Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Kata-Kata Didiet: Tipis di Kertas, Tebal di Peluang

Kata-Kata Didiet: Tipis di Kertas, Tebal di Peluang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
  • visibility 867
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumseterkini.co.id, – Kalau ngomongin ekonomi kreatif, jangan cuma mikir soal gim keren atau film blockbuster aja, ya. Kadang, karya yang kelihatan kalem dan penuh perasaan kayak puisi juga bisa jadi mesin uang yang ngacir, asal diseriusin.

Makanya, hadirnya Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar di acara peluncuran buku puisi “Pesan yang Datang Belakangan” karya Didiet Maulana itu bener-bener bikin ekonomi kreatif makin kinclong.

Bayangkan deh, puisi itu ibarat benih kecil yang kalau dirawat baik bisa tumbuh jadi pohon besar dengan buahnya berupa film, gim, animasi, dan karya lain yang mengisi kantong negara.

Ibaratnya, puisi ini kayak biji kopi di Kolombia, negara yang terkenal dengan kopi terbaik di dunia. Kalau biji kopinya nggak digiling dan diseduh, ya cuma biji doang, tapi kalau diproses dan dipasarkan dengan keren, bisa jadi ekspor utama dan jadi tumpuan ekonomi.

Nah, Wamen Ekraf Irene Umar menegaskan kalau buku dan penerbitan adalah kunci awal dari seluruh rantai kreatif ini. Dia bilang, “Melalui buku dan penerbitan, kita harapkan masyarakat semakin gemar membaca dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari.” Ini bukan cuma soal literasi, tapi soal menyiapkan bahan bakar untuk mesin kreativitas bangsa.

Didiet Maulana, si desainer dan penulis puisi, bilang bahwa karyanya ini bisa jadi semacam peta harta karun buat generasi muda yang pengen nyemplung ke dunia sastra dan kreativitas.

Dia bilang, “Generasi muda harus terus didorong untuk membaca dan menulis, sehingga bisa meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif mereka.” Wah, bener banget, ya? Ibarat pepatah Jawa, “Ojo ngoyo, ojo ngalamun, tapi ojo lali nguri-uri budaya baca tulis.” Kalau nggak dibudayakan, ya kreativitas bisa mandeg kayak monorel yang nggak jalan-jalan.

Kalau lihat negara lain, Jepang misalnya, yang sejak lama merawat literasi dan karya tulisnya, hasilnya mereka punya industri anime dan manga yang meledak-ledak, ngalahin pasar global. Jadi, jangan heran kalau puisi yang “pelan-pelan tapi pasti” ini bisa jadi motor penggerak ekonomi kreatif kita.

Beda dengan yang suka bilang, “Ah, baca puisi buat apa? Kan cuma buat hati-hati aja.” Padahal, puisi itu senjata rahasia yang kalau dimanfaatin dengan bener, bisa bikin otak muda meledak-ledak ide kreatifnya. Sebagaimana tokoh teknologi dan inovasi dunia Steve Jobs pernah bilang, “Creativity is just connecting things.” Puisi bisa jadi penghubung dari rasa ke karya nyata yang punya nilai ekonomi.

Sebagai kesimpulan, acara peluncuran buku puisi ini bukan cuma tentang peluncuran buku biasa. Ini momentum pengingat kalau dari hal-hal sederhana seperti kata-kata indah, kita bisa membangun masa depan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Jadi, jangan remehkan buku puisi, karena dari rasa turun ke kata, bisa turun juga ke rupiah yang mengalir deras.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertumbuhan Ekonomi Sumsel 2025 Lampaui Nasional, Apakah Kesejahteraan untuk Semua Terwujud?

    Pertumbuhan Ekonomi Sumsel 2025 Lampaui Nasional, Apakah Kesejahteraan untuk Semua Terwujud?

