Rabu, 9 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Kajian Awal Terkait Konsep Istitha’ah & Pembiayaan Haji yang ProporsionalKick Off Mudzakarah Nasional Hasilkan 10 Ide & Masukan

Kajian Awal Terkait Konsep Istitha’ah & Pembiayaan Haji yang ProporsionalKick Off Mudzakarah Nasional Hasilkan 10 Ide & Masukan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
  • visibility 1.199
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Sumselterkini.co.id, Jakarta  Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah mulai melakukan kajian awal terkait konsep istitha’ah dan pembiayaan haji yang proporsional. Kajian ini dilakukan sebagai Langkah awal menuju pelaksanaan forum Mudzakarah Perhajian.

Kegiatan bertajuk Kick Off Mudzakarah Perhajian ini mengangkat tema, “Bipih dan Kesinambungan Penyelenggaraan Ibadah Haji”. Berlangsung sehari, Jumat (30/9/2022, di Jakarta, giat ini diikuti perwakilan Ormas Islam dari NU, Muhammadiyah, Persis, Al Wasliyah, dan Al Irsyad. Hadir juga, Dirjen PHU Hilman Latief, Staf Khusus Menteri Agama Ishfah Abidal Aziz, Direktur Bina Haji Arsad Hidayat, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta perwakilan BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) Acep Riana Jayaprawira, dan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).

“Ada beberapa tantangan kita saat ini. Pertama, interstate regulations atau regulasi antar negara, yang mau tidak mau harus dikompromikan. Kedua, mengenai kuota jemaah dan juga pembiayaannya,” terang Hilman.

“Perlu ada pembicaraan serius terkait pembiayaan haji yang inklusif, tidak memberatkan jemaah, tetapi tetap proporsional. Kita juga ingin mendorong BPKH untuk lebih dapat meningkatkan nilai manfaatnya,” lanjutnya.

Hilman berharap, kajian awal pada Kick Off Mudzakarah Perhajian ini dapat menghasilkan konsep mengenai pembiayaan haji yang berkeadilan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada jemaah. Mengacu pada penyelenggaraan ibadah haji 2022, ada kenaikan signifikan pada biaya layanan Masyair. Kenaikan biaya tersebut berimplikasi pada membengkaknya subsidi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sampai 65% dari biaya riil ibadah haji.

“Saya harap kehadiran para alim ulama di sini, bisa memberikan pencerahan terkait konsep istitha’ah dan pembiayaan haji yang lebih proporsional. Lembaga negara lain, seperti KPK, juga meminta Kemenag untuk merumuskan konsep pembiayaan haji yang berkeadilan,” terang Hilman.

 

Hal senada disampaikan anggota Badan Pengelola BPKH, Acep Riana Jayaprawira. Dia menggarisbawahi perlunya merumuskan kembali konsep istitha’ah haji yang lebih relevan dengan kondisi saat ini, baik dari aspek kesehatan maupun finansial. Jika pembiayaan haji  masih menggunakan pola (subsidi lebih besar dari Bipih), maka itu akan mengganggu keberlanjutan keuangan haji. Sebab, jika pola ini dipertahankan, maka akan menggerus nilai manfaat hingga habis di beberapa tahun mendatang. Ini tentunya akan merugikan jemaah haji.

Direktur Bina Haji Arsad Hidayat melaporkan bahwa kick off ini merupakan langkah awal sebelum dilaksanakan Mudzakarah Perhajian Tingkat Nasional. “Kegiatan ini kami buat sebagai langkah awal untuk masuk ke forum mudzakarah perhajian yang ruang lingkupnya lebih besar. Dalam forum ini kita ingin mendengarkan penjelasan BPKH tentang biaya haji dan kesinambungan penyelenggaraan ibadah haji ke depan,” ungkap Arsad.

 

Menurut Arsad, forum ini juga membahas isu terkait kenaikan beberapa paket layanan haji di Arab Saudi. Kemenag perlu mendapat respon dari pimpinan ormas Islam terkait kenaikan itu. Sehingga, ada titik temu yang bisa dibahas secara mendalam pada Mudzakarah Perhajian Nasional.

Kick Off Mudzakarah Nasional ini menghasilkan sejumlah ide dan masukan sebagai berikut:

  1. Perlu adanya pendidikan dan penyampaian informasi ke masyarakat terkait berapa riil biaya haji yang harus dibayar oleh jemaah haji. Sebab, masih banyak masyarakat atau jemaah haji yang tidak mengetahui riil biaya haji.
  2. Istitha’ah haji perlu diperketat termasuk pada istitha’ah finansial agar dana haji tidak menjadi seperti uang arisan berantai yang hanya akan menguntungkan orang yang lebih dahulu menerima.
  3. Perlu menyampaikan ke masyarakat terkait perbandingan antara biaya umrah dan biaya haji.
  4. Biaya haji yang dikeluarkan dari Bipih saat ini tidak realistis karena lebih besar biaya subsidi.
  5. Usulan kenaikan biaya setoran awal (30 juta atau 40 juta) dan menaikkan Bipih secara bertahap diharapkan dapat menjaga keberlangsungan keuangan haji yang dikelola oleh BPKH.
  6. Perlu mendalami empat aspek istitha’ah haji, yaitu: ekonomi, fiqih, sosial, dan politik.
  7. Perlu melakukan koordinasi terkait istitha’ah dari aspek kesehatan, finansial, dan fiqih dengan pihak yang berkompeten.
  8. Jemaah haji perlu melakukan subsidi biaya haji untuk diri sendiri.
  9. Perlu membuat skema subsidi biaya haji jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
  10. Istitha’ah dapat dilaksanakan secara langsung atau bertahap.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunakan e-Waroeng, Muba Ajak Emak-emak Melek Teknologi

