Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Perisai Diri, Bertekad Kembangkan dan Bangkitkan Kejayaan di Sumsel

Perisai Diri, Bertekad Kembangkan dan Bangkitkan Kejayaan di Sumsel

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
  • visibility 1.166
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RANCANGAN Kepengurusan Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) Perisai Diri (PD) Sumatera Selatan sudah selesai. Jajaran Pengurus PD Provinsi Sumsel saat ini sedang menjadwalkan rencana pelantikan. Hal itu dikatakan H Zulfikar Ali Fajri, S. Ag, M.Si, Ketua Terpilih Pengurus PD Provinsi Sumsel, di sela-sela latihan rutin di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang, belum lama ini.
Lebih lanjut, Zulfikar yang kesehariannya juga Penghulu di KUA Alang-Alang Lebar Palembang ini menjelaskan, Pengurus PD Pusat sudah mengirimkan SK Pengurus PD Sumsel pada tanggal 16 Februari 2021.
Setelah SK diterima, mewakili pengurus PD di Sumsel, Zulfikar berharap agar Ketua Umum Pusat PD, Dr. Ir. Dwi Soetjpto, MM yang juga Kepala SKK Migas dapat melantik Pengurus PD di Provinsi Sumsel.
“Kami sudah mengajukan surat permohonan pelantikan ke pengurus Pusat. Harapan kami, Pak Ketum dapat hadir dan melantik kami di Sumsel,” ujar Zulfikar.
Lebih lanjut, alumnus Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Palembang yang akrab dipanggil Ustadz Zulfikar ini berkeinginan, agar PD di Sumsel yang kini sedang kembali digiatkan, akan bangkit lagi dan berjaya di Sumsel.
Oleh sebab itu, sebagai bentuk motivasi bagi Kelatnas PD di Sumsel, Zulfikar mengatakan sudah beberapa bulan terakhir, PD di Palembang menggiatkan latihan rutin di BDK Palembang, setiap Ahad ba’da Shalat Ashar.
“Melalui latihan ini, kita ingin membangkitkan lagi kejayaan Perisai Diri di Sumsel, yang memang sebelumnya pernah kita raih. Semangat ini menjadi potensi yang sedang kita kembangkan lagi, agar kejayaan Perisai Diri di Sumsel bangkit kembali. Salah satunya melalui latihan rutin di BDK setiap Ahad ba’da Ashar,” ujarnya.
Sejak Usia 9 Tahun Belajar Silat
Pada kesempatan lain, Zukfikar juga menjelaskan tentang sejarah PD di Indonesia. Menurutnya, PD merupakan salah satu Perguruan Silat di Indonesia yang didirikan Raden Mas Soebandiman Dirdjoatmodjo atau lebih akrab dipanggil Pak Dirdjo (1913 – 1983).
Pak Dirdjo, sebagaimana dalam catatan sejarah merupakan Putra dari R.M. Pakoe Soedirdjo (Buyut dari Sri Paduka Pakoe Alaman II).
Sejak umur 9 tahun Pak Dirdjo sudah mulai belajar silat, terutama ketika dirinya masih berada di lingkungan keraton Pakoe Alaman Yogyakarta. Pada usia 16 tahun, Pak Dirdjo sudah mulai merantau untuk berguru ilmu silat keliling nusantara.
Setelah merasa cukup, Pak Dirdjo kemudian mengembangkan ilmu silatnya yang telah ia dapatkan dari berbagai perguruan silat di nusantara.
Berguru pada Yap Kie San
Tepatnya di Parakan, Jawa Tengah, tahun 1936, Pak Dirdjo mendirikan perguruan silat Eka Kalbu (Satu Hati). Di tengah kesibukannya di perguruan silat Eka Kalbu ini, Pak Dirdjo kemudian bertemu dengan Suhu : Yap Kie San, salah satu Suhu dari aliran Kungfu Siaw Liem Sie.
Pak Dirdjo tak mau menyia-nyiakan pertemuan itu. Pak Dirdjo muda kala itu kemudian bertarung dengan salah satu murid Suhu Yap Kie San.
Namun Pak Dirdjo kali itu harus mengakui keunggulan murid Yap Kie San. Sudah menjadi prinsip Pak Dirdjo, setiap kali kalah di salah satu perguruan silat, Pak Dirdjo kemudian harus berguru di perguruan silat, tempat dirinya dikalahkan.
