Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » BUKU DIARI : Rabu Pagi Mendung & Kopi Pahit – Cerita Nostalgia di Perumahanku

BUKU DIARI : Rabu Pagi Mendung & Kopi Pahit – Cerita Nostalgia di Perumahanku

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • visibility 789
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RABU pagi mendung di Kalidoni selalu menyajikan suasana yang beda, bro. Udara dingin yang menusuk kulit makin terasa pas ditemani secangkir kopi pahit. Momen ini bikin aku kebawa nostalgia masa lalu, saat hidup belum serumit sekarang dan segala sesuatunya terasa lebih sederhana. Suasana mendung yang kalem dan aroma kopi pahit itu jadi duet maut yang bikin pagi ini begitu berkesan.

Aku duduk di ruang tamu, ditemani laptop jadul merah yang mungkin sudah lebih tua dari aku sendiri. Jari jemariku menari di atas keyboard, sesekali berhenti untuk menghirup asap rokok Djisamso yang setia menemani pagi. Musik era 2000-an berderai lembut dari speaker kecil, membawa kenangan tentang masa-masa ketika hidup belum diatur oleh deadline dan notifikasi WhatsApp.

Di luar, pohon-pohon akasia, gelam, dan pisang berdiri diam, kayak lagi ikut merenung bareng aku. Bahkan tanaman karet yang biasanya berdiri tegap kali ini terlihat lesu, mungkin juga kedinginan atau sedang galau menunggu musim panen. Kendaraan roda dua mondar-mandir pelan di jalan perumahan Pesonan Harapan, RT 50, Kalidoni, tapi kesannya kayak film slow motion. Jarum jam di dinding menunjukkan pukul 7.54, tapi rasanya waktu berhenti sejenak untuk menikmati momen ini.

Suasana yang sepi ini bukan tanpa makna, bro. Kadang, di tengah kesibukan dunia yang terus berlari kencang, kita lupa untuk berhenti sejenak dan mendengarkan suara hati. Seperti pepatah bilang, “Diam itu emas,” tapi kadang diam juga berarti memberi ruang untuk mengenal diri sendiri lebih dalam. Aku pun membiarkan sunyi pagi ini menyapa, sambil menikmati rasa pahit kopi yang sebenarnya punya cerita sendiri.

Ngomong-ngomong soal kopi pahit, aku selalu teringat filosofi sederhana yang sering didengar: kopi itu seperti hidup. Dari biji kecil yang keras, harus disangrai dan diseduh dengan air panas untuk berubah menjadi sesuatu yang berharga. Begitu juga kita, bro. Dari pengalaman pahit dan manis yang kita jalani, akhirnya membentuk karakter dan kekuatan diri.

Terkadang, hidup memang seperti rabu pagi mendung ini. Nampak suram dan dingin, tapi di baliknya ada kedamaian yang tak bisa diukur. Seperti lagu nostalgia yang mengalun pelan, mengingatkan aku akan masa lalu yang penuh warna kadang lucu, kadang sedih, tapi selalu berharga.

Aku jadi teringat masa kecil, saat main layangan di halaman rumah, dikejar hujan mendadak yang bikin basah kuyup tapi tetap tertawa. Atau waktu pertama kali belajar naik sepeda, jatuh bangun yang membuat hari-hari itu penuh dengan cerita. Semua kenangan itu mengalir seperti sungai kecil yang tak pernah kering, mengisi hari-hari dengan rasa syukur dan pelajaran berharga.

Saat itu juga aku sadar, bro, sepi dan dingin di pagi mendung ini bukan sesuatu yang harus ditakuti. Seperti pohon akasia yang tetap berdiri tegak walau angin berhembus kencang, kita juga harus kuat menghadapi badai kehidupan. Kadang kita perlu merasakan pahitnya kopi supaya bisa menghargai manisnya kebahagiaan.

Sambil menghisap rokok terakhir, aku tersenyum dan menulis kalimat ini sebagai pengingat: jangan takut dengan saat-saat sulit dan sunyi. Karena dari sanalah kita belajar sabar, introspeksi, dan menemukan kekuatan tersembunyi yang selama ini terpendam.

Pagi ini, rabu pagi mendung di Kalidoni mengajarkan aku satu hal penting hidup itu bukan soal selalu cerah dan hangat. Kadang, kita harus menikmati dingin dan sepi, seperti menyeruput kopi pahit, untuk bisa benar-benar menghargai keindahan setiap momen yang datang.

