Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Kata-Kata Didiet: Tipis di Kertas, Tebal di Peluang

Kata-Kata Didiet: Tipis di Kertas, Tebal di Peluang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
  • visibility 851
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumseterkini.co.id, – Kalau ngomongin ekonomi kreatif, jangan cuma mikir soal gim keren atau film blockbuster aja, ya. Kadang, karya yang kelihatan kalem dan penuh perasaan kayak puisi juga bisa jadi mesin uang yang ngacir, asal diseriusin.

Makanya, hadirnya Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar di acara peluncuran buku puisi “Pesan yang Datang Belakangan” karya Didiet Maulana itu bener-bener bikin ekonomi kreatif makin kinclong.

Bayangkan deh, puisi itu ibarat benih kecil yang kalau dirawat baik bisa tumbuh jadi pohon besar dengan buahnya berupa film, gim, animasi, dan karya lain yang mengisi kantong negara.

Ibaratnya, puisi ini kayak biji kopi di Kolombia, negara yang terkenal dengan kopi terbaik di dunia. Kalau biji kopinya nggak digiling dan diseduh, ya cuma biji doang, tapi kalau diproses dan dipasarkan dengan keren, bisa jadi ekspor utama dan jadi tumpuan ekonomi.

Nah, Wamen Ekraf Irene Umar menegaskan kalau buku dan penerbitan adalah kunci awal dari seluruh rantai kreatif ini. Dia bilang, “Melalui buku dan penerbitan, kita harapkan masyarakat semakin gemar membaca dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari.” Ini bukan cuma soal literasi, tapi soal menyiapkan bahan bakar untuk mesin kreativitas bangsa.

Didiet Maulana, si desainer dan penulis puisi, bilang bahwa karyanya ini bisa jadi semacam peta harta karun buat generasi muda yang pengen nyemplung ke dunia sastra dan kreativitas.

Dia bilang, “Generasi muda harus terus didorong untuk membaca dan menulis, sehingga bisa meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif mereka.” Wah, bener banget, ya? Ibarat pepatah Jawa, “Ojo ngoyo, ojo ngalamun, tapi ojo lali nguri-uri budaya baca tulis.” Kalau nggak dibudayakan, ya kreativitas bisa mandeg kayak monorel yang nggak jalan-jalan.

Kalau lihat negara lain, Jepang misalnya, yang sejak lama merawat literasi dan karya tulisnya, hasilnya mereka punya industri anime dan manga yang meledak-ledak, ngalahin pasar global. Jadi, jangan heran kalau puisi yang “pelan-pelan tapi pasti” ini bisa jadi motor penggerak ekonomi kreatif kita.

Beda dengan yang suka bilang, “Ah, baca puisi buat apa? Kan cuma buat hati-hati aja.” Padahal, puisi itu senjata rahasia yang kalau dimanfaatin dengan bener, bisa bikin otak muda meledak-ledak ide kreatifnya. Sebagaimana tokoh teknologi dan inovasi dunia Steve Jobs pernah bilang, “Creativity is just connecting things.” Puisi bisa jadi penghubung dari rasa ke karya nyata yang punya nilai ekonomi.

Sebagai kesimpulan, acara peluncuran buku puisi ini bukan cuma tentang peluncuran buku biasa. Ini momentum pengingat kalau dari hal-hal sederhana seperti kata-kata indah, kita bisa membangun masa depan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Jadi, jangan remehkan buku puisi, karena dari rasa turun ke kata, bisa turun juga ke rupiah yang mengalir deras.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kompetisi Robotik Madrasah

    Kompetisi Robotik Madrasah

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 641
    • 0Komentar

    82 tim hari ini bersaing dalam Kompetisi Robotik Madrasah tingkat Nasional tahun 2021 di ICE BSD, Tangerang. Mereka terbagi dalam tiga jenjang, 22 Tim Madrasah Ibtidaiyah (MI), 30 Tim Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 30 Madrasah Aliyah (MA). Kompetisi berlangsung untuk kategori Mobile Robot. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Isom Yusqi mengatakan, […]

