Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Mari Lestarikan Bambu, Pohon Bambu Banyak Manfaat

Mari Lestarikan Bambu, Pohon Bambu Banyak Manfaat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
  • visibility 2.306
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BAMBU memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat Bali. Misalnya, batang bambu dewasa yang banyak digunakan sebagai tiang pancang penjor, semacam umbul-umbul berbahan kain atau hiasan dari daun muda kelapa yang kerap dihadirkan dalam berbagai upacara keagamaan sehingga bambu banyak manfaat.

Bambu juga menjadi bahan utama anyaman untuk tempat sesajen, serta bahan bilik rumah-rumah warga. Ribuan batang bambu juga digunakan sebagai penopang patung ogoh-ogoh saat pawai menjelang Hari Raya Nyepi. Karena itu, hingga kini masih banyak hutan bambu yang terawat dengan baik di sejumlah pelosok desa di Pulau Dewata.

Salah satu hutan bambu berada di Penglipuran. Sebuah desa adat yang berada di Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, sekitar 45 kilometer dari pusat kota Denpasar. Perlu waktu dua jam dari Denpasar untuk mencapai desa sejuk di kaki Gunung Batur ini. Di desa seluas 112 hektare (ha) ini, masyarakat menjaga kelestarian hutan bambu warisan leluhurnya selama ratusan tahun.

Tak hanya itu, batang bambu dari hutan Penglipuran ini masih dipergunakan warga sebagai bahan baku atap angkul-angkul (gerbang rumah), bangunan dapur (pawon), balai upacara (bale saka enem) dan balai warga (bale banjar). Batang bambu dari hutan Penglipuran juga kerap dipakai sebagai tiang penjor yang dipancangkan di pekarangan rumah warga.

Bambu pun menjadi salah satu kearifan lokal masyarakat setempat terkait kesiapsiagaan bencana karena mampu menahan erosi, longsor, dan sebagai tangkapan air.

Menyadari beragam manfaat yang dihasilkan dari tanaman bambu, warga melalui kesepakatan bersama atau awig-awig dalam bahasa setempat, telah menjadikan hutan bambu seluas 45 ha yang terletak di utara desa, sebagai aset tak ternilai, sekaligus penyeimbang ekosistem.

Ini sesuai dengan konsep Tri Hita Karana dalam ajaran agama Hindu Bali yang dianut mayoritas penduduknya. Konsep ini adalah filosofi kehidupan tangguh masyarakat Hindu Bali mengenai keseimbangan hubungan dengan Tuhan, antarmanusia, dan lingkungannya.

Saat mengunjungi Penglipuran, kita tak hanya menikmati kebersihan lingkungan desa yang pernah didaulat sebagai desa paling bersih di dunia oleh majalah Boombastic pada 2016. Kita juga bisa berkeliling hutan bambu yang asri dan bebas sampah menggunakan sepeda yang disewa atau berjalan kaki melewati jalur trekking berupa jalan setapak terbuat dari paving block dan aspal selebar 1 meter sepanjang 2 kilometer yang melingkari kawasan hutan. Jalan setapak ini juga sering digunakan sebagai jalur berolahraga warga sekitar dan turis, terutama di akhir pekan.

Kawasan hutan bambu ini bisa dijelajahi dalam waktu 1 jam berjalan kaki. Kita bisa menikmati suara gemerisik helai dedaunan atau batang bambu saling bergesekan yang menimbulkan harmonisasi suara. Belum lagi garis-garis sinar matahari yang menembus di sela-sela rumpun daun dan batang bambu membentuk siluet indah dan menjadi obyek favorit untuk berfoto. Lokasi ini juga kerap dijadikan sebagai latar foto pre-wedding bagi pasangan yang akan menikah.

Berdasarkan papan informasi yang terdapat di gerbang utama, disebutkan bahwa ada 14 jenis bambu yang ada dalam kawasan hutan ini. Misalnya bambu petung, jajang, dan tali yang dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Masih ada jenis lainya seperti bambu ampel, tambang, gading. Spesies bambu Penglipuran terkenal sebagai salah satu yang terbaik di Pulau Dewata.

Mempertahankan kearifan lokal

Pegiat lingkungan di Penglipuran, Gede Yoga mengatakan, kehadiran hutan bambu di desanya dari sisi ekologis sudah terbukti mampu menjaga sumber air dan mencegah erosi tanah di tebing-tebing. Di hutan bambu ini masyarakat juga membangun pura, tetapi dengan cara yang unik. Mereka hanya menyimbolkan pura melalui bongkahan batu seperti misalnya Pura Mpu Aji. Sepintas, pura ini tidak lebih dari bongkahan batu biasa dan dikelilingi oleh tanaman bukan bambu. Berbeda dengan pura pada umumnya yang terdapat tugu berukir. Inilah cara kami menghormati kesimbangan alam, kata Yoga.

Penebangan bambu pun diatur waktunya. Tak bisa dilakukan secara sembarangan. “Keyakinan kami, jika dipanen di hari tak baik, misal saat berbunga nanti akhirnya bambu mati,” kata Bendesa (Kepala) Adat Desa Penglipuran, I Wayan Supat.

Misalnya saat penanggalan (wuku buku), diyakini tak cocok memanen tanaman berbuku seperti tebu dan bambu. Kepercayaan dan tradisi seperti inilah yang mengendalikan atau mencegah eksploitasi tanaman bambu.

Selain penanggalan waktu, ada juga pengetahuan tradisional yang diwariskan. Misalnya, saat musim hujan tidak baik untuk memanen bambu, karena rebung kebanyakan air. Juga menentukan mana rumpun yang cocok untuk ditebang. Desa adat mendorong kebiasaan terkait hal ini, untuk memastikan kelestariannya. Ini laku pendidikan yang harus dilanjutkan untuk generasi pewaris hutan, kata Supat.

