Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Rokok Ilegal di Surabaya Makin Marak, Penindakannya Naik 3 Kali Lipat: 70 Persen Barang Sitaan Berasal dari Kota Ini

Rokok Ilegal di Surabaya Makin Marak, Penindakannya Naik 3 Kali Lipat: 70 Persen Barang Sitaan Berasal dari Kota Ini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Peredaran rokok ilegal di Surabaya menjadi perhatian serius setelah jumlah penindakan di Kota Pahlawan disebut melonjak hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 43,2 juta batang rokok ilegal yang dimusnahkan, sekitar 70 persen di antaranya merupakan hasil penindakan di Surabaya.

Angka tersebut menjadi salah satu alasan pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal akan diperkuat hingga tingkat wilayah.

Pemerintah Kota Surabaya bersama Bea Cukai menyiapkan pola pengawasan yang tidak lagi hanya mengandalkan operasi gabungan. Pengawasan nantinya diarahkan berbasis wilayah dengan melibatkan unsur di 31 kecamatan.

Langkah ini diharapkan bisa membuka lebih banyak titik pengawasan, terutama lokasi penjualan yang selama ini belum tersentuh operasi.

Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irna Pawanti menyebut masih terdapat titik-titik yang belum terjangkau dalam operasi pemberantasan rokok ilegal.

Oleh sebab itu, koordinasi dengan Bea Cukai akan diperkuat agar pengawasan tidak berhenti pada operasi yang dilakukan secara terpusat.

Rencana muncul setelah aparat memusnahkan 43.248.147 batang rokok ilegal hasil penindakan selama Semester I 2026. Nilai barang tersebut diperkirakan mencapai Rp64,22 miliar.

Jumlah itu bukan hanya membuktikan  banyaknya barang ilegal yang berhasil diamankan. Jika seluruh rokok tersebut sampai beredar, potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp36,03 miliar.

Kerugian itu  berkaitan dengan penerimaan cukai, pajak pertambahan nilai hasil tembakau, serta pajak rokok.

Di lapangan, pelanggaran yang ditemukan juga beragam. Petugas mendapati rokok tanpa pita cukai, penggunaan pita cukai palsu atau bekas pakai, hingga pita cukai yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Bea Cukai Jawa Timur I sebelumnya melakukan penindakan melalui operasi mandiri maupun bersama Satpol PP. Pengawasan juga mulai memanfaatkan teknologi, termasuk pemantauan terhadap aktivitas perdagangan rokok melalui platform elektronik.

Untuk mempersempit ruang peredaran, pengawasan berbasis kecamatan akan melibatkan unsur ketenteraman dan ketertiban serta para camat. Sebelum diterapkan, pola tersebut perlu dilengkapi prosedur operasional dan petunjuk teknis agar pelaksanaannya tetap sesuai kewenangan masing-masing instansi.

Untuk Pemerintah Kota Surabaya sendiri, persoalan rokok ilegal tidak hanya menyangkut penerimaan negara. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskaaspek perlindungan masyarakat, karena kandungan produk rokok ilegal tidak dapat dipastikan seperti produk yang beredar secara resmi.

Penerimaan dari cukai hasil tembakau juga berkaitan dengan manfaat yang kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pemerintah.

Dengan jumlah penindakan di Surabaya yang disebut meningkat tiga kali lipat dan sekitar 70 persen dari barang bukti pemusnahan berasal dari Kota Pahlawan, pengawasan berbasis wilayah kini menjadi langkah berikutnya dalam menekan peredaran rokok ilegal.

