Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Si Bolang di Kampung-KU, Bermain, berceloteh ngalor – ngidul…

Si Bolang di Kampung-KU, Bermain, berceloteh ngalor – ngidul…

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
  • visibility 1.475
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kamis sore usai hujan, segerombolan bocah belasan tahun duduk dibangku panjang di seberang jalan samping rumah-ku. Maklum memang mereka tengah menikmati libur sekolah yang masih panjang. Dan Perumahan ku  memang masih terbilang marjinal jauh dari kebisingan suara deru kendaraan.

Dikatakan asri, tidak juga, tapi memang di Perum Pesona Harapan Jaya, Jalan Azhari Rt 50 tahap satu di blok c-1 Kalidoni Palembang masih ada rimbunan pohon besar yang terletak disamping jalan utama, dan di ujung blok, seperti sawit, akasia, dan gelam serta lainnya, bak hutan melindungi perum tahap satu.

Kebiasaan anak -anak belasan tahun tersebut bermain ditunjukan sejak pag- hingga sore, hanya jam istirahat seperti pekerja, atau buruh mereka baru pulang ke rumah masing-masing, itupun hanya mengisi perut yang keroncongan, sehabisnya itu mereka terus bermain, seperti bolang [bocah petualang ] film dokumenter anak-anak yang ditayangkan di stasiun televisi Trans7.

Dalam petualangannya, Bolang dan kru biasanya mengunjungi berbagai tempat menarik di Indonesia maupun di luar negeri. Mereka menjelajahi alam, mengenal budaya dan tradisi, serta belajar banyak hal baru di setiap destinasi yang dikunjungi. Acara ini memberikan edukasi tentang keanekaragaman alam dan budaya Indonesia kepada para pemirsa, terutama anak-anak.

Nah, bedanya dengan si bolang dikampung-ku, mereka hanya bermain diseputar perumahan, ada bermain layangan, beramin bola, memancing, main sepeda, ada yang berceloteh ngalor-gidul mengukur jalan perumahan dari tahap satu, dua, tiga dan perumahan nirvana. Tapi ku tetap bersyukur karena mereka masih di jalur yang benar dan positif.

Arya, Pai, Iqbal, Zikri, dan anak-anak yang lainnya sebayanya selalu menghiasi Perumku. Mereka selalu bertemu, bahkan sore menjelang magrib mereka sempatkan untuk bermain dan bercerita ngalor ngidul bersama. Kali ini mereka berkumpul di bangku panjang tempat nyantai di bawah pepohonan yang rindang sembari berteriak bercanda gurau.

Gurauan Zikri yang penuh imajinasi, dengan antusias berkata, “Hei, kalian tahu tidak apa yang aku impikan semalam? Aku bermimpi menjadi seorang petualang yang mengeksplorasi hutan terlarang!”

Pai pun senyum lebar menjawab, “Wow, Zikri! Aku juga suka petualangan. Bagaimana kalau kita semua menjadi tim penjelajah dan mencari harta karun yang tersembunyi di dalam hutan itu?” sembari menunjuk hutan disamping jalan.

Iqbal ikut menyambung, “Ya, kita bisa menjadi pahlawan sejati dan menyelamatkan hutan dari makhluk-makhluk jahat! Ayo kita berlatih keterampilan dan menciptakan senjata rahasia.” anak yang lainnya hanya melongok mendengar canda gurau mereka bertiga.

Iqbal mengatakan “Tadi aku membaca di buku tentang hutan yang penuh dengan makhluk ajaib. Kita harus berhati-hati dan saling menjaga.”ungkapnya lagi.

Pai  mengangguk setuju, “Kamu benar, Iqbal. Tapi jangan lupa, petualangan itu juga tentang persahabatan. Kita akan selalu saling mendukung dan melindungi satu sama lain.”

