Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Muzdalifah : “Malam Saat Tikar Jadi Kasur dan Doa Jadi Selimut”

Muzdalifah : “Malam Saat Tikar Jadi Kasur dan Doa Jadi Selimut”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
  • visibility 693
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Malam itu, langit Muzdalifah seperti menutup pintunya dengan tirai bintang. Tapi siapa sangka, di tengah gelap padang yang lebih sepi dari grup WA keluarga setelah Lebaran, ribuan jemaah haji Indonesia justru baru memulai babak penting dalam panggilan suci ini.

Sudahkah kau bayangkan, bagaimana rasanya menginap di lapangan terbuka yang lebih luas dari lapangan upacara sekolah, tanpa hotel, tanpa kasur, hanya berbekal sajadah dan doa? Itulah Muzdalifah masyaril haram, tempat singgah yang tak boleh dilompati dalam rangkaian Armuzna: Arafah, Muzdalifah, Mina.

Mulai pukul 19.00 waktu Arab Saudi, rombongan jemaah Indonesia digiring perlahan dari Arafah. Bayangkan seperti arus manusia berpindah dalam sunyi, namun berisi tekad dan zikir, sambil menahan lapar, lelah, dan… ya, hasrat rebahan.

Mereka tiba di Muzdalifah sekitar pukul 19.30 WAS. Tak semua langsung duduk, ada yang sibuk cari kerikil. Tapi bukan buat nimpuk mantan kerikil ini akan digunakan buat lempar jumrah di Mina nanti. Kalau belum nemu, bisa minta ke syarikah, kayak minta sambel di warung padang: tinggal bilang, langsung dapat.

Di tengah kerumunan itu, tampak seorang gadis muda, Dinda (24), dari kloter JKG 11. Wajahnya cerah, meski mata sudah seperti bekas nonton drakor semalaman. Ia menggandeng ibunda tercinta, Bu Siti Aminah.

“Alhamdulillah bisa nemenin ibu. Ini bukan cuma ibadah, tapi perjalanan batin yang nggak akan kulupakan,” katanya dengan senyum yang lebih tulus dari ucapan “Insya Allah” anak muda zaman sekarang.

Dinda bukan sekadar menemani. Ia seperti Google Maps spiritual untuk ibunya penunjuk arah, pengingat doa, dan tukang kipas darurat saat angin Muzdalifah absen bertiup.

Tapi tunggu dulu, tak semua jemaah harus turun dan tidur ala camping di Muzdalifah. Sekitar 60 ribu jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok risiko tinggi justru melakukan murur.

Apa itu murur? Sederhananya transit spiritual.

Jemaah cukup berhenti sejenak di Muzdalifah, diam di dalam bus, lalu langsung menuju Mina. Murur ini seperti lewat drive-thru tapi isinya bukan burger melainkan berkah dan dispensasi syariah.

Petugas sudah mengatur jalur khusus, beda dari jalur jemaah biasa. Karena kalau dicampur, bisa-bisa ada jemaah yang salah turun dan nanya, “Ini sudah Mina apa masih Muzdalifah, Pak?”

Selama di Muzdalifah, jemaah dianjurkan banyak berzikir, salat jamak magrib dan isya, lalu mabit hingga tengah malam lewat. Ingat, mereka masih dalam keadaan ihram. Jadi, semua larangan ihram masih berlakukecuali setelah tahallul awal di Mina nanti. Bersabarlah wahai jemaah, jangan tergoda melempar kalimat romantis pada pasangan halal. Tunggu jumrah dan tahallul, baru bisa bersanding, bukan cuma berdampingan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vidcon Pemantauan PAM Tahun Baru 2024

    Vidcon Pemantauan PAM Tahun Baru 2024

    • calendar_month Senin, 1 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pj Bupati Muba H. Apriyadi Mahmud bersama Forkopimda Muba mengikuti Pemantauan PAM Tahun baru 2024 oleh Kapolri melalui video conferense, Minggu (31/12/2023) malam. Kegiatan ini berlangsung di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate (Rumah Dinas Bupati Muba) yang diikuti Kapolres Muba AKBP Imam Safi’i SIk MSi, Dandim 0401 Muba Letkol Inf Erry Dwianto SPsi […]