  • Puan Maharani Saksikan Pertandingan Asian Games di JSC

    Puan Maharani Saksikan Pertandingan Asian Games di JSC

    • calendar_month Selasa, 21 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO,ID, PALEMBANG – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani menyaksikan pertandingan Asian Games di Jakabaring Sport City (JSC), Selasa (21/8/2018). Puan  didampingi bersama Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Syafruddin dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar menyaksikan sejumlah Pertandingan di Asian Games Palembang. Sebelumnya Menko […]

  • DPO Kasus Narkoba Ditangkap di Kampung Halaman Pagar Alam

    DPO Kasus Narkoba Ditangkap di Kampung Halaman Pagar Alam

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.407
    • 0Komentar

    PELARIAN Randi Saputra Gumai alias Rungak (26) yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Prabumulih Polda Sumatera Selatan) dalam kasus narkoba, akhirnya terhenti di kampung halamannya di Pagaralam. Tersangka Rungak disergap petugas Polres Pagaralam di kediamannya di Prumnas Nendagung No 091, RT 11, RW 06, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan Kota Pagaralam, […]

  • Perisai Diri, Bertekad Kembangkan dan Bangkitkan Kejayaan di Sumsel

    Perisai Diri, Bertekad Kembangkan dan Bangkitkan Kejayaan di Sumsel

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 1.140
    • 0Komentar

    RANCANGAN Kepengurusan Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) Perisai Diri (PD) Sumatera Selatan sudah selesai. Jajaran Pengurus PD Provinsi Sumsel saat ini sedang menjadwalkan rencana pelantikan. Hal itu dikatakan H Zulfikar Ali Fajri, S. Ag, M.Si, Ketua Terpilih Pengurus PD Provinsi Sumsel, di sela-sela latihan rutin di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang, belum lama ini. Lebih lanjut, […]

  • Bus Masuk Jurang, Korban Meninggal Jadi 26 Orang, Kemungkinan Bertambah

    Bus Masuk Jurang, Korban Meninggal Jadi 26 Orang, Kemungkinan Bertambah

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.426
    • 0Komentar

    PROSES evakuasi terhadap korban bus PO Sriwijaya jurusan Bengkulu-Palembang yang jatuh kedasar Sungai Lematang Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam semalam masih terus dilakukan tim evakuasi gabungan. Ben Telau, anggota Basarnas kota Pagaralam mengungkapkan pihaknya menduga masih ada sebagian korban yang masih terjebak didalam badan bus naas tersebut sehingga upaya SAR akan terus lanjutkan. “Data kami […]

  • Awas! Pelajar Dilarang Masuk Panti Pijat, PPUT dan PPUM yang Melanggar Bakal di Segel

    Awas! Pelajar Dilarang Masuk Panti Pijat, PPUT dan PPUM yang Melanggar Bakal di Segel

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.672
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Jam operasional Panti Pijat Urut Tradisional (PPUT) dan Panti Pijat Urut Moderen (PPUM) sesuai peraturan adalah pukul 9.00 WIB – pukul 23.00 WIB, bahkan dalam aturan tersebut disebutkan dilarang menjadi tempat pelacuran, serta pelajar dilarang masuk. Hal itu ditegaskan Kabid Perlindungan Masayarakat Sat Pol PP Kota Palembang Herison dihadapan 100 perwakilan dari Usaha Jasa […]

expand_less
WordPress Archive Premium URL Shortener WordPress Plugin Premiumpress Dating Theme - #1 dating theme for wordpress PressGrid Frontend Publish Reaction & Multimedia PressMart – Modern Elementor WooCommerce WordPress Theme PRESSO – Modern Magazine / Newspaper / Viral Theme Prestashop Presta Speed – database / webp / image site optiomization Presto Player Pro - Ultimate Video Player WordPress Plugin Preston | Fruit Company & Organic Farming WordPress Theme Pretty Links Pro Preview Submission in Gravity Forms