Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Sudah 10 Kali ke Indonesia, WN Tiongkok Ini Tersandung Kasus Berburu Kasuari di Papua

Sudah 10 Kali ke Indonesia, WN Tiongkok Ini Tersandung Kasus Berburu Kasuari di Papua

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Riwayat kunjungan berulang ke Indonesia ternyata membawa WN Tiongkok YH berurusan dengan Imigrasi Jayapura. Dalam pemeriksaan, WN Tiongkok berburu kasuari dan kuskus di Papua, selain menjalankan aktivitas lain yang dinilai tidak sesuai dengan izin tinggal yang digunakan.

YH bersama istrinya, NZ, diketahui telah masuk ke Indonesia pada 3 Juli 2026 melalui Bandara Soekarno-Hatta menggunakan Visa Kunjungan Bisnis.

Namun, bagi YH, kunjungan ke Indonesia bukan kali pertama. Berdasarkan pemeriksaan dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), ia mengaku sudah sekitar 10 kali datang ke Indonesia sejak 2023.

Kunjungannya selama ini disebut berkaitan dengan liburan dan perjalanan ke sejumlah wilayah Papua, termasuk Jayapura, Wamena, dan Merauke.

Kali ini, aktivitas YH di Papua justru berujung pemeriksaan petugas Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Jayapura.

Petugas menemukan foto dan rekaman video yang memperlihatkan kegiatan berburu satwa dilindungi, antara lain burung kasuari dan kuskus. Perburuan tersebut dilakukan YH bersama warga Desa Skanto yang telah lama dikenalnya.

Kepala Kantor Imigrasi Jayapura Ben Yuda Karubaba mengatakan YH mengakui kegiatan perburuan tersebut. Dokumentasi yang dibuat dari aktivitas itu, menurut keterangan YH, untuk dibagikan melalui media sosial.

Di luar aktivitas berburu, pemeriksaan juga menemukan kegiatan lain. YH diketahui melakukan siaran langsung melalui platform Douyin untuk mempromosikan dan menjual produk yang dibawanya dari Tiongkok, seperti sampo dan minyak ikan, di Indonesia.

Aktivitas tersebut menjadi perhatian karena YH masuk menggunakan Visa Kunjungan Bisnis. Sementara itu, istrinya, NZ, mengaku baru pertama kali datang ke Indonesia dan tidak mengetahui secara pasti jenis izin tinggal yang digunakan.

NZ mengatakan seluruh pengurusan dokumen keimigrasian dilakukan oleh suaminya. Ia datang ke Jayapura untuk mengikuti YH.

Atas temuan tersebut, Imigrasi Jayapura menyatakan keduanya dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berdasarkan Pasal 75 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Kasus ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengawasan orang asing tidak hanya berhenti pada pemeriksaan dokumen. Aktivitas yang dilakukan selama berada di Indonesia juga menjadi bagian dari pengawasan keimigrasian.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan posisi Indonesia sebagai negara kepulauan membuat pengawasan terhadap perlintasan dan aktivitas orang asing menghadapi tantangan besar.

Menurutnya, pengawasan tersebut mencakup berbagai potensi pelanggaran, mulai dari penyalahgunaan izin tinggal hingga kejahatan transnasional dan ancaman keamanan lainnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKP Tetapkan Pengakuan dan Perlindungan Bagi 22 Masyarakat Hukum Adat

    KKP Tetapkan Pengakuan dan Perlindungan Bagi 22 Masyarakat Hukum Adat

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.873
    • 0Komentar

    FASILITASI pengakuan dan perlindungan bagi Masyarakat Hukum Adat (MHA) di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil menjadi komitmen Kementerian Kelautan dan Kelautan (KKP). Hal tersebut telah dilakukan KKP sejak tahun 2016 melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL). Selama 5 tahun ini, Ditjen PRL KKP telah menginventarisir sejumlah 32 komunitas di 5 Provinsi yang teridentifikasi […]

  • 14 Hari Jalani Isolasi Mandiri, Akhirnya Pasien 013 Di Pagar Alam Dinyatakan Sembuh dari Covid

    14 Hari Jalani Isolasi Mandiri, Akhirnya Pasien 013 Di Pagar Alam Dinyatakan Sembuh dari Covid

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.642
    • 0Komentar

    SETELAH menjalani isolasi mandiri pasien 013 yang sebelumya positif Covid-19 saat ini dinyatakan sembuh. Hal ini disampaikan langsung oleh juru bicara gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 Kota Pagaralam Samsul Bahri, Selasa, (22/9/2020). Dalam keteranganya, ia mengatakan bahwa pasien 013 telah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dan saat ini dinyatakan sembuh.Hal ini sesuai dengan keputusan […]

  • Resmi, Bank Wakaf Mikro Prov. Sumsel Diluncurkan

    Resmi, Bank Wakaf Mikro Prov. Sumsel Diluncurkan

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.820
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan [Sumsel] resmi meluncurkan Bank Wakaf Mikro [BWM] Sumsel, guna membantu memberikan pinjaman modal usaha kepada masyarakat kecil. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, peluncuran BWM di Sumsel merupakan peluncuran yang ke 57 di Indonesia. Kendati begitu, Sumsel merupakan provinsi pertama di Sumatera yang meluncurkan BWM. “Langkah Provinsi Sumsel […]

  • Ini Pesan Ishak Mekki Dihadapan Ikatan Pemuda Muhammadiyah

    Ini Pesan Ishak Mekki Dihadapan Ikatan Pemuda Muhammadiyah

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.129
    • 0Komentar

    Pemprov Sumsel terus mendukung dan mendorong agar generasi muda ini terus maju

  • Hadiri Undangan Wisuda Tahfidz 30 Juz, Wagub Sumsel Terharu

    Hadiri Undangan Wisuda Tahfidz 30 Juz, Wagub Sumsel Terharu

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan Ir H. Mawardi Yahya memberikan apresiasi terhadap Pondok Pesantren (ponpes) Madinatul Qur’an Desa Betung Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir, meski baru berdiri lima tahun silam namun ponpes ini mampu mencetak  hafidz dan hafidzoh 30 juz. Bahkan alumni ponpes ini yang mendapatkan tawaran beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah diantaranya Turki […]

  • Dengan 3 Huruf V Ini, Bupati Muba Semangati Kontingen Muba Yang Akan Berlaga di Porprov Prabumulih

    Dengan 3 Huruf V Ini, Bupati Muba Semangati Kontingen Muba Yang Akan Berlaga di Porprov Prabumulih

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 957
    • 0Komentar

    RANGKAIAN pertandingan Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII di kota Prabumulih telah dimulai secara resmi Bupati Muba Dodi Reza yang juga Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik se-Indonesia itu melepas Kontingen Muba untuk berangkat bertanding ke Prabumulih, Senin (11/11/2019). Tercatat, ada sebanyak 708 orang kontingen Muba yang turun di 28 cabang olahraga (cabor) dan terdiri dari official, […]

expand_less
WordPress Archive Saonara – Ajax Powered Multi-Concept WordPress Theme Sara – WooCommerce WordPress Market Theme Saras – Wine Template Kit Saras – Wine WordPress Theme Saratov – Day Care & Kindergarten School WordPress Theme Sasby – App Landing & Saas WordPress Theme Sasco – SaaS Technology WordPress Theme Sash – Bootstrap 5 Admin & Dashboard Template SasPik | Landing WordPress theme Sassa – Startup Multipurpose WordPress Theme