Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Dugaan Proyek Fiktif, Kades Sungai Somor Korupsi Dana Desa

Dugaan Proyek Fiktif, Kades Sungai Somor Korupsi Dana Desa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
  • visibility 2.310
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Komite Pemberantasan Korupsi Kabupaten Ogan Komering Ilir (BKPK OKI) Ustra Harianda kembali merilis sejumlah dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) Tahun 2018, Desa Sungai Somor Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Menurut Ustra, penyelewengan terberat dari sejumlah dugaan praktik korupsi lainnya, yakni berupa bangunan MCK fiktif yang diakui kades hanya kesalahan cetak prasasti proyek.

“Berbekal sejumlah bukti berupa audio visual yang kami dapat langsung di lapangan beberapa hari lalu, dugaan sejumlah korupsi DD, dengan berbagai modus, disinyalir mengkerucut kepada kades itu sendiri. Bagaimana mungkin, bangunan MCK yang sudah dikonfirmasi dengan warga setempat, namun kades bilang prasastinya salah cetak, jelasnya di Kayuagung, Rabu (23/10/2019).

Dikatakan dia, selain memiliki bukti tersebut, Ustra juga menyebut bahan pembanding data awal bersumber dari platform Tim Pengembangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tertuang dalam data OMSPAN Kementerian Keuangan, sehingga dugaan mega skandal korupsi kades Sungai Somor Nedi Kusanti dapat terkuak ke publik,

“Dari DD tahun 2018 yang diterima Desa Sungai Somor sebesar Rp1,2 miliar. Ironisnya, dugaan korupsi kadesnya mencapai 50 persen lebih,” bebernya.

Dana Desa Sungai Somor sendiri, dibagi dalam 3 tahap pencairan. Rincian masing-masing pencarian, yakni pada tanggal tanggal 20 Februari 2018 pencairan Tahap 1 sebesar Rp238.701.800, berikutnya, Tanggal 6 Juni 2018 pencairan Tahap 2 sebesar Rp477.403.600, dan terakhir, Tanggal 13 November 2018 untuk pencairan Tahap 3 sejumlah Rp477.403.600,

“Pencairan dana desa dalam 3 tahapan dengan skema tahap pertama sebesar 20 persen, tahap kedua dan ketiga masing-masing sebesar 40 persen dari anggaran yang diterima,” terangnya.

Berdasarkan evaluasi langsung di desa setempat, ia menyebutkan paling tidak terdapat dugaan kerugian negara senilai Rp.695.300.000 atau 60 persen lebih yang dituding masuk ke kantong pribadi,

“Disinyalir modus yang dilakukan kades dalam praktik korupsi diantaranya dugaan bangunan MCK Fiktif, dan dugaan penggelapan sisa anggaran tahap I,” terangnya.

Dibeberkan anggota LSM yang terlibat dalam kasus Kades Gajah Makmur Ahim, hingga kades tersebut meringkuk kedalam sel penjara tahun 2018 lalu ini merincikan dugaan fiktif dengan gamblang. Dilanjutkan Ustra, dugaan terjadi praktik korupsi berawal dari pencairan tahap II tanggal 6 Juni 2018 sebesar Rp477.403.600.

“Dari DD tersebut, kemudian dianggarkan Pembangunan Fasilitas Jamban Umum/MCK Umum sebesar Rp346.900.000, yang ternyata diduga fiktif lantaran tidak ditemukan satupun bangunan MCK bersumber DD 2018,” jelasnya

Dalam melaksanakan cek fisik MCK sendiri, Ustra mengaku hampir kecolongan lantaran menurut pengakuan Kadus III  dibangun menggunakan DD tahun 2018, sama seperti plakat yang tertera di dpn MCK.

Namun hal ini bertolak belakang dengan keterangan yang diperolehnya dari warga setempat yang mengatakan jika MCK dengan sumur swadaya masyarakat tersebut dibangun sekitar Bulan Mei tahun 2019,

“Plakat MCK yang terletak di Dusun III tercantum tahun 2018, namun warga setempat justru mengatakan sebaliknya. Dengan demikian, kami berkesimpulan, dengan anggaran Rp 346.900.000, tidak satu pun MCK yang dibangun di desa Sungai Somor atau dengan kata lain, patut diduga fiktif,” ungkapnya.

Berbagai kejanggalan lain diungkapkan Ustra. Dirinya menyebut berbagai kejanggalan selain MCK fiktif. Ia mengatakan, pemicu potensi kerugian negara berasal dari pencairan tahap I yang masuk ke rekening desa sebesar Rp238.701.800.

Dari anggaran dana tersebut, ia mengatakan, direalisasikan hanya sebesar Rp46,400.000 yang diperuntukkan untuk 2 item pekerjaan, masing-masing yakni, Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa sebesar Rp.30.700.000 serta Pembangunan Fasilitas Jamban Umum/MCK Umum sebesar Rp15.700.000.

