Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Si Bolang di Kampung-KU, Bermain, berceloteh ngalor – ngidul…

Si Bolang di Kampung-KU, Bermain, berceloteh ngalor – ngidul…

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
  • visibility 1.487
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kamis sore usai hujan, segerombolan bocah belasan tahun duduk dibangku panjang di seberang jalan samping rumah-ku. Maklum memang mereka tengah menikmati libur sekolah yang masih panjang. Dan Perumahan ku  memang masih terbilang marjinal jauh dari kebisingan suara deru kendaraan.

Dikatakan asri, tidak juga, tapi memang di Perum Pesona Harapan Jaya, Jalan Azhari Rt 50 tahap satu di blok c-1 Kalidoni Palembang masih ada rimbunan pohon besar yang terletak disamping jalan utama, dan di ujung blok, seperti sawit, akasia, dan gelam serta lainnya, bak hutan melindungi perum tahap satu.

Kebiasaan anak -anak belasan tahun tersebut bermain ditunjukan sejak pag- hingga sore, hanya jam istirahat seperti pekerja, atau buruh mereka baru pulang ke rumah masing-masing, itupun hanya mengisi perut yang keroncongan, sehabisnya itu mereka terus bermain, seperti bolang [bocah petualang ] film dokumenter anak-anak yang ditayangkan di stasiun televisi Trans7.

Dalam petualangannya, Bolang dan kru biasanya mengunjungi berbagai tempat menarik di Indonesia maupun di luar negeri. Mereka menjelajahi alam, mengenal budaya dan tradisi, serta belajar banyak hal baru di setiap destinasi yang dikunjungi. Acara ini memberikan edukasi tentang keanekaragaman alam dan budaya Indonesia kepada para pemirsa, terutama anak-anak.

Nah, bedanya dengan si bolang dikampung-ku, mereka hanya bermain diseputar perumahan, ada bermain layangan, beramin bola, memancing, main sepeda, ada yang berceloteh ngalor-gidul mengukur jalan perumahan dari tahap satu, dua, tiga dan perumahan nirvana. Tapi ku tetap bersyukur karena mereka masih di jalur yang benar dan positif.

Arya, Pai, Iqbal, Zikri, dan anak-anak yang lainnya sebayanya selalu menghiasi Perumku. Mereka selalu bertemu, bahkan sore menjelang magrib mereka sempatkan untuk bermain dan bercerita ngalor ngidul bersama. Kali ini mereka berkumpul di bangku panjang tempat nyantai di bawah pepohonan yang rindang sembari berteriak bercanda gurau.

Gurauan Zikri yang penuh imajinasi, dengan antusias berkata, “Hei, kalian tahu tidak apa yang aku impikan semalam? Aku bermimpi menjadi seorang petualang yang mengeksplorasi hutan terlarang!”

Pai pun senyum lebar menjawab, “Wow, Zikri! Aku juga suka petualangan. Bagaimana kalau kita semua menjadi tim penjelajah dan mencari harta karun yang tersembunyi di dalam hutan itu?” sembari menunjuk hutan disamping jalan.

Iqbal ikut menyambung, “Ya, kita bisa menjadi pahlawan sejati dan menyelamatkan hutan dari makhluk-makhluk jahat! Ayo kita berlatih keterampilan dan menciptakan senjata rahasia.” anak yang lainnya hanya melongok mendengar canda gurau mereka bertiga.

Iqbal mengatakan “Tadi aku membaca di buku tentang hutan yang penuh dengan makhluk ajaib. Kita harus berhati-hati dan saling menjaga.”ungkapnya lagi.

Pai  mengangguk setuju, “Kamu benar, Iqbal. Tapi jangan lupa, petualangan itu juga tentang persahabatan. Kita akan selalu saling mendukung dan melindungi satu sama lain.”

Itulah kekompakan yang mereka perlihatan di hari libur. Dan setalah itu mereka membubarkan diri karena mereka sadar bahwa waktu bermain telah berakhir dan bersiap siap untuk perig sholat magrib di masjid. Raut muka penuh semangat dan senyum di wajah mereka. Dengan langkah gembira, mereka berjalan pulang sambil menyanyikan lagu kesukaan mereka. Meskipun hanya berfantasi, mereka tahu bahwa persahabatan dan impian mereka akan membawa mereka ke petualangan yang nyata di masa depan.

