Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Dugaan Proyek Fiktif, Kades Sungai Somor Korupsi Dana Desa

Dugaan Proyek Fiktif, Kades Sungai Somor Korupsi Dana Desa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
  • visibility 2.320
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Komite Pemberantasan Korupsi Kabupaten Ogan Komering Ilir (BKPK OKI) Ustra Harianda kembali merilis sejumlah dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) Tahun 2018, Desa Sungai Somor Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Menurut Ustra, penyelewengan terberat dari sejumlah dugaan praktik korupsi lainnya, yakni berupa bangunan MCK fiktif yang diakui kades hanya kesalahan cetak prasasti proyek.

“Berbekal sejumlah bukti berupa audio visual yang kami dapat langsung di lapangan beberapa hari lalu, dugaan sejumlah korupsi DD, dengan berbagai modus, disinyalir mengkerucut kepada kades itu sendiri. Bagaimana mungkin, bangunan MCK yang sudah dikonfirmasi dengan warga setempat, namun kades bilang prasastinya salah cetak, jelasnya di Kayuagung, Rabu (23/10/2019).

Dikatakan dia, selain memiliki bukti tersebut, Ustra juga menyebut bahan pembanding data awal bersumber dari platform Tim Pengembangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tertuang dalam data OMSPAN Kementerian Keuangan, sehingga dugaan mega skandal korupsi kades Sungai Somor Nedi Kusanti dapat terkuak ke publik,

“Dari DD tahun 2018 yang diterima Desa Sungai Somor sebesar Rp1,2 miliar. Ironisnya, dugaan korupsi kadesnya mencapai 50 persen lebih,” bebernya.

Dana Desa Sungai Somor sendiri, dibagi dalam 3 tahap pencairan. Rincian masing-masing pencarian, yakni pada tanggal tanggal 20 Februari 2018 pencairan Tahap 1 sebesar Rp238.701.800, berikutnya, Tanggal 6 Juni 2018 pencairan Tahap 2 sebesar Rp477.403.600, dan terakhir, Tanggal 13 November 2018 untuk pencairan Tahap 3 sejumlah Rp477.403.600,

“Pencairan dana desa dalam 3 tahapan dengan skema tahap pertama sebesar 20 persen, tahap kedua dan ketiga masing-masing sebesar 40 persen dari anggaran yang diterima,” terangnya.

Berdasarkan evaluasi langsung di desa setempat, ia menyebutkan paling tidak terdapat dugaan kerugian negara senilai Rp.695.300.000 atau 60 persen lebih yang dituding masuk ke kantong pribadi,

“Disinyalir modus yang dilakukan kades dalam praktik korupsi diantaranya dugaan bangunan MCK Fiktif, dan dugaan penggelapan sisa anggaran tahap I,” terangnya.

Dibeberkan anggota LSM yang terlibat dalam kasus Kades Gajah Makmur Ahim, hingga kades tersebut meringkuk kedalam sel penjara tahun 2018 lalu ini merincikan dugaan fiktif dengan gamblang. Dilanjutkan Ustra, dugaan terjadi praktik korupsi berawal dari pencairan tahap II tanggal 6 Juni 2018 sebesar Rp477.403.600.

“Dari DD tersebut, kemudian dianggarkan Pembangunan Fasilitas Jamban Umum/MCK Umum sebesar Rp346.900.000, yang ternyata diduga fiktif lantaran tidak ditemukan satupun bangunan MCK bersumber DD 2018,” jelasnya

Dalam melaksanakan cek fisik MCK sendiri, Ustra mengaku hampir kecolongan lantaran menurut pengakuan Kadus III  dibangun menggunakan DD tahun 2018, sama seperti plakat yang tertera di dpn MCK.

Namun hal ini bertolak belakang dengan keterangan yang diperolehnya dari warga setempat yang mengatakan jika MCK dengan sumur swadaya masyarakat tersebut dibangun sekitar Bulan Mei tahun 2019,

“Plakat MCK yang terletak di Dusun III tercantum tahun 2018, namun warga setempat justru mengatakan sebaliknya. Dengan demikian, kami berkesimpulan, dengan anggaran Rp 346.900.000, tidak satu pun MCK yang dibangun di desa Sungai Somor atau dengan kata lain, patut diduga fiktif,” ungkapnya.

Berbagai kejanggalan lain diungkapkan Ustra. Dirinya menyebut berbagai kejanggalan selain MCK fiktif. Ia mengatakan, pemicu potensi kerugian negara berasal dari pencairan tahap I yang masuk ke rekening desa sebesar Rp238.701.800.

Dari anggaran dana tersebut, ia mengatakan, direalisasikan hanya sebesar Rp46,400.000 yang diperuntukkan untuk 2 item pekerjaan, masing-masing yakni, Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa sebesar Rp.30.700.000 serta Pembangunan Fasilitas Jamban Umum/MCK Umum sebesar Rp15.700.000.

