Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Lutut Rapuh Tak Menghalangi Langkah Menuju Baitullah

Lutut Rapuh Tak Menghalangi Langkah Menuju Baitullah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • visibility 719
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Setiap tahun, jutaan jemaah dari berbagai penjuru dunia datang memadati Tanah Suci, dari yang muda bersemangat sampai yang sudah ubanan, semua berlomba-lomba mengejar rida Ilahi. Tapi jangan salah, ini bukan lomba maraton apalagi kompetisi panjat pinang, ini ibadah hati yang penuh hikmah.

Namun sayangnya, di tengah khusyuknya doa dan zikir, banyak jemaah Indonesia terutama yang sudah lansia harus ‘mampir’ ke rumah sakit, bukan untuk wisata medis, tapi karena urusan tulang, otot, dan persendian yang tiba-tiba ‘ngambek’.

Menurut data dari Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan, sampai 29 Mei 2025 sudah lebih dari 189 ribu jemaah reguler dan 15 ribu jemaah haji khusus yang tiba di Arab Saudi. Tapi di balik angka-angka yang bikin bangga itu, ada fakta yang membuat kita perlu merenung sambil elus-elus lutut 79% jemaah Indonesia tergolong berisiko tinggi, terutama lansia.

Dari 617 jemaah yang dirawat, sebagian besar mengalami masalah muskuloskeletal dislokasi, fraktur, hingga pembengkakan kaki. Ada yang jatuh di kamar mandi, ada yang kepleset waktu tawaf, dan ada pula yang terdorong waktu turun dari bis. Ibarat kata, naik bis semangat 45, turun bis kaki minta ampun.

Bayangkan saja, kondisi para jemaah lansia itu seperti sepeda ontel tua yang tetap dipaksa nanjak ke puncak bukit. Bannya kempes, gear-nya kadang macet, tapi semangatnya mengalahkan road bike paling canggih.

Mereka tetap ingin menjalankan umrah berulang-ulang, tak peduli kaki sudah protes, lutut sudah berisik kayak engsel pintu lama. Kata dr. Yudha Mathan Sakti belum lama ini,  ada lima penyebab utama jemaah bisa sampai ‘ngendon’ di RS keramaian, komorbiditas, kelelahan, kondisi jalan, dan sandal yang tak bersahabat. Iya, sandal! Jangan remehkan alas kaki, sebab salah pilih sandal bisa bikin langkah menuju Baitullah berubah jadi langkah menuju UGD.

Ada juga yang karena semangat terlalu tinggi, lupa kalau usia sudah tak muda lagi. Semangatnya umur 25, tapi dengkulnya umur 75. Kadang yang satu mau lari, yang satu minta duduk. Ibaratnya, hati ingin tawaf tujuh kali, lutut baru kuat setengah putaran. Tapi justru di sinilah letak keistimewaan para lansia ini. Mereka membuktikan bahwa niat ibadah tak bisa dihentikan oleh usia, walau kaki minta jeda, hati tetap melaju.

Dan di sinilah pentingnya peran jemaah muda. Seperti pesan dr. Ghulam Iskandarsyah, “Yang muda, tolong jangan sikut-sikutan! Ini bukan rebutan sembako. Bantu yang sepuh turun dari bis, beri ruang waktu tawaf, dan jangan kejar-kejaran kayak lagi nguber diskon di Tanah Abang!” . Sebab sejatinya, haji adalah kerja tim. Yang muda melindungi, yang tua mendoakan. Yang bugar memayungi, yang rapuh tetap melangkah.

Pepatah lama bilang, “Tongkat yang menemani langkah tak bisa mengganti kasih tangan anak muda yang sedia menggandeng”. Maka jadilah tangan itu. Jadilah pelindung bagi mereka yang telah renta. Jangan tunggu mereka jatuh dulu baru kita panik cari kursi roda.

Bagi jemaah lansia sendiri, bukan berarti harus merasa kalah. Kalau kaki mulai bengkak, sendi terasa nyeri, kompreslah dengan es, bukan dengan rasa bersalah. Lapor petugas kesehatan, bukan simpan sendiri lalu mewek di pojokan masjid. Ingat, haji bukan perlombaan. Tuhan tak menilai siapa paling cepat menyentuh Ka’bah, tapi siapa yang paling sabar dan ikhlas menunaikan rukun-Nya.

