Minggu, 8 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » 6.121 Rumah & Satu Ujian, Masihkah Gotong Royong Kuat?

6.121 Rumah & Satu Ujian, Masihkah Gotong Royong Kuat?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUMAH tak hanya untuk tempat berteduh dari panas dan hujan, rumah juga  adalah cerita tentang bertahan, tentang dinding yang menua bersama waktu, atap yang tak lagi sepenuhnya setia menahan hujan, dan keluarga yang tetap tinggal meski tahu, tempat itu jauh dari kata layak.

Di tengah realitas itu, sebuah angka muncul 6.121, luar biasa cukup besar, tapi juga bukan angka yang otomatis menenangkan. Angka yang mencul itu tak lain target perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sepanjang tahun 2026.

Namun, terselip satu pertanyaan yang lebih besar dari sekadar capaian, yaitu masihkah gotong royong cukup kuat untuk menjawab persoalan ini?

Di kawasan Jalan Pantai Musi, Kelurahan 11 Ulu, Seberang Ulu II, Palembang, Selasa (5/5) Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, datang meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni yang akrab disebut Gebrak Rutilahu. Bukan hanya melihat, tapi memastikan satu hal, gerakan ini benar-benar berjalan, bukan hanya berhenti di atas kertas.

Dua rumah menjadi titik awal cerita hari itu. Milik Nurmalinda dan Zainal Arifin. Tak ada yang istimewa dari bangunan mereka sebelumnya, justru sebaliknya. Di situlah letak pentingnya program ini menyentuh yang selama ini nyaris tak terdengar.

Nurmalinda, seorang ibu dengan tiga anak, sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online. Jalanan adalah ruang hidupnya, tempat ia menukar tenaga dengan penghasilan yang tak selalu pasti. Pulang ke rumah, ia masih harus menghadapi kenyataan lain, tempat tinggal yang belum sepenuhnya memberi rasa aman.

Ketika rumahnya masuk dalam program perbaikan, tak ada pidato panjang dalam benaknya. Hanya rasa syukur yang sederhana bahwa hidupnya, pelan-pelan, mulai berubah arah.

Di sinilah letak perbedaan mendasar program ini dibanding banyak program lain.

Ia tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah membuka jalan, tapi bukan satu-satunya pemain. Ada ruang bagi swasta, komunitas, dan masyarakat luas untuk ikut terlibat.

Konsep ini bukan hal baru bagi Herman Deru. Ia pernah melakukannya pada 2012, bahkan mencatatkan rekor MURI untuk program bedah rumah tanpa APBD. Kini, pendekatan yang sama dicoba kembali dengan skala yang lebih besar dan tantangan yang tentu berbeda.

Sementara  pendekatan gotong royong menawarkan harapan. Ia bisa menjangkau lebih luas, bergerak lebih fleksibel, dan tidak sepenuhnya terikat pada birokrasi anggaran. Tapi di sisi lain, ia menyimpan risiko masalah ketergantungan pada partisipasi yang tidak selalu konsisten.

Apalagi, persoalan hunian bukan masalah kecil. Ia terkait dengan kemiskinan, akses ekonomi, hingga ketimpangan pembangunan. Menyelesaikannya butuh lebih dari sekadar niat baik, ia butuh sistem yang kuat dan keberlanjutan.

Menariknya, gerakan ini tidak berjalan sendiri. Secara bersamaan, kegiatan serupa dilakukan di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Melalui sambungan virtual, para kepala daerah ikut melaporkan progres di wilayah masing-masing. Sebuah upaya untuk menunjukkan bahwa ini bukan aksi tunggal, tapi gerakan kolektif.

Namun kembali lagi, angka 6.121 tetap menyisakan ruang tanya. Berapa banyak rumah lain yang belum masuk daftar? Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk benar-benar menuntaskan persoalan ini?

Gerakan kolektif

Di sinilah gotong royong benar-benar diuji. Bukan dalam slogan, tapi dalam konsistensi. Apakah masyarakat masih mau terlibat? Apakah sektor swasta melihat ini sebagai tanggung jawab bersama? Dan apakah pemerintah mampu menjaga ritme gerakan ini agar tidak sekadar menjadi euforia sesaat?

Jawabannya mungkin tidak datang sekaligus. Ia muncul perlahan, dari satu rumah ke rumah lain yang berhasil diperbaiki. Dari satu keluarga yang hidupnya berubah, ke keluarga berikutnya yang mulai melihat harapan.

Bagi Nurmalinda, jawabannya sudah cukup jelas. Rumahnya yang dulu rapuh kini mulai dibenahi. Dinding diperkuat, atap diperbaiki. Bukan hanya fisik bangunan yang berubah, tapi juga rasa aman yang selama ini ia cari.