“Berdasarkan hitungan tersebut, total jumlah dugaan penyelewengan dana desa mencapai Rp695.300.000, yang berasal dari pencairan.[**]

Penulis : dra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Dirut BSB Jadi Bos SFC

    Mantan Dirut BSB Jadi Bos SFC

    • calendar_month Rabu, 20 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

    Akhirnya tanda tanya siapa yang akan mengurus Sriwidjaja FC terjawab sudah setelah Gubernur Sumsel Herman Deru menunjuk Mantan Direktur Bank Sumsel Babel Asfan Fikri Sanaf sebagai bos ‘Laskar Wong Kito’. Sumselterkini.co. id,  Lahat – Gubernur Sumsel H.Herman Deru diungkapkan usai silaturahmi dan sinkronisasi program Pemkab Lahat dengan Pemprov Sumsel di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat, […]

  • Safari Jumat, Libatkan  Lembaga Pendidikan Islam,  Gubernur Gugah  Pemuda  Sumsel  Cintai Masjid

    Safari Jumat, Libatkan  Lembaga Pendidikan Islam,  Gubernur Gugah  Pemuda  Sumsel  Cintai Masjid

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 958
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru saat ini memang tengah fokus melakukan pembangunan. Tidak hanya infrastruktur seperti jalan dan jembatan, perkembangan rumah ibadah juga tak luput dari perhatian. Hanya saja, gubernur menyebut, pembangunan tersebut tentu tidak akan cukup tanpa adanya pendidikan mental. “Membangun itu tidak cukup hanya fisik saja, tapi juga pendidikan mental harus […]

  • Wawako Palembang Minta Jangan Membeli Berlebihan, Pemkot Kembali Gelar Bazar Ramadhan

    Wawako Palembang Minta Jangan Membeli Berlebihan, Pemkot Kembali Gelar Bazar Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 985
    • 0Komentar

    BAZAR murah Ramadhan, Rabu (13/4/2022) yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang di Jalan Urip Sumaharjo Kelurahan 2 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) 2, kembali diserbu warga. Bazar Ramadhan yang dipusatkan, di lapangan Tugu Garuda Komplek TNI Ajendam ini, juga dimanfaatkan TNI bersama keluarga berburu sembako murah. Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menghimbau warga untuk tidak […]

  • “Mesin Tua, Imajinasi Muda, Ketika Mobil Klasik Ngobrol Bareng Lukisan”

    “Mesin Tua, Imajinasi Muda, Ketika Mobil Klasik Ngobrol Bareng Lukisan”

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 590
    • 0Komentar

    FOUR Seasons Hotel, tapi bukan buat nginep, kami datang buat ngelihatin mobil yang udah tua, tapi masih centil. Judul acaranya keren Indonesia Art Motoring II, tapi isinya? lebih rame dari reunian mantan. “Ini bukan sekadar mobil, ini sejarah yang bisa disetarter,” kata Pak Gondo, dengan sorot mata kayak ngelihatin cinta pertamanya yang dulu ninggalin dia […]

  • Bybit Ditayangkan Dengan Token ARB dan Kumpulan Hadiah 0K

    Bybit Ditayangkan Dengan Token ARB dan Kumpulan Hadiah $400K

    • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.007
    • 0Komentar

    DUBAI, UNITED ARAB EMIRATES – Media OutReach – 23 Maret 2023 – Bybit, bursa kripto yang paling banyak dikunjungi ketiga di dunia, dengan bangga mendaftarkan token Arbitrum (ARB) — bersama dengan kumpulan hadiah besar-besaran sebesar $400K untuk merayakannya. Hari ini, pengguna akan dapat menyetor ARB dan memperdagangkan pasangan spot ARB yang baru dibuat, kontrak abadi, […]

  • Respon Ini, OKI Berencana Ubah RTRW

    Respon Ini, OKI Berencana Ubah RTRW

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.317
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merespon positif rencana pengembangan kota metropolitan baru di luar Pulau Jawa. Harapannya, rencana tersebut bisa mendorong aktivitas ekonomi tumbuh lebih cepat yang berujung pada pemerataan wilayah Nusantara. Pemkab OKI pun berencana mengubah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sejak lima tahun terakhir belum direvisi. “Jadi memang sudah saatnya ini dilakukan […]

expand_less
WordPress Archive Infinite – Blog & Magazine Script Infinite – Corporate Business WordPress Infinite Grid Pro WordPress & WooCommerce Plugin Infinite – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Infiniterent – Car Rental Elementor Template Kit Infinity Fashion – WooCommerce Elementor Template Kit Infinity – One Page WordPress Theme InfixEdu School – School Management System Software InfixTeam – Team Showcase WordPress Plugin Influence Marketing – SEO & Digital Agency Elementor Template Kit