Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Kajian Awal Terkait Konsep Istitha’ah & Pembiayaan Haji yang ProporsionalKick Off Mudzakarah Nasional Hasilkan 10 Ide & Masukan

Kajian Awal Terkait Konsep Istitha’ah & Pembiayaan Haji yang ProporsionalKick Off Mudzakarah Nasional Hasilkan 10 Ide & Masukan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
  • visibility 1.205
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Sumselterkini.co.id, Jakarta – Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah mulai melakukan kajian awal terkait konsep istitha’ah dan pembiayaan haji yang proporsional. Kajian ini dilakukan sebagai Langkah awal menuju pelaksanaan forum Mudzakarah Perhajian.

Kegiatan bertajuk Kick Off Mudzakarah Perhajian ini mengangkat tema, “Bipih dan Kesinambungan Penyelenggaraan Ibadah Haji”. Berlangsung sehari, Jumat (30/9/2022, di Jakarta, giat ini diikuti perwakilan Ormas Islam dari NU, Muhammadiyah, Persis, Al Wasliyah, dan Al Irsyad. Hadir juga, Dirjen PHU Hilman Latief, Staf Khusus Menteri Agama Ishfah Abidal Aziz, Direktur Bina Haji Arsad Hidayat, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta perwakilan BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) Acep Riana Jayaprawira, dan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).

“Ada beberapa tantangan kita saat ini. Pertama, interstate regulations atau regulasi antar negara, yang mau tidak mau harus dikompromikan. Kedua, mengenai kuota jemaah dan juga pembiayaannya,” terang Hilman.

“Perlu ada pembicaraan serius terkait pembiayaan haji yang inklusif, tidak memberatkan jemaah, tetapi tetap proporsional. Kita juga ingin mendorong BPKH untuk lebih dapat meningkatkan nilai manfaatnya,” lanjutnya.

Hilman berharap, kajian awal pada Kick Off Mudzakarah Perhajian ini dapat menghasilkan konsep mengenai pembiayaan haji yang berkeadilan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada jemaah. Mengacu pada penyelenggaraan ibadah haji 2022, ada kenaikan signifikan pada biaya layanan Masyair. Kenaikan biaya tersebut berimplikasi pada membengkaknya subsidi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sampai 65% dari biaya riil ibadah haji.

“Saya harap kehadiran para alim ulama di sini, bisa memberikan pencerahan terkait konsep istitha’ah dan pembiayaan haji yang lebih proporsional. Lembaga negara lain, seperti KPK, juga meminta Kemenag untuk merumuskan konsep pembiayaan haji yang berkeadilan,” terang Hilman.

 

Hal senada disampaikan anggota Badan Pengelola BPKH, Acep Riana Jayaprawira. Dia menggarisbawahi perlunya merumuskan kembali konsep istitha’ah haji yang lebih relevan dengan kondisi saat ini, baik dari aspek kesehatan maupun finansial. Jika pembiayaan haji  masih menggunakan pola (subsidi lebih besar dari Bipih), maka itu akan mengganggu keberlanjutan keuangan haji. Sebab, jika pola ini dipertahankan, maka akan menggerus nilai manfaat hingga habis di beberapa tahun mendatang. Ini tentunya akan merugikan jemaah haji.

Direktur Bina Haji Arsad Hidayat melaporkan bahwa kick off ini merupakan langkah awal sebelum dilaksanakan Mudzakarah Perhajian Tingkat Nasional. “Kegiatan ini kami buat sebagai langkah awal untuk masuk ke forum mudzakarah perhajian yang ruang lingkupnya lebih besar. Dalam forum ini kita ingin mendengarkan penjelasan BPKH tentang biaya haji dan kesinambungan penyelenggaraan ibadah haji ke depan,” ungkap Arsad.

 

Menurut Arsad, forum ini juga membahas isu terkait kenaikan beberapa paket layanan haji di Arab Saudi. Kemenag perlu mendapat respon dari pimpinan ormas Islam terkait kenaikan itu. Sehingga, ada titik temu yang bisa dibahas secara mendalam pada Mudzakarah Perhajian Nasional.

Kick Off Mudzakarah Nasional ini menghasilkan sejumlah ide dan masukan sebagai berikut:

  1. Perlu adanya pendidikan dan penyampaian informasi ke masyarakat terkait berapa riil biaya haji yang harus dibayar oleh jemaah haji. Sebab, masih banyak masyarakat atau jemaah haji yang tidak mengetahui riil biaya haji.
  2. Istitha’ah haji perlu diperketat termasuk pada istitha’ah finansial agar dana haji tidak menjadi seperti uang arisan berantai yang hanya akan menguntungkan orang yang lebih dahulu menerima.
  3. Perlu menyampaikan ke masyarakat terkait perbandingan antara biaya umrah dan biaya haji.
  4. Biaya haji yang dikeluarkan dari Bipih saat ini tidak realistis karena lebih besar biaya subsidi.
  5. Usulan kenaikan biaya setoran awal (30 juta atau 40 juta) dan menaikkan Bipih secara bertahap diharapkan dapat menjaga keberlangsungan keuangan haji yang dikelola oleh BPKH.
  6. Perlu mendalami empat aspek istitha’ah haji, yaitu: ekonomi, fiqih, sosial, dan politik.
  7. Perlu melakukan koordinasi terkait istitha’ah dari aspek kesehatan, finansial, dan fiqih dengan pihak yang berkompeten.
  8. Jemaah haji perlu melakukan subsidi biaya haji untuk diri sendiri.
  9. Perlu membuat skema subsidi biaya haji jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
  10. Istitha’ah dapat dilaksanakan secara langsung atau bertahap.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Misi Menteri Pariwisata di Berlin, Promosi Pariwisata Indonesia dengan Sentuhan Digital & Kuliner Nusantara