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    “Sumsel Melesat, Tapi Jangan Sampai Terbang Tanpa Sayap” PERTUMBUHAN ekonomi Sumatera Selatan pada triwulan II-2025 menunjukkan angka menggembirakan yang melampaui rata-rata nasional. Dalam rilis resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (sumselprov.go.id) dengan judul “Perekonomian Sumsel Lampaui Nasional, Tumbuh Tertinggi Dalam 4 Tahun Terakhir”, tercatat pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 5,42% year-on-year dan 4,65% quarter-to-quarter. Tapi ingat!, seperti […]

  • Asosiasi UPPB Provinsi, Apresiasi Pemkab Muba kelola UPPB Muba menjadi besar dan aktif.

    Asosiasi UPPB Provinsi, Apresiasi Pemkab Muba kelola UPPB Muba menjadi besar dan aktif.

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 724
    • 0Komentar

    INOVASI hilirisasi karet di Musi Banyuasin (Muba), salah satunya untuk pembangunan jalan aspal karet dan pendirian pabrik aspal karet menjadi sorotan berbagai pihak dan diyakini menjadi jalan keluar penguatan ekonomi daerah di tengah kelesuan harga karet. Inisiasi yang dilakukan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tersebut tidak hanya menjadi perbincangan hingga di […]

  • Sediakan Rp 6,9 Miliar, Ini Syarat Masjid/Musala Dapatkan Bantuan Bimas Islam

    Sediakan Rp 6,9 Miliar, Ini Syarat Masjid/Musala Dapatkan Bantuan Bimas Islam

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.274
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) akan menyalurkan bantuan operasional masjid dan musala di daerah terdampak covid-19 tahun anggaran 2021. Total bantuan yang akan disalurkan sebesar 6,9 miliar rupiah. Ini terdiri dari 6,2 miliar rupiah bantuan untuk masjid  dan 700 juta rupiah bantuan untuk musala. Direktur Urusan Agama Islam dan […]

  • Pemerintah Keluarkan Regulasi, SPKLU: Sebuah Peluang Bisnis Bagi Produsen Dalam Negeri

    Pemerintah Keluarkan Regulasi, SPKLU: Sebuah Peluang Bisnis Bagi Produsen Dalam Negeri

    • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.879
    • 0Komentar

    STASIUN Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) merupakan peluang bisnis yang harus dimanfaatkan oleh produsen dalam negeri. Pemerintah pun telah mengeluarkan regulasi terkait infrastruktur pengisian listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang memberikan kemudahan pada investasi SPKLU. “Pemerintah memberikan dukungan bagi para pelaku usaha untuk memproduksi infrastruktur pengisian kendaraan listrik umum ini,” ujar Direktur Pembinaan […]

  • Jaga Sinergitas Pemprov-PWI

    Jaga Sinergitas Pemprov-PWI

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 786
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru Menerima Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera  Selatan (Sumsel), dalam rangka silaturahmi sekaligus mengundang Gubernur untuk hadir pada acara Pekan Olahraga Daerah (Porwada) tingkat provinsi Sumsel di Kota Lubuklinggau 7-9 April mendatang. Pada acara tersebut nantinya juga akan berlangsung seminar jurnalistik, Pekan olahraga wartawan, bakti sosial, malam […]

  • subsidi energi

    Sepakat, 2018 Subsidi Energi Rp94,54 Triliun

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.343
    • 0Komentar

    Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melalui Badan Anggaran (Banggar) bersama dengan panitia kerja (Panja) Pemerintah menyepakati anggaran subsidi energi di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 sebesar Rp94,54 triliun.

expand_less
WordPress Archive Premium URL Shortener WordPress Plugin Premiumpress Dating Theme - #1 dating theme for wordpress PressGrid Frontend Publish Reaction & Multimedia PressMart – Modern Elementor WooCommerce WordPress Theme PRESSO – Modern Magazine / Newspaper / Viral Theme Prestashop Presta Speed – database / webp / image site optiomization Presto Player Pro - Ultimate Video Player WordPress Plugin Preston | Fruit Company & Organic Farming WordPress Theme Pretty Links Pro Preview Submission in Gravity Forms