Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Kajian Awal Terkait Konsep Istitha’ah & Pembiayaan Haji yang ProporsionalKick Off Mudzakarah Nasional Hasilkan 10 Ide & Masukan

Kajian Awal Terkait Konsep Istitha’ah & Pembiayaan Haji yang ProporsionalKick Off Mudzakarah Nasional Hasilkan 10 Ide & Masukan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
  • visibility 1.192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Sumselterkini.co.id, Jakarta  Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah mulai melakukan kajian awal terkait konsep istitha’ah dan pembiayaan haji yang proporsional. Kajian ini dilakukan sebagai Langkah awal menuju pelaksanaan forum Mudzakarah Perhajian.

Kegiatan bertajuk Kick Off Mudzakarah Perhajian ini mengangkat tema, “Bipih dan Kesinambungan Penyelenggaraan Ibadah Haji”. Berlangsung sehari, Jumat (30/9/2022, di Jakarta, giat ini diikuti perwakilan Ormas Islam dari NU, Muhammadiyah, Persis, Al Wasliyah, dan Al Irsyad. Hadir juga, Dirjen PHU Hilman Latief, Staf Khusus Menteri Agama Ishfah Abidal Aziz, Direktur Bina Haji Arsad Hidayat, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta perwakilan BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) Acep Riana Jayaprawira, dan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).

“Ada beberapa tantangan kita saat ini. Pertama, interstate regulations atau regulasi antar negara, yang mau tidak mau harus dikompromikan. Kedua, mengenai kuota jemaah dan juga pembiayaannya,” terang Hilman.

“Perlu ada pembicaraan serius terkait pembiayaan haji yang inklusif, tidak memberatkan jemaah, tetapi tetap proporsional. Kita juga ingin mendorong BPKH untuk lebih dapat meningkatkan nilai manfaatnya,” lanjutnya.

Hilman berharap, kajian awal pada Kick Off Mudzakarah Perhajian ini dapat menghasilkan konsep mengenai pembiayaan haji yang berkeadilan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada jemaah. Mengacu pada penyelenggaraan ibadah haji 2022, ada kenaikan signifikan pada biaya layanan Masyair. Kenaikan biaya tersebut berimplikasi pada membengkaknya subsidi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sampai 65% dari biaya riil ibadah haji.

“Saya harap kehadiran para alim ulama di sini, bisa memberikan pencerahan terkait konsep istitha’ah dan pembiayaan haji yang lebih proporsional. Lembaga negara lain, seperti KPK, juga meminta Kemenag untuk merumuskan konsep pembiayaan haji yang berkeadilan,” terang Hilman.

 

Hal senada disampaikan anggota Badan Pengelola BPKH, Acep Riana Jayaprawira. Dia menggarisbawahi perlunya merumuskan kembali konsep istitha’ah haji yang lebih relevan dengan kondisi saat ini, baik dari aspek kesehatan maupun finansial. Jika pembiayaan haji  masih menggunakan pola (subsidi lebih besar dari Bipih), maka itu akan mengganggu keberlanjutan keuangan haji. Sebab, jika pola ini dipertahankan, maka akan menggerus nilai manfaat hingga habis di beberapa tahun mendatang. Ini tentunya akan merugikan jemaah haji.

Direktur Bina Haji Arsad Hidayat melaporkan bahwa kick off ini merupakan langkah awal sebelum dilaksanakan Mudzakarah Perhajian Tingkat Nasional. “Kegiatan ini kami buat sebagai langkah awal untuk masuk ke forum mudzakarah perhajian yang ruang lingkupnya lebih besar. Dalam forum ini kita ingin mendengarkan penjelasan BPKH tentang biaya haji dan kesinambungan penyelenggaraan ibadah haji ke depan,” ungkap Arsad.

 

Menurut Arsad, forum ini juga membahas isu terkait kenaikan beberapa paket layanan haji di Arab Saudi. Kemenag perlu mendapat respon dari pimpinan ormas Islam terkait kenaikan itu. Sehingga, ada titik temu yang bisa dibahas secara mendalam pada Mudzakarah Perhajian Nasional.

Kick Off Mudzakarah Nasional ini menghasilkan sejumlah ide dan masukan sebagai berikut:

  1. Perlu adanya pendidikan dan penyampaian informasi ke masyarakat terkait berapa riil biaya haji yang harus dibayar oleh jemaah haji. Sebab, masih banyak masyarakat atau jemaah haji yang tidak mengetahui riil biaya haji.
  2. Istitha’ah haji perlu diperketat termasuk pada istitha’ah finansial agar dana haji tidak menjadi seperti uang arisan berantai yang hanya akan menguntungkan orang yang lebih dahulu menerima.
  3. Perlu menyampaikan ke masyarakat terkait perbandingan antara biaya umrah dan biaya haji.
  4. Biaya haji yang dikeluarkan dari Bipih saat ini tidak realistis karena lebih besar biaya subsidi.
  5. Usulan kenaikan biaya setoran awal (30 juta atau 40 juta) dan menaikkan Bipih secara bertahap diharapkan dapat menjaga keberlangsungan keuangan haji yang dikelola oleh BPKH.
  6. Perlu mendalami empat aspek istitha’ah haji, yaitu: ekonomi, fiqih, sosial, dan politik.
  7. Perlu melakukan koordinasi terkait istitha’ah dari aspek kesehatan, finansial, dan fiqih dengan pihak yang berkompeten.
  8. Jemaah haji perlu melakukan subsidi biaya haji untuk diri sendiri.
  9. Perlu membuat skema subsidi biaya haji jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
  10. Istitha’ah dapat dilaksanakan secara langsung atau bertahap.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peningkatan Ekonomi Keluarga, TP PKK Muba Gelar Pelatihan Pengembangan Kreativitas melalui Potensi Sumber daya yang Dimiliki

