Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Ramadan Penuh Berkah, Asa Nyata di Balik Sampah TPA

Ramadan Penuh Berkah, Asa Nyata di Balik Sampah TPA

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TUMPUKAN sampah seperti bukti bahkan terlihat berserakan dimana-mana, bahkan aroma menyengat, serta debu menari- nari terlihat di udara.

Kondisi itu hampir setiap hari menghiasi suasana di Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Sukawinatan, Palembang.

Namun, di hari itu ada sesuatu yang berbeda, di tengah tumpukan plastik dan kardus, terdengar tawa anak-anak dan suara riang warga.

Tim Penggerak PKK Kota Palembang dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) turun langsung membagikan bantuan sosial di TPA belum lama ini.

Dewi Sastrani, Ketua TP PKK Kota Palembang, bersama Ida Royani, Ketua DWP Kota Palembang, hadir membawa 50 paket sembako berisi beras, minyak goreng, gandum, makanan ringan, dan minuman.

Bagi warga TPA, paket ini bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, melainkan tanda perhatian dan asa.

“Semoga kegiatan di bulan Ramadan ini bisa menjadi berkah dan bermanfaat bagi semua, terutama masyarakat yang berada di area TPA,” ujar Dewi Sastrani sambil tersenyum hangat.

Pak Roni, 42 tahun, seorang warga yang mengais rezeki di TPA, menepuk bahu temannya sambil bercanda, “Hari ini bukan cuma panen sampah, tapi panen berkah juga!.”

Bahkan senyum anak-anak yang membawa roti atau minuman ringan seakan menyalakan sudut-sudut kumuh TPA yang biasanya suram.

Kehadiran PKK dan DWP bukan sekadar pembagian sembako. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026, dengan tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2026.”

Dewi menekankan momen ini adalah bukti nyata perhatian sosial bisa menjadi bagian dari implementasi visi besar pemerintah.

Kolaborasi lintas lembaga menambah kekuatan program ini. Selain PKK dan DWP, kegiatan ini didukung BAZNAS Kota Palembang. Data menunjukkan sekitar 1.200 keluarga tinggal di sekitar TPA, dengan keterbatasan akses kebutuhan pokok.

Bantuan seperti ini memberikan dampak langsung terhadap kehidupan mereka, sekaligus membangun rasa diperhatikan dan dihargai.

Bu Lestari, seorang ibu tunggal, menahan mata berkaca-kaca saat menerima paket sembako. “Kalau tidak ada bantuan seperti ini, kami hanya mengandalkan sisa pasar. Hari ini, ramadan terasa berbeda, lebih hangat,” ujarnya.

Kata-kata sederhana itu menjadi pengingat aksi kecil bisa memberikan makna besar bagi kehidupan seseorang.

Sementara itu, anak-anak TPA tampak riang, mereka berlarian di antara tumpukan sampah sambil menenteng makanan ringan yang baru dibagikan.

“Ini kali pertama aku lihat orang datang pakai baju rapi ke sini,” kata seorang anak sambil tersenyum.

Momen itu menunjukkan human touch  atau  perhatian langsung dari orang luar yang mampu menyalakan asa bahkan  memberi rasa normalitas di tengah keterbatasan.

Meski demikian, tak semua cerita di TPA mulus, sebab beberapa warga masih menghadapi tantangan serius, seperti akses air bersih masih terbatas, pendidikan anak-anak terganggu karena harus membantu keluarga. Bahkan risiko kesehatan akibat kondisi lingkungan.

Realita hidup

Namun, kehadiran tim PKK dan DWP membuktikan perhatian nyata mampu menembus kerasnya realita hidup, meskipun hanya untuk sesaat.

“Sekali datang, rasa diperhatikan itu luar biasa,” kata warga lainnya sembari tersenyum. Bahkan bau sampah pun terasa sedikit lebih bersahabat hari ini.”

Humor sederhana itu membuat suasana hangat, dan menunjukkan bagaimana cerita kemanusiaan bisa hadir di tengah realita yang keras.

Kegiatan ini juga mendidik warga tentang pentingnya kolaborasi lintas lembaga.

Dukungan BAZNAS dan organisasi lokal membuktikan program sosial yang sukses bukan hanya tanggung jawab pemerintah.

Namun hasil kerja sama antara lembaga dan masyarakat. Strategi ini menjadi model efektif untuk menghadapi masalah sosial yang kompleks.

Di sela kegiatan, tawa dan percakapan ringan menjadi bukti, sejatinya muncul dari hal-hal sederhana.

Seorang anak laki-laki menenteng minuman ringan sambil tertawa, seorang ibu memeluk paket sembako dengan mata berkaca-kaca, dan Pak Roni bercanda, “Hari ini sampah pun ikut senang karena dikunjungi orang baik.”

Interaksi ini menegaskan kisah kecil bisa meninggalkan kesan besar.

Saat matahari mulai meninggi, TPA Sukawinatan tetap panas, berdebu, dan beraroma menyengat, tapi hari itu terasa berbeda.

Senyum anak-anak, tawa warga, dan kehangatan interaksi manusia menjadi cahaya yang menembus kerasnya realita.