  • Merdeka ! Belasan Keluarga di OKI Terima Rumah Layak Huni

    Merdeka ! Belasan Keluarga di OKI Terima Rumah Layak Huni

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

        SEBANYAK 16 Keluarga kurang mampu di Kabupaten Ogan Komering Ilir menerima bantuan bedah rumah dari Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE tepat di hari kemerdekaan Republik Indonesia. Bedah rumah ini merupakan Kerjasama pemerintah daerah dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ogan Komering Ilir di tahun 2021. Bupati Iskandar mengatakan program bedah rumah […]

  • Jelang Pemilu 2024, Kadis Kominfo Muba Imbau masyarakat soal ini

    Jelang Pemilu 2024, Kadis Kominfo Muba Imbau masyarakat soal ini

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 727
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Konsisten hindari Konflik, Pemkab Musi Banyuasin melalui Dinas Kominfo Muba yang dikomandoi Herryandi Sinulingga AP mengimbau kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Muba untuk bijak dalam menggunakan platform media sosial (Medsos) dengan tidak menyebarkan berita yang bersifat tidak pasti atau hoax jelang Pemilu. Apalagi, lanjut Lingga saat menjelang pelaksanaan pemilu yang sebentar lagi akan kita […]

  • Momentum Ramadhan, UMKM harus Naik Kelas

    Momentum Ramadhan, UMKM harus Naik Kelas

    • calendar_month Minggu, 26 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.122
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, -Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparerkaf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak para pelaku UMKM di Provinsi Gorontalo memanfaatkan momentum Ramadan untuk naik kelas. Menparekraf Sandiaga saat Talkshow Wirausaha Parekraf, di Foodcourt Limboto, Sabtu (25/3/2023) menjelaskan saat bulan puasa diperkirakan terjadi potensi kenaikan omzet usaha hingga 35-45 persen, untuk itu […]

  • Bupati Muba Sebut Gotong Royong Kunci Penanganan Karhutla

    Bupati Muba Sebut Gotong Royong Kunci Penanganan Karhutla

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.193
    • 0Komentar

    BUPATI Muba Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA meminta perusahaan lebih aktif dalam usaha pencegahan serta meningkatkan koordinasi dengan kolaborasi pemerintah TNI-Polri serta masyarakat. Dodi ingin kerjasama dan gotong-royong dalam  pencegahan dan penanggulangan Karhutbunlah dapat menjadi role model bagi daerah lain. Jadi, tegas dia lagi, belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya pada waktu itu, Pak […]

  • “Jalan Tol Inovasi, Kampus ke Industri, Jangan Cuma Nyangkut di Laboratorium”

    “Jalan Tol Inovasi, Kampus ke Industri, Jangan Cuma Nyangkut di Laboratorium”

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    ADA pepatah lama “Ilmu tanpa amal bagaikan pohon tanpa buah.” Nah, di Indonesia pepatah itu sering kebalik pohonnya banyak, buahnya entah kemana, yang nongol malah laporan setebal bantal hotel melati. Beginilah nasib sebagian besar riset di kampus kita berakhir sebagai skripsi yang dipajang di perpustakaan, hanya dibaca dosen penguji dan cicak yang lewat di rak […]

expand_less
WordPress Archive WPBookit – Group Booking (Addon) WPBookit – Rating and Review (Addon) WPBookit – Razorpay Payment Gateway (Addon) WPBookit – Stripe Payment (Addon) WPBookit – Twilio SMS/WhatsApp Notification (Addon) WPBookit – WhatsApp Notification (Addon) WPC Events – pauloreg | CodeCanyon WPC Variations Table for WooCommerce Premium Wpcast – Audio Podcast WordPress Theme WpCasterPro – Podcast WordPress Theme