Senin, 31 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » 3.220 Nakes Ikut CAT PPIH Haji, Tiap Kloter Hanya Punya 2 Petugas Kesehatan

3.220 Nakes Ikut CAT PPIH Haji, Tiap Kloter Hanya Punya 2 Petugas Kesehatan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 19 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 3.220 tenaga kesehatan mengikuti seleksi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melalui Computer Assisted Test (CAT) pada Senin (31/8/2026). Mereka disaring untuk mengisi kebutuhan petugas kesehatan yang akan mendampingi jemaah haji di Tanah Suci.

Formasi petugas dalam satu kelompok terbang (kloter) terbilang terbatas. Sesuai ketentuan terbaru, setiap kloter akan didampingi empat petugas PPIH, terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, dan perawat.

Artinya, hanya dua petugas dari unsur kesehatan yang berada di lini depan untuk membantu kebutuhan medis jemaah dalam satu kloter.

Kondisi tersebut membuat proses seleksi nakes haji tidak berhenti pada kemampuan mengikuti ujian CAT. Peserta yang dinyatakan lolos masih harus menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh hingga mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) sebelum ditetapkan sebagai petugas.

Kasubdit Penyiapan, Pemetaan, dan Rekrutmen Petugas Haji, Ihsan Faisal, mengatakan seleksi dilakukan secara berlapis untuk mendapatkan petugas yang benar-benar siap menjalankan tugas pelayanan jemaah.

“Petugas haji adalah ujung tombak pelayanan ke jemaah. Sesuai arahan pimpinan, proses rekrutmen harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan profesional sejak tahap awal untuk memastikan petugas yang dihasilkan betul-betul siap melayani,” ujar Ihsan saat meninjau pelaksanaan CAT di Kantor Pusat BKN Cililitan, Jakarta.

3.220 Nakes Ikuti CAT PPIH di 34 Lokasi

Ujian CAT PPIH bagi calon petugas dari unsur tenaga kesehatan digelar secara serentak di 34 titik lokasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) di seluruh Indonesia.

CAT menjadi tahapan kedua setelah peserta melewati proses verifikasi administrasi dan dokumen.

Hasil ujian dijadwalkan diumumkan pada 1 September 2026. Peserta yang berhasil melewati tahap ini kemudian masuk ke proses pemeriksaan kesehatan atau Medical Check-Up (MCU).

Pemeriksaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 8 September 2026.

Menurut Ihsan, hasil MCU tidak langsung menjadi keputusan akhir. Data kesehatan peserta masih akan diverifikasi dan divalidasi sebelum calon petugas ditetapkan untuk mengikuti tahapan berikutnya.

Lolos CAT Belum Berarti Berangkat ke Tanah Suci

Bagi 3.220 peserta yang mengikuti CAT, ujian berbasis komputer tersebut baru menjadi salah satu pintu penyaringan.

Setelah administrasi dan CAT, calon petugas masih harus membuktikan kesiapan kondisi kesehatannya melalui MCU. Hasil pemeriksaan kemudian menjadi bagian dari proses penentuan peserta yang berhak mengikuti diklat PPIH.

Tahap terakhir berupa pendidikan dan pelatihan yang berlangsung intensif selama 30 hari.

Pelatihan tersebut dipersiapkan untuk membentuk kemampuan calon petugas, bukan hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga kesiapan fisik, mental, serta tata kelola pelayanan jemaah.

“SesuaI timeline, hasil ujian CAT diumumkan besok, 1 September. Setelah itu peserta melanjutkannya ke proses MCU pada 3 hingga 8 September. Hasil MCU tersebut nantinya diverifikasi dan divalidasi kembali untuk menetapkan calon peserta yang berhak mengikuti diklat,” kata Ihsan.

Dokter dan Perawat Jadi Petugas Kesehatan Kloter

Dalam komposisi PPIH kloter, unsur kesehatan memiliki dua posisi utama, yakni dokter dan perawat.

Keduanya akan bekerja bersama ketua kloter dan pembimbing ibadah dalam memberikan pelayanan kepada jemaah selama berada di Tanah Suci.

Dengan formasi tersebut, kemampuan petugas kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan pelayanan jemaah berjalan baik. Mereka dituntut mampu merespons berbagai kebutuhan kesehatan yang muncul selama pelaksanaan ibadah haji.

Karena itu, proses seleksi dibuat tidak hanya untuk mencari peserta yang mampu melewati ujian tertulis berbasis komputer, tetapi juga memastikan mereka memiliki kondisi kesehatan dan kesiapan yang sesuai dengan tuntutan tugas.

Rangkaian seleksi yang dimulai dari verifikasi dokumen, CAT, MCU, hingga diklat selama 30 hari tersebut pada akhirnya diarahkan untuk mendapatkan petugas haji yang mampu bekerja di lapangan.