    Peningkatan Ekonomi Keluarga, TP PKK Muba Gelar Pelatihan Pengembangan Kreativitas melalui Potensi Sumber daya yang Dimiliki

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.097
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Pelatihan Pengembangan Kreativitas dalam Pengelolaan Ekonomi Keluarga Melalui Potensi Sumber daya yang Dimiliki guna memanfaatkan secara maksimal potensi sumber daya yang ada. Sumber daya dikelola,  optimalkan sebagai upaya dalam pengembangan kreativitas keluarga. Acara  dibuka  Pj Ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj Triana Sandi Fahlepi diwakili Sekretaris […]

  • Volume Produksi Pempek Berton-ton per hari, Tapi Butuh Ditingkatkan Lagi Penggemarnya, Salah Satu Caranya Inovasi Pesan Gubernur

    Volume Produksi Pempek Berton-ton per hari, Tapi Butuh Ditingkatkan Lagi Penggemarnya, Salah Satu Caranya Inovasi Pesan Gubernur

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 756
    • 0Komentar

    PEMPEK khas Palembang harus menjadi makanan yang universal, bahkan mendunia, pesan tersebut disampaikan Gubernur Sumsel pada acara Asosiasi Pengusaha Pempek (ASPPEK) Kota Palembang, sekaligus sosialisasi sertifikasi halal dan izin edar kepada pelaku usaha kuliner Palembang dan Penyerahan Program Sosial Bank Indonesia, di The Zuri Hotel, Kamis (13/1/2022). “Yang pertama itu. Pempek harus menjadi makakan universal […]

  • Sekda Optimis UMKM Sumsel Mampu Tingkatkan Roda Perekonomian Sumsel 

    Sekda Optimis UMKM Sumsel Mampu Tingkatkan Roda Perekonomian Sumsel 

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 728
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru melalui Sekda Sumsel S. A Supriono resmi menutup Kegiatan Festival Ramadhan Jajan Bukoan yang digelar sejak 8 April 2022 di Museum Tekstil, dan berakhir pada,  Minggu (24/4) sore. Festival Ramadhan yang digelar Indonesia Council of Small Business (ICSB) Regional Sumsel bekerjasama dengan TP PKK Sumsel dan Ikatan Istri Pegawai dan […]

  • Pupuk Indonesia Sudah Salurkan 4,73 Juta Ton Pupuk Subsidi

    Pupuk Indonesia Sudah Salurkan 4,73 Juta Ton Pupuk Subsidi

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 993
    • 0Komentar

    PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan 4,73 juta ton pupuk subsidi hingga 20 Agustus 2021. Angka tersebut tercatat sudah mencapai 52% dari alokasi pupuk subsidi yang ditetapkan pemerintah yaitu 9,04 juta ton pada tahun 2021. Dengan realisasi tersebut, maka Pupuk Indonesia akan menyalurkan pupuk subsidi yang sisanya sebesar 4,31 juta ton hingga akhir tahun 2021. […]

  • Konferensi IAWP Akan Dorong Peran Polwan

    Konferensi IAWP Akan Dorong Peran Polwan

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 770
    • 0Komentar

    MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berharap Konferensi Polwan Sedunia atau International Association of Women Police (IAWP) dapat mendorong peran polisi wanita (polwan) di panggung kepolisian. “Kita berharap IAWP ini menjadi mesin pendorong gender equality di dalam semua kehidupan masyarakat karena masih ada banyak negara yang mana peran wanita belum diakui secara maksimal,” kata Tito […]

  • Hoax Musuh Sangat Nyata, Gubernur Sumsel : Harus Ditangkal !

    Hoax Musuh Sangat Nyata, Gubernur Sumsel : Harus Ditangkal !

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.176
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumsel H. Herman Deru secara resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) Televisi dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta acara Literasi Tentang Pengaduan Masyarakat terhadap Media kepada Dewan Pers Tahun 2022, yang digelar Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel di ballroom The Alts Hotel. Dalam kesempatan itu Herman Deru menegaskan […]

expand_less
WordPress Archive Ronneby – High-Performance WordPress Theme Roof – Construction, Building WordPress Theme Rooftek – Roofing Services WordPress Theme Rooftop – Roofing Service Elementor Template Kit Roofx – Roofing Services WordPress Theme Roomah – Real Estate Agent Elementor Template Kit Roph – Creative Ajax Portfolio WordPress Theme Rosaa – Flower Shop WordPress Theme Rosaleen – Health Coach & Speaker WordPress Theme Rosalinda | Health Coach & Vegetarian Lifestyle Blog WordPress Theme