Ibadah haji bukan cuma soal kekuatan fisik, tapi ketangguhan hati dan kesiapan diri. Yang tua tak perlu minder, yang muda jangan sombong. Kalau semua saling menjaga, perjalanan spiritual ini akan jadi kenangan indah, bukan cerita horor tulang retak dan lutut ngilu. Dan seperti kata pepatah Arab, “Man jadda wa jada”, barang siapa bersungguh-sungguh, dia akan sampai. Asal jangan lupa sungguh-sungguh itu harus pakai alas kaki yang tepat dan bantu yang sepuh turun dari bis!. Karena di Tanah Suci, yang tua bukan beban, mereka justru lentera iman. Yang muda bukan pelengkap, tapi penjaga jalan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harus Bangga Jadi Petani    

    Harus Bangga Jadi Petani   

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.664
    • 0Komentar

      PETANI harus bangga dengan profesinya, karena hasil jerih payah petanilah hajat orang banyak berupa pangan akan tercukupi. Apalagi Sumsel memiliki lahan pertanian yang sangat luas, terutama padi, sebagai sektor andalan Sumsel, daerah yang memiliki lahan yang luas harus mampu berkontribusi dalam menyiapkan ketersediaan cadangan pangan, baik untuk konsumsi dalam daerah bahkan lebih luas lagi sebagai […]

  • Kades di Ajak untuk Bersinergi Tegakan Perda

    Kades di Ajak untuk Bersinergi Tegakan Perda

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 763
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berkerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Jirak Jaya dalam rangka sosialisasi tentang beberapa Perda  yang ada di daerah Muba. Sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada segenap stakeholder dan masyarakat terkait peraturan daerah (Perda). Pada, kemarin. Sosialisasi mengenai materi beberapa Perda yang dinarasumberi langsung oleh […]

  • SMA Plus Negeri 17 Palembang Berguru ke Negeri Pizza

    SMA Plus Negeri 17 Palembang Berguru ke Negeri Pizza

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.611
    • 0Komentar

    “Kita yang disini  justru harus beradaptasi juga dengan mereka, dari aspek makanan, budaya keseharian yang paling penting membawa cerita tentang Provinsi Sumsel ke negaranya.

  • Gubernur Targetkan Agustus Vaksinasi Selesai, Tinjau Vaksinasi Kejati

    Gubernur Targetkan Agustus Vaksinasi Selesai, Tinjau Vaksinasi Kejati

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 819
    • 0Komentar

      GUBERNUR Sumsel H Herman Deru bersama Kepala Kejati Sumsel, Drs M Rum, SH, MH, meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 di lingkungan Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan dilaksanakan di Aula Kejaksaan Tinggi Prov Sumsel, Kamis (18/3/2021). “Pada hari ini setelah beberapa waktu lalu bergilir meninjau kelompok-kelompok vaksin hari ini tiba giliran kejaksaan. Ini membuktikan bahwa program-program […]

  • Hikmah di Balik Penerbangan SV-5276 yang Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu

    Hikmah di Balik Penerbangan SV-5276 yang Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 720
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau hidup ini ibarat naik pesawat, maka kejadian ancaman bom di pesawat Saudia Airlines SV-5276 adalah turbulensi yang bukan hanya bikin jemaah kaget, tapi juga bikin kopi tumpah, gigi palsu loncat, dan sandal jepit jadi barang mewah di ruang tunggu. Bayangkan, jemaah haji yang harusnya pulang dengan hati damai, kepala penuh doa, dan […]

  • Entaskan kemiskinan jadi program prioritas Pemkab OKI

    Entaskan kemiskinan jadi program prioritas Pemkab OKI

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Angka kemiskinan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) turun sebanyak 1,07 persen dari 13,15 persen pada 2023, menjadi 12,08 persen di 2024. Sementara angka kemiskinan ekstrim turun drastis dari 4,4 persen pada tahun 2022, menjadi 0,4 persen periode Maret 2024. Angka tersebut berada di bawah rerata Provinsi Sumsel 0,59 dan nasional 0,83. Capaian […]

expand_less
WordPress Archive Keylin – WordPress Magazine and Blog Theme KeyMaster – Locksmith & Key Maker Service Elementor Template Kit Keymoto – Motorcycle WordPress Theme Keyword Linking for WordPress Kezta – Gutenberg Portfolio WordPress Theme Khara – Ultimate Coming Soon & Maintenance Plugin Khubi – Dermatologist & Skin Care Template Kit Khuli – Construction & Architecture Elementor Template Kit Kiara – Fashion Elementor Template Kit Kiba Bar & Restaurant Elementor Kit