Jadi bro, kalau kamu suatu saat merasa hidupmu pahit seperti kopi pagi ini, ingatlah bahwa itu adalah bagian dari perjalanan. Jangan buru-buru menolak atau lari dari kenyataan. Nikmati setiap teguknya, karena dari situlah kita menjadi lebih kuat, lebih bijak, dan lebih siap menjalani hari-hari berikutnya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sparrow Ideal untuk Konstruksi Tele-Remote Non-Otonom dan Aplikasi Pertambangan

    Sparrow Ideal untuk Konstruksi Tele-Remote Non-Otonom dan Aplikasi Pertambangan

    • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Malvern, Pennsylvania (AS),GLOBE NEWSWIRE- Rajant Corporation, pelopor jaringan nirkabel Kinetic Mesh®, akan meluncurkan Sparrow BreadCrumb® barunya selama Kongres Astana Mining & Metallurgy (AMM) Asia Tengah di Astana, Kazakstan, pada tanggal 1 – 2 Juni. Sparrow adalah radio nirkabel portabel terbaru Rajant dalam portofolio node Kinetic Mesh industrinya. Radio IP67 ini dimaksudkan untuk digunakan pada mesin […]

  • Motivasi Peserta SKB CPNS Provinsi Sumsel

    Motivasi Peserta SKB CPNS Provinsi Sumsel

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 864
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya secara resmi membuka Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Pemerintah Provinsi Sumsel formasi tahun 2019 di Ruang Serbaguna CAT Kantor Regional VII BKN Palembang, Rabu (9/9/2020). Pada kesempatan itu Wagub memberikan motivasi kepada seluruh peserta SKB CPNS untuk dapat melaksanakan ujian secara baik dan maskimal, sehingga ujian ini dapat diselesaikan […]

  • Babak Baru Industri Sawit Muba

    Babak Baru Industri Sawit Muba

    • calendar_month Senin, 25 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam pengembangan komoditas kelapa sawit kian menjadi sorotan banyak pihak. Sumselterkini.co.id, Jakarta – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mendapatkan kepercayaan untuk menjadi narasumber kegiatan European Palm Oil Conference (EPOC) di Madrid. “Pengembangan komoditas strategis sawit di Indonesia akan dapat berkontribusi pada capaian Target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) untuk […]

  • Diingatkan !! Jika Ada Anggota Keluarga Masih Di Wuhan-China, Silahkan Lapor Ke Sini…

    Diingatkan !! Jika Ada Anggota Keluarga Masih Di Wuhan-China, Silahkan Lapor Ke Sini…

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 775
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatra Selatan Herman Deru memberikan himbauan kepada warga Sumsel agar pihak keluarga melapor ke pemerintah daerah apabila ada anggota keluarganya yang masih ada di Wuhan, China. Terutama jika mereka adalah WNI (Warga Negara Indonesia) baik mahasiswa yang mengenyam pendidikan ataupun TKI yang bekerja di Wuhan, China. “Saya sudah intruksikan kemarin, kalau ada WNI baik […]

  • Ini Kata Ketum FPTI Terkait Prestasi Atlet Panjat Tebing Muba

    Ini Kata Ketum FPTI Terkait Prestasi Atlet Panjat Tebing Muba

    • calendar_month Senin, 15 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.169
    • 0Komentar

    Oleh : Ari Wibowo SUMSELTERKINI.CO.ID, WANXIANSHAN – Ketua Umum FPTI Sumsel Beni Hernedi memberikan apresiasi kepada Atlet Muba M. Hinayah terhadap prestasi pada kejuaraan Internasional Climbing Master Tournament yang digelar di kota Wanxianshan, Tiongkok, Minggu (14/10/2018). Ia mengatakan pihaknya terus memantau even internasional tersebut. “Ini membuktikan, bahwa Hinayah punya progres yang bagus. Sebelumnya peringkat empat, […]

  • “Nah, Dak Jero-jero Nian, Pake Kucing-kucingan Pulo,” Itulah Kesannya Saat Sidak Di Pasar 10 Ulu Bersama BPOM, Wawako Ngaku Miris, Sebut Masih Juga Kecolongan dari Pedagang Curang, Terkait Apa ?

    “Nah, Dak Jero-jero Nian, Pake Kucing-kucingan Pulo,” Itulah Kesannya Saat Sidak Di Pasar 10 Ulu Bersama BPOM, Wawako Ngaku Miris, Sebut Masih Juga Kecolongan dari Pedagang Curang, Terkait Apa ?

    • calendar_month Senin, 21 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.163
    • 0Komentar

    UPAYA Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memberantas citra buruk pedagang di pasar rakyat dengan melakukan pengawasan melekat,untuk tidak menjual bahan makanan mengadung zat berbahaya,  tak membuat para pedagang jera. Senin (21/6/2021) pagi, buktinya, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda kembali menemukan sejumlah bahan makanan yang mengandung zat berbahaya. Saat disidak, […]

expand_less
WordPress Archive Memberlist layouts for UserPro MemberPress Active Campaign MemberPress Amazon Web Services (AWS) MemberPress AWeber MemberPress BuddyPress MemberPress Campaign Monitor MemberPress Constant Contact MemberPress Corporate Accounts Addon MemberPress Courses MemberPress Developer Tools