Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » CATATAN KAKI : Muba Tegas, MCP Jalan Terus

CATATAN KAKI : Muba Tegas, MCP Jalan Terus

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 1.100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SKOR Monitoring Center for Prevention (MCP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) per 24 September 2025 baru 41,16 persen. Angka itu memang belum bikin tepuk tangan meriah, tapi Bupati H. M. Toha Tohet SH justru tampil percaya diri.

“Korupsi bakal susah lewat jalur tikus tahun ini, kami serius memperbaiki tata kelola, rekomendasi KPK jadi pegangan utama,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Sekayu belum lama ini.

Kasatgas Korsub Wilayah II KPK RI, Untung Wicaksono, yang hadir di ruangan sama ikut menambahkan. “Komitmen ini penting sebagai pondasi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Evaluasi dan rekomendasi dari KPK harus benar-benar jadi landasan,” katanya.

Kalimat itu bikin jajaran perangkat daerah Muba sedikit keringat dingin, tapi juga memunculkan semangat baru.

Muba sebenarnya bukan tanpa noda, ada pengalaman masa lalu,  karena dua kasus korupsi besar beberapa tahun lalu sempat menggegerkan Nasional. Drama itu penuh intrik, ada pengkhianatan, ada OTT, dan endingnya bikin masyarakat geleng-geleng kepala.

Dari pengalaman pahit itu, tentunya Bupati Toha mengingatkan “Jangan jatuh di lubang yang sama dua kali, kita harus belajar dari masa lalu,” katanya tegas.

Kini Pemkab Muba lebih hati-hati, memanfaatkan rekomendasi KPK sebagai peta jalan, dan bertekad agar sejarah kelam tak berulang.

Delapan area MCP, perencanaan APBD, antara lain penyusunan anggaran, pengadaan barang, pelayanan publik, manajemen ASN, pengelolaan aset daerah, pajak daerah, dan pengawasan intern, bisa diibaratkan menu warteg, semua lauknya harus enak dan lengkap. Kalau satu saja basi, bisa jadi pelanggan langsung kabur.

Begitu pula dengan strategi anti-korupsi yang tak boleh setengah matang, pepatah Jawa bilang “Air jernih bukan karena tak ada lumpur, tapi karena rajin disaring”, begitu juga dengan birokrasi harus terus disaring agar tetap bersih.

Tidak salah kalau Muba menoleh ke luar negeri yang benar-benar berkomitmen menjalankan anti korupsinya, sebut saja

Singapura, disana pejabat digaji tinggi, suap jadi tak menarik, hasilnya? Negara maju, rakyatnya sejahtera.

Ada lagi Georgia, setelah reformasi 2003, polisi korup dipecat massal, warga bisa urus SIM lewat mesin otomatis, tanpa calo.

Begitu pula dengan Rwanda, usai tragedi genosida, mereka gunakan teknologi untuk pajak dan layanan publik, kini Kigali jadi kota paling tertib di Afrika.

Lalu, Estonia,  semua layanan digital, dari KTP sampai pajak, minim kontak fisik  sama dengan  minim peluang suap, apalagi kalau Muba bisa menggunakan sistem digitalisasi APBD dan pajak yang benar-benar dilakukan tentu nya pelayanan publik bisa lebih cepat, transparan, dan jauh dari sogokan.

Oleh karena itu, dengan skor MCP 41,16 persen, posisi Muba ibarat motor bebek nanjak bukit sambil boncengan tiga. Bisa naik, tapi ngos-ngosan,  tentunya optimisme ada, tapi kerja keras perangkat daerah  yang jelas jadi penentunya.

Untung juga mengingatkan “Perangkat daerah harus lebih intens berkoordinasi, hasil verifikasi tiap area MCP bisa maksimal kalau benar-benar ditindaklanjuti,” katanya.

Zona abu-abu

Namun pertanyaan besarnya, apakah aparat siap berubah, atau masih nyaman di zona abu-abu?, apalagi korupsi itu seperti nyamuk, dia selalu ada, tapi bisa ditekan. MCP adalah kelambu, dan pertanyaannya lagi apakah kelambunya mau dipasang sungguhan, atau cuma dipajang?.

Kalau pejabat korupsi, rakyat menderita, sama seperti tukang bakso lupa garam, hingga semua mangkok hambar. Pepatah bilang “Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga”. sepandai apapun koruptor sembunyi, ujung-ujungnya kena OTT.
Jadi, lebih baik bangun sistem transparan daripada sibuk mencari jalan pintas, karena jalan pintas biasanya buntu, penuh polisi tidur, dan ujung-ujungnya ditilang.

Muba punya peluang jadi contoh Sumatera, sebab jika MCP bisa tembus 80 persen setidaknya investor bisa tersenyum, rakyatnya ikut lega, birokrasi juga ikut gesit, dan akhirnya reputasi daerah ikut terangkat, bahkan bisa saja lahir tagline baru “Sekayu, Kota Anti Korupsi, Kopi Tetap Kental” he…he itu asanya….

Oleh sebab itu, integritas bukan teori, tapi kebiasaan, tidak ada hasil instan seperti mie instan tiga menit. Butuh kerja keras, komitmen, dan sedikit humor supaya tidak stres. Pepatah Jawa bilang “Sepiro gedhene sengsoro, yen dilakoni kanthi temen, mesti bakal kasil” (Seberat apapun penderitaan, kalau dijalani sungguh-sungguh, pasti berhasil).

