Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemerintah Programkan Panen Padi Empat Kali

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemerintah Programkan Panen Padi Empat Kali

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
  • visibility 825
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENGAN dorongan alat-alat mekanik dan penyediaaan sarana produksi, program IP 400 mengajak petani menanam dan panen padi empat kali setahun. Targetnya 22–26 ton padi kering per hektare per tahun dan itu salah satu upaya meningkatkan ketahanan pangan.

Kampanye budi daya padi IP 400 kini sering terdengar dari berbagai spot di tanah air. Juru kampanye utamanya ialah Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan tentu saja Presiden Joko Widodo.

Promosi IP 400 itu bergema seiring ajakan untuk memanfaatkan sebesar-besarnya air dari sarana bendungan dan irigasi yang belakangan banyak dibangun.

IP 400 ialah akronim dari indeks pertanaman (IP) 400, yang artinya hamparan sawah dimanfaatkan untuk empat kali penanaman dalam setahun. Pola budi daya yang maraton: padi, padi, padi, dan padi lagi. Dulu pola ini dianggap muskil. Namun, kini dengan kemajuan sarana yang ada (bendungan dan irigasi), mesin-mesin pertanian yang lebih mudah diakses, benih, pupuk, pestisida, dan bahan-bahan lain yang lebih cepat terdistribusi, pola tanam itu bisa dilakukan, setidaknya di kawasan tertentu.

Gebrakan IP 400 ini pun dilakukan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Gerakan tanam padi IP 400 ini dimulai dari Dusun Serut, Kelurahan Palbapang, Rabu (16/2/2022). Hamparan sawah seluas beberapa puluh hektare di dusun itu siap mencoba pola tanam baru itu, akan diperluas hingga 5.000 ha di seluruh Kabupaten Bantul.

Untuk menandai gerakan itu, Eni Tauruslina Amarullah, Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) Kementerian Pertanian RI, melakukan penanaman bibit pertama, dibantu dengan traktor penanam padi. Seremoni ini disaksikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Sugeng Purwanto, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan sejumlah pejabat lainnya.

Bantul dianggap sebagai daerah yang cocok untuk melakukan budi daya IP 400. Sebagian sawah di Bantul mendapat pengairan sepanjang tahun. Sawah-sawah di sana juga berada di atas hamparan yang relatif datar yang memudahkan traktor pengolah tanah, penanam bibit dan pemanen mudah dioperasikan. Bantul juga bukan daerah endemis hama dan penyakit padi. Syarat terpenuhi. Faktor yang tak kalah pentingnya ialah tersedianya benih padi genjang, umur pendek.

Pola budi daya IP 400 sebetulnya gagasan lama yang sudah banyak didiskusikan sejak 2008-2009. Namun, barulah pada era Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pola tanam padi IP 400 itu menjadi program resmi Kementerian Pertanian. Ada sejumlah momentum yang membuatnya lebih visibel untuk dilakukan, yakni kebijakan food estate, penyelesaian proyek-proyek bendungan dan irigasi, dan ditunjang oleh kredit usaha rakyat (KUR) berbunga rendah 4–6 persen per tahun.

Food estate sendiri merupakan konsep pengembangan area produksi pangan yang dilakukan secara terintegrasi yang mencakup pertanian, perkebunan, dan peternakan yang berada di suatu kawasan lahan yang cukup luas. Intervensi pemerintah dalam kebijakan food estate padi adalah penyediaan benih genjah berkualitas, distribusi pupuk subsidi, pengadaan mesin-mesin pertanian, serta tenaga-tenaga penyuluh lapangan.

Dalam budi daya IP 400 semuanya harus berjalan cepat. Pengolahan tanah, penanaman, dan panen dilakukan dengan mesin. Masing-masing petani menyediakan 5–6 persen dari luas lahannya khusus untuk persemaian. Benih padi disemai 2–4 minggu dan kemudian dipindahkan ke hamparan sawah yang tanahnya telah ditraktor hingga halu dan basah melumpur. Padi dipanen 75–90 hari kemudian.

