Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Ikhtiar Kemenag Wujudkan Haji Ramah Lansia

Ikhtiar Kemenag Wujudkan Haji Ramah Lansia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024
  • visibility 953
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Sumselterkini.co.id,-  Kementerian Agama tahun ini kembali mengusung tagline Haji Ramah Lansia. Tagline yang sama diusung pada operasional haji 1444 H/2023 M.

Hal ini tidak terlepas dari fakta masih banyak jemaah haji yang berangkat tahun ini dengan usia 65 tahun ke atas. Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) mencatat jumlahnya hampir 45 ribu, atau tepatnya 44.795 jemaah.

Ini tentu bukan jumlah yang sedikit. Jika dirasiokan berdasarkan total kuota jemaah haji reguler, 213.320, maka prosentasenya hampir 21%. Lansia ini terbagi dalam empat kelompok umur: 34.420 jemaah pada rentang 66 – 75 tahun, 8.435 (76 – 85), 1.835 (86 – 95), dan 55 dengan usia lebih 95 tahun. Tercatat, jemaah tertua tahun ini berusia 110 tahun, Mbah Harjo Mislan dari Ponorogo, Jawa Timur.

Ada empat kategori jemaah haji lansia. Pertama, lansia mandiri. Kedua, lansia dengan penyakit penyerta tapi masih dapat melakukan aktivitas harian secara mandiri. Ketiga, lansia yang memerlukan bantuan orang lain saat beraktivitas harian di luar. Keempat, lansia yang memerlukan bantuan orang lain saat beraktivitas di dalam maupun luar kamar.

 

Dari data ini, wajar jika Kemenag kembali mengusung semangat memberikan layanan terbaik bagi jemaah, khususnya mereka yang lansia. Tidak hanya itu, tercakup di dalamnya adalah jemaah disabilitas.

Lantas, apa saja yang dilakukan Kemenag untuk mewujudkan Haji Ramah Lansia?

Istithaah Kesehatan

Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie menjelaskan, ikhtiar mewujudkan Haji Ramah Lansia bahkan sudah dilakukan sejak dari Tanah Air. Skema layanan lansia ini kemungkinan akan menjadi model layanan haji yang terus berkembang di tahun mendatang. Sebab, ada tren jumlah jemaah haji lansia terus meningkat seiring masa tunggu yang cukup lama.

Skema layanan jemaah haji lansia itu, kata Anna Hasbie, antara lain diawali dengan kebijakan syarat istithaah kesehatan sebelum pelunasan biaya haji.

“Sebelum melunasi, jemaah harus memeriksakan kesehatan terlebih dahulu. Jika memenuhi syarat istithaah, boleh melunasi. Ini ikhtiar memastikan jemaah yang akan berangkat sehat, meski secara kategori umur adalah lansia,” sebut Anna Hasbie di Jakarta, Sabtu (25/5/2024).

“Alhamdulillah kebijakan ini berjalan. Jemaah melakukan pelunasan hingga seluruh kuota terpenuhi. Bahkan, banyak juga yang masuk kuota cadangan,” sambungnya.

Petugas Layanan Lansia

Upaya lainnya adalah penyiapan petugas. Secara khusus, dalam struktur Petugas Penyelenggaran Ibadah Haji (PPIH), ada bidang layanan lansia dengan sejumlah petugas dengan usia maksimal 45 tahun. Mereka tergabung dalam petugas Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP3JH) dan Layanan Disabilitas. Di dalamnya, tercakup unsur dokter dari Rumah Sakit TNI/Polri. Selain lansia, mereka juga melayani jemaah disabilitas.

“Dalam memberikan layanan jemaah haji Indonesia, mereka bekerja sama dengan petugas sektor pemondokan jemaah dan juga petugas sektor Masjid Nabawi dan Masjidil Haram,” ucap Anna.

Bimsik Lansia

Bimbingan Manasik (Bimsik) juga menjadi medium strategis mewujudkan Haji Ramah Lansia. Berbeda dari biasanya, kurikulum manasik jemaah haji lansia masuk dalam proses Bimsik. “Manasik juga didesain untuk menumbuhkan kepeduloan sesama jemaah, khususnya kepada lansia,” sebut Anna, panggilan akrabnya.