Ramadan di TPA memang bukan sekadar bulan puasa, tapi bulan berbagi dan menghadirkan asa di tengah kesederhanaan.

“Semoga TP PKK tetap jaya dengan 10 Program Pokok, dan setiap bantuan bisa menjadi berkah bagi semua,” tutup Dewi Sastrani, menandai akhir kegiatan yang bukan hanya simbolis, melainkan mengena di hati warga TPA.

Kegiatan PKK dan DWP di TPA Sukawinatan membuktikan satu hal, kepedulian nyata mampu menembus segala keterbatasan, membawa cahaya, dan menyalakan harapan di tempat paling sederhana sekalipun.

Ramadan tahun ini bagi warga TPA bukan hanya soal puasa, tapi soal merasakan diri diperhatikan, dihargai, dan diberkati. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKAPTK Peduli Bagikan 1.100 Paket Sembako Untuk Masyarakat Muba

    IKAPTK Peduli Bagikan 1.100 Paket Sembako Untuk Masyarakat Muba

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    IKATAN Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Muba membagikan 1.000 sembako bagi masyarakat terdampak langsung Virus Corona atau Covid-19 di Bumi Serasan Sekate. “Ini bentuk kepedulian kita kepada masyarakat yang terdampak Civid-19. 1.000 paket sembako ini kita salurkan di empat kelurahan di Kecamatan Sekayu,” ujar Ketua IKAPTK Muba, Jhoni Martohonan, saat dibincangi usai pembagian sembako, […]

  • Muba Luncurkan Program Sidang Isbat Nikah Terpadu

    Muba Luncurkan Program Sidang Isbat Nikah Terpadu

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 966
    • 0Komentar

    Sekayu – Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] meluncurkan program Sidang Isbat Nikah Terpadu untuk masyarakat kurang mampu yang masuk dalam basis data terpadu [BDT]secara gratis. Program ini akan mengalokasikan 800 pasangan suami istri [pasutri], sebagai salah  satu bentuk kepedulian Muba guna mempermudah administrasi dan kepastian status pernikahan masyarakatnya. Sejumlah Perwakilan OPD dan Camat serta Kepala Desa (Kades) […]

  • bang-napi

    Innalillahi wa Innalillahi Rojiun, ‘Bang Napi’ Tutup Usia

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.618
    • 0Komentar

    Masih ingat dengan Arie Hendrosaputro , presenter Bang Napi yang pernah ngentren beberapa tahun silam di salah satu stasiun televisi swasta itu tutup usia
    Kabar duka tersebut, pada Selasa (3/10/2017) datang dari keluarganya, ia meninggal akibat penyakit diabetes yang ia alami.

  • Anak Bau Kencur Digagahi Petani Asal Gajah Mati OKI

    Anak Bau Kencur Digagahi Petani Asal Gajah Mati OKI

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.454
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id. Kayuagung,– Setan apa yang ada di kepala, Sudar Mika (34) Warga Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Menang Kabupate Ogan Komering Ilir (OKI) hingga tega mencabuli Anak masih bau kencur berinisial E (11) Warga Dusun V Desa Gajah Mati yang tak lain tetangganya sendiri. Pria berprofesi sebagai petani, diringkus oleh jajaran Polsek Sungai Menang, jumat (8/3/2019), […]

  • Survei Polsentrum : Selisih 2,4 Persen, Elektoral Lucianty-Syaparuddin Masih Unggul

    Survei Polsentrum : Selisih 2,4 Persen, Elektoral Lucianty-Syaparuddin Masih Unggul

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.846
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Persaingan antara paslon nomor urut 1 Lucianty-Syaparuddin dan paslon nomor urut 2 Toha-Rohman dalam pemilihan kepala daerah Musi Banyuasin 2024 nampak berjalan alot, namun demikian sejauh ini Lucianty-Syaparuddin masih memiliki tingkat keterpilihan yang lebih tinggi dari Toha-Rohman, hal tersebut terlihat dari hasil survei terbaru Polsentrum yang dirilis Senin (1/11/2024) di Hotel Nite & Day […]

  • Ini Posisi Lima Besar Sementara PON Papua

    Ini Posisi Lima Besar Sementara PON Papua

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 843
    • 0Komentar

    DKI Jakarta sementara berada di puncak klasemen perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Sedangkan tuan rumah Provinsi Papua berada di posisi kedua. Dikutip dari laporan Panwasrah, Rabu (29/9/2021), DKI Jakarta kini memimpin sementara dengan perolehan 17 emas, 8 perak dan 9 perunggu. Sementara, Papua dengan 13 emas, 3 perak dan 9 perunggu. Berikut […]

expand_less
WordPress Archive Tshirt Virtual Try on Plugin | WooCommerce WordPress Tube – Responsive Adobe Muse Video Widget Tuber – Video & Podcast WordPress Theme Tucson – Sports, Fitness and Gym Responsive WooCommerce WordPress Theme Tuition Education & Online Course WordPress Theme Tukio | Event Landing Page WordPress Theme Tumli – A Personal Masonry Style WordPress Theme Tuna Form Wizard, Signup, Login, Reservation and Questionnaire Tunepain – Auto Parts WooCommerce WordPress Theme Tuning – Car Detailing & Dealer Shop WordPress theme