Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Bekal Cerdas Para Founder

Bekal Cerdas Para Founder

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • visibility 777
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ada pepatah lama yang bilang, “Tak ada rotan, akar pun jadi” Tapi di zaman digital sekarang, pepatah itu harus di-update.Tak ada investor, mentor pun dicari. Itulah semangat yang dibawa Kemenekraf dalam program BEKUP 2025, sebuah oase di padang gersang startup Indonesia yang kadang lebih banyak slide presentasi daripada omzet.

BEKUP, singkatan dari Badan Ekraf for Startup, bukan cuma program yang enak didengar di telinga, tapi juga punya misi besar: menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin diesel baru ekonomi nasional kuat, bandel, tapi gak ugal-ugalan. Bukan sekadar incubator, tapi akselerator ibarat startup itu mobil, BEKUP adalah tukang bensin, tukang servis, sekaligus navigator GPS yang bilang belok kanan di peluang pasar.

Kita sudah terlalu lama melihat startup jadi kayak sinetron banyak ide, sedikit realisasi. Tapi BEKUP datang membalikkan meja. Dari data yang disampaikan Menteri Ekraf Teuku Riefky, program ini sudah bantu 42,5% founder naik pendapatan, 58% tembus pendanaan, dan 72% berhasil buka lapangan kerja baru. Itu bukan angka dari mimpi semalam, tapi hasil dari proses mentoring, inkubasi, hingga pemanggangan mental para pelaku startup.

Ibarat bikin kue, BEKUP ini bukan cuma kasih resep, tapi juga bantu ngaduk adonan, masukin oven, dan bahkan nyariin topping biar startup-nya gak gosong di tengah jalan. Contohnya? Nih ya

Atourin, digitalisasi 354 Desa Wisata. Desa jadi makin ciamik, wisatanya gak lagi ngandelin baliho Selamat Datang yang udah kusam. Surplus, kayak promo “Clearance Sale” tapi buat produk yang nyaris dibuang. Udah hematin duit, hematin bumi juga. Kalau ini startup ada di Korea, mungkin udah diajak dinner sama BTS. KlinikGo, dari layanan telehealth lokal, jadi partner regional Malaysia. Kita bisa bilang Lokal go international bukan lagi mimpi di siang bolong.

Kalau kita lihat negara tetangga, mereka udah lebih dulu gaspol,  Singapura punya Startup SG, lengkap dari mentor, pendanaan, sampai market access. Negara sekecil itu, tapi semangatnya seukuran benua. Korea Selatan punya TIPS Program, ngasih dana dan akses ke teknologi global. Makanya, startup mereka bisa lari kayak idol K-pop cepat, fokus, dan ditonton banyak orang dan Estonia, negara mungil tapi sistem digitalnya canggih, bahkan buat urus nikah dan cerai bisa lewat aplikasi, startup di sana pun gak sempat ngeluh soal birokrasi.

BEKUP ini harusnya bukan jadi ajang curhat founder yang kehabisan dana, tapi arena gladi bersenjata. Founder diajarin bikin model bisnis yang gak cuma cakep di slide, tapi tahan diguyur realita. Ditekankan pentingnya track record, bukan trick record. Ada laporan keuangan?.Harusnya ada. Paham pasar? Wajib. Jangan cuma berani presentasi, tapi takut akuntansi.

Seperti kata Wakil Menteri Ekraf Irene Umar, startup itu harus “Back to Fundamentals”. Artinya, sebelum mikir bikin unicorn, pastikan dulu sapi perahnya bisa hidup sehat dan gak stres tiap awal bulan.

Program seperti BEKUP harus terus dikawal agar tidak jadi ajang motivasi massal tahunan yang berakhir dengan tepuk tangan dan kopi gratis. Harus ada tindak lanjut konkret pencatatan alumni, evaluasi tahunan, kemitraan strategis, bahkan sandbox regulasi biar startup bisa ngulik tanpa takut kena denda.

Selain itu, pemerintah juga mesti jujur jangan semua startup dianggap sukses hanya karena dapat investor. Ukur juga dampaknya ke masyarakat, tenaga kerja, dan kontribusinya ke ekonomi nasional. Jangan sampai unicorn jadi badak sumbu besar tapi nyaris punah manfaatnya.

BEKUP 2025 bisa jadi jalan tol buat masa depan ekonomi digital Indonesia, asal tidak disabotase birokrasi, kejar tayang, atau sekadar pencitraan. Program ini punya potensi besar membentuk ekosistem startup yang bukan cuma hidup dari pitch deck, tapi dari solusi nyata. Startup kita harus dibekali mental baja, model bisnis solid, dan jaringan yang kuat. Bukan lagi startup yang modalnya cuma mimpi dan minuman sachet.