Dan mungkin, di situlah esensi dari seluruh program ini. Bukan sekadar mengejar angka 6.121, tapi memastikan bahwa di balik setiap angka, ada kehidupan yang benar-benar disentuh.

Karena pada akhirnya, rumah bukan hanya soal bangunan. Ia adalah fondasi dari banyak hal, pendidikan anak, kesehatan keluarga, hingga martabat manusia itu sendiri.

Jika gotong royong masih mampu berdiri di atas semua itu, maka harapan belum benar-benar hilang. Tapi jika tidak, maka angka sebesar apa pun akan selalu terasa kurang.

Untuk saat ini, Sumatera Selatan sedang mencoba membuktikan  di tengah keterbatasan, kebersamaan masih bisa menjadi jawaban.

Pelan-pelan, dari satu rumah ke rumah berikutnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simak.!  Hal yang Perlu Dipahami Terkait Status Pekerja

    Simak.! Hal yang Perlu Dipahami Terkait Status Pekerja

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.932
    • 0Komentar

    Setelah tiga bulan masa percobaan, perusahaan harus ambil keputusan untuk menjadikannya karyawan tetap atau diberhentikan tanpa berkewajiban memberikan pesangon.

  • Khusus untuk Putra & Putri Muba, 2 Perusahaan Migas Ini Buka Loker 

    Khusus untuk Putra & Putri Muba, 2 Perusahaan Migas Ini Buka Loker 

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.398
    • 0Komentar

    PROGRAM Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka Perluasan Kesempatan Kerja yang seluas-luasnya bagi Pencari Kerja Putra dan Putri Kabupaten Musi Banyuasin melalui Lowongan kerja [loker]. Muba mengumumkan lowongan kerja terbaru dari perusahaan migas dan bidang industri migas adalah PT. Medco Energy dan PT. Oryx Services. Untuk PT Medco Energi E&P Indonesia wilayah kerja Sumatera Selatan […]

  • Kontingen Peserta Utusan Kab/Kota Bakal Ikut Defile Opening Ceremony Peda KTNA XIII

    Kontingen Peserta Utusan Kab/Kota Bakal Ikut Defile Opening Ceremony Peda KTNA XIII

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 850
    • 0Komentar

    KONTINGEN peserta dari masing-masing utusan 17 Kabupaten/Kota Se Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Bakal Ikut Defile Opening Ceremony Peda KTNA XIII bertempat di Lapangan Gelanggang Remaja hari Senin 24 Juni 2019, pukul 14:00 wib. Menurut Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Muba, Muhammad Faris SSTP MM melalui Kepala Bidang Parisiwata, Busriyanto SE MSi […]

  • Toleransi Antar Umat Beragama Terjaga,  Gubernur Pastikan  Natal 2021 di Sumsel Kondusif

    Toleransi Antar Umat Beragama Terjaga,  Gubernur Pastikan  Natal 2021 di Sumsel Kondusif

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 783
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru memastikan, hari raya natal 2021 yang berlangsung di Sumsel berjalan baik dan kondusif. Hal itu dinyatakannya saat meninjau langsung pelaksanaan misa malam natal di sejumlah tempat ibadah yang ada di Kota Palembang seperti Gereja Santo Yosef, Gereja Santa Maria serta Pos Pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Air Mancur, […]

  • Muba Serius Kelola Informasi Publik

    Muba Serius Kelola Informasi Publik

    • calendar_month Senin, 30 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] serius dalam mengelola Informasi Publik. Pernyataan itu disampaikan Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumsel Kori Kunci SH kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, saat mengunjungi Pemkab Muba,  Senin (30/11/2020). Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumsel Kori Kunci SH mengatakan  hal itu telah dibuktikan dengan adanya Pejabat […]

  • Hadiri Pelantikan Ketua KPK,  Herman Deru Harapan Komjen  Firli  Tidak Berubah

    Hadiri Pelantikan Ketua KPK,  Herman Deru Harapan Komjen  Firli  Tidak Berubah

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri secara langsung prosesi  Pelantikan Ketua KPK RI periode 2019 -2023 Komjen. Pol. Drs. Firli Bahuri. M.Si oleh Presiden RI Joko Widodo bertempat di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019) petang. Disela-sela pelantikan Ketua KPK tersebut, Gubernur H. Herman Deru mengungkapkan rasa bangganya sekaligus berharap pada Komjen Pol Firli […]

expand_less
WordPress Archive Woo Advanced Product Shipping Woo Cart – Slide Cart / Floating Cart For WooCommerce Woo Coming Soon Woo Extra Slider – WooCommerce WordPress Slider Plugin Woo Gift : Advanced Woocommerce Gift Plugin Woo Grid For WPBakery Page Builder Woo Import Export WOO Product Grid/List Design- Responsive Products Showcase Extension for WooCommerce Woo Product Table Pro - WooCommerce Product Table view solution Woo Quote a product