Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » 16 Pelaku IKM Ikut Pameran, Di Expo 2020 Dubai, Kemenperin Promosikan Produk IKM Fesyen Muslim hingga Kosmetik Halal

16 Pelaku IKM Ikut Pameran, Di Expo 2020 Dubai, Kemenperin Promosikan Produk IKM Fesyen Muslim hingga Kosmetik Halal

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
  • visibility 2.369
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) proaktif mempromosikan keunggulan produk-produk industri nasional dari berbagai sektor di ajang pameran tingkat internasional. Dalam perhelatan Expo 2020 Dubai misalnya, di Paviliun Indonesia menampilkan beragam produk industri kecil dan menengah (IKM) yang kompetitif dan inovatif.

Sebanyak 16 pelaku IKM mendapatkan fasilitas untuk ikut serta dalam pameran bergengsi tersebut. Mereka adalah para peserta program peningkatan kapasitas yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin.

“Para pelaku IKM ini berasal dari sektor fesyen dan aksesoris, kosmetik, makanan dan minuman, serta pelaku startup yang menyediakan solusi teknologi bagi IKM. Produk yang ditampilkan sebagian besar memiliki sertifikat halal dan berstandar internasional,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal IKMA Kemenperin Reni Yanita di Jakarta, Senin (1/11/2021).

Plt. Dirjen IKMA berharap, melalui partisipasi pada Expo 2020 Dubai, para pengunjung dari berbagai negara mendapatkan informasi dan pengalaman tentang produk IKM Indonesia yang berkualitas. Selain itu, membuka peluang IKM tersebut memperluas pasar ekspornya.

“Bahkan, kami optimistis, akan ada investor potensial yang tertarik untuk kerja sama dengan pelaku IKM kita melalui forum bisnis yang telah disiapkan,” ungkap Reni. Salah satu sektor yang cukup prospektif, yakni IKM fesyen muslim.

Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk pengembangan industri fesyen muslim karena mayoritas penduduknyaadalah muslim dan total konsumsi domestik fesyen muslim yang mencapai USD6 miliar. “Kondisi ini pula yang membuat Indonesia berhasil menjadi negara ketiga terbaik dalam mengembangkan industri fesyen muslimnya, setelah Uni Emirat Arab dan Turki,” sebut Reni.

Lebih lanjut, selama ini IKM telah berperan besar dalam membangkitkan kembali produktivitas sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT), meskipun di tengah hantaman dampak ekonomi global khususnya pandemi COVID-19. Pada kuartal II tahun 2021, industri TPTmasih tumbuh positif sebesar 4,54 persen. Bahkan, total nilai ekspor TPTtelah menembus USD6,93 miliar sepanjang Januari-Juli 2021.

“IKM kita telah mampu memproduksi berbagai produk fesyen yang inovatif dari beragam bahan baku dan material, warna, teknik pembuatan, hingga desain yang menarik, seperti yang ditampilkan di pameran Expo 2020 Dubai ini,” imbuhnya.

Guna mendorong lebih banyak desainer dan pelaku IKM fesyen muslim yang dapat menghasilkan produk berkualitas, Ditjen IKMA Kemenperin telah menyelenggarakan program Modest Fashion Project (MOFP) setiap tahun. MOFP menjadi wadah pengembangan ekosistem desainer fesyen muslim agar berdaya saing unggul.

“Kami berkolaborasi dengan banyak pakar bisnis fesyen untuk membuat program pembinaan yang mendorong para perancang busana muslim agar bisa mengembangkan bisnisnya,” ujar Reni.

Tak hanya sektor fesyen muslim, Ditjen IKMA Kemenperin juga terus mendukung pengembangan IKM kosmetik yang bersaya saing global. Dari total 760 industri kosmetik di Indonesia, 95 persen merupakan sektorIKM. Artinya, IKM kosmetik punya peran besar dalam berkontribusi pada perekonomian nasional.

“Terdapat beberapa peluang yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku IKM untuk mengembangkan sektor kosmetik ini, di antaranya berupa tren kosmetik halal yang terus meningkat, melimpahnya sumber daya alam bahan pembuatan kosmetik yang berhubungan dengan gerakan back to nature, maraknya produk kosmetik bagi anak-anak dan pria, serta beragam perayaan hari raya muslim yang bisa dijadikan kesempatan bagi IKM untuk menggenjot penjualannya,” papar Reni.