“Kita juga meminta komitmen KBIHU untuk mematuhi aturan terkait layanan jemaah lansia, utamanya dalam aspek penyelenggaraan ibadah agar disesuaikan dengan kondisi fisik dan kesehatan lansia,” lanjutnya. Secara tertulis, hal ini tertuang dalam Komitmen Pelayanan KBIHU dalam Pelaksanaan Haji Ramah Lansia Tahun 1445 H/2024 M yang dibacakan bersama oleh FK KBIHU pada 29 April 2024.

Pengkloteran

Upaya lain yang dilakukan di Tanah Air dalam mewujudkan Haji Ramah Lansia adalah pengaturan komposisi pengkloteran. Kloter disusun dengan mempertimbangkan komposisi jemaah lansia dan non lansia. Pengaturan juga dilakukan hingga tempat duduk di pesawat saat penyusunan manifest penerbangan.

“Lansia diprioritaskan duduk di seat kelas bisnis dan atau didekat pintu untuk memudahkan evakuasi,” kata Anna.

Persingkat Seremoni

Proses keberangkatan jemaah seringkali menjadi rangkaian panjang yang melelahkan seiring banyaknya proses seremonial pelepasan maupun penyambutan. Kementerian Agama telah menerbitkan Surat Edaran Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nomor 1 tahun 2024 tentang Mekanisme Pemberangkatan dan Kedatangan. Edaran yang terbit pada 15 Maret 2024 ini ditujukan kepada para Kepala Bidang PHU, Kepala Kankemenag Kab/Kota, dan Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi di seluruh Indonesia, serta Ketua PPIH Arab Saudi.

Surat Edaran ini memuat ketentuan mengenai seremoni keberangkatan dan kedatangan, penerimaan dan keberangkatan. “Lansia harus menjadi prioritas. Jadi tahun ini tidak ada lagi pidato berkepanjangan saat seremoni keberangkatan dan kedatangan,” tutur Anna.

Berikut Ketentuan SE Dirjen PHU No 1 Tahun 2024 tentang Mekanisme Penberangkatan dan Kedatangan jemaah haji:

1. Seremoni keberangkatan dan kedatangan di tingkat kabupaten/kota, embarkasi, dan saat kedatangan dan keberangkatan di Arab Saudi hanya dilaksanakan untuk kloter pertama;
2. Meminimalisir seremoni keberangkatan dan kedatangan di kabupaten/kota;
a. waktu maksimal 30 menit;
b. sambutan paling banyak oleh 2 (dua) orang;
3. Meminimalisir seremoni penerimaan dan keberangkatan di Embarkasi;
a. waktu maksimal 30 menit;
b. sambutan paling banyak oleh 2 (dua) orang;
c. Jemaah haji lansia dan risti tidak harus mengikuti seremoni;
d. Jemaah Haji lansia dan risti didahulukan mendapat layanan satu atap;
4. Meminimalisir seremoni penerimaan dan keberangkatan di Arab Saudi;
a. waktu maksimal 30 menit;
b. sambutan paling banyak oleh 2 (dua) orang;
c. Jemaah haji lansia dan risti tidak harus mengikuti seremoni.

Layanan Asrama Haji

Asrama haji juga mempersiapkan layanan ramah lansia. Sejumlah upaya yang dilakukan antara lain: 1) menyediakan alat bantu berjalan bagi lansia; 2) menyediakan dokter geriatri, psikiater, dan tenaga medis lainnya; 3) menyiapkan kamar khusus lansia di lantai bawah; dan 4) menyedikan kendaran khusus untuk memudahkan mobilitas kegiatan lansia dari aula ke kamar.

“Jemaah haji akan menginap semalam di Asrama Haji sebelum bertolak ke Tanah Suci. Karenanya, asrama haji juga siapkan menu khusus lansia,” sebut Anna.

Layanan Arab Saudi

Layanan ramah lansia juga disiapkan untuk jemaah haji selama berada di Arab Saudi. Ada sejumlah layanan yang diberikan, yaitu akomodasi, transportasi, katering, kesehatan, bimbingan ibadah, serta saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna)

“Untuk layanan transportasi di Arab Saudi, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan bus khusus dengan low deck untuk transportasi shalawat, umrah wajib, dan safari wukuf bagi jemaah lansia,” kata Anna.

“PPIH juga siapkan kamar khusus lansia dan pendampingnya serta hotel khusus bagi jemaah lansia yang akan mengikuti safari wukuf,” sambungnya.

Pada layanan katering, PPIH menyiapkan menu khusus untuk jemaah lansia sesuai data faktual berdasarkan kebutuhan pada setiap kloternya. “Menu khusus juga akan disiapkan pada pelaksanaan safari wukuf bagi jemaah haji lansia,” papar Anna.

