, seperti kain jumputan dan kain blongsong.

Sebagai kain tradisional dan khas daerah yang dalam proses pengerjaannya memiliki tingkat kerumitan dan diperlukan ketekunan juga ketelitian, begitu pun dalam proses pewarnaan dimana para pengrajin kain pada umumnya menggunakan pewarna tekstil.

Ketua Dekranasda Sumsel Feby Deru yang juga Ketua TP PKK Sumsel mengatakan pengrajin kain menggunakan pewarna tekstil , sehingga akan menimbulkan dampak baik positif maupun negatif.

“Iya, karena itu saya ingin mendorong dan mengenalkan pewarna alam kepada para pengrajin kain di Sumsel. Seperti yang dilakukan Meki Oki Yasari, pengrajin kain songket dari Galeri Songket Warna Alam ini. Pewarna yang digunakannya berbahan dasar alam, yang diperoleh dari alam,” kata Feby Deru ketika menyaksikan langsung proses pewarnaan kain jumputan di Desa Ulak Bedil, Ogan Ilir, Senin (13/7/2020).

Pewarnaan kain dengan pewarna tekstil tentu menimbulkan dampak tersendiri, seperti limbah yang pada akhirnya akan bermuara pada lingkungan hidup.

Nah ini kan menggunakan pewarna alam yang bisa di dapat dari hutan, juga kebun yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggal, bahkan beberapa bisa ditanam sendiri. Seperti secang, gambir, mahoni, kayu-kayuan, bahkan beberapa warna diperoleh dari hasil fiksasi dengan kulit buah-buahan,” imbuh Feby didampingi Wakil Ketua Dekranasda Sumsel Fauziah Mawardi Yahya.

Dengan menggunakan pewarna alam, warna yang dihasilkan pun menjadi lebih natural ketimbang menggunakan pewarna tekstil.

“Jadi nanti kepada para pengrajin kain di Sumsel bisa memperoleh pewarna alam di Galeri Songket Warna Alam ini, karena Meki si pengrajin ini punya kebun dan memiliki persediaan pewarna alam,” ujarnya.

Nantinya agar para pengrajin kain di Sumsel lebih mudah mendapatkan stok pewarna alam, Feby mengatakan bahan baku pewarna alam akan disediakan di Kriya Sriwijaya.

“Jadi untuk yang memerlukan pewarna alam atau bahan baku pewarnaan akan kita suplai di Kriya Sriwijaya, sebab untuk memudahkan mereka (pengrajin) ketimbang harus datang langsung ke desa ini,” jelasnya.

“Pewarna alam ini bisa digunakan tak hanya untuk kain songket saja, bisa juga untuk kain jumputan dan kain blongsong,” pungkasnya.

Di Galeri Songket Warna Alam, Feby Deru bersama Fauziah Mawardi Yahya menyaksikan langsung bagaimana proses menenun kain, dan proses pewarnaan kain dilakukan.

Sementara itu, Meki Oki Yasari, pengrajin kain sekaligus pemilik Galeri Songket Warna Alam menjelaskan untuk menghasikan warna indigo pada kain diperoleh melalui proses fiksasi dari ranting, daun, dan kulit buah-buahan.”Didapatkan dari campuran berbagai bahan seperti ranting pohon, kulit pohon, daun yang difiksasi,” ungkapnya.

Meki menuturkan dirinya berfokus pada pewarna alam sejak tahun 2016 hingga kini.

“Saya menggeluti usaha kerajinan kain songket sejak tahun 2008 meneruskan usaha ibu saya yang telah dirintisnya pada tahun 90-an. Namun begitu untuk penggunaan pewarna alam, saya menggunakannya sejak 4 tahun lalu untuk kain yang saya produksi baik songket, jumputan atau blongsong,” bebernya.

Wanita berusia 33 tahun itu menambahkan penggunaan pewarna alam menghasilkan warna yang lebih lembut dan natural.

