Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pojok Fisip UIN Raden Fatah » Dampak kepadatan penduduk pada kualitas hidup perkotaan di Kota-kota besar

Dampak kepadatan penduduk pada kualitas hidup perkotaan di Kota-kota besar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
  • visibility 1.831
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM kehidupan masyarakat tekanan yang dialami oleh masalah perkotaan seperti kepadatan penduduk sering kali berdampak pada kualitas hidup masyarakat yang meliputi perumahan, ketahanan pangan, layanan masyarakat, perkembangan masyarakat, kemiskinan dan lain sebagaianya. Kepadatan penduduk dikota-kota besar merupakan suatu fenomena yang semakin besar dan mengkhawatirkan diberbagai belahan dunia, terutama pada negara-negara berkembang. Kota-kota besar seperti Jakarta  menjadi contoh nyata dari dampak urbanisasi yang cepat dan masif.

Kota Palembang, sebagai ibu kota dari Provinsi Sumatera Selatan, mengalami pertumbuhan penduduk yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Kota palembang juga termasuk kota terpadat dan terbesar kedua di Sumatera setelah kota medan, kota terpadat dan kota terbesar kelima di Indonesia Setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan.  Kepadatan penduduk yang tinggi di kota-kota besar juga memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap kualitas hidup warganya. Fenomena urbanisasi yang pesat dan populasi yang terus meningkat serta meningkatnya kualitas gaya hidup diwilayah perkotaan juga memicu berbagai masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan yang menjadi penyebab terjadinya kepadatan penduduk. Kepadatan penduduk ini dapat memberikan  berbagi tantangan dan juga dapat memberikan solusi inovatif dalam mengelola perkotaan.

Pertumbuhan ini membawa berbagai dampak yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan kota, baik positif maupun negatif seperti, Pertama, meningkatnya kemacetan lalu lintas akibat pertambahan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan menyebabkan waktu perjalanan lebih lama dan polusi udara meningkat yang dapat membahayakan kesehatan warga. Kedua,  permintaan perumahan yang tinggi menyebabkan harga properti menjadi melonjak yang mengakibatkan masyarakat tidak mampu membeli atau menyewa perumahan yang layak sehingga mereka harus tinggal di daerah yang kumuh. Ketiga, kualitas udara dan lingkungan terhadap emisi kendaraan, industri, dan meningkatnya jumlah sampah yang dapat mencemari udara sementara ruang terbuka hijau semakin berkurang. Keempat, penurunan kualitas layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, dan transportasi yang menyebabkan petugas kewalahan dalam melayani lonjakkan banyaknya jumlah antrian yang disebabkan karna jumlah penduduk yang memuat panjangnya antrian karena fasilitas yang tidak memadai. Kelima, tantangan keamanan yang membuat meningkatnya masalah sosial seperti kriminalitas akibat persaingan sumber daya yang terbatas dan ketimpangan ekonomi. Masalah sosial dapat muncul pada masyarakat yang padat atau heterogen.

Namun, dari banyaknya dampak negatif terhadap permasalahan kepadatan penduduk ada juga terdapat dampak positif seperti dengan adanya jumlah penduduk yang besar kota Palembang dapat memberikan peluang bagi  potensi pasar yang besar bagi berbagai jenis usaha dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kota Palembang.

Dengan demikian, adapun solusi dalam mengatasi permasalahan penduduk yaitu, harus adanya pengelolaan lingkungan yang lebih baik, peningkatan infrastruktur dan layanan publik, dan pendidikan serta kesadaran masyarakat kota Palembang untuk menjaga pentingnya melindungi lingkungan. Kepadatan penduduk di kota-kota besar memiliki dampak yang signifikan terhadap kualitas hidup warga. Meskipun berbagai tantangan yang dihadapi cukup banyak, tetapi ada juga berbagai solusi yang harus diterapi dalam mengatasi permasalahan ini. Pemerintah kota Palembang, sektor swasta, dan masyarakat harus bekerja sama dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang nyaman, layak huni, berkelanjukan, bersih, aman, ramah dan tentram serta diperlukan kebijakan dari pemerintah Kota palembang yang tepat guna mengelola pertumbuhan penduduk secara berkelanjutan.[***]

 

Penulis : Iis Afrida

Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang

           

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Parkir di BKB dinilai masih berantakan, Damenta : sore ini akan temui beberapa pihak

    Parkir di BKB dinilai masih berantakan, Damenta : sore ini akan temui beberapa pihak