Kini telah tersedia banyak varietas padi untuk memenuhi kebutuhan itu. Semuanya genjah. Bahkan, varietas Silugongo bisa dipanen pada umur 85–90 hari setelah semai (HSS). Artinya, jika 15–20 hari di persemaian, ia bisa dipanen sekitar 70 hari setelah tanam.

Beberapa varietas yang cocok digunakan dalam program IP 400 ini antara lain ialah varietas Inpari 12 (99 HSS), Inpari 13 (99 HSS), Dodokan (100 HSS), Inpari 11 (105 HSS), Inpari 18 (102 HSS), Inpari 19 (103 HSS), Inpari 20 (104 HSS), Inpari Sidenuk (103 HSS), Inpari Pajajaran (105 HSS), Cakrabuana (105 HSS) atau IPB-3S, dan IPB-4S (110 hari). Di kebun percobaan, pola ini dapat memberikan hasil panen di atas 35 ton gabah kering giling (GKG) per tahun. Namun, di lapangan pola IP 400, petani diharapkan bila memanen 22–26 ton GKG per hektare per tahun dengan kadar air 14 persen.

Pemerintah Kabupaten Bantul antusias melaksanakan Program IP 400. ‘’Sektor pertanian menjadi prioritas di Kabupaten Bantul. Kami terus berusaha mengembangkan program pertanian agar bisa mensejahterakan masyarakat petani. Caranya dengan memanfaatkan potensi lahan pertanian agar lebih baik dalam menghasilkan panenan. Maka, hari ini kita berkumpul di sini dalam rangka tanam perdana padi dengan IP 400 di lahan 5.000 hektare,” kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Kepala Dinas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Sugeng Purwanto, saat membacakan kata sambutan atas nama Gubernur DI Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyampaikan rasa bangga Kabupaten Bantul, dengan segala potensi dan kesiapannya, dipilih sebagai salah satu dari lima lokasi percontohan food estate.

“Tepatlah kiranya, bahwa hari ini Kabupaten Bantul dipercaya untuk program IP 400 dan dilakukan penanaman perdana. Kegiatan IP 400 ini, dalam konteks kepentingan nasional adalah mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian pangan. Untuk itulah kita harus mengupayakan laju produksi padi di Indonesia, khususnya di DIY, selalu lebih tinggi dari laju pertumbuhan penduduk itu sendiri,” kata Sugeng Purwanto, atas nama Ngarso Dalem Sultan HB X.

Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) Kementerian Pertanian Eni Tauruslina Amarullah juga menekankan bahwa IP 400 itu ialah salah satu program kementerian dalam upaya meningkatkan produksi beras di tengah ketersediaan lahan sawah yang kiann terbatas akibat alih fungsi lahan. ‘’Kabupaten Bantul akan mampu menjadi penompang bagi Provinsi DIY dan menyumbang produksi untuk ketahanan pangan,” ujarnya.

Pemerintah, katanya, telah mempersiapkan program IP 400 ini dengan matang, termasuk menjamin ketersediaan benih dan sarana produksi pertanian lainnya. Program IP 400 itu sendiri di tahun 2022 ini diharapkan dapat menjangkau sawah seluas 200.000 hektare di seluruh penjuru tanah air. Seluruh sawah yang ada di Indonesia, menurut BPS, saat ini ada sekitar 7,5 juta. Jauh menyusut dari posisi 9 juta hektare di tahun 1980-an.
Indonesia.go.id (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumselterkini.co.id Diverifikasi Dewan Pers

    Sumselterkini.co.id Diverifikasi Dewan Pers

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.432
    • 0Komentar

    MEDIA daring Sumselterkini.co.id yang berdiri sejak 2018 lalu, kemarin diverifikasi faktual oleh Dewan Pers. Jamalul Insan, anggota Dewan Pers, bersama dua staf Dewan Pers yakni Deritawati dan Syafitri melakukan verifikasi. Berbagai data dan informasi serta kondisi laman Sumselterkini.co.id diperiksa secara seksama   oleh tim tersebut. Pemimpin Redaksi, Irwan Wahyudi bersama penanggungjawab, Muhamad Nasir menerima dan menjelaskan […]

