Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Cerita Humor : Mak Itam & Si Manasik Nasional, Dari Karung Beras ke Tanah Suci

Cerita Humor : Mak Itam & Si Manasik Nasional, Dari Karung Beras ke Tanah Suci

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
  • visibility 830
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- “Mak, itu handuk bukan buat disampir di leher tiap saat, nanti dikira kita berkeringat dosa,” ujar Pak Leman sambil menahan tawa.

“Diam, Le! Ini bukan handuk, ini kain ihram! Belum dipakai aja udah panas hawanya. Kau pikir haji itu piknik?” balas Mak Itam, sambil tetap menyampirkan kain seperti jagoan kungfu Shaolin yang kesasar ke acara manasik haji nasional.

Hari itu Sabtu, 19 April 2025, sejarah baru ditorehkan Kementerian Agama RI menggelar Manasik Haji Nasional pertama secara hybrid. Seribu lima ratus peserta hadir langsung, sementara 141.139 jemaah lainnya menyimak dari 500 titik seantero Indonesia. Yang ikut dari dusun, sampai yang ikut dari kafe dengan wifi gratis. Semuanya serius. Kecuali Pak Leman yang dari tadi sibuk nyetel headset bluetooth-nya ke suara Google Maps.

“Aku pikir manasik ini ya kayak biasanya, dua tiga orang ngobrol di masjid, eh ini nasional, Mak! Nasional! Aku serasa artis TikTok!” kata Pak Leman, bangga.

“Artis apanya, Le? Tadi kau salah pakai baju, yang putih itu daster Mamak!”

Di Aula Kecamatan Pucuk Gading, tempat berkumpulnya jemaah haji dari beberapa desa, layar LED sebesar pintu garasi menayangkan wajah Menteri Agama Nasaruddin Umar. Di pojok layar, ada penerjemah bahasa isyarat yang ekspresinya lebih hidup daripada jemaah barisan depan yang mulai ngantuk karena sarapan lontong sayur terlalu berat.

“Ini manasik nasional pertama, Buya-Buya sekalian. Kami ingin agar pemahaman ibadah haji seragam. Dari Sabang sampai Merauke, semua paham rukun, wajib, hingga sunnahnya,” ujar sang Menteri.

Mak Itam mengangguk-angguk. “Bagus. Jangan sampai nanti ada yang tawaf-nya ngelawan arus, atau nyasar ke food court Mekkah nyari pempek kapal selam.”

Tak tanggung-tanggung, menurut Dirjen PHU Hilman Latief, manasik kali ini juga dirancang lengkap dengan “jalan kaki nasional”.

“Aku heran, Le. Ini manasik atau lomba jalan sehat?” tanya Mak Itam sambil melirik sepatu kets-nya yang baru dibeli dan masih mengkilap.

“Biar simulasi, Mak. Biar pas nanti di Mina, nggak shock. Kan kata Pak Ustaz, haji itu ibadah penuh gerak  jalan, lempar, tawaf, lari-lari kecil. Bukan cuma duduk selfie di depan Ka’bah.”

Mak Itam mengangguk-angguk, walau dalam hati masih nyesek karena sepatu barunya ternyata lebih sempit dari harapan.

Sementara di titik-titik lain Indonesia, drama tak kalah lucu terjadi. Di salah satu lokasi daring, sinyal mendadak hilang saat ustaz sedang menjelaskan larangan-larangan ihram.

“Lho, lho, lho… kenapa layarnya nge-freeze pas ngomong ‘jangan mencabut rambut’ tadi?” tanya Bu Tumirah panik. “Aku udah nyabutin alis kemarin!”

“Tuh kan, dibilangin juga jangan sok-sokan mau tampil cantik buat malaikat,” celetuk tetangganya.

Menurut Dirjen PHU, manasik kali ini bukan hanya mengajarkan tata cara naik pesawat atau cara pakai sabuk pengaman, tapi juga menjelaskan makna dan filosofi haji.

“Jangan sampai pulang dari haji cuma bawa tas koper, tapi nggak ada koper sabar, koper ikhlas, dan koper perubahan diri,” ujar sang Dirjen, penuh makna.

Mak Itam, yang dari tadi mencatat serius di buku kecilnya, tiba-tiba nyeletuk, “Kau dengar itu, Le? Jangan pas pulang nanti, yang berubah cuma nama jadi ‘Haji Leman’, tapi kelakuan tetap ‘Leman yang suka nyelak antrian pasar’!”

Kabar baik lainnya, menurut Kemenag, pelunasan biaya haji tahun ini sudah surplus 5.000 lebih. Bahkan jemaah haji khusus sudah lunas semua. Visa? Sudah lebih dari 100 ribu diproses, tinggal nunggu stempel terakhir.

“Berarti tinggal nunggu Mak naik pesawat ya?” kata Pak Leman.

“Iya, dan kau jaga rumah. Kalau ada yang nyari aku, bilang aja. ‘Mak Itam lagi daftar ulang di Tanah Suci, bukan di posyandu!’”