    Misi Menteri Pariwisata di Berlin, Promosi Pariwisata Indonesia dengan Sentuhan Digital & Kuliner Nusantara

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.887
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Berlin kembali menjadi panggung dunia bagi promosi pariwisata Indonesia. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengemban misi penting dalam kunjungannya ke Jerman pada 4-6 Maret 2025, yakni memperkenalkan pesona Indonesia di ajang Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin 2025, salah satu pameran pariwisata terbesar di dunia. Dalam pertemuan bilateral dengan sejumlah mitra strategis, termasuk perwakilan Federal […]

  • BNN Riau Amankan 999,99 Gram Sabu

    BNN Riau Amankan 999,99 Gram Sabu

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 711
    • 0Komentar

    BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, bekerjasama dengan petugas Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Berhasil menggagalkan pengiriman 999,99 gram sabu tujuan ke Makassar. Satu orang yang bertanggungjawab turut diamankan yakni inisial H, yang ditangkap pada Jumat (26/11/2021) lalu. Kepala BNN Provinsi Riau, Brigjen Pol, Robinson, Rabu (8/12/2021) mengatakan, pengungkapan ini bermula dari kecurigaan petugas […]

  • Azkayra Raih Double Winner di Final Indonesia Look Pencarian Bakat Menuju Bintang 2023

    Azkayra Raih Double Winner di Final Indonesia Look Pencarian Bakat Menuju Bintang 2023

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Kabar membanggakan, Azkayra Yuki Safana (5th) balita asal dari Dusun III desa Muara Teladan Kabupaten Musi Banyuasin ini kembali menorehkan prestasi dan berhasil membawa harum nama Provinsi Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Muba di kompetisi final indonesia look pencarian bakat menuju bintang 2023 di Hotel Jayakarta Jakarta, Minggu (10/9/2023). Kali ini, Balita cantik dan […]

  • Pandarejo Didorong untuk Perkuat Konten Promosi Desa di Digital, Kambing Etawa Jadi Khas Kaligesing, Sandiaga Uno Titip Ini

    Pandarejo Didorong untuk Perkuat Konten Promosi Desa di Digital, Kambing Etawa Jadi Khas Kaligesing, Sandiaga Uno Titip Ini

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.550
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan kunjungan ke Desa Wisata Pandanrejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dalam rangkaian visitasi 50 besar desa wisata terbaik ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Menparekraf Sandiaga menilai Desa Wisata Pandanrejo memiliki potensi yang tinggi sehingga harus dapat dimaksimalkan dengan memperkuat […]

  • Tengok Sistem Pengendalian Karhutla di OKI, Begini Respon Dirjen PHL

    Tengok Sistem Pengendalian Karhutla di OKI, Begini Respon Dirjen PHL

    • calendar_month Sabtu, 18 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (Dirjen PHL) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) beserta jajaran melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau kesiapan sarana prasarana pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada areal kerja Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dan sekitarnya yang berada  di Sungai Baung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (17/03/23). Dirjen […]

  • Dulmuluk Butuh Vitamin Selain Vaksin

    Dulmuluk Butuh Vitamin Selain Vaksin

    • calendar_month Sabtu, 26 Jun 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 4.330
    • 0Komentar

    Tanpa pandemi, sesunggunhya nasib Dulmuluk sudah terpuruk. Datangnya wabah dari Wuhan, memastikan, nasib mereka ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula. Kesempatan manggung dan mensosialisasikan 5 M dan 3 T seakan menjadi vitamin. Dengan vitamin, para pemain Dulmuluk serasa semakin kuat setelah mendapat vaksin covid. Menjadikannya, kian kuat menghadapi era pandemi yang belum jelas kapan berakhir. […]

expand_less
WordPress Archive Ronneby – High-Performance WordPress Theme Roof – Construction, Building WordPress Theme Rooftek – Roofing Services WordPress Theme Rooftop – Roofing Service Elementor Template Kit Roofx – Roofing Services WordPress Theme Roomah – Real Estate Agent Elementor Template Kit Roph – Creative Ajax Portfolio WordPress Theme Rosaa – Flower Shop WordPress Theme Rosaleen – Health Coach & Speaker WordPress Theme Rosalinda | Health Coach & Vegetarian Lifestyle Blog WordPress Theme