Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Cerita di Balik Safari Wukuf, Saat Lansia Diperlakukan Layaknya Raja

Cerita di Balik Safari Wukuf, Saat Lansia Diperlakukan Layaknya Raja

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 731
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau biasanya kata safari itu bikin kita membayangkan tur keliling savana Afrika nyari zebra sambil pakai topi rimba dan kamera SLR, maka Safari Wukuf ala Kementerian Agama ini beda jauh, ini safari yang bukan cari hewan, tapi cari rahmat buat para jemaah haji yang lututnya udah minta diservis dan paru-parunya udah sering protes kalau jalan 100 meter.

Sebanyak 477 jemaah lansia, risti, dan disabilitas diberangkatkan khusus dari hotel ke Arafah dan diinapkan di hotel transit. Bukan karena mau liburan, tapi karena kalau disuruh naik-naik tenda biasa di padang pasir, bisa-bisa belum sempat wukuf, yang wukuf malah napasnya. Makanya, Safari Wukuf ini muncul sebagai “angkot rahmat”, menyelamatkan jemaah dari macetnya perjuangan fisik di masa puncak haji. Safari Wukuf ala Kemenag di tengah lautan manusia di Arafah ini bukan safari nyari singa, ini safari nyari makna-makna kemudahan ibadah di masa uzur.

Bayangkan saja, di usia kepala tujuh dengan dengkul yang sudah bunyi “kretek-kretek” setiap kali shalat, belum lagi dada yang kayak mesin diesel kalau jalan 50 meter, eh disuruh wukuf di tengah padang pasir, panas 43 derajat, angin ngibasin debu kayak kipas angin rusak. Kalau tidak dibantu, bisa-bisa jemaah kita malah wukuf sambil ditandu. Maka di sinilah Safari Wukuf muncul bak superhero berbaju ihram

Program Safari Wukuf ibarat odong-odong rohani. Membawa lansia, orang sakit, dan disabilitas ke Arafah secara terorganisir, aman, nyaman, dan penuh kasih sayang. Layaknya anak cucu yang menggendong nenek ke acara kondangan kampung, ini bukan sekadar logistik, tapi juga soal cinta dan penghormatan.

Pak Dirjen Hilman Latief bahkan sampai memantau langsung evakuasi jemaah dari hotel transit ke hotel asal. Ini mirip kepala rombongan kawinan yang ngecek tamu udah makan semua apa belum. Lengkap dengan senyuman tulus dan dagu yang kadang ikut angguk-angguk penuh syukur.

“Sebagian jemaah sudah balik ke hotel asal, sisanya menyusul malam ini,” katanya dengan tenang. Dan kita tahu, di balik kalimat itu tersembunyi peluh, lelah, dan logistik yang lebih ribet dari pindahan rumah pas musim hujan.

Jangan lupakan 120 lebih petugas yang mendampingi 477 jemaah safari wukuf. Kalau bukan karena cinta, mana ada orang rela bolak-balik ngurusin lansia, ngelapin peluh, nyari tempat teduh, sambil meyakinkan mereka bahwa Arafah itu bukan tempat ujian akhir hidup. Siapa yang sabar, dia pasti bisa menidurkan kakek di atas kasur hotel dengan nyaman setelah wukuf.

Para petugas ini mungkin tak masuk kamera TV, tapi bagi jemaah mereka adalah bintang film laga versi lembut dan berbau minyak kayu putih. Uniknya, meski program ini sukses besar, Pak Dirjen malah berharap jumlah jemaah safari wukuf bisa menurun tahun depan. Lah, kok?. Ternyata ini bukan program diskon yang ingin diulang terus-menerus, tapi lebih ke solusi darurat.

Harapan menurun itu semacam doa terselubung agar kondisi kesehatan jemaah makin kinclong dari tahun ke tahun. Kalau bisa, jemaah lansia tahun depan sudah ikut yoga dulu di Tanah Air sebelum berangkat. Atau minimal minum jamu tiap hari dan rajin jalan pagi keliling kompleks.

Istithaah kemampuan fisik dan mental jemaah adalah kata kunci. Kalau ini meningkat, berarti Safari Wukuf bisa disimpan dulu. Seperti payung di musim panas berguna, tapi lebih enak kalau cuacanya adem.

Safari Wukuf membuktikan bahwa ibadah haji tak harus menjadi ajang survival kayak reality show di tengah gurun. Dengan pendekatan penuh empati dan layanan personal, ibadah menjadi terasa lebih manusiawi. Karena haji bukan sekadar soal fisik kuat, tapi hati yang mantap dan niat yang lurus.

Dan seperti kata pepatah lama, “Yang tua dihormati, yang muda dibimbing, yang sakit dilayani”, maka Safari Wukuf adalah manifestasi konkret pepatah itu dalam bentuk program unggulan.

Kalau boleh menutup dengan gaya orang tua kampung. “Nak, haji itu bukan main kuat-kuatan, tapi kuat-kuat main sabar. Dan Safari Wukuf ini contoh sabar yang dipaketin sama pelayanan”.