  • Ribuan Peserta Ikuti Joy Run Walk Shop (JWRS)

    Ribuan Peserta Ikuti Joy Run Walk Shop (JWRS)

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 987
    • 0Komentar

    RIBUAN peserta Joy Run Walk Shop (JRWS) di halaman parkir Transmart Carrefour Palembang City Center, kemarin.  Acara ini diadakan oleh Transmart Carrefour Palembang City Center Adapun JWRS terbagi menjadi dua kategori yaitu JWRS 5K dan JWRS 10K, dengan masing-masing start dan finish di Transmart Carrefour Palembang City Center. Perwakilan dari PT Trans Retail, Toni Afrizal […]

  • Demo FSB di Kantor Gubernur

    Demo FSB di Kantor Gubernur

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.840
    • 0Komentar

    RATUSAN buruh yang tergabung dalam  DPC Federasi Serikat Buruh (FSB) Niaga, Informatika, Keuangan, Perbankan dan Aneka industri (Nikeuba) Provinsi Sumsel, mendatangi kantor Gubernur Provinsi Sumsel (19/8) untuk menyuarakan aspirasi mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta kerja. Massa yang hadir meminta Gubernur Herman Deru untuk keluar menemui dan mendengarkan aspirasi dari para buruh. Nampak dengan spontan Gubernur […]

  • DPRD Sumsel  Dengarkan & Terima Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda APBD Sumsel TA 2025

    DPRD Sumsel  Dengarkan & Terima Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda APBD Sumsel TA 2025

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.297
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendengarkan dan dapat menerima jawaban Gubernur atas pandangan umum Fraksi-fraksi pada Rapat Paripurna ke- XC  DPRD Sumsel dengan agenda tanggapan dan atau jawaban Gubernur terhadap Pandangan umum Fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran (TA) 2025, […]

  • Gowes Literasi Sumsel Kampanyekan Minat Baca

    Gowes Literasi Sumsel Kampanyekan Minat Baca

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.485
    • 0Komentar

    RIBUAN peserta ambil bagian dalam  Gowes Literasi Sumatera Selatan (Sumsel) Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel. Gowes Literasi kali ini dilepas oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru dengan  mengambil Start di halaman Istana Gubernur, Griya Agung Palembang, Minggu (8/9/2019) pagi. Gubernur H. Herman Deru bersama sang istri Hj. Febrita Lustia juga tidak ketinggalan berboncengan mengayuh sepeda dengan kompak […]

  • Sebagai Kepala Daerah Pembina K3 Terbaik di Indonesia, Gubernur SumseI Kembali Terima Penghargaan

    Sebagai Kepala Daerah Pembina K3 Terbaik di Indonesia, Gubernur SumseI Kembali Terima Penghargaan

    • calendar_month Kamis, 29 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.730
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru dan beberapa kepala daerah lainnya terpilih sebagai Kepala Daerah Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)  terbaik di Indonesia Tahun 2021. Atas prestasi tersebut Herman Deru mendapatkan Anugerah Penghargaan K3 Tahun 2021 yang diserahkan langsung oleh   Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Ida Fauziah diterima Wakil Gubernur Ir H. Mawardi Yahya di Ballroom Hotel […]

expand_less
WordPress Archive Styler – Elementor Fashion Store eCommerce Theme StyleShop – Responsive Clothing/ Fashion Store WordPress WooCommerce Theme (Mobile Layout Ready) Stylish Links Pro Stylishion Fashion Store Elementor Template Kit Stynirk – Single Property WordPress Theme Subdomain Endpoints for AMP Subsco – Construction Elementor Template Kit Subscribe to Unlock Opt In Content Locker WordPress Plugin Subway – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Succulents – Healthy Lifestyle and Wellness WordPress Theme