Meski sebagian lahan hutan atas nama warga, lokasi tanaman bambu tetap menyatu, sehingga tak terlihat ada sekat-sekat kepemilikan. Pemanfaatannya pun diutamakan untuk ekologis dan ekonomis. saat ada warga yang membutuhkan batang bambu untuk merenovasi bangunan rumahnya atau mengganti bambu lama atau perlu untuk perlengkapan sembahyang, maka bisa memanen gratis di hutan ini.

Tentu ada syaratnya, yaitu atas seizin pemilik lahan atau memberi tahu dan minta izin pimpinan desa adat. Wayan Supat menyebut desa hanya mengatur tata guna lahan. Semua status tanah menurutnya hak ulayat atau penguasaanya oleh desa adat. Namun warga memiliki hak guna pakai dan hanya bisa dijual ke sesama warga desa saja.

Segala upaya merawat hutan bambu sebagai warisan leluhur yang dilakukan segenap penduduk Penglipuran bukannya tanpa hasil. Setidaknya mereka pernah menerima penghargaan Kalpataru dari pemerintah pada tahun 1995 atas upaya masyarakat Penglipuran melindungi dan menjaga kelestarian ekosistem hutan bambu di wilayah mereka.InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng BAZNAS Sumsel, Pertamina Salurkan Donasi Program Hemat BBM My Pertamina

    Gandeng BAZNAS Sumsel, Pertamina Salurkan Donasi Program Hemat BBM My Pertamina

    • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.249
    • 0Komentar

    DALAM rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1442, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumatera Selatan untuk menyalurkan donasi yang bersumber dari Program Hemat BBM MyPertamina Rp300 per Liter. Program donasi ini berlangsung sejak 13 April 2021 hingga berakhirnya Ramadhan 1442 H. Program hemat BBM ini […]

  • Gelar Vaksinisasi Bersama, Satgas COVID-19 DPR -Polri-Mahasiswa Gelar Vaksinasi bagi Masyarakat

    Gelar Vaksinisasi Bersama, Satgas COVID-19 DPR -Polri-Mahasiswa Gelar Vaksinasi bagi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 514
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi dalam rangka kolaborasi dengan Kepolisian RI dan elemen mahasiswa untuk menyelenggarakan vaksinasi di masyarakat. Pada kesempatan tersebut Sufmi Dasco yang juga menjabat Koordinator Satgas Lawan COVID-19 DPR RI berharap program ini dalam rangka percepatan […]

  • Ramadan, Ada Pasar Pojok Darussalam untuk UMKM

    Ramadan, Ada Pasar Pojok Darussalam untuk UMKM

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.283
    • 0Komentar

    PERSATUAN Pedagang Kecil Sumatera Selatan (P2KSS) menggelar Pasar Pojok Darussalam di Sekretariat Persaudaraan Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) di kawasan KH. Ahmad Dahlan Palembang, Senin (4/4/2022) sore. Acara tersebut digelar guna membantu UMKM  agar terus berkembang maju, diharapkan dengan pasar pojok ini, juga dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan berbuka dengan aneka kudapan khas Palembang. “Pasar ini […]

  • Sudah Dapat Buyer Luar Negeri, Belum Tentu Siap Ekspor, Bea Cukai Ungkap 3 Bekal Penting untuk UMKM

    Sudah Dapat Buyer Luar Negeri, Belum Tentu Siap Ekspor, Bea Cukai Ungkap 3 Bekal Penting untuk UMKM

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Mendapat buyer dari luar negeri tentu menjadi kabar baik bagi pelaku UMKM. Namun, menemukan pembeli internasional baru merupakan awal. Agar peluang tersebut benar-benar berubah menjadi transaksi ekspor, pelaku usaha masih perlu menyiapkan sejumlah hal, mulai dari prosedur dan dokumen hingga pembiayaan serta cara menjaga komunikasi dengan buyer. Bea Cukai mengingatkan pentingnya kesiapan tersebut […]

  • Konsulat Amerika Tawarkan Dana Hibah untuk Sumsel

    Konsulat Amerika Tawarkan Dana Hibah untuk Sumsel

    • calendar_month Rabu, 20 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.083
    • 0Komentar

    Gubernur Sumsel Alex Noerdin kembali kedatangan Konsulat dari Amerika Serikat untuk Sumatera, Juha P Salim di Griya Agung Rabu (20/9). Selain menindaklanjuti penjajakan kerjasama sebelumnya, mereka juga datang menawarkan bantuan dana hibah untuk pengembangan sejumlah proyek yang tengah berjalan di Sumsel.

  • Awas..! 1,4 Juta Hektare Kawasan Gambut di Sumsel Rawan Kebakaran

    Awas..! 1,4 Juta Hektare Kawasan Gambut di Sumsel Rawan Kebakaran

    • calendar_month Rabu, 11 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 930
    • 0Komentar

    Kawasan gambut rawan kebakaran harus menjadi perhatian ektra, apalagi puncak musim kemarau di Sumsel pada Agustus,”

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Easy Checkout Field Editor, Fees & Discounts WooCommerce Elavon Converge Payment Gateway WooCommerce ELTA Courier Voucher & Label WooCommerce Email Attachments WooCommerce Email Customizer WooCommerce Email Customizer with Drag and Drop Email Builder WooCommerce Email Order – Instant Order by Email WooCommerce Email Template Customizer WooCommerce Email Templates WooCommerce EMI Popup