Siapa sangka, di balik tenda-tenda ber-AC dan hotel transit itu, terselip kisah tentang kasih sayang, pelayanan tulus, dan semangat untuk terus memperbaiki cara kita beribadah. Haji bukan lagi monopoli orang kuat, tapi hak semua umat termasuk yang dengkulnya bunyi tiap naik tangga.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Hari Valentine, DAMRI Berikan Diskon

    Sambut Hari Valentine, DAMRI Berikan Diskon

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.321
    • 0Komentar

    DALAM menyambut hari Valentine yang diperingati setiap 14 Februari, DAMRI kembali memberikan promo potongan harga kepada pelanggan yang menggunakan kendaraan tersebut. Plt. Sekretaris Perusahaan DAMRI, Siti Inda Suri, mengatakan bahwa promo berupa potongan harga tersebut merupakan wujud dukungan program digitalisasi pemesanan tiket secara daring/cashless DAMRI, dan sebagai apresiasi layanan terbaik kepada pelanggan. Promo potongan harga […]

  • Penuhi Kebutuhan LPG Bersubsidi 3 Kg, Pertamina Bakal Tambah 2 Pangkalan Lagi di Sematang Borang

    Penuhi Kebutuhan LPG Bersubsidi 3 Kg, Pertamina Bakal Tambah 2 Pangkalan Lagi di Sematang Borang

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.631
    • 0Komentar

    PERTAMINA [Persero] akan menambah dua pangkalan lagi guna memenuhi kebutuhan LPG 3 kg di Kecamatan Sematang Borang.Saat ini LPG disalurkan melalui 58 Pangkalan yang beroperasi normal melayani kebutuhan masyarakat. “Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kecamatan Sematang Borang yang semakin meningkat, akan dibuka dua pangkalan baru agar mendekatkan masyarakat untuk mendapatkan akses LPG di pangkalan,” tambah […]

  • UMKM Loyo? Ternyata Ini Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan!

    UMKM Loyo? Ternyata Ini Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan!

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 615
    • 0Komentar

    “Sepahit-pahit kopi, masih bisa dinikmati. Tapi sepahit nasib UMKM tanpa branding, itu bikin ngelus dada dan dompet” Begitulah kira-kira kalau nasib para pelaku UMKM kita diibaratkan dalam secangkir kopi tanpa gula. Udah pahit, ngga bisa dijual mahal pula. Palembang boleh terkenal dengan jembatan Ampera dan pempek kapal selamnya, tapi giliran kopi lho kok yang dikenal […]

  • Kemenkes Rutin Laksanakan Pengawasan, Menu Jemaah Haji Aman Untuk Dikonsumsi

    Kemenkes Rutin Laksanakan Pengawasan, Menu Jemaah Haji Aman Untuk Dikonsumsi

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.255
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) memastikan keamanan makanan yang dikonsumsi jemaah haji Indonesia karena pengawasan rutin dilakukan. Hal itu dipastikan melalui inspeksi yang dilakukan tim sanitasi dan food security kepada perusahaan penyedia katering jemaah haji. Tim Sanitasi dan Food Security Daker Makkah, Lucky Aris Suryono, mengatakan bahwa titik kritis pemeriksaan makanan dimulai dari sejak masa persiapan, salah […]

  • Lengkapi Bukti Persidangan,Kejari Muara Enim Geledah Ruang Dinas PUPR

    Lengkapi Bukti Persidangan,Kejari Muara Enim Geledah Ruang Dinas PUPR

    • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.199
    • 0Komentar

    KEJAKSAAN Negeri Muara Enim melakukan penggeledahan di beberapa ruang di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Bagian Pengadaan Setda Muara Enim, serta BPKAD, Kamis (4/3/2021). Penggeledahan itu dilakukan guna melengkapi bukti- bukti dipersidangan. Dari hasil penggeledahan, tim yang beranggotakan delapan orang ini membawa sejumlah berkas dan dua unit komputer. Dari pantauan dilapangan, tim yang menggunakan […]

  • Curi Ikan, KKP Ringkus Kapal Asing

    Curi Ikan, KKP Ringkus Kapal Asing

    • calendar_month Minggu, 18 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    KAPAL Pengawas Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil meringkus satu kapal ikan asing ilegal berbendera Malaysia di WPPNRI 571 Selat Malaka pada, kemarin. Penangkapan kapal ikan asing ilegal merupakan komitmen Menteri Trenggono, KKP menyatakan perang terhadap aksi pencurian ikan di laut Indonesia. “Kami mengonfirmasi penangkapan satu kapal ikan asing […]

expand_less
WordPress Archive Seil - A Responsive WordPress Blog Theme Selection – Elementor Addons Pack for WordPress Self-Hosted Google Fonts Pro Selin – Creative Coming Soon WordPress Plugin Seline – Creative Photography & Portfolio WordPress Theme Selio – Real Estate Directory Template Kit Sellbiz - Startup and Business Marketplace Elementor Template Kit Sellegance – Responsive and Clean OpenCart Theme Sellegance – Responsive WooCommerce Theme Selling Commander connector plugin for WooCommerce