Pemerintahan

Serius Tangani Pencegahan HIV/AIDS, Wabup Banyuasin Minta Puskes Harus Sinergi dengan Puskesmas

foto : istimewa

PUSAT Kesehatan [Puskes] harus dapat bersinergi dengan 2o Puskesmas di Kab. Banyuasin dalam upaya penanganan dan pencegahan HIV/IDS, karena penyakit tersebut sangat cepat penyebarannya.

Oleh sebab itu, Wakil Bupati H. Selamat S, SH didampingi Wakil Ketua TP-PKK Banyuasin Hj Neni Slamet berharap pihak-pihak terkait dapat berkontribusi dalam menanggulangi HIV/AIDS di Banyuasin sehingga dapat berjalan sesuai dengan harapan.

“Peredaran HIV AIDS di Banyuasin sangat segnifikan, perlu dibendung dengan seluruh stakeholder. Ada 32 Puskes di seluruh Banyuasin dan harus bersinergi membantu 20 Puskesmas yang sudah aktif,” terangnya Senin (12/10/2020).

Wabup melanjutkan dalam penanganan HIV AIDS perlu akses lengkap dan mudah di jangkau. “Jadi salah satunya Puskesmas yang ada harus lebih maksimal untuk penanggulangan persoalan ini,” imbuhnya.

Dia juga berharap, jangan sungkan dan menghilangkan semangat untuk selalu mentaati peraturan Protokol Covid-19, khususnya para Kesehatan medis harus berperan aktif dan selalu semangat lagi dalam menghadapi wabah tersebut.

Dalam kesempatan itu Hj. Rodiah Nawawi,SKM Sekretaris KPA (Komisi Penanggulangan HIV) Kabupaten Banyuasin mengatakan bahwa acara ini di selenggarakan,guna menekan lebih lanjut penyebaran HIV AIDS di wilayah kabupaten Banyuasin.

“Alhamdulillah, dari laporan beberapa tahun terakhir angka kesembuhan cukup tinggi di banding dengan terkontaminasi HIV AIDS, kita berantas HIV AIDS dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas,” tegasnya.

Dalam acara Pertemuan Quartal Meeting Evaluasi Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Banyuasin Tahun 2020 diikuti sedikitnya 27 orang dari Puskes, Lembaga Pemasyarakatan Narkoba, Dinas Kesehatan dan KPA Banyuasin.Acara diselenggarakan di Mes Pemerintah Kabupaten Banyuasin jln Sekojo Kompleks Perumahan Bupati Banyuasin.[***]

 

Amd

 

Comments

Terpopuler

To Top