Kita perlu lebih banyak Atourin, Surplus, KlinikGo, bukan sekadar startup yang lulus BEKUP lalu hilang tanpa kabar seperti mantan yang tak ingin dikenang. Kalau kita mau ekonomi kreatif jadi tulang punggung, maka startup adalah otot-ototnya. Dan BEKUP harus jadi gym pelatihan, bukan sekadar tempat selfi-selfian sambil bawa goodie bag. Mari kita jaga semangat ini. Dari BEKUP ke bekap masa depan karena bangsa yang besar adalah bangsa yang mendukung startup-nya dengan serius, bukan sekadar kata sambutan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelindo II Palembang Salurkan 8 Ekor Sapi Kurban untuk Masyarakat Lingkungan
    CSR

    Pelindo II Palembang Salurkan 8 Ekor Sapi Kurban untuk Masyarakat Lingkungan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.098
    • 0Komentar

    PT Pelabuhan Indonesia [Pelindo] II/ Indonesian Port Corporation (IPC) Cabang Palembang menyalurkan 8 ekor Sapi kurban untuk masyarakat lingkungan pada Hari Raya Idul Adha 1441 H kemarin. Hewan kurban tersebut disalurkan pada Rabu lalu. Hewan-hewan kurban itu merupakan suatu simbolis perwakilan Direksi IPC kepada perwakilan warga di masing-masing RT sekitaran Wilayah IPC. Penyerahan hewan kurban ini […]

  • Ada Pelonggaran, PPKM Diperpanjang, Mulai  Diberlakukan Hari Ini

    Ada Pelonggaran, PPKM Diperpanjang, Mulai Diberlakukan Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 969
    • 0Komentar

    PEMERINTAH kembali memutuskan memperpanjang kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk seluruh wilayah. Perpanjangan dilakukan mulai 5-18 Oktober 2021 dan ada pelonggaran seperti PPKM sebelumnya. Pada perpanjangan kali ini pemerintah membuat sejumlah pelonggaran. “Dalam penerapan PPKM yang akan diberlakukan selama dua minggu ke depan, pemerintah melakukan berbagai penyesuaian,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi […]

  • TNI AL Apresiasi Ketangguhan Mental Remaja Terapung-apung di Laut Selama Tiga Jam, Diselamatkan Prajurit AL 45 KM Dari Daratan Banten

    TNI AL Apresiasi Ketangguhan Mental Remaja Terapung-apung di Laut Selama Tiga Jam, Diselamatkan Prajurit AL 45 KM Dari Daratan Banten

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    TNI Angkatan Laut memberikan apresiasi kepada remaja bernama Ridho Ilhami atas ketangguhan mental dan bertahan selama kurang lebih 3 (tiga) jam di laut, ketika jatuh dari kapal penyeberangan rute Kronjo Banten menuju Pulau Harapan, di Perairan Kepulauan Seribu pada Jumat (18/6) lalu. Apresiasi TNI AL kepada Ridho berstatus pelajar yang didampingi kedua orang tuanya tersebut […]

  • Pemda Harus Gencarkan 3T Guna Tekan Covid-19

    Pemda Harus Gencarkan 3T Guna Tekan Covid-19

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 941
    • 0Komentar

    PERKEMBANGAN penanganan Covid-19 sudah berjalan baik. Namun pada perkembangan mingguan, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan masih terdapat catatan untuk beberapa provinsi, sebagaimana dikabarkan pada Selasa (10/11/2020) melalui konferensi pers secara virtual. Perkembangan kasus Covid-19 tingkat nasional pekan ini cenderung ke arah yang kurang baik dibanding pekan sebelumnya. […]

  • Kemarin, Nihil Penambahan Kasus Covid-19 di Muba

    Kemarin, Nihil Penambahan Kasus Covid-19 di Muba

    • calendar_month Sabtu, 9 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 722
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (8/1/2021) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus COVID-19. “Tidak ada penambahan kasus per 8 Januari 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Diketahui, hingga 8 Januari 2021 ada sebanyak 768 kasus diantaranya 654 kasus sembuh, 84 masih dirawat, dan 30 kasus meninggal dunia. Sementara itu, berdasarkan data […]

  • HUT Muba ke-63, Ini Rencana Kegiatannya

    HUT Muba ke-63, Ini Rencana Kegiatannya

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.302
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Finalisasi Dalam Rangka Perayaan HUT  Muba ke-63 dan Muba Expo tahun 2019, di Ruang Rapat Serasan Sekate Sekretariat Daerah Muba, Selasa (3/9/2019). Rapat dipimpin Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Rusli SP MM, dan dihadiri Ketua TP PKK Muba Hj […]

expand_less
WordPress Archive Fitx – Fitness & Gym Elementor Template Kit Fivo Docs – WordPress Documents and Attachments Manager Fixier – Gadgets & Electronics Repair Services Elementor Template Kit Fixman – Smartphone & Laptop PC Repair Elementor Kit Fixn – Handyman & Repair Service Elementor Template Kit Fixora – SaaS & Startup WordPress Theme FixPress – Mobile Phone and Computer Repair WordPress Theme Fixy: A Simple & Sexy WordPress Theme Fladient – App & SaaS WordPress Theme Flaire Dance School & Studio Elementor Template Kit