Agar IKM bisa memanfaatkan peluang tersebut, Ditjen IKMA Kemenperin konsisten memfasilitasi IKM melalui beragamprogram pelatihan pengembangan teknologi, inovasi, hingga promosi dan pemasaran.

“Kami juga mendorong kerja sama industri kosmetik skala besar bermitra dengan industri antara dan pengemasan. Kerja sama ini dapat membantu IKM yang memproduksi barang setengah jadi, seperti minyak atsiri, menjadi produk akhir yang dapat dikonsumsi masyarakat,” ungkap Reni.
InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak kepadatan penduduk pada kualitas hidup perkotaan di Kota-kota besar

    Dampak kepadatan penduduk pada kualitas hidup perkotaan di Kota-kota besar

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.844
    • 0Komentar

    DALAM kehidupan masyarakat tekanan yang dialami oleh masalah perkotaan seperti kepadatan penduduk sering kali berdampak pada kualitas hidup masyarakat yang meliputi perumahan, ketahanan pangan, layanan masyarakat, perkembangan masyarakat, kemiskinan dan lain sebagaianya. Kepadatan penduduk dikota-kota besar merupakan suatu fenomena yang semakin besar dan mengkhawatirkan diberbagai belahan dunia, terutama pada negara-negara berkembang. Kota-kota besar seperti Jakarta  […]

  • Enak Minum Kopi Hangat atau Dingin ?

    Enak Minum Kopi Hangat atau Dingin ?

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.290
    • 0Komentar

    Masalah panas dan dingin itu hanya selera masing-masing.

  • Saat Santuni 2 Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Musi, Wawako Palembang  Ingatkan Ini

    Saat Santuni 2 Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Musi, Wawako Palembang Ingatkan Ini

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.134
    • 0Komentar

    MUSIM hujan membuat aliran beberapa anak Sungai Musi air meninggi, sehingga Wakil Walikota perlu mengingatkan warga dan kepala sekolah serta pendidik untuk melarang anak-anak mandi dan bermain dialiran Sungai. Hal itu disampaikan  Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda saat mengunjungi dua keluarga korban yang tenggelam di aliran anak Sungai Musi, Sabtu (7/3/2020) pukul 14:00 WIB lalu. […]

  • Inilah Hasil Reses yang Disampaikan 10 Dapil di Paripurna XXVII DPRD Sumsel

    Inilah Hasil Reses yang Disampaikan 10 Dapil di Paripurna XXVII DPRD Sumsel

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.931
    • 0Komentar

    DALAM Rapat Paripurna XXVII DPRD Sumatera Selatan, yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel Kartika Sandra Desi dan didampingi Muchendi Mahzareki di Palembang, Rabu (31/3/2021). Sebanyak 10 dapil DPRD Sumsel menyampaikan hasil reses tahap I tahun 2021. Rapat Paripurna tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya dan pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel. Menurut Kartika Sandra […]

  • 2021, Muba Targetkan 90 % Desa ODF

    2021, Muba Targetkan 90 % Desa ODF

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin (Muba) menargetkan 90 % desa di wilayah Muba bebas buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) pada 2021. Demikian disampaikan Bupati Musi Banyuasin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi saat memimpin Rapat Koordinasi Awal Dokumen Tatanan Kabupaten / Kota Sehat (KKS), Dalam Rangka Persiapan Kabupaten Muba Mengikuti Penilaian Swastisaba […]

  • Semarang Tuan Rumah Rakernas I JMSI, Walikota Harapkan Media Digital Jadi Pencerah Masyarakat

    Semarang Tuan Rumah Rakernas I JMSI, Walikota Harapkan Media Digital Jadi Pencerah Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    WALIKOTA Semarang Hendrar Prihadi menyambut baik dan sangat mendukung penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di Kota Semarang. Dia berharap, kehadiran JMSI yang menjadi wadah bagi wartawan dan media digital di Tanah Air, termasuk di Jawa Tengah, dapat menjadi pencerah bagi masyarakat di tengah disrupsi teknologi digital saat ini. ‘’Di […]

expand_less
WordPress Archive Editor Blog – A WordPress Blog Theme for Bloggers Edrea – Personal Portfolio WordPress Theme EdSchool – Education Template Kit Edubin - Education WordPress Theme EduBlink – Education & Online Course WordPress Theme Educal - Online Courses & Education WordPress Theme Educatico – Education School & Online Courses Elementor Template Kit Education Center | Training Courses WordPress Theme Education Pack – Education Learning Theme WP Educatito | Multiconcept Education & Courses WordPress Theme