    Gunakan e-Waroeng, Muba Ajak Emak-emak Melek Teknologi

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    “Kita akan modifikasi peruntukannya yang lebih luas lagi<'

  • Mantan Gubernur Sumsel Jadi Tersangka Pembangunan Masjid Sriwijaya

    Mantan Gubernur Sumsel Jadi Tersangka Pembangunan Masjid Sriwijaya

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.248
    • 0Komentar

    MANTAN Gubernur Sumsel menjadi tersangka pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang Setelah di Periksa di Kejaksaan Tinggi Sumsel. Viktor Antonius Saragih, Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi membenarkan. “Hari Ini [Rabu, 22/9/2021], disangkakan dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999,”ujarnya, Rabu. Selain itu Kejaksaan juga  ikut menetapkan Mantan Komisaris Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi […]

  • Tokopedia: UMKM Maker dan Reseller Lokal Jadi Kunci Pulihkan Ekonomi Nasional

    Tokopedia: UMKM Maker dan Reseller Lokal Jadi Kunci Pulihkan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 2.374
    • 0Komentar

    Menurut sebuah riset terbaru, Tokopedia menjadi e-commerce paling populer di kalangan UMKM.“Ini dikarenakan Tokopedia dinilai memberikan frekuensi transaksi tersering, memiliki kualitas fitur terbaik yang mudah dioperasikan oleh penjual hingga memberikan omzet penjualan terbesar bagi para UMKM,” ungkap AVP of Product Tokopedia, Puput Hidayat. Selain itu, para UMKM menilai Tokopedia unggul dalam memberikan manfaat, antara lain […]

  • Konser 3 Dekade Perjalanan Cinta bersama Pertamina, Ari Lasso Siap Hibur Penggemarnya di 4 Kota

    Konser 3 Dekade Perjalanan Cinta bersama Pertamina, Ari Lasso Siap Hibur Penggemarnya di 4 Kota

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.807
    • 0Komentar

      Ari Lasso, penyanyi legendaris Indonesia siap menghibur para penggemarnya di empat kota besar di pulau Jawa, dengan judul “Konser 3 Dekade Perjalanan Cinta Ari Lasso”.  Hal ini disampaikan Ari pada konferensi pers di Jakarta (8/5).   “Saya sangat gembira bisa menghadirkan konser tiga dekade perjalanan cinta ini, berharap konser ini bisa menjadi momen istimewa […]

  • Ada Penambahan Kasus Baru di Sumsel 56 Orang, Total Positif Covid-19 Hari Ini 2.475 Kasus, Palembang Masih Sumbang 44 Kasus

    Ada Penambahan Kasus Baru di Sumsel 56 Orang, Total Positif Covid-19 Hari Ini 2.475 Kasus, Palembang Masih Sumbang 44 Kasus

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 972
    • 0Komentar

    ADA penambahan jumlah kasus baru positif covid-19 di Sumsel hingga Kamis [9/7/2020] sebanyak 56 orang sehingga kasus positif covid sebanyak 2.475 orang. Juru bicaranya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Selatan, Yusri menyatakan penularan virus Covid-19 masih terjadi di sekitar masyarakat sehingga kasus baru terus bertambah. “Kasus positif baru ini tersebar di Palembang 44 […]

  • Kasus Covid Muba Hari Ini, Bertambah 24 Kasus Sembuh, 21 Positif, 2 Meninggal Dunia

    Kasus Covid Muba Hari Ini, Bertambah 24 Kasus Sembuh, 21 Positif, 2 Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 739
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba mengkonfirmasi bahwa ada penambahan 24 kasus sembuh, 21 positif, dan 2 meninggal dunia pada Rabu (11/8). “Ada penambahan 24 kasus sembuh, 21 positif, dan 2 meninggal dunia per 11 Agustus 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan kasus positif […]

expand_less
WordPress Archive Ronneby – High-Performance WordPress Theme Roof – Construction, Building WordPress Theme Rooftek – Roofing Services WordPress Theme Rooftop – Roofing Service Elementor Template Kit Roofx – Roofing Services WordPress Theme Roomah – Real Estate Agent Elementor Template Kit Roph – Creative Ajax Portfolio WordPress Theme Rosaa – Flower Shop WordPress Theme Rosaleen – Health Coach & Speaker WordPress Theme Rosalinda | Health Coach & Vegetarian Lifestyle Blog WordPress Theme