Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Antrean Haji Ternyata 14 Tahun, 400 Ribu Data Jemaah Bermasalah

Antrean Haji Ternyata 14 Tahun, 400 Ribu Data Jemaah Bermasalah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Antrean haji yang selama ini membuat calon jemaah harus menunggu belasan hingga puluhan tahun mulai mendapat gambaran berbeda. Pemerintah menyebutkan masa tunggu faktual jemaah yang berangkat tahun ini berada di kisaran 14 tahun.

Angka tersebut muncul setelah pemerintah melakukan validasi terhadap sekitar 5,7 juta data jemaah haji. Dari proses tersebut, sekitar 400 ribu data ditemukan tidak valid.

Temuan data ini menjadi salah satu persoalan yang kini dibenahi pemerintah. Sebab, menurut Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, angka antrean perlu disesuaikan dengan kondisi faktual di lapangan.

“Antrean faktualnya sekarang 14 tahun, sesuai dengan perintah Presiden mencari formula dan membereskan data-data yang invalid,” kata Dahnil melansir laman resmi haji, Selasa (29/9/2026).

Persoalan antrean tersebut dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf serta Dahnil di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Prabowo meminta pembenahan tidak berhenti pada data jemaah. Pemerintah juga diminta memastikan pengelolaan keuangan haji memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dahnil mengatakan Presiden mendorong dilakukannya audit forensik terhadap tata kelola keuangan haji di bawah BPKH.

Langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi pengelolaan keuangan haji secara faktual sebelum dilakukan penataan lebih lanjut.

“Presiden ingin tahu fakta sebenarnya seperti apa kondisi keuangan haji,” ujar Dahnil.

Hasil audit tersebut nantinya diharapkan menjadi pijakan untuk melakukan rekonstruksi tata kelola keuangan haji agar lebih akuntabel dan berkelanjutan.

Kementerian Haji dan Umrah selanjutnya akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk BPKP, mengenai pelaksanaan audit tersebut.

Jadi Perhatian Presiden

Di tengah pembenahan itu, persoalan biaya yang harus dibayar jemaah juga menjadi perhatian Presiden.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan Prabowo mengingatkan agar perubahan berbagai komponen biaya penyelenggaraan haji tidak membuat beban jemaah menjadi terlalu berat.

Oleh karena itu, pemerintah tengah membahas formulasi pembiayaan dengan mengatur kembali komposisi antara Bipih, atau biaya yang dibayar langsung oleh jemaah, dengan nilai manfaat.

Salah satu komposisi yang disarankan Presiden adalah sekitar 52 persen Bipih dan 48 persen nilai manfaat.

“Pada prinsipnya, Presiden mengatakan jangan sampai memberatkan jemaah. Karena itu, kami mencari formulasi bagaimana, walaupun ada perubahan angka-angka, jemaah tidak mendapatkan beban yang cukup besar,” kata Irfan.

Pembenahan kemudian menyentuh persoalan lain yang tidak kalah sensitif, yakni praktik di dalam ekosistem haji dan umrah.

Irfan mengatakan Presiden memberikan perhatian terhadap praktik kartel, pelanggaran, dan kecurangan yang dinilai dapat merugikan calon jemaah.

Menurut dia, Presiden mengapresiasi langkah Kementerian Haji dan Umrah dalam membersihkan ekosistem tersebut.

“Beliau sangat mengapresiasi upaya kita dalam rangka membersihkan ekosistem haji maupun umrah dari kartel-kartel, dari beberapa pelanggaran dan kecurangan yang semuanya bermuara pada kerugian bagi calon jemaah,” ujar Irfan.

Pembenahan haji yang sedang dilakukan pemerintah dengan demikian tidak hanya menyangkut angka biaya keberangkatan.

Pemerintah juga sedang membereskan basis data jemaah, menghitung kembali kondisi faktual antrean, menata tata kelola keuangan, serta membersihkan praktik yang dinilai merugikan calon jemaah.