Itulah kekompakan yang mereka perlihatan di hari libur. Dan setalah itu mereka membubarkan diri karena mereka sadar bahwa waktu bermain telah berakhir dan bersiap siap untuk perig sholat magrib di masjid. Raut muka penuh semangat dan senyum di wajah mereka. Dengan langkah gembira, mereka berjalan pulang sambil menyanyikan lagu kesukaan mereka. Meskipun hanya berfantasi, mereka tahu bahwa persahabatan dan impian mereka akan membawa mereka ke petualangan yang nyata di masa depan.

Si bolang dikampung-ku memang selalu bersemangat, dan bebas berfikir, tanpa beban yang penting happy. Mereka terlihat yakin, tak ada hal yang tidak mungkin, jika mereka bersama dan mempunyai imajinasi yang luas.Waktu libur sekolah saat ini, memang si bolang di kampungku sepertinya nggak bisa berdiam diri. Tak mikirin tugas dan melupakan sejenak belajar, memanfaatkan libur yang panjang untuk terus bermain.Dari obrolan si bolang di kampung ku yang isinya ngalor ngidul, yang ku dengar dari balik ruang tamu ku, memiliki keunikan tersendiri, apalagi ketika bermain di sore hari.

Anak-anak kampung memiliki kebebasan untuk bermain di alam terbuka tanpa batasan ruang atau waktu. Mereka bisa berlarian, berteriak, dan bereksplorasi tanpa ada kendala yang mengikat mereka.

Dalam bermain, anak-anak kampung menunjukkan kreativitas yang luar biasa. Mereka sering menggunakan bahan-bahan alami seperti daun, batu, atau kayu untuk membuat mainan atau peralatan permainan yang unik. Mereka juga membuat aturan-aturan sendiri dalam permainan mereka, menunjukkan imajinasi yang tak terbatas.

Anak-anak kampung sering bermain permainan tradisional yang telah ada sejak zaman nenek moyang mereka. Seperti bermain gambaran, bola dan lainnya, mereka mempertahankan warisan budaya ini dengan bangga dan menjadikannya sebagai cara untuk terhubung dengan sejarah dan tradisi mereka.

Saat bermain di sore hari, anak-anak kampung menciptakan ikatan yang kuat dan kebersamaan yang akrab. Mereka bermain dalam kelompok kecil dan saling mendukung satu sama lain. Mereka belajar untuk berbagi, bekerja sama, dan menghormati keberadaan teman-teman mereka.

Anak-anak kampung belajar banyak hal melalui permainan mereka. Mereka mengembangkan keterampilan motorik, kecerdasan sosial, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. Permainan juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengatasi tantangan dan mengambil risiko dengan bijak.

Anak-anak kampung terhubung dengan alam di sekitar mereka. Mereka merasakan sentuhan tanah, menghirup udara segar, dan melihat keindahan alam yang menyertainya. Mereka belajar untuk menghargai dan menjaga lingkungan sekitar mereka.

Memberikan anak-anak kampung kesempatan untuk menunjukkan keberanian dan keuletan mereka. Mereka menghadapi tantangan fisik, seperti memanjat pohon, melompati sungai kecil, atau menjelajahi tempat-tempat baru. Mereka juga menghadapi tantangan dalam memecahkan masalah dan bekerja sama dalam tim.

Anak-anak kampung bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga merupakan bagian penting dalam perkembangan mereka. Mereka belajar banyak nilai dan keterampilan yang akan membantu mereka tumbuh dan berkembang dalam kehidupan mereka. Itulah aktivitas si bolang di kampung-ku, mereka pulang ke rumah masing sebelum adzan magrib tanpa dipanggil orang tuanya, dengan senyum bahagia di wajahnya. Dan mereka tahu besok pagi akan bermain bersama-sama lagi. [***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Meroket, Polri Akan Usut Temuan Ombudsman Terkait Dugaan Penimbunan Minyak Goreng

    Harga Meroket, Polri Akan Usut Temuan Ombudsman Terkait Dugaan Penimbunan Minyak Goreng