Terkait layanan kesehatan, ada sejumlah aspek yang disiapkan. Pertama, menyiapkan alat bantu berjalan bagi lansia yang mengalami penurunan kekuatan otot, cedera, serta mengalami gangguan keseimbangan. Kedua, memberikan visitasi khusus lansia. “Ketiga, menyiapkan dokter geriatri, psikiater, dan tenaga medis lainnya,” jelas Anna.

Berkenaan dengan ibadah, PPIH juga menyiapkan skema khusus untuk pelaksanaan umrah wajib bagi jemaah haji lansia. Skema itu antara lain berupa pelaksanaan Umrah Wajib dengan kursi roda berbasis kartu kendali.

Sebagai bagian dari pelindungan, jemaah lansia yang membutuhkan kursi roda, diimbau dan difasilitasi untuk jasa sewa kursi roda yang resmi di Masjidil Haram. Agar prosesnya bisa terpantau dengan baik, diterapkan kartu kendali dengan tahapan berikut:

1. Ketua kloter menyerahkan data jemaah dan biaya jasa pendorong kursi roda kepada Petugas Lansia dan Disabiltas di Sektor Makkah
2. Petugas sektor melaporkan kepada Kasi Lansia, Disabilitas, dan PKP3JH Daker Makkah
3. Petugas Sektor Makkah menyiapkan kartu kendali sejumlah jemaah yang akan melaksanakan umrah dengan sewa jasa kursi roda
4. Jemaah menuju Masjdil Haram dengan bus shalawat, didampingi petugas Sektor Makkah dan atau petugas kloter
5. Petugas Sektor Makkah dan atau petugas kloter menyerahkan jemaah beserta kartu kendali kepada jasa pendorong kursi roda resmi didampingi petugas Sektor Khusus Masjidil Haram
6. Selesai umrah, petugas Sektor Makkah atau petugas kloter menerima jemaah dan kartu kendali, serta menyelesaikan proses pembayaran
7. Jemaah kembali ke hotel dengan bus shalawat didampingi petugas Sektor Makkah dan atau petugas kloter

Safari Wukuf Khusus

Program safari wukuf khusus bagi jemaah haji lansia dan disabilitas kali pertama diselenggarakan pada operasional haji 1444 H/2023 M. Saat itu, ada 129 jemaah lansia yang disafariwukufkan.

Tahun ini, program safari wukuf lansia dan disabilitas kembali disiapkan oleh PPIH Arab Saudi. Peserta program ini adalah jemaah dengan kondisi kesehatan yang perlu perhatian khusus. Mereka umumnya membutuhkan bantuan dalam memenuhi keperluan pribadi, mulai dari makan, mandi, dan lainnya.

Sebelum diberangkatkan ke Arafah, jemaah lansia dan disabilitas akan ditempatkan di hotel khusus untuk mendapat pendampingan dari dokter dan perawat yang tergabung dalam tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP3JH), tim pembimbing ibadah, dan petugas layanan lansia. Setelah menjalani safari wukuf, mereka juga akan kembali ke hotel yang telah disiapkan sampai dengan selesainya proses puncak ibadah haji.

“Safari wukuf khusus ini kita siapkan bagi jemaah lansia dan disabilitas dengan keterbatasan aktivitas yang tidak tertampung di Klinik Kesehatan Haji Indonesia atau KKHI,” jelas Anna.

“Bagi jemaah lansia yang tidak mengikuti safari wukuf, PPIH juga menyiapkan rencana skema pergerakan mereka saat berada di Armuzna. Jemaah lansia direncanakan akan berangkat dari Arafah dengan bus terakhir, melewati muzdalifah (tidak turun dari bus), dan langsung menuju Mina,” sambungnya.

Tanazul Lansia

Tanazul dalam hal ini dimaksudkan sebagai layanan pulang dini bagi jemaah haji lansia. PPIH menyiapkan skema untuk memulangkan jemaah haji lansia lebih awal usai puncak haji di Armuzna.

“Jika ada open seat pada penerbangan kepulangan, maka itu akan diprioritaskan bagi jemaah lansia. Tentu prosesnya berdasarkan persetujuan dari jemaah yang bersangkutan,” sebut Anna.