“Petugas haji adalah ujung tombak pelayanan ke jemaah. Dari proses seleksi awal yang ketat ini, insyaAllah kita bisa menghasilkan petugas yang betul-betul profesional, amanah, dan sesuai kriteria,” pungkas Ihsan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Flu Burung, Pemkot Palembang Siapkan Vaksin Gratis

    Flu Burung, Pemkot Palembang Siapkan Vaksin Gratis

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    DINAS Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang menyiapkan anti virus untuk ayam ternak milik warga. Hal ini dilakukan adanya sejumlah ternak ayam yang mendadak mati di Kecamatan Kalidoni Palembang akhir-akhir ini. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Palembang, Sayuti mengatakan, pihaknya menyiapkan vaksin gratis kepada ayam ternak milik warga yang dikoordinasikan melalui Lurah masing-masing. […]

  • Tekan Wabah dari Wuhan, Wujudkan Herd Imunity

    Tekan Wabah dari Wuhan, Wujudkan Herd Imunity

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    MENEKAN penularan wabah COVID-19 serta mewujudkan Herd Imunity terus digencarkan Pemkab Muba. Hal ini juga tertuang dalam Edaran Bupati Musi Banyuasin Nomor 440/399 /KES/X/2021 Tentang Himbauan Pencegahan Penyebaran Corona Virus Melalui Vaksinasi Untuk Mewujudkan Herd Imunity di Tempat Umum Wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. “Setiap masyarakat yang akan mengakses fasilitas umum diwajibkan untuk melaksanakan vaksin dosis satu […]

  • Ombudsman Palembang Mulai Turun Nilai Pelayanan Publik, Maladministrasi Jadi Perhatian

    Ombudsman Palembang Mulai Turun Nilai Pelayanan Publik, Maladministrasi Jadi Perhatian

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ombudsman Palembang mulai melakukan penilaian terhadap penyelenggaraan pelayanan publik melalui Pembukaan Entry Meeting Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Bina Praja, Rabu (12/8/2026). Asisten I Setda Kota Palembang, Sulaiman Amin, turut menghadiri kegiatan tersebut. Penilaian ini menjadi bagian dari pengawasan Ombudsman RI untuk melihat langsung penyelenggaraan […]

  • Awas Lho !, OKI Perketat Pintu Masuk,Keluar – Masuk Bakal Kena Teropong

    Awas Lho !, OKI Perketat Pintu Masuk,Keluar – Masuk Bakal Kena Teropong

    • calendar_month Rabu, 5 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir bersama Forkopimda OKI berupaya mempertahankan status level kewaspadaan Covid-19 di wilayah ini. Adapun status zona 18 kecamatan di Kabupaten OKI, yaitu 5 Kecamatan berada pada Zona Kuning atau penularan rendah dan 13 kecamatan lainnya pada zona hijau atau tanpa kasus penularan Covid-19. Untuk menjaga kondisi ini pintu keluar masuk OKI […]

  • Muba Sinergi Aktifkan Tim Patroli Satgas Pencegahan Karhutbunlah

    Muba Sinergi Aktifkan Tim Patroli Satgas Pencegahan Karhutbunlah

    • calendar_month Sabtu, 2 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi Mahmud tegas mengingatkan kepada seluruh stakeholder termasuk perusahaan untuk menjaga wilayah dari ancaman kebakaran hutan kebun dan lahan.Hal ini disampaikan Pj Bupati Muba pada Rapat Koordinasi Dalam Rangka Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (KARHUTBUNLAH) di Wilayah Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2023, di Ruang Rapat Serasan […]

  • Orangutan Kalimantan Dievakuasi dari Perkebunan, Tiga Individu Dilepasliarkan di Gunung Palung

    Orangutan Kalimantan Dievakuasi dari Perkebunan, Tiga Individu Dilepasliarkan di Gunung Palung

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Tiga orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) dievakuasi dari sekitar perkebunan dan permukiman warga di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, saat puncak musim kemarau. Ketiganya kemudian dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), Jumat (21/8/2026) malam. Evakuasi dilakukan tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Balai TNGP, dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi […]

expand_less
WordPress Archive Aguvic – Creative Digital Agency Elementor Template Kit AH Personal – Creative Resume & Blog Theme AH Survey – WordPress Survey Builder With Multiple Questions Types AhaMag | Modern Magazine HTML Template AhaShop – Clothing & Fashion WordPress Theme AHENCY – Creative Digital Agency Elementor Template Kit AI Bundle: WordPress AI Writer, Chatbot, Image Generator, Text-to-Speech, OpenAI, Stable Diffusion AI Chat GPT OpenAI – AIgency – SAAS and HTML 5 version AI ChatBot for Automated Live Chat Support AI Mentor | AI Image Generator WordPress Theme