Targetnya menemukan titik penjualan yang sebelumnya luput dari pengawasan sebelum rokok ilegal tersebut semakin luas beredar di masyarakat. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.276
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah Provinsi Sumatera Selatan H.Nasrun Umar mengharapkan seluruh pelaku pengadaan unit barang jasa Se Sumatera Selatan dapat bekerja sesuai regulasi prosedur dan mekanismenya. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Unit Kerja Pengadaan Barang/jasa (UKPBJ), di Ballroom Hotel Swarna Dwipa, Rabu (4/12/2019). Karena menurut Nasrun, apabila tidak berjalan baik, maka akan berpotensi menimbulkan permasalahan hukum. Apalagi […]

  • Kurban Kominfo Muba Dibagikan untuk TKK, Dimasa Pandemi Bersyukur Masih Bisa Berkurban di Idul Adha

    Kurban Kominfo Muba Dibagikan untuk TKK, Dimasa Pandemi Bersyukur Masih Bisa Berkurban di Idul Adha

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 704
    • 0Komentar

    MENYAMBUT Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyembelih satu ekor sapi kurban di halaman kantor Dinkominfo Muba, Rabu (21/7/2021). Penyembelihan sapi ini disaksikan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Muba Herryandi Sinulingga AP, Sekretaris Dinkominfo Hj Nurzahrawati SPd MT dan pejabat lainnya, secara terbatas sesuai protokol kesehatan COVID-19. […]

  • Anggaran Sedang Diproses, Insentif Guru Honorer Segera Cair

    Anggaran Sedang Diproses, Insentif Guru Honorer Segera Cair

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    SEMPAT tertunda, Guru honorer di lingkungan sekolah SD dan SMP Kota Palembang akan segera menerima insentif yang sebelumnya sempat tertunda karena saat ini sedang diproses. Seperti diketahui, insentif senilai Rp 1 juta per bulan ini merupakan penghargaan dari Wali Kota untuk 2.700 tenaga honorer di sekolah SD ataupun SMP. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad […]

  • Ramadhan Sudah Masuk Pertengahan Bulan, Sudah Rancang Bukberkah ? Jangan Lupa Gunakan  Kamera Galaxy A54 5G, Ini Alasannya

    Ramadhan Sudah Masuk Pertengahan Bulan, Sudah Rancang Bukberkah ? Jangan Lupa Gunakan  Kamera Galaxy A54 5G, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Kita sudah memasuki di pertengahan bulan Ramadan. Sudah saatnya nih ngerencanain bukber bareng teman-teman kantor biar tetap kompak. Biasanya saat bukber, kita bakal seru sendiri foto-foto atau bikin video untuk kenang-kenangan lalu diungah ke media sosial. Mengambil foto pada kondisi cahaya minim, seperti saat bukber pada kondisi low-light bahkan malam hari, seringkali buram dan kurang tajam. […]

  • Sumsel Pertama Terapkan JIPP di Sumatera

    Sumsel Pertama Terapkan JIPP di Sumatera

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    Guna meningkatkan pelayanan publik, pemerintah provinsi Sumsel saat ini bekerjasama dengan tiga lembaga kementerian membentuk Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP). Sumsel sendiri merupakan provinsi pertama yang melakukan ini di wilayah Sumatera.

  • 0 TKA Bisa Bikin PAD Naik? Jangan Salah Transfer!

    $100 TKA Bisa Bikin PAD Naik? Jangan Salah Transfer!

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    SEANDAINYA tiap TKA yang kerja di daerah ini wajib bayar $100 per bulan, kamu tau nggak, uang itu bisa bikin PAD naik dan tenaga lokal makin jago? Coba pikirkan, misalnya tiap TKA datang, mereka sebenarnya “ngasih hadiah” buat rakyat daerah tanpa ikut kursus atau seminar. Tapi kalau perusahaan asal transfer ke pusat, ya sama aja […]

expand_less
WordPress Archive Accentuate – A Professional Consulting WordPress Theme AccessPress Social Login AccessPress Social Pro Accommodo – Accommodation Travel WordPress Theme Accordion FAQ – WordPress FAQ Plugin Accordion FAQ WordPress Plugin Accordion FAQ WordPress Plugin Responsive Accordion for WPBakery Page Builder (Formerly Visual Composer) Accordionza – jQuery Plugin Accu – Healthcare, Massage WordPress Theme