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.664
    • 0Komentar

    SATGAS Pangan Polri menindaklanjuti temuan Ombudsman RI terkait dugaan penimbunan minyak goreng sehingga harga meroket. “Kami sedang mendalami. Mohon waktu,” jelas Waka Satgas Pangan Polri, Brigjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., Kemaren. Dia mengatakan polisi sudah meminta data temuan ombudsman. Namun, hingga saat ini belum diberikan. Menurut dia, Satgas Pangan telah melakukan pengecekan ke […]

  • Ada Tiga Pokok Yang Telah Dilaksanakan Indonesia, Kata Presiden pada KTT Perubahan Iklim

    Ada Tiga Pokok Yang Telah Dilaksanakan Indonesia, Kata Presiden pada KTT Perubahan Iklim

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 862
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim atau Leaders Summit on Climate secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/04/2021). Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan tiga pemikiran terkait dengan isu perubahan iklim. Pertama, Presiden menegaskan bahwa Indonesia sangat serius dalam pengendalian perubahan iklim dan mengajak dunia untuk melakukan aksi-aksi nyata. Sebagai […]

  • Dalam Talkshow, 3 Poin Ini Disampaikan Gubernur Untuk Kaum Milenial

    Dalam Talkshow, 3 Poin Ini Disampaikan Gubernur Untuk Kaum Milenial

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    KALANGAN mahasiswa sebagai generasi milenial dituntut  untuk dapat me –image diri dalam menyampaikan pendapat.  Harapan tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru ketika membuka Talkshow Milenial dengan tema “Peranan Dana Bagi Hasil Sektor Hulu Migas Pada Pembangunan Daerah Provinsi Sumsel” yang digelar di Hotel Aston Palembang, Kamis (26/9/2019). Menurut  Herman Deru, setidaknya ada tiga point […]

  • Manajemen Konsumsi Haji 2026 Mulai Disiapkan Pemerintah

    Manajemen Konsumsi Haji 2026 Mulai Disiapkan Pemerintah

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Indonesia mulai menyiapkan sistem manajemen konsumsi untuk penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hal ini difokuskan pada pengendalian kebutuhan pangan jemaah agar distribusi konsumsi berjalan stabil selama seluruh tahapan operasional haji di Arab Saudi. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat, sistem konsumsi haji Indonesia harus melayani sekitar 205.420 jemaah dan petugas dengan total frekuensi […]

  • Situasi Pandemi, Rayakan Kemerdekaan RI di Rumah Digital Indonesia

    Situasi Pandemi, Rayakan Kemerdekaan RI di Rumah Digital Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 31 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    BANGSA Indonesia akan kembali merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) pada bulan Agustus mendatang. HUT ke-76 RI ini mengangkat tema “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh”. Guna menyemarakkan Peringatan HUT RI, sejak 2017 pemerintah telah menginisiasi Bulan Kemerdekaan, yang meliputi acara pokok kenegaraan, berbagai acara festival, serta kegiatan bernuansa khidmat seperti Zikir dan Doa […]

  • Hampir 80 ribu jemaah yang melunasi biaya haji, berikut biaya haji reguler per embarkasi

    Hampir 80 ribu jemaah yang melunasi biaya haji, berikut biaya haji reguler per embarkasi

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 871
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1446 H/2025 M bagi jemaah haji reguler terus berlangsung. Proses pelunasan dibuka sejak 14 Februari 2025 dan saat ini sudah hampir 80 ribu jemaah yang melunasi biaya haji. Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota, terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Kuota jemaah haji […]

expand_less
WordPress Archive Shoppica – Premium OpenCart Theme Shopping Mall – Entertainment Center and Business WordPress Theme Shoppix – Jewellery Shop Elementor Template Kit ShoppyStore – Multipurpose Responsive WooCommerce WordPress Theme Shoptimizer – Fastest WooCommerce WordPress Themes ShopTown WP – Elementor Multi-purpose WooCommerce Theme ShopVolly WP – Multipurpose Elementor WooCommerce Theme Shopz – eCommerce WordPress Theme Shortcode Processor for NEX-Forms ShortcodeHub – MultiPurpose Shortcode Builder