Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Jemaah Haji Wajib Suntik Polio, Jangan Sampai Gagal Berangkat Gara-Gara Virus yang “Nggak Ketok Pintu”

Jemaah Haji Wajib Suntik Polio, Jangan Sampai Gagal Berangkat Gara-Gara Virus yang “Nggak Ketok Pintu”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
  • visibility 774
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di Asrama Haji Pondok Gede, suasana penuh antusiasme mewarnai Bimbingan Teknis Terintegrasi Tenaga Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Namun, tiba-tiba, ada pengumuman yang membuat para calon jemaah haji berhenti sejenak dari obrolan mereka yang seru. Ini bukan soal keberangkatan yang mundur, atau harga kabin yang tiba-tiba naik, tapi soal vaksinasi baru yang harus mereka lakukan.

“Assalamualaikum, Pak Budi… Sudah vaksin polio belum?”
“Polio? Saya pikir itu penyakit anak-anak. Saya udah uzur gini masih kena juga?”
“Nah lho, justru karena belum vaksin, bisa aja ke Saudi-nya ditunda. Mau?”

Begitulah kira-kira percakapannya saat Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, Pak Liliek Marhaendro Susilo, mengumumkan aturan baru. Mulai musim haji 2025 ini, selain vaksin meningitis yang udah jadi langganan suntikan jemaah sejak zaman unta belum kenal jetlag, kini ditambah satu lagi vaksin polio di Asrama Haji Pondok Gede, kemarin.

Liliek Marhaendro Susilo pun, berdiri dengan serius, tapi tetap dengan senyum ramah. “Jadi, tahun ini ada syarat baru, selain vaksin meningitis yang wajib, mulai tahun ini kita juga wajib vaksin polio!” katanya.

“Polio? Itu penyakit apa, Bu?” tanya Pak Budi, sambil melirik kertas panduan haji yang ia pegang. “Gue sih sehat-sehat aja, nggak butuh lah, masa gitu.”

Liliek tersenyum sambil menjelaskan, “Polio itu penyakit yang bisa bikin kamu lumpuh, Pak. Bisa menyerang siapa saja, tanpa gejala yang jelas. Kalau kena, bisa langsung ganggu sistem saraf dan akibatnya fatal, bahkan sampai kematian. Itu virus nggak keliatan, lho! Kayak ninja yang datang diam-diam tanpa bunyi!”

“Ah, jadi polio itu kayak maling malam yang nyerang rumah tanpa permisi, gitu ya?” kata Pak Budi, mulai paham.

“Betul sekali! Nah, biar nggak kena maling virus polio ini, kita butuh vaksin,” jawab Liliek. “Sama seperti negara-negara lain yang juga harus memenuhi syarat vaksin polio buat jemaah haji mereka, terutama negara-negara yang punya riwayat kasus polio.”

Pak Budi berpikir sejenak, “Berarti, kalau negara lain bisa, kita juga bisa, dong?”

Seperti contoh negara, seperti India dan Afghanistan yang sebelumnya sempat memiliki kasus polio, sekarang sudah diwajibkan untuk memberikan vaksin polio kepada jemaah haji mereka. Ini bagian dari upaya global untuk menghindari penyebaran polio ke negara lain. India, misalnya, meski pernah memiliki banyak kasus polio, kini sudah bebas dari polio berkat program vaksinasi yang ketat, termasuk untuk jemaah haji mereka.

Begitu pula Afghanistan, yang meski masih punya tantangan besar, mereka juga mengikuti aturan vaksinasi polio untuk jemaah haji mereka demi mencegah penyebaran virus.

Pak Hadi yang mendengarkan, ikut menimpali. “Jadi, kalau kita nggak vaksin, bisa jadi kayak negara yang belum bebas polio dan malah nularin penyakit ke yang lain?”

“Yup, betul! Vaksinasi ini bukan cuma buat diri sendiri, tapi juga buat orang lain. Kalau kita nggak vaksin, bisa jadi kita malah jadi sumber masalah, kayak virus yang tanpa izin menyerang.”

“Wah, jadi, kita harus vaksin juga ya biar nggak ketularan polio?!” ujar Bu Rini dengan semangat.

“Betul, Bu! Kita nggak mau jadi ‘jemaah yang tertunda keberangkatannya’ cuma gara-gara lupa vaksin. Vaksin polio ini mudah banget, cuma satu dosis, dan bisa diberikan bersamaan dengan vaksin meningitis atau influenza. Jadi, nggak ribet!”

Semua jemaah pun mulai menyadari pentingnya vaksinasi polio. Mereka mulai melihat bahwa dengan vaksin ini, mereka bisa terhindar dari bahaya yang nggak kelihatan, dan bisa melaksanakan ibadah haji dengan tenang.

Pak Budi yang tadi sempat ragu, kini mengangguk sambil tertawa. “Kayaknya gue juga harus vaksin, nih. Jangan sampai jadi jemaah yang malah nambahin beban gara-gara polio!”

Liliek tersenyum lebar. “Betul, Pak! Lebih baik vaksin dulu, biar nggak nyesel nanti! Seperti yang dilakukan negara-negara lain yang sudah berhasil mengurangi polio dengan vaksinasi. Kita pun bisa kok, kalau kita mulai dari diri sendiri.”

Akhirnya, semua jemaah setuju untuk melakukan vaksinasi polio, bahkan dengan semangat lebih tinggi daripada saat mereka mengatur barang-barang di koper. “Vaksin polio? Siap! Kalau perlu, packing vaksin juga, deh!” Pak Budi berkelakar, disambut tawa riuh.