“Lagipula limbah yang ditimbulkan tidak mengandung bahan kimia dan lebih aman baik saat proses pewarnaan kain dilakukan maupun bagi lingkungan sekitar,” terangnya.[***]

 

Ril/an

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap-siap..Ada Regsosek, Warga Sumsel Diminta Beri Data yang Benar

    Siap-siap..Ada Regsosek, Warga Sumsel Diminta Beri Data yang Benar

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.460
    • 0Komentar

    Gubernur Sumsel H Herman Deru mengajak para Bupati/Walikota untuk mengawal Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel agar berjalan sukses. Hal ini menurutnya sebagai momentum Emas dalam menurunkan kemiskinan di Sumsel menjadi 1 digit. “Kita harus bangga Sumatera Selatan, Provinsi pertama di Indonesia yang mengadakan Rakor,   Ini bukti komitmen   kuat […]

  • Borong Cendramata

    Borong Cendramata

    • calendar_month Selasa, 4 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.269
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Asian Games 2018 Jakarta – Palembang sudah berakhir, sebagian atlet dan official dari berbagai negara ada masih belum pulang ke negaranya karena menunggu jadwal keberangkatan. Senggang waktu itulah banyak dimanfaatkan para atlet untuk kongko-kongko sembari mencari oleh-oleh untuk dibawa sebagai kenang-kenangan di negarannya. Ada beberapa tempat yang dikunjungi atlet-atlet tersebut di Jakarta dan […]

  • Gubernur Buka Bersama Jajaran Direksi PTSB

    Gubernur Buka Bersama Jajaran Direksi PTSB

    • calendar_month Kamis, 24 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, OKU – Gubernur Sumsel Alex Noerdin melaksanakan buka puasa bersama Direksi dan Karyawan PT. Semen Baturaja dan Tokoh Masyarakat sekitar lokasi di Aula PT. Semen Baturaja Kabupaten OKU, Kamis (24/5/2018). Sebelum berbuka puasa, Gubernur Alex Noerdin mensosialisasikan Asian Games kepada ribuan masyarakat yang hadir. Menurutnya, Asian Games itu bukan tujuan, akan tetapi Asian Games […]

  • Ciptakan Sistem Suasana Kondusif, Aiptu Sumilak Bina Potensi Masyarakat, Diapresiasi Kapolda Jatim

    Ciptakan Sistem Suasana Kondusif, Aiptu Sumilak Bina Potensi Masyarakat, Diapresiasi Kapolda Jatim

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 592
    • 0Komentar

    AIPTU Sumilak seorang Polisi Wanita (Polwan) yang berdinas di SPN Mojokerto, sekaligus bertugas sebagai Pembina Potensi Masyarakat atau biasa dikenal dengan sebutan ‘Mantri Pasar’ di pasar Pon Sawahan desa Sumbertebu Mojokerto. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim didampingi Kapolres Mojokerto berkunjung di pasar Pon Mojokerto, untuk memastikan aktifitas […]

  • “Daerah Jangan Hidup dari Warisan, Saatnya Kerja Pakai Otak”

    “Daerah Jangan Hidup dari Warisan, Saatnya Kerja Pakai Otak”

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 459
    • 0Komentar

    ADA tipe orang yang hidupnya tenang karena punya sawah warisan, ada juga yang hidupnya maju karena sekolahnya tinggi. Ya..keduanya sah-saja aja, tapi masalah muncul kalau sawah warisan dipamerkan tiap hari. Sementara ilmunya tak pernah diasah, kurang lebih, begitulah gambaran pesan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada para kepala daerah kemarin. Di Batam, saat menutup Rakernas […]

  • Kata-kata mutiara di minggu siang menjelang sore, simak yuk !

    Kata-kata mutiara di minggu siang menjelang sore, simak yuk !

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.146
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id- Kata-kata mutiara, mungkin bisa jadi renungan ente di hari minggu ini : “Keberhasilan adalah hasil dari kerja keras, ketekunan, dan belajar dari kegagalan.” – Colin Powell “Kegagalan adalah pelajaran berharga yang mengarahkan kita menuju kesuksesan yang lebih besar.” – Napoleon Hill “Jika Anda ingin meraih impianmu, bangunlah dan mulailah sekarang. Jangan menunda-nunda lagi.” – […]

expand_less
WordPress Archive Luxed – Creative Multipurpose WordPress Theme Luxeliving – Luxury Resort & Hotel Elementor Template Kit LuxeStay – Hotel Booking WordPress theme Luxetta – Luxury Hotel & Resort Elementor Template Kit Luxia Beauty & Spa Center WordPress Theme LuxMed | Medicine & Healthcare Doctor WordPress Theme Luxria – Modern Jewelry Store WordPress Theme Luxrio – eCommerce Jewellery & Fashion WordPress Theme LUXSA – Fashion WooCommerce Theme Luxury Spa – Wellness and Beauty WordPress Theme