Si bolang dikampung-ku memang selalu bersemangat, dan bebas berfikir, tanpa beban yang penting happy. Mereka terlihat yakin, tak ada hal yang tidak mungkin, jika mereka bersama dan mempunyai imajinasi yang luas.Waktu libur sekolah saat ini, memang si bolang di kampungku sepertinya nggak bisa berdiam diri. Tak mikirin tugas dan melupakan sejenak belajar, memanfaatkan libur yang panjang untuk terus bermain.Dari obrolan si bolang di kampung ku yang isinya ngalor ngidul, yang ku dengar dari balik ruang tamu ku, memiliki keunikan tersendiri, apalagi ketika bermain di sore hari.

Anak-anak kampung memiliki kebebasan untuk bermain di alam terbuka tanpa batasan ruang atau waktu. Mereka bisa berlarian, berteriak, dan bereksplorasi tanpa ada kendala yang mengikat mereka.

Dalam bermain, anak-anak kampung menunjukkan kreativitas yang luar biasa. Mereka sering menggunakan bahan-bahan alami seperti daun, batu, atau kayu untuk membuat mainan atau peralatan permainan yang unik. Mereka juga membuat aturan-aturan sendiri dalam permainan mereka, menunjukkan imajinasi yang tak terbatas.

Anak-anak kampung sering bermain permainan tradisional yang telah ada sejak zaman nenek moyang mereka. Seperti bermain gambaran, bola dan lainnya, mereka mempertahankan warisan budaya ini dengan bangga dan menjadikannya sebagai cara untuk terhubung dengan sejarah dan tradisi mereka.

Saat bermain di sore hari, anak-anak kampung menciptakan ikatan yang kuat dan kebersamaan yang akrab. Mereka bermain dalam kelompok kecil dan saling mendukung satu sama lain. Mereka belajar untuk berbagi, bekerja sama, dan menghormati keberadaan teman-teman mereka.

Anak-anak kampung belajar banyak hal melalui permainan mereka. Mereka mengembangkan keterampilan motorik, kecerdasan sosial, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. Permainan juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengatasi tantangan dan mengambil risiko dengan bijak.

Anak-anak kampung terhubung dengan alam di sekitar mereka. Mereka merasakan sentuhan tanah, menghirup udara segar, dan melihat keindahan alam yang menyertainya. Mereka belajar untuk menghargai dan menjaga lingkungan sekitar mereka.

Memberikan anak-anak kampung kesempatan untuk menunjukkan keberanian dan keuletan mereka. Mereka menghadapi tantangan fisik, seperti memanjat pohon, melompati sungai kecil, atau menjelajahi tempat-tempat baru. Mereka juga menghadapi tantangan dalam memecahkan masalah dan bekerja sama dalam tim.

Anak-anak kampung bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga merupakan bagian penting dalam perkembangan mereka. Mereka belajar banyak nilai dan keterampilan yang akan membantu mereka tumbuh dan berkembang dalam kehidupan mereka. Itulah aktivitas si bolang di kampung-ku, mereka pulang ke rumah masing sebelum adzan magrib tanpa dipanggil orang tuanya, dengan senyum bahagia di wajahnya. Dan mereka tahu besok pagi akan bermain bersama-sama lagi. [***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alan Brown Undurkan Diri sebagai CEO Grup Vista; Simon Webster untuk Mimpin Fase Pertumbuhan Berikutnya untuk Salah Satu Penyedia Dana &Layanan Korporat Terkemuka di Dunia

    Alan Brown Undurkan Diri sebagai CEO Grup Vista; Simon Webster untuk Mimpin Fase Pertumbuhan Berikutnya untuk Salah Satu Penyedia Dana &Layanan Korporat Terkemuka di Dunia

    • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.019
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR –  Mengikuti proses suksesi yang direncanakan yang mengarah ke fase pertumbuhan berikutnya, Vista, salah satu penyedia Dana dan Layanan Korporat terkemuka di dunia hari ini mengumumkan penunjukan Simon Webster sebagai Chief Executive Officer baru untuk Vista Group, efektif 7 November 2022. Simon Webster, CEO Grup Vista Alan Brown berbagi, “Merupakan hak […]