Dan begitulah, perjalanan menuju ibadah haji pun semakin ringan. Seperti negara-negara yang berhasil mengatasi polio dengan vaksinasi, jemaah haji Indonesia pun siap untuk berangkat dengan perlindungan penuh, tanpa takut ada ‘maling virus’ yang mengganggu. Vaksin dulu, baru berangkat!.

Jadi vaksinasi polio kini bukan sekadar formalitas atau “tambahan-tambahan” di daftar persiapan haji. Ia sudah naik kasta menjadi syarat wajib demi keamanan dan kelancaran ibadah. Arab Saudi nggak main-main negara mana pun yang pernah kena kasus polio dalam setahun terakhir (termasuk Indonesia), wajib kirim jemaah yang sudah divaksin.

India dan Afghanistan sudah duluan kasih contoh. Meski mereka juga negara padat jemaah dan padat masalah, urusan vaksin tetap jadi prioritas. Jadi kalau mereka bisa disiplin, masa kita enggak?.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Siap Terima Tinjauan Lapangan Smart City, Diskominfo Nyatakan Ada Dua Tahapan Tinjauan Yang Akan Dilaksanakan

    Muba Siap Terima Tinjauan Lapangan Smart City, Diskominfo Nyatakan Ada Dua Tahapan Tinjauan Yang Akan Dilaksanakan

    • calendar_month Rabu, 9 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 815
    • 0Komentar

    SEKDA Kabupaten Muba, H Apriyadi MSi secara tegas ingatkan OPD penanggung jawab program komitmen fasilitasi tinjauan lapangan Smart City 16-17 Juni 2021 di Kabupaten Muba. Apriyadi menegaskan, ini saat memimpin rapat Pemantapan Persiapan Tinjauan/Evaluasi Lapangan Smart City/Regency di Kabupaten Muba yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Muba, Selasa (08/6/2021) di Ruang Rapat Serasan Sekate […]

  • Menerawang Pilkada Serentak Sumsel 2020

    Menerawang Pilkada Serentak Sumsel 2020

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.629
    • 0Komentar

    “PESTA” demokrasi tahun 2019 sudah selesai dan menyisakan banyak pelajaran dan catatan bagi publik di Indonesia, hiruk pikuk kontestasi dan segala macam serba serbinya mulai meredup. Akan tetapi, riuh politik akan segera kembali. Pesta demokrasi akan digelar  pada tahun 2020, yaitu pilkada serentak, tidak terkecuali di Provinsi Sumatera Selatan. Sebanyak tujuh Kabupaten di wilayah Sum-Sel […]

  • Ingat !!, 2020, Sumsel Targetkan Penghasil Beras Nomor 1 di Indonesia

    Ingat !!, 2020, Sumsel Targetkan Penghasil Beras Nomor 1 di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.229
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan menargetkan pada 2020, Sumsel menduduki ranking pertama sebagai daerah penghasil beras nomor satu di Indonesia. Optimistis itu setelah ditunjang sistem informasi perbernihan yang menjadi solusi layanan publik, guna peningkatan pembangunan pertanian di sektor hulu. Hal tersebut disampaikannya langsung saat melaunching dengan resmi Sistem informasi perbenihan SI-Benih untuk Sumsel Maju, di UPTD […]

  • Gandeng BKPRMI, Forpes & PMM Sosialisasikan Persiapan New Normal

    Gandeng BKPRMI, Forpes & PMM Sosialisasikan Persiapan New Normal

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tengah mempersiapkan menyongsong berlakunya kebijakan New Normal di Provinsi Sumsel, salah satunya yakni persiapan pembukaan kembali tempat ibadah dan segera aktif kembali pula pondok pesantren yang ada di provinsi Sumsel. Untuk mendukung upaya tersebut, Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru melibatkan langsung Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Forum […]

  • Apresiasi Peran Muhamadiyah Bangun Pendidikan Untuk Persatuan Umat

    Apresiasi Peran Muhamadiyah Bangun Pendidikan Untuk Persatuan Umat

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.335
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ratusan umat Muhammadiyah merayakan Milad ke-111/114 H yang jatuh pada tanggal 12 November 2023 Masehi atau 14 Rabi’ul Awwal 1444 Hijriyah. Perayaan ini menjadi momen penting bagi umat Islam yang tergabung dalam organisasi Muhammadiyah, sebagai momentum untuk memaknai perjalanan panjang organisasi yang telah memberikan kontribusi besar bagi pendidikan, kesehatan, dan kemajuan masyarakat di […]

  • Resep Nasi Tumpeng Mini, Filosofi & Tips Dapur Bicik Mona

    Resep Nasi Tumpeng Mini, Filosofi & Tips Dapur Bicik Mona

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.412
    • 0Komentar

    DI DAPUR kecil ala Bicik Mona, suara wajan berisik kayak konser dangdut kelas RT. Bau bawang merah ketemu serai sudah kayak cinta pertama—menyengat, bikin kaget, tapi nagih. Nah, kali ini Bicikmona lagi penasaran berat sama Nasi Tumpeng Mini, si raja meja makan yang bentuknya mirip gunung kecil tapi penuh makna. Kenapa tumpeng bentuknya kerucut? Ada […]

expand_less
WordPress Archive The Restaurant – Restauranteur and Catering One Page Theme The Retailer – Premium WooCommerce Theme The Shop – PWA eCommerce CMS The Spice Lounge – Restaurant / Cafe HTML5 Template The Team Pro – Team Showcase WordPress Plugin The Trial – Law WordPress Theme The Wall – Media Gallery – jQuery Powered The Wavo – Portfolio Showcase WordPress Theme The Way – Creative OnePage & MultiPurpose WordPress The Workout – Trainer Fitness WordPress Theme