Untuk saat ini, hasil validasi pemerintah menunjukkan satu angka yang paling mencolok: masa tunggu faktual jemaah yang berangkat tahun ini berada di kisaran 14 tahun, setelah sekitar 400 ribu dari 5,7 juta data yang diperiksa dinyatakan tidak valid. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Janin Pertama di Indonesia Berpacu dengan Waktu, Pasien Spina Bifida Datang Saat 18 Minggu

    Operasi Janin Pertama di Indonesia Berpacu dengan Waktu, Pasien Spina Bifida Datang Saat 18 Minggu

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – RSAB Harapan Kita berhasil melakukan open fetal surgery atau operasi janin terbuka pertama di Indonesia untuk menangani myelomeningocele, salah satu bentuk paling berat dari spina bifida. Operasi dilakukan Selasa (25/8/2026) oleh tim multidisiplin RSAB Harapan Kita bersama tim Mater Mothers’ Hospital, Brisbane, Australia. Pasien sebelumnya dirujuk ke RSAB Harapan Kita saat usia kehamilan […]

  • Hotel di Sumsel Diharapkan Gunakan Menu Berbahan Pangan Lokal

    Hotel di Sumsel Diharapkan Gunakan Menu Berbahan Pangan Lokal

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 608
    • 0Komentar

    KEPALA Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ruzuan Effendi meminta semua hotel di Sumsel dapat menggunakan bahan pangan lokal yang berasal dari kabupaten/kota yang ada di daerah tersebut. “Selain untuk memenuhi kebutuhan sendiri, juga untuk mempromosikan bahan pangan lokal,” ujarnya, usai menghadiri acara gerakan diversifikasi pangan lokal dan talkshow di Balroom Sriwijaya Hotel Swarna […]

  • “Startup Coding Asal Aceh, Dari Kopi ke Dunia Digital”

    “Startup Coding Asal Aceh, Dari Kopi ke Dunia Digital”

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    ACEH dikenal dengan kopi Gayo yang bikin melek semalaman, kini ada “kopi digital” yang siap bikin generasi mudanya melek startup. Namanya Banda Aceh Academy (BAA). Fasilitas ini diluncurkan dengan semangat besar, yakni mengubah anak-anak muda Aceh dari sekadar konsumen media sosial, yang kerjaannya tiap hari scroll TikTok sampai jempol bisa diservis ke tukang urut menjadi […]

  • Pembukaan Sekolah Harus Melalui 5 Tahapan

    Pembukaan Sekolah Harus Melalui 5 Tahapan

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    PEMERINTAH mengingatkan sektor pendidikan yang akan membuka kembali proses belajar tatap muka harus menyelesaikan 5 tahapan yang sudah ditentukan. Tahapan yang dimaksud adalah Tahapan Prakondisi, Timing, Penentuan Prioritas, Koordinasi Pusat dan Daerah, serta Tahapan Monitoring dan Evaluasi. Pelaksanaannya harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian, disertai pengawasan ketat oleh pemerintah daerah. Kelima tahapan ini juga berlaku bagi semua […]

  • Gubernur Komitmen Penuhi Kebutuhan Rumah Layak Huni Bagi Warga Sumsel

    Gubernur Komitmen Penuhi Kebutuhan Rumah Layak Huni Bagi Warga Sumsel

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 745
    • 0Komentar

    KEBUTUHAN akan rumah layak huni bagi masyarakat menjadi salah satu prioritas Pemprov Sumsel saat ini. Sejumlah pihak yang bekerjasama dengan develover pun turun ambil bagian membangun perumahan layak bagi masyarakat khususnya yang masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Seperti yang dilakukan BUMD PDPDE Hilir. Demi berkontribusi memenuhi kebutuhan rumah layak bersubsidi, PDPDE Hilir bekerjasama dengan […]

  • COVID-19 di Muba, Ada Penambahan 23 Kasus Sembuh, 1 Positif, 1 Meninggal Dunia

    COVID-19 di Muba, Ada Penambahan 23 Kasus Sembuh, 1 Positif, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 10 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (10/1/2021) mengkonfirmasi penambahan 23 kasus sembuh, 1 positif, dan 1 kasus meninggal dunia. “Ada penambahan 23 kasus sembuh, 1 positif, dan 1 meninggal dunia per 10 Januari 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan 1 kasus positif yakni […]

expand_less
WordPress Archive Alone – Charity Multipurpose Non-profit WordPress Theme Alpas – AI & Data Analytics Startup Elementor WordPress Theme AlphaColor – Design & Printing Elementor Template Kit AlphaColor | Type Design & 3D Printing WordPress Theme + Elementor Alpins – Mountain And Hiking Theme Altaframe – Drone Aerial Videography and Photo School WordPress Theme Altair | Travel Agency WordPress Alterna – Ultra Multi-Purpose WordPress Theme Alukas – Modern Jewelry Store WordPress Theme Alva- WordPress Theme For Saas Product