Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Ingat !!, 2020, Sumsel Targetkan Penghasil Beras Nomor 1 di Indonesia

Ingat !!, 2020, Sumsel Targetkan Penghasil Beras Nomor 1 di Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 17 Des 2019
  • visibility 1.214
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan menargetkan pada 2020, Sumsel menduduki ranking pertama sebagai daerah penghasil beras nomor satu di Indonesia.

Optimistis itu setelah ditunjang sistem informasi perbernihan yang menjadi solusi layanan publik, guna peningkatan pembangunan pertanian di sektor hulu.

Hal tersebut disampaikannya langsung saat melaunching dengan resmi Sistem informasi perbenihan SI-Benih untuk Sumsel Maju, di UPTD BPSBTPH Provinsi Sumsel, Selasa (17/12/2019).

“Kita 2017-2018 peringkat 8 nasional sekarang 2019 kita meningkat menjadi peringkat 5,  mimpi saya Tahun 2020  rangking 1 di Indonesia,” tuturnya.

Pembangunan sistem informasi perbenihan dimaksudkan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan benih varietas unggul bermutu secara berkesinambungan dan berkelanjutan.

Mengingat, kondisi perbenihan secara umum masih menghadapi tantangan yang besar dalam penyediaan benih yang sesuai dengan kebutuhan petani.

“Ini sangat penting sebagai salah satu kebutuhan petani mulai dari lahan, alsintan, benih, saprodi dan akhirnya di hilir pemasaran. Tapi benih inikan tidak semuanya punya ilmu pertanian yang benar, maka harus ditunjang juga para penyuluh yang menyebar. Makanya kita juga libatkan mahasiswa, dari Universitas manapun kita libatkan untuk memberikan bimbingan kepada petani,” tuturnya.

Dengan  Intensifikasi dan Ekstensifikasi yang dimiliki Provinsi Sumsel, kembali menargetkan Indonesia pada umumnya dan Provinsi Sumsel pada khususnya kedepan tidak akan impor beras lagi.  “Dikarenakan Provinsi Sumsel mempunyai tanggung jawab moril untuk mensupport hal tersebut,” tambahnya.

Herman Deru menegaskan petani butuh perhatian dan  sentuhan dari pemerintah,  sedangkan pertanian merupakan tulang punggung pada nomor urutan atas dalam roda ekonomi dan roda pembangunan Provinsi Sumsel.

“Didukung dengan tenaga yang handal, peralatan yang cukup baik, irigasi yang selalu bertambah, maka provinsi Sumsel menaargetkan Indonesia ini tidak ada impor lagi lah, paling tidak di suplai dari Sumsel karena ada  tanggung jawab moril disitu,” pungkasnya.

Hadir pula dalam kesempatan ini Wakil Bupati OKU Selatan, Shoelehien Abuasir, Asisten Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Yohanes H Toruan, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Antoni Alam.

 

 

Penulis :  ril humas

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6.925 STNK Ranmor yang Terkena Tilang Elektronik  Kena Blokir, Begini Alasannya

    6.925 STNK Ranmor yang Terkena Tilang Elektronik Kena Blokir, Begini Alasannya

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 644
    • 0Komentar

    AKIBAT tidak merespon konfirmasi surat tilang, sebanyak 6.925 STNK pelanggar tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah hukum Polda Banten akan diblokir. Polda Banten melakukan analisa dan evaluasi terkait penerapan tilang elektronik atau ETLE di wilayah Banten. Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga mengatakan, dari hasil evaluasi 1 April hingga 31 […]

  • 7 Potensi  Bencana di Kab. Bandung Barat, BNPB & DPR RI, Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan Tinjau Kesiapsiagaan Warga

    7 Potensi  Bencana di Kab. Bandung Barat, BNPB & DPR RI, Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan Tinjau Kesiapsiagaan Warga

    • calendar_month Sabtu, 13 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    BNPB bersama Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan kunjungan kerja ke Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Jumat (12/3). Kunjungan bertujuan untuk meninjau lokasi rawan longsor di desa tersebut. Selain itu, kunjungan ini juga dalam rangka meninjau kesiapsiagaan warga dan perangkat desa dalam menghadapi bencana tanah […]

  • Judi Online Berkedok Kripto, Polymarket Diblokir

    Judi Online Berkedok Kripto, Polymarket Diblokir

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KALAU dulu judi online identik dengan gambar slot warna-warni yang berkedip seperti lampu hajatan, kini tampilannya jauh lebih “rapi”. Apalagi platform prediction market seperti Polymarket belakangan ini menjadi sorotan, karena menggunakan sistem berbasis blockchain dan aset kripto untuk memfasilitasi aktivitas spekulasi terhadap suatu peristiwa tertentu. Platform ini ada yang menggunakan grafik naik turun, istilah blockchain, […]

  • “Gurunya Gagah, Murid Makin Gagah – Filosofi Almamater Merah Marun Sekolah Rakyat”

    “Gurunya Gagah, Murid Makin Gagah – Filosofi Almamater Merah Marun Sekolah Rakyat”

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

    KALAU  muridnya terlihat bintang lima, gurunya sudah bintang delapan, begitulah filosofi yang tiba-tiba nongol di benak kita ketika  Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf atau Gus IpulSosial, Gus Ipul dalam keterangan rilisnya, selasa (19/8/2025) memperkenalkan almamater Sekolah Rakyat terbaru. Warna merah marun berani, baret senada, pin di dada kiri memancarkan aura gagah seperti superhero lokal, […]

  • “Mahaputera & Makroprudensial – Bintang di Dada, Stabilitas di Ujung Neraca”

    “Mahaputera & Makroprudensial – Bintang di Dada, Stabilitas di Ujung Neraca”

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 728
    • 0Komentar

    KALAU ada pepatah Jawa bilang “Urip kuwi mung mampir ngombe” (hidup itu hanya mampir minum), maka di dunia perbankan pepatahnya mungkin begini “Ekonomi kuwi mung mampir goyah”. Begitu pula ada krisis global, suku bunga Amerika batuk, pasar keuangan kita ikut pilek. Nah, di tengah gampangnya ekonomi ini masuk angin, hadir sosok yang sudah terbiasa jadi […]

  • Copot Filius, Kata Ketua Dewan Presidium LSM-Ormas Peduli Lingkungan Pusri

    Copot Filius, Kata Ketua Dewan Presidium LSM-Ormas Peduli Lingkungan Pusri

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.215
    • 0Komentar

    Putra daerah yang menjadi pejabat di lingkungan Pusri sudah seharusnya mendukung daerah lebih baik lagi dari daerah lain.

expand_less
WordPress Archive Haptic – Web Design Agency WordPress Theme Hara - Beauty and Cosmetics Shop WooCommerce Theme Hardy – Photography & Portfolio Elementor Template Kit Harizma – Modern Creative Agency WordPress Theme Harmini – Photography WordPress Theme Harmony Care – Private Nursing Home & Senior Care WordPress Theme Harmuny – Creative Blog WordPress Theme Harvest WP – Multipurpose Elementor WooCommerce Theme HashBar Pro | WordPress Notification Bar HashMag – Magazine