“Sesampainya di tanah air, kita juga meminta agar tidak perlu ada seremonial penyambutan sehingga jemaah bisa langsung kembali ke kediamannya untuk beristirahat,” tandasnya.[***]/ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Daerah Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat Terluas di Indonesia, Mentan : Sukses untuk petani sawit di OKI

    Jadi Daerah Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat Terluas di Indonesia, Mentan : Sukses untuk petani sawit di OKI

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.650
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI – Kabupaten Ogan Komering Ilir merupakan kabupaten dengan realisasi peremajaan kelapa sawit melalui program peremajaan sawit rakyat (PSR) terluas di Indonesia, yaitu seluas 27.955 Ha. Sementara Provinsi Sumsel juga merupakan provinsi dengan capaian realisasi program PSR terluas di Indonesia, dengan luasan mencapai 59.329 Ha. Program ini tersebar di 21 provinsi sentra peremajaan sawit […]

  • AS Bantu 1,5 Juta Vaksin Moderna

    AS Bantu 1,5 Juta Vaksin Moderna

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 748
    • 0Komentar

    INDONESIA kembali menerima dukungan vaksin dari pemerintah Amerika Serikat yang tiba hari ini. Dalam kedatangan vaksin tahap ke-148 ini, vaksin yang tiba di tanah air sebanyak 1.500.100 dosis vaksin Moderna. Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat telah beberapa kali memberi dukungan vaksin kepada Indonesia. “Hari ini, Indonesia kembali kedatangan vaksin hibah dari pemerintah Amerika Serikat melalui fasilitas […]

  • Galaxy S24 Series Punya Circle to Search Hingga AI Editing Tools yang Bikin Kamu Auto Jadi Fashion Content Creator Ikonik

    Galaxy S24 Series Punya Circle to Search Hingga AI Editing Tools yang Bikin Kamu Auto Jadi Fashion Content Creator Ikonik

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.394
    • 0Komentar

    Galaxy S24 Series Punya Circle to Search Hingga AI Editing Tools yang Bikin Kamu Auto Jadi Fashion Content Creator Ikonik Kecanggihan Galaxy S24 Series memungkinkan siapa saja untuk membuat konten fashion yang ikonik berkat fitur-fitur Galaxy AI futuristik yang tertanam di dalam sistem kamera perangkat   Konten fashion terus digemari di Instagram dan TikTok. Pasalnya, berbagai macam fashion […]

  • Dari radio, Pj Bupati Muba suarakan karhutbunlah

    Dari radio, Pj Bupati Muba suarakan karhutbunlah

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 838
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sungai Lilin- Dari radio Lilin FM 91.3 Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud Mensuarakan kepada masyarakat tentang Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan (Karhutbunlah).Kali ini, himbauan Pj Bupati Muba disampaikan melalui Radio Lilin FM 91.3. “Saya menghimbau serta mengajak masyarakat, untuk mencintai lingkungannya serta tidak melakukan pembakaran dan penebangan hutan secara liar, baik untuk kepentingan pribadi […]

  • Aku, Salamku, dan Salam Agamamu

    Aku, Salamku, dan Salam Agamamu

    • calendar_month Selasa, 13 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.194
    • 0Komentar

    Belakangan ini kita sering sekali mendengar kalimat Moderasi Beragama, bahkan gaungnya sudah sampai ke pelosok desa, di semua sektor khususnya di bawah naungan Kementerian Agama sudah fasih sekali dengan slogan moderasi beragama. Sering sekali kita lihat dari televisi atau juga secara langsung  kebiasaan para pejabat Muslim mengucapkan salam pembuka semua agama dalam acara resmi maupun […]

  • Pusri dan HKTI Perkuat Kerja Sama di Jambi

    Pusri dan HKTI Perkuat Kerja Sama di Jambi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    PT Pusri Palembang memperkuat kerja sama dengan petani melalui kehadiran dalam Temu Kader Petani serta Pelantikan DPD dan DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Provinsi Jambi, 20–21 April 2026 di Muaro Jambi. Kegiatan yang digelar DPD HKTI Jambi itu turut dihadiri Wakil Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono, jajaran HKTI daerah, serta […]

expand_less
WordPress Archive Discount by Total Cart Value for WooCommerce Discount Coupons Scheduler for WooCommerce Discount Rules for WooCommerce Discussion – News Portal WordPress Theme Discy - Social Questions and Answers WordPress Theme Disency Creative Digital Agency Elementor Template Kit Dishify – Restaurant WordPress Theme Disho – Grocery Store Elementor Template Kit Disrupt – Tech Startup Business Elementor Template Kit Distance Radius Add-on for WordPress