Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Kisah Beruang Madu Datang Kece, Warga Kebingungan: Ini Hewan atau Tetangga Baru yang Mau Ngontrak?

Kisah Beruang Madu Datang Kece, Warga Kebingungan: Ini Hewan atau Tetangga Baru yang Mau Ngontrak?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 761
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Malam Minggu di Desa Makmur Sejahtera lagi adem-ademnya, warga pada ngumpul di warung kopi, ngobrol santai, kayak lagi ngadain reuni kecil-kecilan. Tiba-tiba, si Pak RT masuk sambil ngeloyor ke warung, muka panik banget.

“Waduh, warga! Ada beruang madu ngendon di kebun sebelah! Beneran nih, jangan main-main!” ujarnya serius tapi wajahnya kayak habis nonton film horor.

Si Pak Udin, penjual kopi, yang sambil ngaduk kopi sambil nyeletuk, “Woi, beruang madu? Apa itu yang suka makan madu dan bikin lebah panik?”

Pak RT ngangguk, “Iya, itu. Katanya malah keluyuran kayak anak gaul lagi nyari wifi gratis. Gawat ini!”

“Lha, terus kita gimana? Kita ini cuma punya tongkat, nggak bawa senapan laser!” celetuk Bu Sari, si emak-emak yang paling vokal di warung.

Pas di saat itu, dari kejauhan muncul Supartono, Kepala BBKSDA Riau, dengan gaya serius ala detektif film Hollywood, tapi dengan helm yang agak miring. Dia bawa satu paket jebakan lengkap, dan senyumnya lebay.

“Tenang, warga Makmur Sejahtera! Tim BBKSDA sudah siap bertempur!” katanya penuh semangat.

Pak RT langsung ngangguk, “Wah, siap, Pak! Ini kita pasang jebakan di kebun, tapi jangan sampe beruangnya jadi selebgram ya, kebanyakan foto selfie terus ngilang.”

Supartono sambil senyum, “Nggak bakal, Pak RT. Ini jebakan kita sudah upgrade, lebih canggih dari perangkap tikus di dapur emak-emak.”

Hari pertama jebakan dipasang, dan ternyata… umpan habis dimakan, tapi jebakan nggak ketutup. “Waduh, beruangnya licik juga ya, makan gratisan tapi nggak mau kena perangkap. Kayak anak kos yang minta makan tapi nggak mau bantu cuci piring,” kelakar Supartono.

Tim BBKSDA pun memperbaiki jebakan, nambahin sistem pemicu yang lebih jitu. “Ini jebakannya kayak alarm rumah tangga, sekali nyenggol langsung bunyi,” kata salah satu petugas sambil cek alat.

Tiba-tiba, hari Rabu datang, dan… tadaaa! Beruang madu jantan masuk jebakan, duduk santai kayak lagi nunggu ojek online, muka sehat dan nggak bete.

“Ini kayak ketemu mantan, nggak disangka masih sehat dan senyum manis,” ujar Supartono sambil ngakak.

Setelah itu, beruang langsung dibawa pulang ke hutan. “Kita pulanginn dia ke rumahnya, jangan sampe dia kepikiran ngekost lagi di kampung,” candanya.

Sebelum beruang dilepasliarkan, Supartono kasih pesan ke warga, “Ingat, jangan main hakim sendiri ya! Kalau beruang datang, lapor BBKSDA, jangan sampe kita yang kena denda karena ngusir beruang pake golok.”

Pak RT menimpali, “Betul itu, Pak. Jangan sampai beruang jadi artis medsos gara-gara kita bikin video viral terus viralnya malah di kantor polisi.”

Dari cerita beruang madu yang iseng mampir kampung ini, kita belajar satu hal penting kadang hidup itu seperti main jebakan  harus sabar, cekatan, dan jangan gegabah. Kalau manusia dan beruang bisa saling mengerti, hidup akan kayak acara komedi yang penuh tawa, bukan drama sinetron yang bikin gelisah.