Muba kini ibarat stand-up comedian yang baru buka materi, ibarat penonton masih menunggu, “Lucunya di mana nih?” bahkan rakyat pun menunggu “bersihnya kapan nih?”.

Jawabannya tak lain bukan di kata-kata, tapi di aksi nyata Pemkab Muba, seperti kata Bupati Toha “Kami optimis MCP meningkat signifikan di triwulan IV, kerja keras tidak akan mengkhianati hasil”.

Kalau benar, tahun depan MCP Muba bukan sekadar angka, tapi bukti nyata bahwa perubahan itu bisa, dan bisa bikin kita tersenyum lega, bukan geleng-geleng kepala lagi.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Karhutla di Sumsel, Staf Kepresidenan : Sektor Swasta Harus Ikut Andil

    Cegah Karhutla di Sumsel, Staf Kepresidenan : Sektor Swasta Harus Ikut Andil

    • calendar_month Selasa, 3 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Deputi II Kantor Staf Kepresidenan RI, Yanuar Nugroho, mengatakan, hasil Rakornas Pencegahan Karhutla menegaskan bahwa penanganan harus dilakukan secara menyeluruh termasuk sektor swasta. Menurutnya, secara nasional hotspot memang sudah diturunkan sangat signifikan namun langkah antisipasi harus terus dilakukan terutama menjelang Asian Games Agustus mendatang. “Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin mendapatkan masukan […]

  • Aura Group International Diluncurkan sebagai Agen Digital Inovatif Baru di Asia

    Aura Group International Diluncurkan sebagai Agen Digital Inovatif Baru di Asia

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.079
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, BANGKOK, THAILAND  – Sebagai bagian dari peluncuran AGI, tim kepemimpinan mengembangkan dan meluncurkan SPARK Online TV yang memenangkan Best Digital Campaign in CSR di Marketing Excellence Awards pada Q4 2022, mengungguli beberapa digital terbesar dan terbaik agensi di Thailand. SPARK adalah upaya bersama yang luar biasa dari Pendiri dan CEO, Harcharan Singh Thakral, […]

  • Manufaktur Diyakini Bangkit Pascavaksinasi

    Manufaktur Diyakini Bangkit Pascavaksinasi

    • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.294
    • 0Komentar

    BANK Indonesia kembali merilis laporan Prompt Manuafacturing Index (PMI-BI). Dalam laporannya, BI memproyeksikan, sektor manufaktur pada kuartal I/2021 berada di zona ekspansi, tepatnya berada di angka 51,14 persen. Proyeksi BI itu berdasarkan indikator berupa komponen volume total pesanan, volume persediaan barang jadi, dan volume produksi yang berada pada fase ekspansi. Tak dipungkiri, saat ini masih […]

  • pajak

    Pajak Profesi Penulis Sama dengan PPh UMKM

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.363
    • 0Komentar

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, permintaan dari Persatuan Penulis Indonesia (Satupena) yang meminta untuk mengenakan pajak bagi profesi penulis sama dengan pajak penghasilan (PPh) bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pasalnya pajak final bagi UMKN tercatat sebesar 1%.

  • Ajak Banyak Pihak Dorong Vaksinasi Lansia

    Ajak Banyak Pihak Dorong Vaksinasi Lansia

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    PEMERINTAH mengajak kelompok masyarakat lansia yang belum divaksin untuk segera lakukan vaksinasi sebagai salah satu perlindungan utama terhadap COVID-19. Kelompok lansia saat ini menjadi salah satu termasuk kelompok dengan risiko dampak kesehatan paling tinggi apabila terpapar COVID-19. Berdasarkan data covid19.go.id, Per 8 September 2021, pukul 17.00 WIB, tingkat kematian akibat COVID-19 paling tinggi terjadi pada […]

  • Dari Sci-fi Jadi Ngacir, Kompetisi Robot Humanoid Bertarung ala China Bikin Dunia Melongo

    Dari Sci-fi Jadi Ngacir, Kompetisi Robot Humanoid Bertarung ala China Bikin Dunia Melongo

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, [ Hangzhou] – China  nggak main-main, bro!. Belum lama ini dalam rilis Media OutReach Newswire menyebutkan, China resmi buka panggung perdana kompetisi robot humanoid bertarung pertama di dunia, namanya Mech Combat Arena Competition. Bayangin aja, robot-robot yang biasanya cuma diem nganggur sekarang udah bisa jotos-jotosan, nendang-nendang, bahkan bikin jurus ala-ala kungfu, semua hasil dari […]

expand_less
WordPress Archive Tipsy – Liquor Store & Wine Shop WordPress Theme Titan | Photography WordPress Tiva Events Calendar For WordPress Tiva Testimonials Slider For WordPress Tiva Timetable For WordPress Tmexco – Digital Marketplace WooCommerce Theme TMfeed – WordPress Embeddable Post Widgets For Elementor TMusers – bbPress Forum Member Directory For Elementor TNC FlipBook – PDF viewer for WordPress Tocer – table of contents maker WordPress plugin (formerly Fixed Toc)