Bimbingan manasik haji nasional ini bukan sekadar acara besar-besaran. Ini adalah upaya membuat seluruh calon jemaah, dari kota hingga pelosok, paham dan siap lahir batin. Dari cara memakai kain ihram, sampai doa saat melempar jumrah.

Dan buat Mak Itam, ini bukan cuma soal naik haji. Tapi soal menjadi hamba yang tangguh, sabar, dan tak lagi mudah marah kalau sayur lodeh-nya keasinan.

Karena seperti kata Pak Ustaz di layar besar tadi. “Jangan pulang dari Mekkah, tapi hatinya masih tinggal di parkiran mall.”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika SDN 3 Palembang Keluhkan Aroma Busuk dari Limbah Pabrik Tahu, Wawako Janji Bakal Ada Sanksi !

    Ketika SDN 3 Palembang Keluhkan Aroma Busuk dari Limbah Pabrik Tahu, Wawako Janji Bakal Ada Sanksi !

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –  Pendidikan merupakan hak setiap warga negara dan tentunya pendidikan harus dibarengi dengan fasilitas memadai serta lingkungan yang bersih, agar suasana belajar terasa nyaman untuk siswa saat menyerap ilmu dalam proses belajar, tentu perlu dukungan dari semua pihak terutama pemerintah. Namun sebaliknya kondisi aman dan nyaman itu tidak dirasakan  oleh siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) […]

  • emas antam

    Wow, Makin Mahal, Harga Emas Antam Dipatok Rp620.000/Gram

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.049
    • 0Komentar

    Palembang – Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan. Setelah awal pekan naik Rp2.000 per gram, harga emas Antam hari naik Rp4.000 per gram menjadi Rp620.000 per gram.

  • 2 stabilitas ini jadi modal untuk bikin  Sumsel mulai bangkit dari berbagai aspek

    2 stabilitas ini jadi modal untuk bikin  Sumsel mulai bangkit dari berbagai aspek

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Landasan dan modal yang kuat yakni stabilitas politik kemudian stabilitas keamanan membuat Sumsel bangkit dari berbagai aspek, mulai dari bangkit dalam pembangunan ataupun bangkit dalam perekonomian. Hal itu disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru saat memberi sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten OKU dalam rangka HUT OKU ke-112 di Griya Agung Palembang secara virtual, Jumat (29/7/2022). Dia […]

  • Fungsi Ahli Pers Dewan Pers akan Diperluas Menunjang Tugas dan Fungsi Dewan Pers

    Fungsi Ahli Pers Dewan Pers akan Diperluas Menunjang Tugas dan Fungsi Dewan Pers

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.315
    • 0Komentar

    FUNGSI ahli pers Dewan Pers akan diperluas, bukan hanya terkait bertugas memberikan keterangan Ahli tentang suatu hal yang diperlukan untuk memperjelas sebuah perkara pada semua tingkatan proses hukum, akan tetapi akan membantu dan menunjang tugas dan fungsi dewan pers. Jika selama ini ahli pers semata-mata memberikan keterangan dalam perkara hukum pidana, perdata maupun bidang hukum […]

  • Gambo Muba Mendunia, Jihan Almira Pakai Gambo Muba di Ajang Miss Supranational 2021 di Polandia

    Gambo Muba Mendunia, Jihan Almira Pakai Gambo Muba di Ajang Miss Supranational 2021 di Polandia

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    GAMBO Muba lagi-lagi mendunia, kali ini di ajang Miss Supranational 2021 yang digelar di Polandia, jumputan Gambo Muba dipakai oleh Jihane Almira Chedid yang merupakan wakil dari Indonesia untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut. Pantauan di akun instragam @officialputeriindonesia tampak Jihan tampil anggun dan maksimal di beberapa agenda kegiatan di Polandia. Juga di akun instagram pribadinya […]

  • Seniman Mau Jadi Youtuber? Harus Punya Ilmu

    Seniman Mau Jadi Youtuber? Harus Punya Ilmu

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 5.404
    • 0Komentar

    KOMITE Film, Dewan Kesenian Palembang (DKP), menutup penampilan dari enam komite pada Sepekan Seni 2021. Komite Film mengadakan Talk Show dengan mengundang 2 konten kreator asal Palembang, bertempat di Guns Caffe Palembang. Ketua Komite Film, DKP Chrismadi Rahmawan mengutarakan, bahwa film dan konten kreator merupakan sama-sama bergerak di bidang audio visual. Sehingga pada Sepekan Seni […]

expand_less
WordPress Archive Time Tracking and Activity Reporting WordPress Plugin Timelentor – Timeline Layouts for Elementor Timeline and History Slider – Vertical and Horizontal Responsive Timeline Plugin Timeline Plus – Reponsive Timeline WordPress Theme Timeliner – Timeline for Elementor TimeNews – Publisher, Magazine, Newspaper Theme Timetable Booking Schedule for WordPress Timetable Responsive Schedule For WordPress Timex – Creative Template For Coming Soon Page Tinja – Gaming & eSports Elementor WordPress Theme