  • Siapkan Anggaran 30 M untuk Perbaikan Jalan Rusak di Desa Bandar Jaya Kecamatan Sekayu

    Siapkan Anggaran 30 M untuk Perbaikan Jalan Rusak di Desa Bandar Jaya Kecamatan Sekayu

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu –  Adanya ruas jalan yang rusak di Kecamatan dan desa   Termasuk Keluhan Jaringan Instalasi Penerangan Jalan Umum di sepanjang jalan poros desa Bailangu sampai dengan sungai guci Epil dalam wilayah kabupaten Musi Banyuasin termasuk salah satunya di Desa Bandar Jaya Kecamatan Sekayu ditanggapi serius Pemkab Muba. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pekerjaan Umum […]

  • Manfaatkan Aplikasi PeduliLindungi, Silahkan Cek Jadwal Vaksin Anda

    Manfaatkan Aplikasi PeduliLindungi, Silahkan Cek Jadwal Vaksin Anda

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 763
    • 0Komentar

    UNTUK memudahkan masyarakat yang termasuk dalam kelompok prioritas penerima vaksin booster dapat mengecek tiket dan jadwal vaksinasi di website dan aplikasi PeduliLindungi. Kemenkes dalam keterangan persnya, Selasa (11/1/2022) menjelaskan, tiket tersebut dapat digunakan di fasilitas kesehatan atau tempat vaksinasi terdekat pada waktu yang sudah ditentukan. Melalui website, masyarakat bisa mengunjungi pedulilindungi.id dan mengecek status dan […]

  • Konser 3 Dekade Perjalanan Cinta bersama Pertamina, Ari Lasso Siap Hibur Penggemarnya di 4 Kota

    Konser 3 Dekade Perjalanan Cinta bersama Pertamina, Ari Lasso Siap Hibur Penggemarnya di 4 Kota

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.827
    • 0Komentar

      Ari Lasso, penyanyi legendaris Indonesia siap menghibur para penggemarnya di empat kota besar di pulau Jawa, dengan judul “Konser 3 Dekade Perjalanan Cinta Ari Lasso”.  Hal ini disampaikan Ari pada konferensi pers di Jakarta (8/5).   “Saya sangat gembira bisa menghadirkan konser tiga dekade perjalanan cinta ini, berharap konser ini bisa menjadi momen istimewa […]

  • Migrasi Aman Dimulai dari Desa, Muba Tancap Gas Lebih Awal

    Migrasi Aman Dimulai dari Desa, Muba Tancap Gas Lebih Awal

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 445
    • 0Komentar

    CERITA migrasi tenaga kerja dari desa ke luar negeri sering mirip kisah merantau ala sinetron berangkat dengan harapan setinggi langit, pulang membawa cerita pahit kalau pulang. Bahkan ada yang berangkat dengan  modal koper dan doa emak, tapi lupa satu hal penting, perlindungan negara. Maka jangan heran kalau kata PMI dulu sering identik dengan masalah, air […]

  • Dorong Pengembangan Pelaku Ekraf Subsektor Film & Fotografi, Hadirkan Program “Lensa Krearif 2022

    Dorong Pengembangan Pelaku Ekraf Subsektor Film & Fotografi, Hadirkan Program “Lensa Krearif 2022

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.797
    • 0Komentar

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam pernyataannya, di Jakarta, Rabu (10/8/2022), menjelaskan bahwa kehadiran program “Lensa Krearif 2022” ini sebagai bentuk bantuan pemerintah dalam mendorong serta mendukung pengembangan pelaku ekonomi kreatif di subsektor film dan fotografi, agar semakin aktif dan kreatif dalam memproduksi karya film dan […]

expand_less
WordPress Archive Shoppica – Premium OpenCart Theme Shopping Mall – Entertainment Center and Business WordPress Theme Shoppix – Jewellery Shop Elementor Template Kit ShoppyStore – Multipurpose Responsive WooCommerce WordPress Theme Shoptimizer – Fastest WooCommerce WordPress Themes ShopTown WP – Elementor Multi-purpose WooCommerce Theme ShopVolly WP – Multipurpose Elementor WooCommerce Theme Shopz – eCommerce WordPress Theme Shortcode Processor for NEX-Forms ShortcodeHub – MultiPurpose Shortcode Builder