Pun demikian halnya dengan Yap Kie San. Setelah dengan segala upaya dilakukan, akhirnya Pak Dirdjo diterima sebagai salah satu murid Yap Kie San.
Dari murid yang dilatih Yap Kie San, hanya 6 pesilat yang dinyatakan lulus, terdiri dari 4 orang keturunan Tionghoa, dan 2 dari Indonesia, yaitu Pak Dirdjo dan R. Brotosoetardjo, yang kemudian dikenal sebagai pendiri perguruan silat BIMA.
Meramu ilmu Yap Kie San
Sekitar 14 tahun Pak Dirdjo berguru dengan Yap Kie San. Berbekal ilmu silat yang sudah didapatkan, Pak Dirjo kemudian mengolah dan meramu berbagai ilmu silat itu dalam bentuk teknik silat yang sangat sesuai dengan anatomi tubuh manusia.
Tepatnya pada 02 Juli 1955 di Surabaya, secara resmi Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) Indonesia PERISAI DIRI, yang sehari-hari dikenal dengan sebutan “PD” akhirnya berdiri.
Metode Serang Hindar
Lahirnya motto “Pandai Silat Tanpa Cidera” berdasar pada metode latihan praktis di Kelatnas PD. “Metode Serang-Hindar, adalah metode yang tidak ditemukan dalam beladiri manapun di dunia,” ujar Zulfikar, mengutip nukilan sejarah tentang PD.
Zulfikar menjelaskan, dalam latihan Serang-Hindar, setiap anggota dibekali dengan pedoman tehnik untuk menyerang dan menghindar dengan ketentuan yang baku dan ilmiah.
Melalui metode itu, Zulfikar menjelaskan setiap anggota mampu menerapkan gerak menyerang dan menghindar dalam posisi sesaat, ketika berhadapan atau berdekatan dengan lawan tanpa harus merubah posisi tubuh.
Lebih lanjut, Zulfikar mengungkapkan metode latihan Serang-Hindar juga melatih mental pesilat dalam menghadapi situasi apapun dan sigap dalam mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi.
“Pada akhirnya, metode ini dapat membentuk sikap dan karakter pribadi yang berfikir cepat dan bertindak tepat serta antisipatif,” tambahnya.
Selain itu, Zulfikar menjelaskan metode Serang-Hindar akan mewujudkan semangat saling asah, asih dan asuh. Sebab menurutnya, masing-masing berusaha mempraktikkan gerakan yang benar dan tidak saling mencederai.
Bila kemudian akan mengenai sasaran sebagai akibat terlambat menghindar, maka diarahkan ke bagian tubuh yang tidak berbahaya. “Ini hanya sekedar mengingatkan, kalau yang bersangkutan lambat atau salah bergerak,” ujarnya.
Kejuaraan Internasional sejak 1990
Zulfikar menambahkan, Perguruan Silat PD bukan hanya berkembang di Indonesia, tetapi juga tumbuh dan meluas di luar negeri, seperti di Australia, Amerika, Jepang, Netherland, Switzerland, Inggris, Timor Leste dan Jerman. Ini menggambarkan bahwa Kelatnas Indonesia Perisai Diri merupakan perguruan silat modern yang dapat berkembang di berbagai daerah. Oleh sebab itu, kejuaraan di Perisai Diri melintasi dalam dan luar negeri.
“Dalam kejuaraan, kita ada kejuaraan antar pelajar sejak 2012, kejuaraan nasional antar perguruan tinggi sejak tahun 1975, dan di tingkat internasional, kita ada yang namanya Perisai Diri International Championship (PDIC) yang sudah berlangsung sejak tahun 1990. PDIC ini berawal dari kejuaraan nasional antar provinsi pertama tahun 1964, kemudian sejak 1990 menjadi PDIC,” tambahnya.(ril)

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Pesan Menristek  Terkait Bisnis Startup

    Begini Pesan Menristek  Terkait Bisnis Startup

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 876
    • 0Komentar

    Mampu memasarkan produk- produk dalam negeri.