“Berdasarkan hitungan tersebut, total jumlah dugaan penyelewengan dana desa mencapai Rp695.300.000, yang berasal dari pencairan.[**]

Penulis : dra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Lomba Bidar di Kecamatan Pedamaran, Warga Tumpah Ruah di Sungai Babatan

    Semarak Lomba Bidar di Kecamatan Pedamaran, Warga Tumpah Ruah di Sungai Babatan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 794
    • 0Komentar

    Setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19 perhelatan lomba bidar mini di Kecamatan Pedamaran K Kabupaten Ogan Komering Ilir semarak. Meskipun diguyur hujan deras, warga  tumpah ruah di sepanjang Sungai Babatan menyaksikan Lomba rakyat tersebut pada, Minggu, (21/8/2022). Lomba Bidar tahun ini diikuti oleh 28 tim yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Pedamaran. Bupati Ogan […]

  • Gunakan Perangkat Set Up Box, Masyarakat Dapat Mikmati TV Digital

    Gunakan Perangkat Set Up Box, Masyarakat Dapat Mikmati TV Digital

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    DENGAN bantuan set up box (STB) gratis, masyarakat yang memiliki televisi (TV) analog tak perlu mengganti TV baru. Sebab, mereka cukup memasang piranti itu agar dapat menikmati siaran TV digital. Seperti halnya warga Desa Taba Jambu, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, antusias dengan adanya siaran televisi (TV) digital. Mereka pun mengaku senang […]

  • Dari Majalah Kampus ke Meja Kabinet

    Dari Majalah Kampus ke Meja Kabinet

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ada yang beda di panggung Auditorium 2 UIN Walisongo, Semarang, Rabu kemarin. Bukan karena dekorasi dies natalis yang makin Instagramable atau AC yang alhamdulillah sudah nggak semriwing kayak zaman kuliah dulu. Tapi karena ada satu sosok yang datang bukan lagi sebagai mahasiswa ngutang fotokopian, melainkan sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. […]

  • SURVEI Allianz ke-11 Sebut  Siber, Gangguan Bisnis, & Bencana Alam Jadi 3 Risiko Bisnis Teratas Secara Global pada Tahun 2022

    SURVEI Allianz ke-11 Sebut  Siber, Gangguan Bisnis, & Bencana Alam Jadi 3 Risiko Bisnis Teratas Secara Global pada Tahun 2022

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.394
    • 0Komentar

    JOHANNESBURG/LONDON/MUNICH/NEW YORK/PARIS/SAO PAULO/SINGAPORE – Bahaya siber menjadi perhatian terbesar bagi perusahaan secara global pada tahun 2022. Menurut Allianz Risk Barometer, ancaman serangan ransomware, pelanggaran data, atau pemadaman TI besar membuat perusahaan lebih khawatir daripada gangguan bisnis dan rantai pasokan, bencana alam, atau pandemi Covid-19, yang semuanya telah sangat memengaruhi perusahaan dalam satu tahun terakhir. Insiden […]

  • DOLA BELUT : Lomba Karaoke Antar RT Jelang HUT RI ke-80: Saat Mic Jadi Senjata Persatuan & Fals Jadi Perekat Bangsa

    DOLA BELUT : Lomba Karaoke Antar RT Jelang HUT RI ke-80: Saat Mic Jadi Senjata Persatuan & Fals Jadi Perekat Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    BULAN Agustus tinggal hitungan hari dan datang seperti undangan mantu penuh hiasan, semangat, dan… utang gotong royong. Di kampung Tonggak Indah, Agustus bukan cuma soal bendera merah putih yang mendadak muncul dari tiang jemuran, tapi juga saatnya kompetisi paling merakyat, yakni Lomba Karaoke Antar RT. Ibarat nasi tumpeng tanpa lauk, Agustusan tanpa lomba karaoke itu […]

  • Pameran “Jejak Ulama Jawi” di Kairo

    Pameran “Jejak Ulama Jawi” di Kairo

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.172
    • 0Komentar

    PERPUSTAKAAN Mahasiswa Indonesia Cairo (PMIK) dengan Pojok Peradaban menyelenggarakan Seminar dan Pameran “Jejak Ulama Jawi di Cairo” yang berlangsung antara tanggal 28 Maret hingga 4 April 2021 di Wisma Nusantara, Nasr City, Mesir. Ketua PMIK, Dede Rohmatul Farid mengungkapkan rasa syukurnya selama 6 hari pameran, pengunjung yang hadir mencapai 700 orang lebih. Mahasiswa negara serumpun ASEAN […]

expand_less
WordPress Archive Infinite – Blog & Magazine Script Infinite – Corporate Business WordPress Infinite Grid Pro WordPress & WooCommerce Plugin Infinite – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Infiniterent – Car Rental Elementor Template Kit Infinity Fashion – WooCommerce Elementor Template Kit Infinity – One Page WordPress Theme InfixEdu School – School Management System Software InfixTeam – Team Showcase WordPress Plugin Influence Marketing – SEO & Digital Agency Elementor Template Kit