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.630
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ucok Abdulrauf Damenta mengatakan perlu penataan parkir di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB).   Hal itu dikemukakannya usai meninjau beberapa titik parkir di sekitar BKB dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Kamis (26/9/2024).   Ia menilai lokasi parkir di BKB saat ini masih berantakan, ada yang menata tapi tidak […]

  • Wadah Silaturahim Umat Muslim, Islamic Center Akan Bangun Masjid di London

    Wadah Silaturahim Umat Muslim, Islamic Center Akan Bangun Masjid di London

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mendukung gagasan pembangunan masjid Indonesia pertama di London, Inggris karena itu dapat mengakrabkan umat muslim. Pembangunan masjid tersebut digagas oleh Islamic Center London. Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno lewat media sosial Instagramnya. Dia mengatakan, pembangunan masjid tersebut sebagai wujud persaudaraan dan kebangkitan ekonomi umat. “Kami mendukung penuh […]

  • He.he, Disindir di Medsos, Pemkot Baru Bergerak Salurkan Bantuan Untuk Pasien Covid-19

    He.he, Disindir di Medsos, Pemkot Baru Bergerak Salurkan Bantuan Untuk Pasien Covid-19

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.712
    • 0Komentar

    SALAH satu Warga Kota Pagaralam melalui akun Facebook– nya mengeluh dengan adanya pasien Covid-19 yang dianjurkan untuk isolasi mandiri namun tidak diberi bantuan dari Satuan Tugas (Satgas) Perceparan Penanganan Covid-19. Dalam postinganya pemilik akun ini menyampaikan bahwa ada suami istri dilingkungan tempat tinggalnya yang dianjurkan pihak Pemkot untuk isolasi mandiri selama 14 hari karena dinyatakan […]

  • Pentingnya Mitigasi, Adaptasi & Edukasi dalam Penanggulangan Isu Perubahan Iklim

    Pentingnya Mitigasi, Adaptasi & Edukasi dalam Penanggulangan Isu Perubahan Iklim

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.339
    • 0Komentar

    KBRI Havana bekerja sama dengan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh dan University of West Indies, Jamaika menyelenggarakan “Virtual Discussion on Climate Change Indonesia – Jamaika” (12/01/2022). Diskusi ini dalam rangka peringatan 40 tahun hubungan diplomatik Indonesia – Jamaika yang diperingati pada 17 Desember 2021 Duta Besar RI untuk Kuba yang juga merangkap Jamaika, Nana Yuliana, […]

  • Arus Balik, Tiket KA Hingga 8 Mei Terjual Habis

    Arus Balik, Tiket KA Hingga 8 Mei Terjual Habis

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.195
    • 0Komentar

    PT KERETA Api Indonesia (Persero) mencatat volume pelanggan Kereta Api Jarak Jauh pada arus balik tanggal 6 s.d 8 Mei 2022 mencapai 389.812 pelanggan atau rata-rata 129.937 pelanggan per hari dengan okupansi 106 persen dikarenakan adanya penumpang dinamis dan tiket sudah terjual semuanya. Berdasarkan pantauan, pada keberangkatan 6 Mei (H+3) terdapat 136.505 pelanggan (okupansi 111 […]

  • “Buaya Nganggur, Nelayan Bingung: Kupang Belajar Evakuasi Satwa Laut, Tapi Jangan Sampai Buaya Magang di Warung Kopi”

    “Buaya Nganggur, Nelayan Bingung: Kupang Belajar Evakuasi Satwa Laut, Tapi Jangan Sampai Buaya Magang di Warung Kopi”

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 502
    • 0Komentar

    DI KUPANG, sekelompok orang serius berkumpul, bukan untuk demo minyak goreng atau seminar motivasi ala MLM. Mereka sedang belajar… cara menghadapi buaya!, bukan buaya darat ya, tapi yang beneran hidup di air, punya gigi tajam, dan bisa bikin kocar-kacir satu kampung kalau tiba-tiba nongol di sungai sebelah rumah. Yes, inilah kisah tentang “Bimbingan Teknis Respon […]

expand_less
WordPress Archive Oracle – AI Prediction & Analytics Agency WordPress Theme OralHealth - Dental Clinic & Medical Elementor Template Kit Orange CV-Creative Portfolio Elementor Template Kits OrangeBee – Agency Template Kit Orbius – Creative Agency and Portfolio Theme Order Notifications for WooCommerce Order Notifications on WhatsApp for WooCommerce Order on WhatsApp for WooCommerce Order On Whatsapp Plugin | WooCommerce WordPress Oren – Creative Business Elementor Template Kit