Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Pulang Umrah Tak Harus Langsung ke Indonesia, Yordania Buka Peluang Ini

Pulang Umrah Tak Harus Langsung ke Indonesia, Yordania Buka Peluang Ini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID –  Perjalanan jemaah Indonesia setelah menunaikan ibadah umrah berpeluang memiliki satu persinggahan baru, pasalnya Yordania tengah membuka peluang agar jemaah asal Indonesia dapat singgah dan menikmati berbagai destinasi wisata di negara tersebut sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke Tanah Air.

Rencana itu sedang dibahas Pemerintah Indonesia bersama Yordania. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah kemungkinan kerja sama yang memungkinkan perjalanan wisata jemaah Indonesia dilakukan sebelum maupun setelah menjalankan ibadah haji dan umrah.

Pembahasan  mengemuka saat Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menerima kunjungan Duta Besar Yordania untuk Indonesia, Sudqi Atallah Al Omoush, di kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Selasa (6/10/2026) pagi.

Usulan kerja sama itu sebenarnya sudah disampaikan pihak Yordania kepada Kemenhaj sebelumnya. Pertemuan kali ini menjadi lanjutan untuk membicarakan lebih jauh bentuk kerja sama yang nantinya dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Irfan mengatakan, kerja sama tersebut diarahkan untuk memberikan pilihan perjalanan tambahan bagi jemaah Indonesia yang menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Perjanjian MoU ini berkaitan dengan perjalanan wisata bagi jemaah, baik sebelum maupun sesudah melaksanakan ibadah haji dan umrah,” ujar Irfan melansir dilaman resmi haji.

Menurut dia, keberadaan Yordania sebagai salah satu pilihan persinggahan dapat memberikan alternatif bagi jemaah yang ingin menambah pengalaman perjalanan setelah atau sebelum berada di Tanah Suci.

Namun, kerja sama yang dibahas tidak hanya diarahkan untuk membawa jemaah Indonesia ke Yordania. Pemerintah juga ingin hubungan tersebut memberikan keuntungan bagi kedua negara.

Kemenhaj berharap warga negara Yordania nantinya turut tertarik datang ke Indonesia dan menikmati berbagai destinasi wisata yang ada di Tanah Air.

“Selain itu, kami berharap wisatawan dari Jordania pun tertarik berkunjung ke Indonesia. Jadi ada kerja sama timbal balik,” kata Irfan.

Dengan konsep tersebut, hubungan Indonesia dan Yordania tidak berhenti pada urusan perjalanan jemaah. Ada peluang untuk mengembangkan arus kunjungan wisata dua arah, dengan jemaah Indonesia mendapat kesempatan singgah di Yordania, sementara wisatawan Yordania diarahkan mengenal destinasi di Indonesia.

Meski demikian, rencana tersebut masih berada dalam tahap pembahasan. Pemerintah kedua negara perlu merumuskan kerja sama secara lebih rinci sebelum MoU dapat direalisasikan.

Kemenhaj memastikan pembahasan akan diarahkan agar kerja sama tersebut tidak hanya menarik dari sisi perjalanan wisata, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia dan Yordania. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Zona Merah, OKI Terapkan PPKM Level 2, Apa Saja Aturan Mainnya ?

    Antisipasi Zona Merah, OKI Terapkan PPKM Level 2, Apa Saja Aturan Mainnya ?

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.293
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir akan menerapkan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.Kebijakan itu dilakukan untuk mencegah penambahan kasus baru Covid-19. Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), H. Antonius Leonardo M.Si mengatakan Pemkab OKI segera memperbaharui edaran Bupati tentang pelaksanaan PPKM Mikro di OKI yang […]

  • Larangan Restoran Buka Siang Hari, Itu Berlebihan

    Larangan Restoran Buka Siang Hari, Itu Berlebihan

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 807
    • 0Komentar

    JURU Bicara Kementerian Agama Abdul Rochman menilai kebijakan Pemerintah Kota Serang, Banten, yang melarang restoran, rumah makan, warung nasi, dan kafe berjualan di siang hari selama Ramadan sangat berlebihan. Menurut dia, hal ini jelas membatasi akses sosial masyarakat dalam bekerja atau berusaha, apalagi keberadaan rumah makan di siang hari juga dibutuhkan bagi umat yang tidak […]

  • Bayung Lencir Bakal Disulap Jadi Kawasan Industri Hijau

    Bayung Lencir Bakal Disulap Jadi Kawasan Industri Hijau

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    VISI dan misi Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin dalam menjadikan bumi Serasan Sekate sebagai daerah yang ramah lingkungan dan mengusung konsep pembangunan hijau atau green development terus dimaksimalkan. Usai bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) menggarap pengelolaan bahan bakar biofuel (B100) yang merupakan BBM dari kelapa sawit, Kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini berencana […]

  • Pesan untuk Para Santri di Hari Santri Nasional

    Pesan untuk Para Santri di Hari Santri Nasional

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin memberikan perhatian dari berbagai sektor keagamaan. Apresiasi yang diungkapkan itu memang sangat berasalan, sebab selama beberapa tahun terakhir ini Pemkab Muba telah memperlihatkan bukti ril di bidang keagamaan. Diantaranya bantuan sembako berupa beras, bantuan langsung tunai dan bantuan dana hibah untuk seluruh pondok pesantren di Kabupaten Muba. Hal ini disampaikan oleh […]

  • Usung Konsep Pariwisata Berbasis Masyarakat, Sesaot Masuk 50 Besar ADWI 2021

    Usung Konsep Pariwisata Berbasis Masyarakat, Sesaot Masuk 50 Besar ADWI 2021

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.509
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi desa wisata Sesaot yang masuk dalam 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 dan mengusung konsep pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism). Menparekraf Sandiaga Uno saat visitasi 50 desa wisata terbaik ADWI 2021 di Desa Sesaot Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok […]

  • “Gim Lokal Bisa Dipesan di Hotel? Ketika PlayStation Jadi Room Service dan Gamer Tak Lagi Cuma Ngopi di Warnet”

    “Gim Lokal Bisa Dipesan di Hotel? Ketika PlayStation Jadi Room Service dan Gamer Tak Lagi Cuma Ngopi di Warnet”

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 600
    • 0Komentar

    PADA  zaman dulu, ketika anak-anak kecil bermain petak umpet sambil bawa sabit, dan warnet adalah tempat paling sakral setelah mushola, siapa sangka bahwa suatu hari nanti game lokal bisa nongkrong manis di hotel-hotel bintang empat? Tapi inilah kenyataan pahit manis yang dibumbui kreativitas industri gim lokal Indonesia bukan lagi sekadar urusan bocah-bocah teriak “lag, bang!”, […]

expand_less
WordPress Archive FacetWP – Flyout FacetWP | Hierarchy Select FacetWP | Map Facet FacetWP | Pods Integration FacetWP – Range List FacetWP | Relevanssi Integration FacetWP – Time Since FacetWP – User Post Type Facit React | React Admin Template (Create React App, Vite or NextJs) [React TS] Facmaster – Factory & Industrial WordPress Theme