  • “AI Bantu Naikkan PAD, Tapi Jangan Sampai Jadi PAD (Pusing Akibat Data)”

    “AI Bantu Naikkan PAD, Tapi Jangan Sampai Jadi PAD (Pusing Akibat Data)”

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.529
    • 0Komentar

    ADA pepatah lama menyebutkan, “Tak ada rotan, akar pun jadi”, tapi di era digital sekarang ini pepatahnya itu berubah menjadi “Tak ada otak, AI pun jadi,” Begitulah kira-kira suasana ketika PT Masa Depan Indonesia (MDI) sowan ke Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, belum lama ini, mereka datang bukan mau jualan gorengan, tapi jualan kecerdasan, […]

  • Pemkab Muba Salurkan 4 Ton Beras  di Bayung Lencir

    Pemkab Muba Salurkan 4 Ton Beras di Bayung Lencir

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba menyalurkan 4 ton beras diperuntukkan bagi warga terdampak Covid-19 di Kecamatan Bayung Lencir. “Hari ini ada 4 ton beras yang kita salurkan untuk warga Kecamatan Bayung Lencir yang nantinya akan dibagikan ke seluruh wilayah Bayung Lencir, diprioritaskan untuk Lansia dan warga yang terdampak Covid-19,” ungkap Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin […]

  • Satukan Persepsi untuk Bangun OKI Lewat Muskab KORPRI

    Satukan Persepsi untuk Bangun OKI Lewat Muskab KORPRI

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    MUSYAWARAH ke-2 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2021 Resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kab. OKI sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kab. OKI H. Husin, S.Pd, MM di Ruang Rapat Bende Seguguk II, Selasa (30/3/21). Musyawarah Kabupaten merupakan sebuah amanah yang harus dilaksanakan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga […]

  • Letakan Batu Pertama Menara Masjid Raudhatul Muttaqin, Begini Pesan Wawako

    Letakan Batu Pertama Menara Masjid Raudhatul Muttaqin, Begini Pesan Wawako

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang H. Harnojoyo melaksanakan safari jumat bersama masyarakat di Masjid Raudhatul Muttaqin Komplek P & K Jalan Tanjung Siapi api, Kecamatan Sukarami Palembang, Jumat (9/8/2019). Dalam safari jumat ini H. Harnojoyo meletakkan batu pertama tanda pembangunan menara Masjid Raudhatul Muttaqin. “Semoga pembangunan menara ini berjalan lancar dan memperoleh berkah dari Allah SWT” Kata Harnojoyo. Harnojoyo mengatakan, Masjid […]

  • Sumsel Bantu Modal Sektor UMKM Rp 11 Miliar 

    Sumsel Bantu Modal Sektor UMKM Rp 11 Miliar 

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H.Herman Deru menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian khusus pada pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini dibuktikan Pemerintah Provinsi Sumsel telah menganggarkan dana sebesar  Rp 11 Miliar guna membantu permodalan para pelaku usaha. Hal tersebut diungkapkannya saat membuka hari UMKM Internasional 2019, acara yang diselenggarakan oleh International Council For Small Business Indonesia […]

expand_less
WordPress Archive Livemesh Addons for Elementor Premium LivePreview | Theme Demo Bar for WordPress Livesay – Event & Conference WordPress Theme LiveSmart Video Chat Livestorm Jetpack CRX Addon Livi – Education WordPress Theme Liviza – Immigration Consulting WordPress Theme Liviza – Immigration Consulting WordPress Theme + RTL Lizar – Creative Portfolio WordPress Theme LMS – Education WordPress Theme