Jadi, mari kita jaga alam dan satwa liar dengan hati lapang dan gaya yang santai, supaya jangan sampai ada lagi beruang madu yang jadi tetangga nyasar tapi malah bikin warga kampung jadi ‘tim jebakan beruang’ dadakan. Karena kalau sudah begini, kehidupan di desa bukan cuma adem, tapi juga penuh cerita lucu yang bikin ngakak sampai pagi!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kawasan Transmigrasi Muba Siap Hasilkan Ekonomi Baru

    Kawasan Transmigrasi Muba Siap Hasilkan Ekonomi Baru

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.084
    • 0Komentar

    MUBA, yang dulu dikenal sebagai kawasan transmigrasi, sekarang mulai membuka lembaran baru, senin (15/9/2025), tim Pemkab Muba melakukan audiensi ke Kementerian Transmigrasi. Rombongan dipimpin Asisten Pemda H. Ardiansyah, ditemani Kepala Dinas Tenaga Kerja Herryandi Sinulingga, pejabat terkait, akademisi Universitas Diponegoro, dan perwakilan PT Hindoli. Bisa dibilang rombongan ini seperti “Avengers pembangunan ekonomi”, minus jubah dan […]

  • 2.465 BUMDes Ajukan Badan Hukum, Mendes Nyatakan Sekarang Masih Tahap Seleksi

    2.465 BUMDes Ajukan Badan Hukum, Mendes Nyatakan Sekarang Masih Tahap Seleksi

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 850
    • 0Komentar

    MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar kembali memberikan perkembangan terbaru mengenai proses pendaftaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai Badan Hukum. Pria yang akrab disapa Gus Menteri ini mengatakan, sebanyak 2.465 BUMDes dan 311 BUMDes Bersama sudah mendaftarkan ke Kemendes PDTT. Selanjutnya, Kemendes PDTT akan melakukaan verifikasi, jika dinyatakan […]

  • Sehari Lima Pekerja Mengadu ke Disnaker Palembang

    Sehari Lima Pekerja Mengadu ke Disnaker Palembang

    • calendar_month Sabtu, 16 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.285
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Setidaknya empat sampai lima dalam sehari, pekerja datang ke Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Palembang, untuk mengadu terkait perselisihan antara pekerja dan perusahaan yang ada di kota Palembang. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Palembang melalui Novrian Fadillah, Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Palembang menerangkan, pihak Disnaker dalam menyelesaikan perselisihan diantara kedua belah pihak baik itu […]

  • Ribuan Masyarakat Sumsel Ramaikan Jalan Sehat 5K Pelindo II/IPC di BKB

    Ribuan Masyarakat Sumsel Ramaikan Jalan Sehat 5K Pelindo II/IPC di BKB

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.127
    • 0Komentar

    “Kami sediakan hari ini berbagai hadiah menarik /doorprize, seperti lima unit sepeda motor dan sejumlah barang elektronik sebagai semangat peserta,”

  • Waspada !!, Positif COVID-19, Di Palembang Pasien Menular dengan Status OTG

    Waspada !!, Positif COVID-19, Di Palembang Pasien Menular dengan Status OTG

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.612
    • 0Komentar

    Plt Kepala Dinas Kesehatan Palembang, dr Ayus Astoni, mengatakan dari data terbaru sejumlah pasien baru di Palembang hampir keseluruhan menular dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG). “Data masih kita kumpulkan secara keseluruhan, karena kemungkinan besar pasien berada di tempat sama dan mereka adalah pasien yang penularannya terjadi antar anggota keluarga dan tinggal di satu rumah,” […]

  • Promosikan UMKM, Kain Tenun Sasak Tampil Di MotoGP

    Promosikan UMKM, Kain Tenun Sasak Tampil Di MotoGP

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.431
    • 0Komentar

    AJANG MotoGP Mandalika 2022, akan membuka peluang karya seni kain tenun khas suku Sasak dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi warisan budaya benda dunia, yang terdaftar di United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organisation (UNESCO) dan UMKM itu akan ditampilkan dalam balapan internasional tersebut. “Melalui ajang MotoGP Mandalika, kain tenun khas suku Sasak akan […]

expand_less
WordPress Archive MainWP WordFence MainWP WordPress SEO MainWP WP Compress Coupon Majang – Personal Portfolio Elementor Template Kit Majed – Business Consulting WordPress Theme Majesty – Restaurant WooCommerce WordPress Theme Majori – Minimal Fashion Store WordPress WooCommerce Theme Makao – Fashion Shop WordPress Theme Make Me Halloween – WordPress plugin Makeaholic – Beauty Cosmetics WordPress Theme